Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Mendorong Model Pertumbuhan Ekonomi Sirkular melalui Penerapan Pertanian-Peternakan Regeneratif di Desa Sendangsari dalam Upaya Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Alfian Helmi; Ari Wibowo; Tekad Urip Pambudi Sujarnoko
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol. 5 No. 3 (2023): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0503.644-649

Abstract

Berdasarkan masalah yang telah diuraikan, terdapat 3 rekomendasi utama untuk pemerintah Desa Sendangsari dalam untuk mengimplementasikan model ekonomi sirkuler dengan penerapan pertanianpeternakan regeneratif, yakni sebagai berikut: 1) Pemerintah Desa bersama dengan BUMDes, Kelompok Tani-Ternak dan Kelompok Perempuan perlu duduk bersama guna menentukan arah pengembangan desa dan pembagian peran masing-masing dalam rangka penerapan model ekonomi sirkuler pertanian-peternakan regeneratif. Pembagian peran ini juga bisa dilakukan dengan melibatkan INFID dan IPB sebagai mitra eksternal untuk peningkatan kapasitas SDM di masing-masing lembaga desa. 2) Peningkatan kapasitas SDM perlu terus dilakukan, misalnya dengan melakukan pelatihan manajemen bisnis pakan dan pembuatan pakan sistem silase berbahan dasar limbah hasil samping pertanian pada anggota BUMDes. Selain itu, pelatihan yang menyangkut aspek pemeliharaan, pencegahan dan pengobatan ternak juga perlu terus menerus dilakukan dengan disertai pendampingan intensif. Pelatihan pemanfaatan pupuk kandang dengan metode bokashi untuk melakukan optimasi dan percepatan dalam produksi pupuk juga penting untuk dilakukan. 3) BUMDes perlu segera menetapkan model bisnis yang akan dijalankan, tentunya dengan mengacu pada prinsip-prinsi penerapan model ekonomi sirkuler yang holistik dan integratif. Model bisnis ini juga bisa mengacu pada sistem canvas yang telah dijelaskan pada tulisan ini. BUMDes juga perlu mengganti orientasi sistem bisnis breeding dengan sistem penggemukan (fattening), serta mengganti ternak kambing dengan domba agar dapat melakukan optimasi luas kandang, tenaga kerja dan pasar untuk mendapatkan cash flow BUMDes yang sehat. 4) Dalam rangka menjamin akses pasar, BUMDes perlu menjalin kerjasama dengan off-taker inti dan meminta spesifikasi kebutuhan of taker inti. 5) Untuk mengatasi penyakit hewan yang sering terjadi di Desa Sendangsari, BUMDes juga perlu bekerjasama dengan Dinas setempat untuk membuka klinik online bagi petani peternak regeneratif.
Analisis Tingkat Partisipasi Masyarakat terhadap Keberlanjutan Ekosistem Mangrove di Muara Angke Nisa Alya Fadhila; Alfian Helmi
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 20, No 2 (2026)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v20i2.643

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan salah satu sumberdaya penting di kawasan pesisir dalam menjaga kondisi ekologis sekaligus bermanfaat dalam kelangsungan hidup manusia. Berbagai penelitian menyebutkan bahwa keterlibatan komunitas memiliki peran penting dalam mengelola sumberdaya lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji keterkaitan antara tingkat partisipasi anggota komunitas dengan persepsi keberlanjutan ekosistem mangrove pada dimensi ekonomi, ekologi dan, sosial. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui metode sensus kepada 32 responden dan dilengkapi dengan wawancara mendalam kepada informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi anggota komunitas secara keseluruhan mangrove berada pada kategori sedang hingga tinggi. Partisipasi anggota komunitas menunjukkan adanya keterkaitan dengan penilaian mereka terhadap keberlanjutan ekosistem mangrove, terutama pada dimensi ekologi dan sosial. Sementara itu, pada keberlanjutan dimensi ekonomi, tingkat partisipasi anggota komunitas belum sepenuhnya selaras dengan persepsi mereka terhadap manfaat ekonomi yang dirasakan.