Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Melalui Kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB) di Kampung Keluarga Berkualitas Desa Penarungan, Kabupaten Badung Dewi, Ni Nyoman Pramesti; Prabawati, Ni Putu Anik; Lukman, Juwita Pratiwi
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.115

Abstract

Toddler Family Development is a program in Quality Family Villages in the context of fostering families to realize optimal growth and development of toddlers. Penarungan Village uses Toddler Family Development activities as a form of community group empowerment with the aim of improving the quality of the community starting from an early age. This research aims to determine community empowerment through Toddler Family Development activities in the Quality Family Village, Penarungan Village, Badung Regency. The problem study uses Community Empowerment theory indicators from Mardi Yatmo Hutomo (2000). The type of research used is descriptive qualitative. Informants were determined using purposive and snowball sampling techniques. Data was collected through interviews, observation and documentation which was then analyzed using data analysis techniques from the Miles and Huberman model. The research results show that the empowerment of community groups through Toddler Family Development activities in the Quality Family Village of Penarungan Village has gone well but is not yet fully optimal. The Penarungan Village Government needs to make clarity regarding the details of APBDes funding for the Quality Family Village program. Apart from that, there is a need to increase a cadre's self-confidence, which can be done through intensive training and mentoring, as well as positive support from the surrounding environment. Abstrak Bina Keluarga Balita merupakan suatu program di Kampung Keluarga Berkualitas dalam rangka pembinaan keluarga untuk mewujudkan tumbuh kembang balita secara optimal. Desa Penarungan menjadikan kegiatan Bina Keluarga Balita sebagai suatu bentuk pemberdayaan kelompok masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas masyarakat yang dimulai dari usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Bina Keluarga Balita di Kampung Keluarga Berkualitas Desa Penarungan, Kabupaten Badung. Pengkajian masalah menggunakan indikator teori Pemberdayaan Masyarakat dari Mardi Yatmo Hutomo (2000). Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Informan ditentukan menggunakan teknik purposive dan snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis dengan teknik analisis data dari model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan kelompok masyarakat melalui kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB) di Kampung Keluarga Berkualitas Desa Penarungan telah berjalan baik namun belum sepenuhnya optimal. Pemerintah Desa Penarungan, perlu membuat kejelasan mengenai rincian dana APBDes untuk program Kampung Keluarga Berkualitas. Selain itu, perlu adanya peningkatan kepercayaan diri seorang kader yang dapat dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan yang intensif, serta adanya dukungan positif dari lingkungan sekitar. Kata kunci : Pemberdayaan, Bina Keluarga Berkualitas, Kampung Keluarga Berkualitas
Kinerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Tenaga Kerja Melalui Program UCOK (Universal Coverage Ketenagakerjaan) Di Kabupaten Badung Dewi, Indira Pasha Kumara; Prabawati, Ni Putu Anik; Wirantari, I Dewa Ayu Putri
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.119

Abstract

The purpose of this study was to determine the Performance of the Industry and Manpower Office in an effort to Improve Workers' Welfare through the UCOK (Universal Coverage Employment) Program in Badung Regency. The theory used is Mahsun's Performance Theory which includes inputs, processes, outputs, outcomes, benefits, and impacts. This research uses descriptive qualitative methods with data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation studies. The results showed that the performance of the Department of Industry and Manpower in an effort to improve the welfare of workers through the UCOK Program (Universal Coverage of Employment) in Badung Regency has been running well but not optimal because the components that support the success of the program have not run well. Such as, limited human resources (human resources), there is no definite SOP for the program so that the program runs less effectively, the output of the program is uncertain, and there is no definite supervisory team that supervises the performance of the agency. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Kinerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja dalam upaya Meningkatkan Kesejahteraan Tenaga Kerja melalui Program UCOK (Universal Coverage Ketenagakerjaan) di Kabupaten Badung. Teori yang digunakan yakni Teori Kinerja dari Mahsun yang mencakup Masukan (input), Proses (process), Keluaran (output), Hasil (outcome), Manfaat (benefit), dan Dampak (impact). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kinerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja dalam Kerja dalam upaya Meningkatkan Kesejahteraan Tenaga Kerja melalui Program UCOK (Universal Coverage Ketenagakerjaan) di Kabupaten Badung sudah berjalan dengan baik namun belum optimal dikarenakan, komponen yang mendukung keberhasilan program belum berjalan dengan baik. Seperti, keterbatasan SDM (sumber daya manusia), belum ada SOP yang pasti untuk program sehingga program berjalan kurang efektif, output dari prorgram belum pasti, serta belum ada tim pengawas pasti yang melakukan pengawasan terhadap kinerja dari dinas. Kata Kunci: Kinerja, Kesejahteraan Tenaga Kerja, Program UCOK (Universal Coverage Ketenagakerjaan), Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung
Strategi Komisi Pemilihan Umum Kota Denpasar dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 Harianja, Godeliva Putri Dea; Yudartha, I Putu Dharmanu; Prabawati, Ni Putu Anik
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.120

Abstract

This study aims to analyze the strategies implemented by the Denpasar City General Election Commission in increasing voter participation. The theory used is Strategic Management according to Wheelen, Hunger, Hoffman and Bamford (2015). This research uses descriptive qualitative research methods. Data sources consist of primary and secondary data. This research applies several techniques in collecting data, namely interviews, observations, and documentation studies. The research informants consisted of the head of the Denpasar KPU, the head of the division of socialization, voter education, community participation and human resources, the people of Denpasar City, and the head of the Denpasar Bawaslu. The results showed that the Denpasar City KPU strategy in increasing community participation in the 2020 Regional Head Election can be seen from four stages, namely the environmental scanning stage shows observing the internal and external environment, the strategy formulation stage shows the clarity of guidelines, the strategy implementation step shows the implementation of socialization, procurement of competitions, utilization of digital media, personal visits, and cooperation with traditional and educational institutions. The last step, namely evaluation and control, shows that it has been carried out effectively through coordination meetings. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Denpasar dalam meningkatkan partisipasi pemilih. Teori yang digunakan adalah Manajemen Strategi Menurut Wheelen, Hunger, Hoffman dan Bamford (2015). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data terdiri dari data primer dan sekunder. Penelitian ini menerapkan beberapa teknik dalam mengumpulkan data, yaitu wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari ketua KPU Kota Denpasar, ketua divisi sosialisasi, pendidikan pemilih, partisipasi masyarakat dan SDM, masyarakat Kota Denpasar, dan ketua Bawaslu Kota Denpasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi KPU Kota Denpasar dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilihan Kepala Daerah tahun 2020 dilihat dari empat tahapan yaitu tahapan pemindaian lingkungan menunjukkan melakukan pengamatan terhadap lingkungan internal dan eksternal, tahapan perumusan strategi menunjukkan adanya kejelasan pedoman, tahapan implementasi strategi menunjukkan pelaksanaan sosialisasi, pengadaan perlombaan, pemanfaatan media digital, kunjungan personal, dan kerja sama dengan lembaga adat dan pendidikan. Tahapan terakhir, yaitu evaluasi dan pengendalian menunjukkan telah melakukan secara efektif melalui rapat koordinasi.
Strategi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Badung Dalam Meningkatkan Partisipasi Politik Masyarakat Usia Produktif Pada Pemilu Serentak Tahun 2024 (Studi Kasus : Kecamatan Kuta Selatan, Badung) Gracella, Eugenia Fernanda; Wijaya, Komang Adi Sastra; Prabawati, Ni Putu Anik
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.121

Abstract

This study aims to analyze the efforts made by the Badung Regency General Election Commission to increase public participation in South Kuta District. The research uses a descriptive qualitative method, collecting data from observations, interviews, and documentation based on five indicators: goals, environment, guidance, action, and learning. Researchers conduct interviews with informants who meet the qualifications of this research topic. The results of this study show that the strategies used by the Badung Regency General Election Commission have been successful, as evidenced by the increased political participation in Badung Regency compared to the 2019 elections. The people of South Kuta District understand the elections; however, some residents from outside the South Kuta area are still reluctant to change polling stations. Recommendations from this study include the Badung Regency General Election Commission promoting campaigns focused on relevant issues for the community, providing training for the PPS and KPPS officials, evaluating the systems used during vote counting, and ensuring transparency in the election stages to enhance public trust in the General Election Commission and elections. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisa terhadap upaya yang dikerahkan kpu kabupaten badung untuk meningkatkan minat partisipasi masyarakat kecamatan kuta selatan. penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif sehingga peneliti mengumpulkan data dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi berdasarkan lima indikator yaitu tujuan, lingkungan, pengarahan, tindakan, dan pembelajaran. peneliti melakukan wawancara dengan informan yang memenuhi kualifikasi topik penelitian ini. hasil dari penelitian ini ialah strategi yang digunakan kpu kabupaten badung menunjukkan keberhasilan yang dibuktikan dengan meningkatnya partisipasi politik di kabupaten badung jika dibandingkan dengan pemilu tahun 2019. masyarakat kecamatan kuta selatan telah memahami tentang pemilu hanya saja untuk masyarakat yang berasal dari luar wilayah kuta selatan beberapa masih enggan untuk mengurus perpindahan tps. rekomendasi dari penelitian ini adalah kpu kabupaten badung dapat mempromosikan kampanye yang berfokus pada isu relevan bagi masyarakat, lalu memberikan pelatihan untuk jajaran pps dan kpps, melakukan evaluasi sistem yang digunakan saat penghitungan suara, dan memastikan transparansi tahapan pemilu untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat pada kpu dan pemilu.
Kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Dalam Penerapan Sistem Layanan Perizinan Online (LAPERON) di Kabupaten Badung Sihombing, Rani; Prabawati, Ni Putu Anik; Yudartha, I Putu Dharmanu
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.123

Abstract

This study aims to assess the performance of DPMPTSP in implementing online licensing service systems. The research method used is qualitative research with a descriptive approach. The data sources used are primary and secondary data sources. The informant determination technique used purposive sampling. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation. Data analysis techniques use data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that the implementation of online licensing service systems by DPMPTSP of Badung Regency is still not optimal due to several obstacles. This is because the website often encounters errors, many people still do not understand technology, the public still does not understand the online licensing service system, and there are still constraints on human resources. In conclusion, despite several obstacles, the implementation of online licensing service systems by DPMPTSP of Badung Regency has provided a positive contribution to improving performance and services to the public. Conducting regular socialization in providing online licensing services to the public, and improving public service technology so that people are more accustomed to using technology. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinerja DPMPTSP dalam menerapkan sistem layanan perizinan online. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik penentuan informan dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem layanan perizinan online oleh DPMPTSP Kabupaten Badung masih belum optimal karena adanya beberapa kendala. Hal ini dikarenakan karena websitenya masih sering eror, masih banyak masyarakat yang masih belum mengerti teknologi, masyarakat masih belum paham dengan sistem layanan perizinan online, dan masih tedapat kendala pada sumber daya manusia yang kurang. Kesimpulannya, meskipun terdapat beberapa kendala, implementasi sistem layanan perizinan online oleh DPMPTSP Kabupaten Badung telah memberikan kontribusi positif dalam upaya memperbaiki kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Melakukan sosialisasi secara rutin dalam memberikan pelayanan perizinan secara online kepada masyarakat, dan meningkatan teknologi pelayanan pubik agar masyarakat lebih terbiasa menggunakan teknologi. Kata Kunci : Kinerja, Layanan Perizinan Online (LAPERON), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Pelayanan Perizinan
Evaluasi Proses Quality Control Fasilitas Di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Berdasarkan PM Nomor 41 Tahun 2023 Saraswati, Devi Suthasih; Prabawati, Ni Putu Anik
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.134

Abstract

Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai memiliki peran krusial dalam mendukung pariwisata dan ekonomi regional dengan melayani 21.452.157 pergerakan penumpang per tahun 2023 yang menjadikan bandara ini menjadi bandara tersibuk di Indonesia. Pengendalian kualitas atau quality control menjadi penting guna memastikan pelayanan dan fasilitas yang disediakan memenuhi standar keselamatan, keamanan, serta kenyamanan pengguna bandara. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi proses quality control pada fasilitas bandara berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomo PM 41 Tahun 2023 Tentang Pelayanan Jasa Kebandarudaraan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif, yang memberikan gambaran mendalam tentang kondisi dan tantangan yang dihadapi dalam proses quality control oleh unit Quality, Risk and Performance dalam menjalankan proses quality control di bandara I Gusti Ngurah Rai. Penelitian ini dibedah melalui enam indikator evaluasi oleh Dunn yang meliputi: efektifitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsifitas, dan ketepatan. Hasil penelitian ini ialah proses quality control yang dilakukan oleh unit Quality, Risk and Performance Management, yang meskipun telah mengacu pada standar dan peraturan yang berlaku yakni PM Nomor 41 Tahun 2023, namun masih menghadapi berbagai tantangan seperti lembar kertas kerja yang belum mencerminkan penilaian menyeluruh, kurangnya sumber daya manusia serta dalam menangani keluhan pengguna bandara cenderung menunggu arahan dari kantor pusat sehingga masukan terkait proses perbaikan fasilitas di bandara I Gusti Ngurah Rai menjadi terhambat.
Penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dalam Mewujudkan Good Governance (Studi Kasus: Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bekasi) Ardiana, Nabilla Novia; Prabawati, Ni Putu Anik; Wijaya, Komang Adi Sastra
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.135

Abstract

The 2018-2023 Bekasi City Revised Medium-Term Development Plan (RPJMD) refers to the policy direction of improving governance including institutional arrangements, government administration and the provision of infrastructure facilities carried out to improve the performance of regional government administration including the Bekasi City Regional Disaster Management Agency. This study aims to determine the application of SAKIP in realizing good governance at the Bekasi City Regional Disaster Management Agency. The indicators of good governance used are indicators according to Sedarmayanti (2013), namely accountability, transparency, participation, and the rule of law. This research is descriptive qualitative research, with a case study research type. The research was conducted at the Bekasi City Regional Disaster Management Agency. The results showed that in the accountability indicator, BPBD Bekasi City in implementing SAKIP has been responsible with the existence of LAKIP. The BPBD transparency indicator in implementing SAKIP has been running well and all data can be accessed through the official BPBD Bekasi City website. The participation indicator shows that BPBD in SAKIP planning is assisted by parties from outside the agency. The rule of law indicator shows that SAKIP planning is in accordance with standard operating procedures. Abstrak Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Perubahan Kota Bekasi 2018-2023 mengacu pada arah kebijakan peningkatan tata kelola pemerintahan meliputi penataan kelembagaan, administrasi pemerintahan dan penyediaan sarana prasarana dilakukan untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bekasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan SAKIP dalam mewujudkan good governance di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bekasi. Indikator good governance yang digunakan adalah indikator menurut Sedarmayanti (2013) yaitu akuntabilitas, transparansi, partisipasi, dan supremasi hukum. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian dilakukan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bekasi. Hasil penelitian menunjukkan pada indikator akuntabilitas, BPBD Kota Bekasi dalam menerapkan SAKIP telah bertanggung jawab dengan adanya LAKIP. Indikator transparansi BPBD dalam penerapan SAKIP sudah berjalan dengan baik dan semua data dapat diakses melalui laman resmi BPBD Kota Bekasi. Indikator partisipasi menunjukkan bahwa BPBD dalam perencanaan SAKIP dibantu oleh pihak-pihak dari luar instansi. Indikator supremasi hukum menunjukkan jika perencanaan SAKIP telah sesuai dengan standar operasional prosedur.
Strategi Pengembangan Zona Integritas Dalam Mempertahankan Wilayah Bebas dari Korupsi serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (Studi Kasus Pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar) Adelia, Sisilia Ni Wayan Dina Natasya; Prabawati, Ni Putu Anik
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.136

Abstract

This study aims to analyze the strategies of Class I Immigration Office TPI Denpasar in establishing Integrity Zones and the supporting factors in maintaining the Clean Corruption-Free Zone (WBK) and Clean and Serviceable Bureaucracy Area (WBBM) designations. The research method employed is qualitative with a case study approach. Data were collected through interviews with key informants and document analysis. The findings reveal that leadership and staff commitment, effective monitoring and evaluation systems, and support from various stakeholders are critical factors contributing to the success of Class I Immigration Office TPI Denpasar in establishing and sustaining Integrity Zones. This study contributes significantly to understanding the implementation of bureaucratic reforms in Indonesia, particularly in the context of public service delivery in government agencies. Abstrak Studi ini bertujuan pada rangka menganalisis strategi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar pada mengembangkan Zona Integritas serta faktor-faktor yang mendukung pada mempertahankan gelar Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Metode studi yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melewati wawancara dengan informan kunci serta analisis dokumen terkait. Hasil studi menunjukkan yakni komitmen pimpinan serta pegawai, sistem monitoring serta evaluasi yang efektif, serta dukungan dari sejumlah pemangku kepentingan menjadi faktor kunci pada keberhasilan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar pada mengembangkan serta mempertahankan Zona Integritas. Studi ini memberikan kontribusi penting pada memahami implementasi reformasi birokrasi di Indonesia, khususnya pada konteks pelayanan publik di instansi pemerintah.
Analisis Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar dalam Upaya Penertiban Pedagang Kaki Lima di Kawasan Jl. Pulau Nias, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar Mahardika, I Gede Bayu; Prabawati, Ni Putu Anik; Wijaya, Komang Adi Sastra
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.149

Abstract

This study aims to determine the performance of the Denpasar City Civil Service Police Unit in efforts to curb street vendors in the Jl. Pulau Nias area, West Denpasar District, Denpasar City. This research is a qualitative type of research, descriptive explanation is also presented in this study in order to provide an overview of the circumstances and events that occur in the field in detail. Denpasar City Satpol PP's performance in efforts to curb street vendors in the Jl. Pulau Nias area shows a tendency to improve performance towards a better direction but there are still tips needed to improve and optimize performance in order to achieve the desired goals. This is mainly related to indicators of independence and initiative. This statement is based on the results of observations made in the field which are then analyzed by researchers who are adjusted to the indicators contained in the performance theory by Mondy, Noe, Permeaux using indicators of work quality, work quantity, timeliness, independence, initiative, and cooperation. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar dalam upaya penertiban pedagang kaki lima di kawasan Jl. Pulau Nias, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis kualitatif, pemaparan secara deskriptif juga turut ditampilkan dalam penelitian ini guna memberikan gambaran tentang keadaan serta peristiwa yang terjadi di lapangan secara terperinci. kinerja Satpol PP Kota Denpasar dalam upaya penertiban PKL di kawasan Jl. Pulau Nias menunjukan adanya kecenderungan peningkatan kinerja kea rah yang lebih baik namun masih diperlukan adanya kiat-kiat peningkatan dan pengoptimalan kinerja guna mencapai tujuan yang diinginkan. Hal ini terutama beraitan dengan indikator kemandirian dan inisiatif. Pernyataan ini didasarkan pada hasil observasi yang dilakukan di lapangan yang kemudian di analisis oleh peneliti yang disesuaikan dengan indikatr-indikator yang terdapat dalam teori kinerja oleh Mondy, Noe, Permeaux dengan menggunakan indikator kualitas pekerjaan, kuantitas pekerjaan, ketepatan waktu, kemandirian, inisiatif, dan kerjasama. kata kunci: kinerja, polisi pamong praja, pedagang kaki lima.
Pengembangan Pariwisata Berbasis Budaya Melalui Collaborative Governance di Desa Wisata Penglipuran Savitri, Anak Agung Diah; Wijaya, Komang Adi Sastra; Prabawati, Ni Putu Anik
Socio-political Communication and Policy Review Vol. 1 No. 5 (2024)
Publisher : Lenggogeni Data Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61292/shkr.173

Abstract

One of the tourist destinations in Bali that is prioritizing cultural tourism is Penglipuran Tourism Village. In its tourism activities, it implements local wisdom as a form of tourism through its cultural, tradition and environmental potential. By having various awards, tourist visits are increasing, causing over tourism in Penglipuan Village, especially in people's home gardens. This research aims to determine the model for implementing collaborative governance in developing quality and dignified cultural tourism in the Penglipuran Tourism Village. This research uses qualitative research methods with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The results obtained in the implementation of Collaborative Governance in developing cultural tourism in Penglipuran Village are the use of the pentahelix concept resulting in the creation of bamboo forest tourist destinations, bamboo cafes, the Pelipur Lara traditional market and the Penglipuran Village Festival. However, from this collaboration, there needs to be development and promotion carried out, it is hoped that tourism in Penglipuran Village can be carried out well in a quality and dignified manner, without reducing the meaning of cultural preservation itself. Abstrak Salah satu destinasi wisata di Bali yang sedang mengedepankan pariwisata budayanya yaitu Desa Wisata Penglipuran. Dalam kegiatan pariwisatanya mengimplementasikan kearifan lokal sebagai wujud pariwisata melalui potensi budaya, tradisi dan lingkungan yang dimiliki. Dengan memiliki berbagai penghargaan, kunjungan wisatawan pun makin meningkat sehingga menyebabkan terjadinya over tourism di Desa Penglipuan khususnya di area pekarangan rumah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pelaksanaan collaborative governance dalam pengembangan pariwisata budaya yang berkualitas dan bermartabat di Desa Wisata Penglipuran dengan menggunakan indikator model collaborative governance. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan juga dokumentasi. Adapun hasil yang diperoleh dalam pelaksanaan Collaborative Governance dalam pengembangan pariwisata budaya di Desa Penglipuran yaitu adanya penggunaan konsep pentahelix sehingga terciptanya destinasi wisata hutan bambu, café bambu, Pasar tradisional Pelipur Lara dan adanya Penglipuran Village Festival. Namun dari adnaya kolaborasi tersebut, perlu adanya suatu pengembangan dan promosi yang dilakukan diharapkan pariwisata di Desa Penglipuran dapat terlaksana dengan baik secara berkualitas dan bermartabat, tanpa mengurangi makna dari pelestarian budaya itu sendiri. Kata Kunci: Collaborative governance; Desa Wisata Penglipuran; Pengembangan Pariwisata.
Co-Authors Adelia, Sisilia Ni Wayan Dina Natasya Anak Agung Sagung Putri Nidyasari Ananda Wahyu Muditha Angelina Ndatangara, Christania Rambu Anggitayani, Ni Putu Dea Aprilia, Eka Ardiana, Nabilla Novia Ariani, Ni Kadek Ariningsih, Ni Made Arista Widyaningtyas Arneta Putri, Ni Luh Indah Ayunda, Anggun Presly Cahyani, I Gusti Ayu Bintang Damayanti, Ni Putu Glory Darmaputra, Kadek Indra Darmawan, I Komang Indra Darmayanti, Ni Kadek Paramita Dayanti, Putri Kusuma Dewi, Indira Pasha Kumara Dewi, Ni Komang Astiti Purnama Dewi, Ni Nyoman Pramesti Dewi, Ni Putu Kartika Dewi, Sang Ayu Nyoman Sinta Dorothy, Yolanda Patricia Febryanti Putri, Ayu Devi Girindra, Ida Ayu Githa Gracella, Eugenia Fernanda Hamidah, Ananda Amalia Hapsari, Komang Heny Tri Harianja, Godeliva Putri Dea Harthamia, Ni Made Satya Hieng, Beatrix Brightany I Dewa Ayu Putri Wirantari I Dewa Ayu Putri Wirantari I Dewa Ayu Putri Wirantari I Ketut Winaya I Ketut Winaya I Ketut Winaya I Made Angga Dewantara Giri Putra I Nyoman Subanda I Putu Dharmanu Yudartha I Putu Dharmanu Yudartha I Putu Dharmanu Yudartha I Putu Dharmanu Yudartha I Putu Dharmanu Yudharta, I Putu Dharmanu I Putu Gede Antrasena I Putu Purwa Suta Adi Dharma Seta I Putu Sawitra Danda Prasetia Ida Ayu Anika Mahayani Ida Ayu Dewi Indrayani Indah Sari, Gusti Agung Ayu Putu Dita Indraswari, Dwi Citra Indriani, Ni Kadek Ivana Ranita, Katarina Meira Jayanti Sasmitha, Cokorda Istri Agung Jci Submit, Sang Ayu Nyoman Sinta Dewi Juwita Pratiwi Lukman Kadek Wiwin Dwi Wismayanti Kadek Wiwin Dwi Wismayanti Kirani, Gusti Ayu Pudak Chandra Kistri, Gusti Ayu Putu Ridha Meialdi Komang Adi Sastra Wijaya Komang Adi Sastra Wijaya Komang Maitha Gauri Cahyani Koming Yuni Sariasih Kurniadewi, Annisa Rosdiana Laksono Trisnantoro Lewi Asih, Ni Wayan Luh Putu Widia Utami Putri Maha Dewi, Ni Kadek Sriyanti Mahardika, I Gede Bayu Manuaba, Ida Bagus Made Wedhana Marseni, Putu Ida Maulida, Fahira Natali, Katrin Denisa Ngakan Made Dwika Sutadewa Ni Kadek Ayu Dewi Wulandari Ni Kadek Sri Ayu Juniari Ni Luh Putu Noviartini Ni Nyoman Dewi Pascarani Ni Putu Anggina Ni Putu Glory Damayanti Ni Putu Karnhura Wetarani Ni Putu Nari Rania Ni Putu Yosinta Dewi Ni Wayan Supriliyani Ningsih, Ni Luh Putu Melia Oktaviani, Kadek Chyntia Pande Kadek Kusumadewi Paramita, Ni Putu Intan Pertiwi, Putu Rizki Pradnyani, I Gusti Ayu Agung Dian Reditya Pradnyani, Ni Putu Maya Gita Pradnyawati, Kadek Ayu Febriantini Prameswari, Ni Putu Natia Prastana, I Gede Krisna Pratiwi, Ni Luh Putu Eka Sandi Prayana, I Kadek Rian Priyanti, Ni Kadek Sukma Puspita Utami, A.A.I.A. Chandra Putri, Komang Tri Antari Putu Eka Purnamaningsih Putu Eka Purnamaningsih Putu Ida Marseni Putu Nomy Yasintha Rahayu, Ni Wika Putri Ranita, Katarina Meira Ivana Ratitya, Sotya Prima Renhard Julius Yosephine Munthe Riani, Ni Wayan Sade Devita Purnama Dewi Saputra, I Made Dedi Ari Saputra, Putu Sandi Sara Evani Pasaribu Saraswati, Devi Suthasih Saraswati, Ni Kadek Ayu Putri Sari, Ni Made Puspa Savitri, Anak Agung Diah Savitri, Nyoman Dewinda Ayu Septiari, Ni Komang Rina Sidiyani, Ni Komang Ayu Sri Sihombing, Rani Sriastuti, Komang Ary Tribuana Sriwulandari, Komang Suari, Niti Pradnya Sulasmi, Ni Kadek Swari, Gusti Agung Ayu Sri Agung Candra Syntia Dewi, Ni Kadek Tantri, I Gusti Ayu Agung Putri Kalyana Triana Wulandari, Ni Komang Novi Veratiani, Gek Aris Wahyuni, Made Dwi Tyasari Wardana, I Gede Naufal Wisnu Widya Purnamasari, Ni Putu Pande Wijaya, Komang Adi Sastra Wirantari, ⁠I Dewa Ayu Putri Wulandari, Ni Luh Ayu Yoni Enjels, Ni Kadek Yovie Virgan, I Kadek Yulia Dewi, Kadek Elma Zahara, Andini Salma