Claim Missing Document
Check
Articles

Pola pertumbuhan Ikan Peperek (Leiognathus Eguulus) di Teluk Kendari Propinsi Sulawesi Tenggara Sasmito, Hardianto; Nur, Andi Irwan; Abdullah, .
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 1, No 3 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.087 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan yang dimulai dari awal bulan Mei hingga akhir bulan Juli 2014 di Perairan Teluk Kendari Sulawesi Tenggara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pertumbuhan ikan peperek (L. eguulus) di Teluk Kendari yang meliputi distribusi kelas panjang dan hubungan panjang bobot. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi biologi mengenai pola pertumbuhan ikan peperek yang tertangkap di Perairan Teluk Kendari yang selanjutnya dijadikan sebagai dasar dalam pengelolaan sumber daya ikan yang lestari dan berkelanjutan. Nilai parameter kualitas air yang teramati adalah suhu berkisar 25 – 28 0C dan salinitas pada pasang berkisar 23 – 27% dan saat surut berkisar 20 – 27%. Kondisi tersebut merupakan kondisi yang baik bagi kehidupan ikan peperek. Total sampel selama penelitian 540 individu, terdiri atas 111 ekor ikan jantan dan 429 ikan betina. Distribusi kelas ukuran panjang jantan dan betina terbagi menjadi 8 kelas ukuran dan frekuensi panjang terbanyak pada ikan jantan terdapat pada kelas panjang 79 mm – 83 mm dan terendah terdapat pada kelas panjang 106 mm – 111 mm, sedangkan pada ikan betina terbanyak pada kelas panjang 85 mm – 92 mm dan terendah terdapat pada kelas pajang 113 mm – 123 mm. Pola pertumbuhan ikan peperek jantan dan betina selama penelitian didapatkan pada bulan Mei – Juni adalah pola pertumbuhan allometrik sedangkan pada bulan Juli didapatkan Pola pertumbuhan allometrik positif. Nilai (r) jantan dan betina selama penelitian berkisar antara 0,504 – 0,907 jantan, 0,804 – 0,847) betina.Kata kunci : Ikan Peperek, sebaran frekuansi panjang, hubungan panjang bobot, pola pertumbuhan.
Evaluasi Peran Daerah Perlindungan Laut Terhadap Kondisi Sumberdaya Dan Lingkungan Pesisir Desa Waha Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi Alwin, .; Nur, Andi Irwan; Mustafa, Ahmad
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 3, No 4 (2018): Oktober 2018
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.12 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran Daerah Perlindungan Laut terhadap Kondisi Sumberdaya dan Lingkungan Pesisir Desa Waha di Kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2017. Data ekosistem terumbu karang berupa tutupan karang dan kelimpahan serta keanekaragaman ikan karang tahun 2006 sampai 2017 diperoleh dari data sekunder dan data primer, menggunakan metode Point Intercept Transek, dan Undervater Visual Sensus. Presepsi masyarakat tentang tekanan terhadap sumberdaya terumbu karang dan ikan karang diperoleh melalui wawancara kepada stakeholders. Hasil penelitian  menunjukan bahwa ada beberapa dampak positif setelah adanya DPL, serta indikator ekologi (karang dan ikan), dan Persepsi Masyarakat memperlihatkan ada dampak positif setelah adanya DPL. Persentase tutupan karang hidup selama terbentuknya DPL memperlihatkan trend membaik yaitu dari 19,00% (tahun 2006) menjadi 54,00% (tahun 2017).  Kelimpahan ikan karang mengalami peningkatan yaitu dari tahun 2006 sebesar 1,096 ind/m2 menjadi 2,924 tahun 2017. Keanekaragaman ikan karang meningkat dari 2,381 tahun 2006  menjadi 3,085 tahun 2017. Secara umum tekanan terhadap terumbu karang dan komunitas ikan karang mengalami penurunan, tetapi potensi ancaman dari luar DPL masih ada dan hal yang paling mendasar adalah masih adanya penangkapan ikan di dalam area DPL.Kata Kunci: Daerah Perlindungan Laut, Tutupan Karang, Ikan Karang, Pengelolaan Terumbu Karang, Wakatobi
Struktur Komunitas Makrozoobentos pada Terumbu Karang Buatan di Perairan Desa Tanjung Tiram, Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan Nurlinda, Suriati; Kasim, Ma'ruf; Nur, Andi Irwan
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.008 KB)

Abstract

Terumbu  karang  buatan  dari sampah plastik merupakan  salah satu inovasi baru dalam pemulihan habitat. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui Struktur Komunitas makrozoobentos pada terumbu karang buatan dari sampah plastik, yang berada di Peraiaran Desa Tanjung Tiram Kecamatan Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini dilaksanakan  selama tiga bulan yaitu pada bulan Februari-April 2018. Pengambilan data dilakukan di kedalaman 3 m, 5 m dan 7 m menggunakan metode transek kuadrat (40x30) cm. Jumlah organisme bentos yang ditemukan yaitu sebanyak 397 individu yang terdiri dari 4 filum, 5 kelas, 10 family dan 397 individu. Keanekareagaman tertinggi pada kedalaman 5 m sebesar 2,8 (H’).  Keseragaman Tertinggi pada kedalaman 3 m sebesar 0.83 (E) , Dominansi tertinggi pada kedalaman 5 m sebesar 0,17 (C). Hasil pengukuran parameter fisika-kimia perairan di stasiun pengamatan menunjukan kisaran normal yang menunjang bagi kehidupan makrozoobentos, suhu berkisar 28–310C, tingkat kecerahan perairan mencapai kedalaman 3-7 m, kecepatan arus berkisar 0,015–0,026 8/det, salinitas berkisar 30–34%.Kata kunci: Makrozoobentos, Keanekaragaman, Keseragaman, Dominansi, Kepadatan, Terumbu Karang Buatan
Studi beberapa karakteristik biologi Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) di Perairan Menui Kepulauan Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah Yanglera, Abdullah; Nur, Andi Irwan; Mustafa, Ahmad
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 1, No 3 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.556 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2015 di Menui Kepulaan Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui beberapa aspek biologi reproduksi ikan K. pelamis yang meliputi sebaran frekuensi panjang, hubungan panjang berat, tingkat kematangan gonad (TKG), indeks kemaatangan gonad (IKG) dan fekunditas. Jumlah sampel ikan K. pelamis yang diambil dari hasil tangkapan nelayan berjumlah 101 ekor, 48 ekor jantan dan 53 ekor betina. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran ikan K. pelamis yang tertangkap selama penelitian berkisar dari 290─501 mm. Proporsi tertinggi pada ikan jantan ditemukan pada kelas ukuran 360─395 mm (27,08%) dan terendah pada kelas ukuran 312─334 mm (2,08%). Sementara pada betina, proporsi tertinggi ditemukan pada kelas ukuran 335─359 mm (30,19%). Tipe pertumbuhan ikan K. pelamis jantan bersifat alometrik negatif, sementara betina bersifat alometrik positif. Ikan jantan dan betina ditemukan memiliki TKG I sampai IV. Nilai IKG tertinggi ikan K. pelamis jantan ditemukan pada TKG I sebesar 19,23 dan terendah pada TKG III sebesar 4,74, sementara pada ikan betina nilai IKG tertinggi pada TKG II sebesar 25,98 dan terendah pada TKG III sebesar 11,81. Fekunditas ikan pada TKG III dan IV berkisar 13.959─649.700 butir.Kata kunci : Katsuwonus pelamis, ukuran, tipe pertumbuhan, gonad, Menui Kepulauan
Struktur Komunitas Ikan Karang pada Terumbu Karang Buatan di Perairan Desa Tanjung Tiram Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan Yudizar, Arbin; Kasim, Ma'ruf; Nur, Andi Irwan
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.329 KB)

Abstract

Penurunan kondisi ekosistem terumbu karang terjadi diberbagai wilayah Indonesia termasuk di wilayah Sulawesi Tenggara. Berbagai metode rehabilitasi ekosistem terumbu karang telah dikembangkan dan beberapa sudah diterapkan. Pada tahun 2017 di Perairan Desa Tanjung Tiram telah diterapkan teknologi terumbu karang buatan dari sampah plastik. Terumbu karang buatan memungkinkan terciptanya suatu ekosistem yang menyerupai terumbu karang asli yang mengundang banyak ikan potensial untuk tinggal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas dan kepadatan ikan karang pada terumbu karang buatan di Perairan Desa Tanjung Tiram setelah satu tahun diturunkan. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan dari bulan februari – April 2018 Di Perairan Desa Tanjung Tiram Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode visual census untuk mengetahui spesies dan jumlah ikan karang pada terumbu karang buatan. Terdapat 624 individu ikan karang yang terdiri dari 13 famili, 17 genus dan 20 spesies. Nilai indeks kepadatan yaitu berkisar 1,36 - 1,90 ind/m3. Famili Apogonidae dan Pomacentridae merupakan famili ikan karang yang memiliki tingkat kepadatan tertinggi. Tingkat keanekargaman dalam kategori sedang dengan nilai yang diperoleh berkisar 2,041 - 2,462. Tingkat keseragaman tinggi berkisar 0,773 - 0,869. Sedangkan tingkat dominansi rendah berkisar 0,116 - 0,203. Faktor fisika-kimia perairan yang diperoleh di daerah penelitian dengan suhu rata-rata berkisar 28-300C, dengan kedalaman 4 - 5 m, kecepatan arus 0,15 - 0,25 m/s dan salinitas berkisar 33 - 34 ‰. Hasil tersebut menunjukan bahwa parameter fisika kimia perairan di daerah penelitian masih  menunjang kehidupan ikan karang.Kata kunci : Tanjung Tiram, terumbu karang buatan, ikan karang dan struktur komunitas
Struktur Komunitas Mikroalga Pada Terumbu Karang Buatan di Perairan Desa Tanjung Tiram Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan Sarifa, .; Kasim, Ma'ruf; Nur, Andi Irwan
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.028 KB)

Abstract

Mikroalga adalah salah satu organisme yang menempel pada terumbu karang buatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas mikroalga pada terumbu karang buatan. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan yaitu pada bulan Februari- April 2018 di Perairan Desa tanjung Tiram Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan. Pengambilan data dilakukan dengan mengangkat salah satu balok dari terumbu karang buatan kepermukaan, selanjutnya dilakukan proses pengerukan sampel mikrolaga dengan transek kuadrat (5x5) cm dan megidentifikasi mikroalga dilakukan di Laboratorium Pengujian Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Halu Oleo. Hasil penelitian diperoleh 11 spesies mikroalga dari kelas Bacillariophyceae. Kepadatan tertinggi diperoleh pada kedalaman 3 m yaitu 16.04 sel/cm2. Keanekaragaman (H’) tertinggi 2.09 dengan kategori sedang. Keseragaman (E) diperoleh nilai yaitu 0.87 dengan kategori tinggi. Dominansi (C) diperoleh nilai 0.22 dengan kategori rendah.Kata Kunci : Mikroalga, Struktur Komunitas, Terumbu Karang Buatan.
Kajian Ekologi dan Pengelolan Ikan Kembung (Rastreliger kanaguarta) di Selat Tiworo Tahir Sampaga, La Ode; Nur, Andi Irwan; Tadjuddah, Muslim
JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation) Vol 3, No 2 (2019): JURNAL SAINS dan INOVASI PERIKANAN
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsipi.v3i2.9959

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui keberlanjutan kegiatan perikanan ikan kembung di perairan Selat Tiworo Kabupaten Muna Barat dari aspek ekologi. Metode observasi dan pengukuran langsung dilapangan dalam penelitian ini, serta wawancara terstruktur dengan bantuan kusioner. Analisis data yang digunakan dengan teknik Rapfish. Hasil penelitian menunjukan bahwa keberlanjutan perikanan tangkap di Selat Tiworo Kabupaten Muna Barat dikategorikan kurang berkelanjutan. Namun masih dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar hal ini dapat ditunjukan dengan melihat hasil dimensi ekologi: Ordinasi keberlanjutannya memiliki presentase indeks sebesar 34,37% dan hasil tangkapan nelayan dalam persatu tahun.
Studi Kelimpahan Spat Kerang Mutiara (Pteria Penguin) Pada Lokasi Budidaya Mutiara Mabe Di Perairan Selat Buton Sulawesi Tenggara Nasrun, La; Kasim, Ma`ruf; Nur, Andi Irwan
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan Vol 4, No 4 (2019): Oktober
Publisher : Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan spat yang menempel serta untuk mengetahui ukuran cangkang spat yang melekat pada areal budidaya mutiara mabe, dilaksanakan selama dua bulan mulai Maret sampai April 2019 di Perairan Palabusa Kecamatan Lea-Lea Kabupaten Buton, dengan cara menggantungkan kolektor pada rakit budidaya mutiara, pemasangan kolektor pada setiap stasiun sebanyak tiga buah sehingga kolektor yang digunakan ada 6 buah, dan ditempatkan secara acak pada 2 rakit masing-masing berukuran 12x12m. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata kelimpahan spat yang menempel (ind.m2) pada masing-masing stasiun yaitu kelimpahan tertinggi spat kerang mutiara P. Penguin yang menempel tertinggi didapatkan pada stasiun I sebesar 8,7 ind.m2 dan terendah pada stasiun II sebesar 7,0 ind.m2. Hasil pengukuran rata-rata dimensi cangkang spat kerang yang meliputi tinggi, lebar dan tebal cangkang pada masing-masing stasiun, didapatkan pada stasiun I yaitu tinggi 11,27 mm, lebar 13,91 mm dan tebal cangkang 3,51 mm sedangkan pada stasiun II rata-rata tinggi lebar dan tebal yaitu tinggi 11,09 mm, lebar 13,78 mm, dan tebal cangkang 3,31mm. Kata Kunci :Kelimpahan Spat, Ukuran Cangkang Spat Kerang Mutiara P. Penguin
STUDI LAJU PERTUMBUHAN LAMUN (Enhalus acoroides) DI PERAIRAN PANTAI DESA TANJUNG TIRAM KABUPATEN KONAWE SELATAN Rahman, Anwar Arif; Nur, Andi Irwan; Ramli, Muhammad
Jurnal Sapa Laut (Jurnal Ilmu Kelautan) Vol 1, No 1: Februari 2016
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jsl.v1i1.925

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di perairan Desa Tanjung Tiram yang berlangsung pada bulan April sampai dengan Juli 2014, dengan penempatan 3 stasiun penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kecepatan pertumbuhan daun lamun dan daun baru lamun serta mengidentifikasi faktor fisika-kimia dan substrat yang mempengaruhi pertumbuhan lamun. Hasil pengamatan kualitas perairan pada setiap titik stasiun berupa nilai suhu (28-31oC), salinitas (28-33o/oo), pH (6-7), kecepatan arus (0,046-0,147 m/dtk), kedalaman (34-78cm), kecerahan (34-78cm), nitrat (0,0077-0,0271 mg/l), dan fosfat (0,0011-0,0096 mg/l), serta substrat dasar perairan berupa lumpur berpasir dan pasir berlumpur. Jenis lamun Enhalus acoroides didapatkan memiliki kecepatan pertumbuhan daun sebesar 7,167-15,749 mm/minggu atau 1,024-2,249 mm/hari dan pertumbuhan daun baru sebesar 8,715-14,532 mm/minggu atau 2,905-4,76 mm/hari. Faktor tekstur substrat mempengaruhi laju pertumbuhan lamun E. acoroides di Perairan Desa Tanjung Tiram.
ANALISIS KELAYAKAN PENGEMBANGAN KAWASAN INDUSTRI PERIKANAN PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA KENDARI Arifin Safari; Andi Irwan Nur; Muh. Ramli
Jurnal Perencanaan Wilayah Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2602.569 KB) | DOI: 10.33772/jpw.v4i2.9985

Abstract

Land is a limited and non-renewable resource, while the number of people who need land for their activities continues to increase over time. Concentration of human activities for various activities in an area because most of human life depends on land that can be used as a source of livelihood. One of them is the use of land as an industrial area. Industrial development in urban areas raises new problems for urban areas, especially for land use, namely the occurrence of land use changes that are not in accordance with the allotment. Therefore, to anticipate future land use deviations, the existing conditions of land use need to be identified and analyze the suitability of industrial land in the PPS Kendari Area. The research method used in this research is descriptive method with a qualitative approach. The data analysis method used is the Overlay analysis technique by utilizing ArcGis software. From the results of the analysis of the suitability of industrial land based on the Existing Condition, it was found that land of 7.82 Ha was said to be appropriate as an industrial estate development. Keywords: Land, Fisheries Industry, Feasibility
Co-Authors A Abdullah Ahmad Mustafa Ahmad Nuramin Ahmad, Sitti Wirdhana ahmadhusni muzahid S Akhmad Mansyur, Akhmad Alwin, . Amalia, Kartika Amirullah -, Amirullah Anastion, . Annaastasia, Nurhuda Anwar Arif Rahman, Anwar Arif Arifin Safari Aslan, La Ode Awal . Subandar, Awal . Awal Subandar Azwar Sidiq Baru Sadarun Budi Santoso Budianto Budianto Budiyanto, Ryan Dedy Oetama Dietriech Geoffrey Bengen Faldin, . Farito, . febriyani palungan Intihanah, Intihanah Ira Ira, Ira Irdam Riani, Irdam Iskandar, Ishak Izal, Izal Jali, Wa Kasim, Ma'ruf La Sara La Sara Latifa Irwan Fekri Lawelle, Sjamsu Alam Lestari, Rizky Ayu Maindo, Anas Salidi Mardianto, . Mennofatria Boer Muh. Ramli Muhammad Idris Muhammad Kurniawan Muhammad Ramli mulia, windhi Muniaha, Hasan Munier, Muhammad Taswin Muslim Tadjuddah muzahid S, ahmadhusni Nasaruddin Nasaruddin Naslina Alimina Nasrun, La Ninda, Waode Nur, Andi Cudai Nurhalima Nurhalima Nurlinda, Suriati palungan, febriyani Pangerang, Utama Kurnia Patadjai, Andi Besse Patiung, Seventry Meliana Rahmadani, . Ramli, Muh. Rizal, . Romy Ketjulan, Romy Roslindah Daeng Siang Rudia, Adi Parman Rukmana, Novayanti Sofia Salika, Salika Sarifa, . Sasmito, Hardianto Sidiq, Azwar Sriwulan, Desy Suharni Suharni Suhartin, Suhartin Sulistiani Sulistiani Sulistiani Sulistiani Tahir Sampaga, La Ode Tang, Muhamat Utama Kurnia Pangerang Utama Kurnia Pangerang Utama Kurnia Pangerang Utama Kurnia Pangerang Vivi Satia Yanti Engko Wa Ode Sitti Hardian Sari Wahyuddin Hasan windhi mulia Wulandari Wulandari Yanglera, Abdullah Yani, Kitri Warda Yudizar, Arbin Yustika Intan Permatahati