Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Variasi Temperatur Hidrolisis dan Waktu Fermentasi Terhadap Kadar Bioetanol Menggunakan Bahan Baku Limbah Kulit Singkong Cahyadi, Tedi Setiawan; Ilminnafik, Nasrul; Darsin, Mahros; Sanata, Andi; Hermawan, Yuni
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 12 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i12.4693

Abstract

Pertumbuhan penduduk meningkatkan kebutuhan akan bahan bakar. Hal ini berbanding terbalik dengan penurunan ketersediaan bahan bakar fosil. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia bertujuan untuk meningkatkan bauran sumber energi terbarukan. Salah satu kemungkinannya adalah memanfaatkan limbah kulit singkong untuk diolah menjadi bioetanol. Salah satu langkah terpenting terfokus pada proses hidrolisis dan fermentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu hidrolisis dan waktu fermentasi terhadap hasil kadar etanol dengan melakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Penelitian ini menggunakan variasi suhu hidrolisis dan waktu fermentasi dengan variasi suhu 90°C, 95°C, 100°C dan waktu fermentasi selama 3 hari, 5 hari dan 7 hari dengan melakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Dari hasil penelitian hidrolisis dengan kadar gula reduksi tertinggi diperoleh pada sampel suhu 100°C mendapatkan nilai rata-rata kadar brix sebesar 31°Brix. Sedangkan kadar etanol tertinggi diperoleh pada suhu 100°C dengan waktu 7 hari pengulangan ke 3 memperoleh nilai sebesar 58% kadar etanol. Kesimpulan penelitian ini adalah peningkatan suhu hidrolisis dapat menaikan kadar gula reduksi karena mempercepat laju reaksi hidrolisis. Selain itu juga dapat membantu penguraian lignoselulosa karena lebih mudah terpapar enzim dan pengaruh dari waktu fermentasi semakin lama waktu fermentasi yang digunakan semakin tinggi pula kadar etanolnya karena ragi memiliki waktu lebih banyak untuk mengubah gula (glukosa, fruktosa) hasil hidrolisis kulit singkong menjadi etanol dan CO?.
Co-Authors Adhika Widyaparaga Adhitia Yanuar Pratama Adhitia Yanuar Pratama, Adhitia Yanuar Ahmad Adib Rosadi Ahmad Adib Rosyadi Ahmad Syuhri Alief Muhammad Arianto, Pratama Aris Zainul Muttaqin Ariyo Anindito Asyhar, Muhammad Maulana Aziz, Muhammad Lutfi Cahyadi, Tedi Setiawan Clarissa Putri Sholeha Dani Hari Tunggal Prasetiyo Dedi Dwilaksana Djoko Sungkono Dwi Djumhariyanto Faiz Firdausi Feri Setya Putra Feri Setya Putra, Feri Setya FX Kristianta Gaguk Jatisukamto Ghaffar, Jakfat Maulid Hari Arbiantara Basuki Hari Arbiantara, Hari Hary Sutjahjono Helen Riupassa Hendry Y. Nanlohy Hery Indria Dwi Puspita Ilminafik, Nasrul Imam Rudi Sugara Imam Sholahuddin Indro Pranoto Intan Hardiatama Jannah, Betriqil Koekoeh KW, Robertoes Kristianta, Franciscus Xaverius Kustanto, Muh. Nurkoyim Kustanto, Nurkoyim Listiyadi, Digdo Lukman Hakim M Edoward Ramadhan M Nurkoyim Kustanto Mahros Darsin Masaki Yamaguchi Mochamad Asrofi Moh. Nurkoyim Kustanto Mohammad Hartono Muhammad Akhlis Rizza Muhammad Dimyati Nashrullah Muhammad Katibi Vanhas Muhammad Sholihul Amin Muhammad Trifiananto Nashrullah, M. Dimyati Nasrul Ilminafik Nasrul Ilminnafik Naufal Fardio Albajili Nisak, Rima Zidni Karimatan Panithasan, Mebin Samuel Prabowo Restu Eranio Prayogo Alim Pangestu Puranggo Ganjar Widityo Puspita, Hery Rachmat Subagyo Rahma Rei Sakura Ramadhan, M Edoward Robertus Sidartawan Rozy, M. Fahrur Rudianto Rudianto Rudianto Salahuddin Junus Santoso Mulyadi Satworo Adiwidodo Selcuk Sarikoc Skriptyan Noor HS Solahuddin, Imam Stujanjono, Hary Sukma, Kinanti Wilujeng Sumarji Suyatno Suyatno Suyoso, Gandu Suyoso, Gandu Eko Julianto Takuya Tomidokoro Trifiananto, Muhammad Trismawati Trismawati Wiyono, Pandu Akbar Iqrofasya Wiyono Yasim, Ahmad Yudhistiro, Danang Yuni Hermawan