Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penerimaan Mahasiswa Baru dengan Penentuan Strategi Keunggulan Bersaing Shafiq Nurdin; Riski Nur Istiqomah Dinnullah
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 16, No. 2, Desember 2017
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v16i2.3234

Abstract

The strategy will determine the competitive advantage of the organization, including the college. The right strategy in the admission of new students needs to be formulated. Faculty of Engineering Universitas Merdeka Malang need to formulate strategy in acceptance of new student. The data used is taken in 2015. The data collected is then analyzed using Value Chain analysis. Five attributes of competitive advantage are majors, physical facilities, tuition fees, location, and promotion. The strategy is consolidation that is defensive, avoiding market loss by strengthening the loyalist network, horizontal integration with more effort to expand the market that has not been absorbed maximally, to penetrate the market and develop the department. The appropriate strategy developed in increasing the competitive advantage of Unmer Faculty of Engineering Malang is a focus strategy. This focus strategy is directed to differentiation, where the Faculty of Engineering seeks to achieve differentiation within its target segment.
PENERAPAN STRATEGI QUESTION STUDENTS HAVE (QSH) TERHADAP PRESTASI BELAJAR Sri Hariyani; Yunita Army Wahyuningtias; Riski Nur Istiqomah Dinnullah
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 2 No. 2 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v2i2.4528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan strategi pembelajaran Question Students Have (QSH) yang dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas IX SMPN 2 Karangploso Satu Atap. Prosedur pengambilan data pada penelitian ini meliputi observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data menggunakan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Langkah-langkah strategi pembelajaran Question Studen Have (QSH) yang dapat meningkatkan prestasi belajar matematika adalah: (1) guru membagikan LKK kepada masing-masing kelompok, (2) guru menyampaikan materi pembelajaran, (3) guru memberikan potongan kertas kepada masing-masing siswa, (4) siswa menuliskan pertanyaan pada potongan kertas, (5) siswa membacakan pertanyaan sampai pertanyaan pada potongan kertas masing-masing siswa terbaca semua, dan (6) guru dan siswa menyimpulkan materi yang sudah dipelajari. Hasil analisis data menunjukkan nilai rata-rata hasil tes siswa pada tindakan I mencapai 70,26 dengan persentase ketuntasan 66,6%. Sedangkan pada tindakan II, nilai rata-rata hasil tes siswa mencapai 82,65 dengan persentase ketuntasan 91,6%. Hasil aktivitas siswa pada tindakan I pertemuan 1 mendapat persentase 77,27% dan pada pertemuan 2 mendapatkan persentase 78,12%. Pada tindakan II, hasil aktivitas siswa pada pertemuan 1 mendapat persentase 81,81% dan hasil aktivitas siswa pada pertemuan 2 mendapat persentase 86,66%. Jadi disimpulkan bahwa penerapan strategi Question Students Have (QSH) dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Berbantuan Lembar Kerja Siswa Tekla Lamut; Sri Hariyani; Riski Nur Istiqomah Dinnullah
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 4 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v4i1.6262

Abstract

Model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih menekankan pada aktivitas dan interaksi antara siswa dalam berprestasi yang maksimal. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk meningkatkan hasil pembelajaran matematika siswa kelas VII SMP Negeri 4 Ndoso pada materi bilangan bulat dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan LKS. Jenis penelitian ini dapat berupa 31 siswa kelas VII SMP Negeri 4 Ndoso mengikuti penelitian tindakan kelas sebagai subjek penelitian. Prosedur pengumpulan data yang digunakan meliputi tes, observasi, dan dokumentasi. Tahapan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berikut langkah-langkah model pembelajaran STAD dengan berbantuan lembar kerja siswa: (1) menyampaikan materi, (2) memberikan tes/kuis secara individu, (3) membentuk beberapa kelompok, (4) membimbing siswa dalam menyelesaikan LKS, (5) mempresentasikan hasil kerja kelompok dan (6) memberikan penghargaan. Hasil analisis didapatkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan hasil tes pada siklus I dan siklus II. Skor rata‑rata siswa mengalami kenaikan dari sebesar 77,41 pada siklus I menjadi sebesar 81,93 pada siklus II. Hasil observasi guru pada siklus I memenuhi kriteria baik dengan skor 72,5%, sedangkan pada siklus II memenuhi kriteria sangat baik dengan skor 90%. Berdasarkan temuan tersebut, dapat dinyatakan bahwa penerapan pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) berbantuan LKS meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 4 Ndoso pada materi bilangan bulat.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP BERDASARKAN TAHAPAN APOS PESERTA DIDIK PADA SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL Riski Nur Istiqomah Dinnullah
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 3 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v3i4.6335

Abstract

Tujuan yang disajikan pada penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil pemahaman konsep siswa dalam menyelesaikan soal cerita berdasarkan tahapan APOS. Pemahaman konsep siswa dianalisis berdasarkan tahapan APOS yaitu aksi, proses, objek dan skema. Subyek pada penelitian ini adalah 3 peserta didik dengan kategori tingkat kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Sementara, teknik analisis data meliputi reduksi data, paparan data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Untuk mendapatkan data yang relevan, maka keabsahan data penelitian menggunakan teknik triangulasi Hasil analisis yang diperoleh dari pengerjaan soal yang diberikan adalah adalah (1) peserta didik dengan kemampuan tinggi sudah memenuhi tahap aksi, proses, objek dan skema, (2) peserta didik dengan kemampuan sedang masih berada pada tahap aksi dan proses namun kurang memahami pada tahap objek dan skema; serta (3) peserta didik dengan kemampuan rendah tidak memahami konsep materi sehingga tidak memenuhi seluruh tahapan APOS.
PERANCANGAN DAN UJI MESIN PEMBENGKOK ROL (ROLL BENDING MACHINE) UNTUK PIPA GALVANIS Shafiq Nurdin; Riski Nur Istiqomah Dinnullah; Lutfi Adi Firmansyah
RAINSTEK : Jurnal Terapan Sains & Teknologi Vol. 3 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Sains & Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v3i4.6358

Abstract

Proses pengerolan pipa galvanis pada masyarakat secara umum masih menggunakan sistem manual dengan beberapa kelemahan yang ada, diantaranya: lamanya proses pengerolan, banyaknya tenaga manusia yang terlibat dan hasil lingkaran rol pipa yang bervariasi. Diperlukan mesin pembengkok rol (roll bending machine) untuk mampu mempersingkat proses pengerolan, melakukan efisiensi waktu dan tenaga manusia. Dengan pertimbangan biaya, perancangan mesin bengkok rol untuk pipa galvanis dapat direncanakan secara semi otomatis dengan fokus pada proses penekanan pipa diletakkan pada matras (roller) yang bertujuan untuk membengkokan pipa membentuk lingkaran dan mendapatkan diameter yang diinginkan. Sumber tenaga mesin bengkok rol pipa dengan motor listrik 1 HP putaran 1400 rpm, dalam reduksi putaran menggunakan speed reducer perbandingan 1:60, dan rantai perbandingan 1:1,5 menghasilkan putaran akhir 15,55 rpm. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan torsi yang maksimal dalam proses pembengkokan pipa. Perhitungan hasil torsi pada kinerja roller sebesar 2752,8 kg.mm dengan diameter poros 25,4 mm (1 in), dan ukuran pasak 8 x 7 (b x h). Pengujian mesin menggunakan pipa galvanis ukuran 0,5 in, tebal 1,6 mm dengan panjang pipa 2000 mm menghasilkan bentuk rol pipa membutuhan rata-rata waktu 25,6 menit, diameter 267,8 mm dan jarak handle 49,4 mm.
Peningkatan Produktivitas Petani Kopi Melalui Sekolah Lapang Kopi dan Workshop Packing Process Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Riski Nur Istiqomah Dinnullah; Novta Dany’el Irawan; Shafiq Nurdin; Djoko Adi Susilo
JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Vol 3, No 1: Februari (2022)
Publisher : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36596/jpkmi.v3i1.222

Abstract

Abstrak: Kopi merupakan salah satu komoditas unggul hasil pertanian di Desa Ngadirejo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Namun, kondisi yang ada saat ini, banyak dari petani lebih senang menjual hasil kopi basah mereka daripada mengolahnya menjadi kopi bubuk dikarenakan minimnya pengetahuan mereka dalam proses pengolahan kopi. Mitra pada pengabdian ini adalah salah satu kelompok petani kopi di Desa Ngadirejo dengan ketua kelompoknya adalah Bapak Suranto yang juga memiliki usaha kopi bubuk. Permasalahan yang terjadi pada mitra adalah minimumnya pengetahuan kelompok tani ini dalam pengemasan produk kopi yang dihasilkannya. Hingga saat ini, proses pengemasan kopi tersebut hanya dibungkus dengan keresek putih dimana takarannya disesuaikan pemesanan kopi oleh pelanggan. Selain itu, mitra juga belum mengetahui bagaimana proses perawatan tanaman kopi yang baik setelah panen. Oleh karena itu, tujuan diadakannya kegiatan pengabdian ini adalah (1) memberikan sekolah lapangan terkait penanganan tanaman kopi setelah panen; dan (2) melakukan pelatihan dan pendampingan mengenai packing process produk kepada petani kopi yang juga sebagai pemilik usaha kopi tersebut. Dalam pengabdian ini, metode yang digunakan adalah transfer ilmu pengetahuan kepada para petani kopi melalui sekolah lapangan kopi terkait cara perawatan tanaman serta cara mendesain merk dagang maupun packing process kepada pemilik usaha. Setelah kegiatan pengabdian dilaksanakan, dampak yang terjadi adalah (1) mitra telah memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam merawat tanaman kopi, (2) mitra telah mengetahui cara membuat desain merk sederhana dan mengemas produknya sendiri dengan baik. Melalui kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan nilai jual produk kopi mitra serta memperluas area pemasarannya.Abstract: Coffee is one of the superior agricultural commodities in Ngadirejo Village, Jabung District, Malang Regency. However, the current conditions, many of the farmers prefer to sell their wet coffee rather than processing it into coffee grounds because of their lack of knowledge in the coffee processing process. The partner in this service is one of the coffee farmer groups in Ngadirejo Village with the group leader being Mr. Suranto who also owns a ground coffee business. The problem here is (1) the minimum knowledge of this farmer group in packaging the coffee products they produce; and (2) Partners also do not know how to properly care for coffee plants after harvest. The purpose of holding this service is (1) to provide fields related to handling plants after harvest; and (2) providing training and assistance regarding the product packaging process to coffee farmers who are also the owners of the coffee business. In this service, the method used is to transfer knowledge to coffee farmers through coffee field schools regarding how to care for plants and how to design trademarks and packaging processes to business owners. After the activity was carried out, the impacts that occurred were (1) partners had the knowledge and ability to care for coffee plants, (2) partners knew how to make brand designs and produce their own products well.
MULTI-ATTRIBUTE DECISION MAKING UNTUK MENENTUKAN MULTIPLE INTELLIGENCE ANAK MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED PRODUCT Mohammad Ahsan; Romia Hari Susanti; Riski Nur Istiqomah
J I M P - Jurnal Informatika Merdeka Pasuruan Vol 2, No 2 (2017): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (939.211 KB) | DOI: 10.37438/jimp.v2i2.64

Abstract

Kecerdasan anak (Multiple Intelligence) dapat diketahui melalui kata-kata, angka, musik, gambar, kegiatan fisik atau kemampuan motorik bahakan lewat cara sosial-emosional. Multiple Intelligence pada dasarnya merupakan pengembangan dari kecerdasan otak (IQ), kecerdasan emotional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ). Kecerdasan merupakan kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk melihat suatu masalah, lalu menyelesaikan masalah tersebut atau membuat sesuatu yang dapat berguna bagi orang lain. Intelegensi atau kecerdasan dapat dipandang sebagai kemampuan memahami dunia, berpikir rasional, dan menggunakan sumber-sumber secara efektif pada saat dihadapkan pada suatu tantangan. Ada yang berpendapat bahwa pengertian kecerdasan adalah kemampuan general manusia untuk melakukan tindakan-tindakan yang mempunyai tujuan dan berpikir dengan cara rasional. Selain itu, kecerdasan dapat juga diartikan sebagai kemampuan pribadi untuk memahami, melakukan inovasi, dan memberikan solusi terhadap berbagai situasi. Multi Attribute Decision Making (MADM) yang digunakan dalam penelitian ini untuk membuat sistem pendukung keputusan menggunakan Weighted Product (WP) dalam menentukan kecerdasan anak (Multiple Intelligence). 8 kecerdasan dengan 8 kriteria menggunakan bobot yang telah ditentukan. Data yang diujikan berdasarkan data siswa baru yang telah mendaftar di SMP Negeri 3 Kepanjen dengan jumlah data 226 siswa yang telah terdaftar dan mengisi angket (indikator) yang telah disediakan melaui www.teskecerdasan.com. Hasil dari tersebut berupa grafik yang telah dirangking berdasarkan metode Weighted Product (WP). Kata kunci – Multiple intelligence, weighted product, teskecerdasan
Analisis Kesalahan Siswa pada Penyelesaian Soal Cerita Berdasarkan Tahapan Newman Riski Nur Istiqomah Dinnullah; Eudesiana Noni; Sumadji Sumadji
Jurnal Tadris Matematika Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/jtm.2019.2.2.175-184

Abstract

This study aims to describe the analysis of student mistakes based on the stages of Newman in solving the Pythagorean theorem material story problems. This type of research is descriptive with a qualitative approach. The subjects of this study were students of class VIII A PGRI 6 SMP Malang, totaling 28 students in the 2018/2019 school year. Data analysis techniques include data reduction, data presentation and conclusion drawing. Meanwhile, checking the validity of the data using the technique of triangulation of sources in the form of in-depth interviews with 3 students of class VIII A selected based on high, medium, and low abilities. The results showed that at the stage of reading subject A5 made a mistake in question number 3. In the understanding stage, an error in problem number 1 was made by subjects A29, A7, A11, and A5, while error number 2 was subject A21, A7, and, which made a mistake in question number 3 namely, A6, A29, A7, and A5. At the transformation stage subjects A5, and A11 made mistakes on questions number 2 and 3. In the process skills stage subjects A5 made mistakes on questions number 2, and subjects A21, A6, A7, A11, and A5 made mistakes on questions number 3. Meanwhile , subjects who make mistakes at the writing stage of the final answer are A29, A7, A11, and A5.
SKEMA PENGIRIMAN SUSU DENGAN MENGGUNAKAN GRAF Riski Nur Istiqomah Dinnullah
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 4, No 2 (2018): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1084.73 KB) | DOI: 10.24853/fbc.4.2.123-130

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengkontruksikan model pengiriman susu. Penerapan graf digunakan untuk mengoptimalkan pengiriman susu sapi ke outlet dan industri pengolahan susu. Data yang digunakan adalah data numerik dan data deskripsi jadwal dan tempat pengiriman susu pada Koperasi Susu SAE Pujon yang dilakukan pada Bulan Mei 2017. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan graf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 2 truk yang digunakan untuk mengirimkan susu pada 6 outlet di area Malang dan Batu. Dari hasil simulasi diperoleh bahwa terdapat 9 model simulasi pada pengiriman susu yang dapat dilakukan agar tidak ada outlet yang terlewati.
Penerapan Mesin Pengaduk Yoghurt Sebagai Upaya Peningkatan Produksi Riski Nur Istiqomah Dinnullah; Shafiq Nurdin Nurdin
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 1 NOMOR 2 SEPTEMBER 2017 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.021 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v1i2.1635

Abstract

Selain memiliki manfaat yang lengkap sebagai minuman kesehatan, yoghurt memiliki harga yang terjangkau dan telah banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Banyak industri rumahan yang mulai tertarik untuk menjadikan yoghurt sebagai salah satu usaha alternatif. Beberapa UKM produksi yoghurt ini adalah UKM Yoghurt Yovita dan UKM Yoghurt Yosh yang menjadi mitra pada program ini. Pada kedua UKM tersebut masalah yang muncul adalah terbatasnya penggunaan mixer standar dalam proses pengadukan yoghurt sehingga menyebabkan kurang maksimalnya kuantitas produk yoghurt yang dihasilkan. Selanjutnya, tujuan dari program ini adalah menyelesaikan masalah produksi tersebut dengan dibuatkannya mesin pengaduk yoghurt otomatis dengan kapasitas yang lebih besar. Tahapan kegiatan pada program ini meliputi proses desain mesin, persiapan bahan dan alat, pelaksanaan workshop dan pendampingan pengoperasian dan perawatan mesin pengaduk yoghurt. Dari hasil kegiatan yang telah dilaksanakan terlihat bahwa mitra sangat antusias dalam mengikuti program tersebut. Hal ini dapat diketahui dari banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir dilaksanakannya program. Mitra juga lebih terampil dalam mengoperasikan mesin dengan didampingi oleh Tim Pelaksana Program. Melalui kegiatan ini, diharapkan kedepannya akan mampu membantu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan bagi para pemilik UKM tersebut.