Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi dan Cipta Karya Ecoprint sebagai Wujud Nyata Ciptakan Eduwisata dan Cinderamata Khas Desa Sukorejo Hanifatun Nikmah; Hery Indria Dwi Puspita; Andi Sanata; Adinda Santi Nur Azizah; Hikmah Nur Ramadani; Hana Vernanda; Nadilla Desty Ayu Nur Safitri; Nurlaela Dwi Arum Fitriani; Bibzi Bahar Rizqi; Diva Auliana; Artica Yunistira; Gita Arisa Putri; Feny Alfiatur Rohmani; Hansen Christian Sijabat
PEKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): October
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/pekat.v5i2.207

Abstract

Desa Sukorejo, kaya akan sumber daya alam salah satunya berupa bunga dan daun yang dapat dimanfaatkan secara optimal menjadi produk kreatif bernilai jual. Inisiasi mahasiswa KKN 72 yang menggandeng anggota Kelompok PKK, menghadirkan program EcoSuko untuk mengubah potensi alam melalui suatu teknik pewarnaan kain ramah lingkungan yaitu ecoprint. Program ini mendorong pemberdayaan perempuan serta menciptakan alternatif wisata edukatif. Program Ecoprint Sukorejo dilaksanakan pada Agustus 2025 di Posyandu Cendrawasih, Dusun Rambakan, dengan tiga tahap utama. Pertama, tahap persiapan yang meliputi survei lokasi dan penyusunan modul pelatihan, dengan menekankan identifikasi daun dan bunga lokal sebagai sumber pewarna alami. Kedua, pelaksanaan pelatihan yang membekali peserta dengan teknik ecoprint serta proses fiksasi warna menggunakan tunjung dan tawas. Ketiga, evaluasi menilai kehadiran, antusiasme, dan kualitas produk yang dihasilkan, sekaligus mengumpulkan masukan untuk penyempurnaan program. Program EcoSuko membuktikan bahwa ecoprint bukan sekadar teknik batik, melainkan jembatan antara pelestarian alam, kreativitas lokal, dan kemandirian ekonomi. Keberlanjutan inisiatif ini memerlukan peningkatan kualitas desain, pendampingan lanjutan, dan penguatan saluran pemasaran digital. Dengan langkah-langkah tersebut, ecoprint Sukorejo berpotensi menjadi ikon eduwisata dan produk unggulan desa, memperkuat identitas lokal sekaligus menumbuhkan kesejahteraan komunitas.
Pelatihan Pemanfaatan Syngas Gasifikasi Limbah Kulit Kopi Menjadi Energi Listrik di Kecematan Silo Muhammad Dimyati Nashrullah; Andi Sanata; Imam Sholahuddin; Dani Hari Tunggal Prasetiyo; Elvira Wahyu Arum Fanani; Dwi Wahyu Hardiyanto; Faizah Ali; M. Thoriq Akbar Fauzi; Ricky Kurnia Yudistira; Brayen Jovanda; Muhammad Kaka Gabriel Ilah; Faqih Noval
TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): TEKIBA : Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat (Mei)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tekiba.v6i2.8017

Abstract

Jember Regency is a major coffee producer in East Java with high production volumes; however, the coffee processing activities generate large quantities of coffee husk waste that remain underutilized. The target partner, GAPOKTAN Suka Maju in Pace Village, Silo Sub-district, sells the waste at very low prices and lacks knowledge of gasification technology to convert it into electrical energy. This community engagement program aimed to raise awareness of the environmental impact of indiscriminate coffee husk disposal and to provide training on converting syngas from gasification into electricity. The service method consisted of pre-activity, implementation, and evaluation stages. Pre-activities included improvement, modification of the gasification equipment, and drying of the coffee husk waste. The implementation stage consisted of socialization and training on the use of the equipment. The modified gasifier is capable of producing up to 1020 watts of electricity at an air discharge of 40 SCFH. The success of the modified gasifier in generating electricity was demonstrated by a light that turn on after being connected to the system. The demonstration was successfully carried out to showcase the potential for converting coffee husk waste into electrical energy. In the evaluation stage, a questionnaire consisting of 10 questions was administered, followed by interviews. The activity was attended by 19 members of the GAPOKTAN. After the program, the partner gained new knowledge, a practical experience in operating the equipment, and opportunity to utilize coffee husk waste as an alternative energy source. Evaluation results showed a very high acceptance rate, with 95.8% positive responses. Furthermore, the participants experienced an increase in understanding, from an average of 47.37% before the program to an average of 86.87% after the program. In conclusion, the program successfully enhanced the partner’s insight and awareness, but ongoing technical assistance is required to maximize technology adoption.
Characteristics of syngas combustion resulting from coffee husk biomass waste gasification process: Overview of automotive fuel alternatives Andi Sanata; Imam Sholahuddin; Muhammad Dimyati Nashrullah; Hendry Y. Nanlohy; Mebin Samuel Panithasan
Mechanical Engineering for Society and Industry Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/mesi.12590

Abstract

The production of syngas from coffee husk biomass waste as a raw material offers significant potential as an alternative automotive fuel source through the gasification process, considering the abundant resources available. Therefore, this study aimed to characterize the physical properties of the fuel initially, in order to observe the differences in these properties after the fuel underwent Ultra Fine Bubble treatment. The objective was to analyze the combustion characteristics of syngas derived from coffee husk biomass waste, to develop a sustainable alternative to fossil fuels for automotive applications. The results showed that with increasing air discharge, the concentration of CO and Hâ‚‚ gases in gasified syngas increased while the concentration of CH4 decreased. Additionally, higher air discharge resulted in lower tar content, higher flame temperature, higher flame height visualization, and higher generator power output as a review of the feasibility of alternative automotive fuels.
Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna Untuk Diversifikasi Produk Olahan Jagung dalam Rangka Mendukung Pemberdayaan Kelompok PKK Desa Bubulan Bojonegoro Hery Puspita; Gandu Suyoso; Rudianto; Andi Sanata; Pratama Arianto
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1493

Abstract

Desa Bubulan yang terletak di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Desa Bubulan adalah sebuah daerah yang dikenal sebagai daerah produsen tanaman pangan yang memiliki potensi tinggi. Terdapat dua panganan yang menjadi andalan didaerah ini yaitu padi dan jagung, desa Bubulan memiliki sumbangsi terbesar dalam penghasil jagung dengan presentasi 3,90%. Walaupun Desa Bubulan unggul dalam produksi jagung, masyarakatnya belum memanfaatkannya secara optimal. Sebagian besar masih terbatas pada penjualan biji jagung mentah, meskipun jagung memiliki potensi untuk diolah menjadi produk dengan nilai ekonomis yang lebih tinggi. Tujuan utama program ini adalah mendukung peningkatan keterampilan kelompok PKK dalam mengolah biji jagung menjadi produk bernilai ekonomis dengan memanfaatkan teknologi tepat guna. Hal ini bertujuan untuk membentuk atau mengembangkan masyarakat yang mandiri guna mempercepat pencapaian SDGs di tingkat desa. Metode pengabdian ini diawali dengan survei mitra, penyuluhan potensi desa Bubulan dan pelatihan pembuatan produk jagung menggunakan teknologi tepat guna. Kegiatan ini di hadiri oleh 20 ibu-ibu PKK desa Bubulan.dengan adanya kegiatan pengabdian ini didapatkan beberapa hal yaitu: adanya peningkatanpengetahuan peserta tentang potensi desa dan manfaat dari pengolahan produk jagung sebesar 34,5%: produk yang dibuat dalam pengabdian ini adalah marning, tortila, dan stik jagung; Sebagai bagian dari pemasaran, peserta diajarkan cara membuat akun di marketplace online untuk memasarkan produk secara digital.
Peran Waktu Reaksi dalam Mengendalikan Trade-Off antara Efisiensi Konversi dan Karakteristik Fisikokimia Biodiesel dari Minyak Goreng Bekas: The Role of Reaction Time in Controlling the Trade-Off between Conversion Efficiency and Physicochemical Characteristics of Biodiesel from Used Cooking Oil Dani Hari Tunggal Prasetiyo; Andi Sanata; Danang Yudistiro; Alief Muhammad; Mas Ahmad Baihaqi; Hartawan Abdillah
J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2026): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v11i1.5480

Abstract

Pemanfaatan minyak goreng bekas sebagai bahan baku biodiesel merepresentasikan pendekatan strategis. Hal ini dikarenakan dapat pengelolaan limbah dengan optimal menjadi penyediaan energi berkelanjutan. Akan tetapi, peran durasi reaksi dalam mengendalikan keterkaitan antara efisiensi konversi dan mutu bahan bakar masih belum dipahami secara komprehensif. Oleh karena itu, kajian ini menguantifikasi pengaruh waktu reaksi yang mendasari fenomena trade-off antara yield  dan karakteristik fisikokimia biodiesel. Eksperimen dilakukan pada variasi waktu reaksi 45–90 menit dengan evaluasi parameter yield , densitas, viskositas kinematikaa, dan flash point. Hasil menunjukkan bahwa yield  maksimum sebesar 85,64% dicapai pada 45 menit, kemudian menurun hingga 74,34% pada 90 menit. Sebaliknya, densitas dan viskositas meningkat secara bertahap, sementara flash point mengalami penurunan. Tren ini mengindikasikan adanya pergeseran komposisi produk yang dipicu oleh dominasi reaksi samping, termasuk reaksi reversibel dan akumulasi senyawa antara. Temuan tersebut menegaskan bahwa waktu reaksi berperan sebagai variabel pengendali distribusi komponen dalam sistem, yang secara simultan memengaruhi efisiensi konversi dan kualitas bahan bakar. Berdasarkan evaluasi terhadap parameter yield , densitas, viskositas kinematika, dan flash point, rentang waktu reaksi 45–60 menit menunjukkan keseimbangan terbaik antara efisiensi konversi dan karakteristik fisikokimia biodiesel sesuai SNI 7182:2024. Secara konseptual, studi ini memperkuat pemahaman mengenai mekanisme trade-off dalam proses transesterifikasi serta menawarkan pendekatan optimasi berbasis keseimbangan antara kuantitas dan kualitas produk
Co-Authors Adhika Widyaparaga Adhitia Yanuar Pratama Adhitia Yanuar Pratama, Adhitia Yanuar Adinda Santi Nur Azizah Agus Triono Ahmad Adib Rosadi Ahmad Adib Rosyadi Ahmad Syuhri Alief Muhammad Aris Zainul Muttaqin Ariyo Anindito Artica Yunistira Asroful Abidin Aziz, Muhammad Lutfi Bibzi Bahar Rizqi Brayen Jovanda Cahyadi, Tedi Setiawan Clarissa Putri Sholeha Danang Yudistiro Dani Hari Tunggal Prasetiyo Dedi Dwilaksana Diva Auliana Djoko Sungkono Dwi Djumhariyanto Dwi Wahyu Hardiyanto Elvira Wahyu Arum Fanani Faiz Firdausi Faizah Ali Faqih Noval Feny Alfiatur Rohmani Feri Setya Putra Feri Setya Putra, Feri Setya Franciscus Xaverius Kristianta FX Kristianta Gaguk Jatisukamto Gandu Eko Julianto Suyoso Gandu Suyoso Ghaffar, Jakfat Maulid Gita Arisa Putri Hana Vernanda Hanifatun Nikmah Hansen Christian Sijabat Hari Arbiantara Basuki Hartawan Abdillah Hary Sutjahjono Helen Riupassa Hendry Y. Nanlohy Hery Puspita Hikmah Nur Ramadani Ilminafik, Nasrul Imam Rudi Sugara Imam Sholahuddin Imam Sholahuddin Imam Sholahuddin Imam Sholahuddin Indria Dwi Puspita, Hery Indro Pranoto Intan Hardiatama Jannah, Betriqil K.W., Robertoes Koekoeh Kustanto, Nurkoyim Linda Kurnia Supraptiningsih Listiyadi, Digdo Lukman Hakim Lukman Hakim M Edoward Ramadhan M. Thoriq Akbar Fauzi Mahros Darsin Mas Ahmad Baihaqi Masaki Yamaguchi Mebin Samuel Panithasan Mochamad Asrofi Moh. Nurkoyim Kustanto Mohammad Hartono Muhammad Akhlis Rizza Muhammad Dimyati Nashrullah Muhammad Kaka Gabriel Ilah Muhammad Katibi Vanhas Muhammad Maulana Asyhar Muhammad Sholihul Amin Nadilla Desty Ayu Nur Safitri Nashrullah, M. Dimyati Nasrul Ilminafik Nasrul Ilminnafik Nasrul Ilminnafik Naufal Fardio Albajili Nisak, Rima Zidni Karimatan Nurlaela Dwi Arum Fitriani Panithasan, Mebin Samuel Prabowo Restu Eranio Pratama Arianto Prayogo Alim Pangestu Puranggo Ganjar Widityo Rachmat Subagyo Rahma Rei Sakura Ramadhan, M Edoward Ricky Kurnia Yudistira Robertus Sidartawan Rozy, M. Fahrur Rudianto Salahuddin Junus Santoso Mulyadi Satworo Adiwidodo Selcuk Sarikoc Skriptyan Noor HS Solahuddin, Imam Stujanjono, Hary Sukma, Kinanti Wilujeng Sumarji Suyatno Suyatno Takuya Tomidokoro Trifiananto, Muhammad Trismawati Trismawati Wisnu Kuncoro Wiyono, Pandu Akbar Iqrofasya Wiyono Yasim, Ahmad Yudhistiro, Danang Yuni Hermawan