ABSTRAK Penelitian lain menemukan 58,1% ibu hamil mengeluh nyeri punggung dengan rincian nyeri sedang (29,0%), nyeri ringan (22,6%), dan nyeri berat (6,5%). Perubahan selama kehamilan dapat memicu gangguan kenyamanan ibu hamilsalah satunya nyeri punggung. Akupresur merupakan cara penyembuhan yang menggunakan teknik penekanan dengan jari-jari pada titik akupunktur sebagai pengganti penusukan jarum pada sistim penyembuhan akupunktur.Terapi non-farmakologis lainnya yang dapat diberikan adalah effleurage massage, yang memberikan pijatan yang lembut, lambat dan tanpa gangguan di punggung ibu hamil sehingga dapat menyebabkan relaksasi dan mengurangi rasa sakit. Peran kader sangat diperlukan dalam mendekatkan upaya promotif dan preventif kepada masyarakat, utamanya terkait dengan upaya peningkatan status gizi masyarakat serta upaya kesehatan ibu dan anak untuk mengurangi angka kesakitan pada ibu hamil. Meningkatkan pengetahuan kader kesehatan dalam upaya mengurangi nyeri punggung ibu hamil melalui akupresur dan massage effleurage. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah intervensi edukasi kesehatan. Pengetahuan kader kesehatan tentang terapi komplementer akupresur dengan kategori baik yaitu 58,4% menjadi 100% dan pengetahuan kader kesehatan tentang terapi komplementer massage effleuragedengan kategori baik yaitu 91,7% menjadi 100%. Para kader kesehatan mampu memahami bahwa nyeri punggung merupakan keluhan umum yang sering dialami ibu hamil dapat diatasi melalui terapi komplementer akupresur dan massage effleurage. Kata Kunci: Akupresur, Massage Effleurage, Nyeri Punggung, Ibu Hamil. ABSTRACT Another study found that 58.1% of pregnant women complained of back pain with details of moderate pain (29.0%), mild pain (22.6%), and severe pain (6.5%). Changes during pregnancy can trigger discomfort in pregnant women, one of which is back pain. Acupressure is a healing method that uses a technique of pressing with fingers on acupuncture points as a substitute for needle insertion in the acupuncture healing system. Another non-pharmacological therapy that can be given is effleurage massage, which provides a gentle, slow and uninterrupted massage on the back of pregnant women so that it can cause relaxation and reduce pain. The role of cadres is very necessary in bringing promotive and preventive efforts closer to the community, especially related to efforts to improve the nutritional status of the community and maternal and child health efforts to reduce morbidity in pregnant women. To increase the knowledge of health cadres in efforts to reduce back pain in pregnant women through acupressure and effleurage massage. The community service method used in this activity was a health education intervention. Health cadres' knowledge of complementary acupressure therapy increased from 58.4% to 100%, and their knowledge of complementary effleurage massage therapy increased from 91.7% to 100%. Health cadres understood that back pain, a common complaint often experienced by pregnant women, can be addressed through complementary acupressure and effleurage massage therapies. Keywords: Acupressure, Effleurage Massage, Back Pain, Pregnant Women.