Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Penentuan Faktor Keamanan Lereng Simpang Pasir di Kecamatan Palaran Dengan Metode Limit Equilibrium Yufita, Zaenul; Oktaviani, Revia; Hasan, Harjuni; Trides, Tommy; winarno, Agus
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v4i1.1127

Abstract

Kemantapan (stabilitas) lereng merupakan suatu faktor yang sangat penting dalam pekerjaan yang berhubungan dengan penggalian dan penimbunan tanah, batuan dan bahan galian, karena menyangkut persoalan keselamatan manusia (pekerja), keamanan peralatan serta kelancaran produksi. Tujuan penelitian yang dilakukan ini adalah ntuk mengetahui nilai kekuatan batuan lereng. Untuk mengetahui nilai faktor keamanan lereng. Metode yang digunakan dalam analisis kestabilan lereng adalah metode kesetimbangan batas (limit equilibrium). Analisis kestabilan lereng yang didasarkan pada konsep analisis kesetimbangan batas, yaitu dengan menghitung kesetimbangan statik dan mengabaikan adanya tegangan-regangan pada lereng. Dari Hasil penelitian yang telah dilakukan, untuk sifat fisik batuan didapatkan nilai bobot isi asli rata-rata yaitu 1.67 gr/cc. Untuk pengujian sifat mekanik didapatkan nilai kekuatan batuan yaitu 3.778 MPa. Nilai GSI yang diperoleh yaitu 63. Untuk Kriteria Keruntuhan Hoek-Brown didapatkan nilai mb yaitu 4.534, nilai s yaitu 0.016, dan nilai a yaitu 0.5. Analisis Faktor keamanan lereng dilakukan pada 3 section yaitu A-A’, B-B’ dan C-C, untuk nilai FK statis berturut-turut yaitu 5.218, 4.3 dan 4.674. Nilai FK statis pada kondisi jenuh berturut-turut yaitu 3.08, 1.858, dan 3.143. Untuk nilai FK dinamis beturut-turut yaitu 3.021, 2.185, dan2.677. Nilai FK dinamis pada kondisi jenuh berturut-turut yaitu 0.97, 0.467, dan 0.96. Nilai faktor keamanan lereng dinamis pada kondisi jenuh termasuk tidak aman. Sehingga diberikan rekomendasi geometri lereng yaitu tinggi bemch 5 m, lebar berm 3 m dengan kemiringan 45°.
Studi Pencampuran Batubara Beda Kualitas Untuk Memenuhi Permintaan Konsumen Pt. Multi Harapan Utama Riyan Pradika, Muhamad; Winarno, Agus; Trides, Tommy; Nugroh, Windhu; Juvensius Pontus, Albertus
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 8 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i8.500

Abstract

Multi Harapan Utama adalah salah satu perusahaan yang melakukan kegiatan blending batubara guna memenuhi permintaan konsumen, agar batubara yang dikirim sesuai dengan permintaan konsumen. Karena PT. Multi Harapan utama memiliki banyak lapisan (multi seam) sehingga kualitas batubaranya berbeda-beda, untuk itu perlu dilakukan sistem pencampuran yang terencana melalui presentase atas proporsi yang tepat agar dapat menghasilkan produk batubara yang sesuai dengan permintaan konsumen. Untuk mendapatkan hasil kuantitas masing-masing produk batubara dalam perencanaan blending, penulis menggunakan metode pemrograman linear dengan fitur solver yang ada di microsoft excel. Adapun rumus blending yang digunakan adalah menggunakan rumus Weighting Factor untuk mendapat hasil kualitas ketersediaan batubara pada masing-masing port dan hasil akhir blending. Untuk mengetahui ketidaksesuaian peneliti melakukan analisa data rencana dan aktual dan analisa kelapangan. Hasil penelitian didapatkan hasil akhir rencana untuk permintaan konsumen dari pemrograman linear pada solver yaitu, 71.800 ton dengan kualitas TS 0,78 % (ad) dan CV 5580 kcal/kg (ar). Untuk hasil aktual yaitu, 71.864 ton dengan kualitas TS 0,72 % (ad) dan CV 5503 kcal/kg (ar). Hasil dari analisa ketidaksesuaian kualitas batubara yaitu terdapatnya genangan air di ROM yang mengakibatkan kenaikan total moisture, terbawa nya material kedalam feeder yang mengakibatkan kenaikan ash, ketidaksengajaan tercampurnya produk lain di ROM yang mengakibatkan ketidaksesuaian terhadap kualiatas (TM, Ash, TS dan CV), dan kenaikan TM yang berpengaruh terhadap nilai kalori.
Analisis Pengaruh Muatan Bahan Peledak Dan Delay Peledakan Terhadap Tingkat Getaran Tanah Pada Aktifitas Peledakan Kasbillah, Kasbillah; Winarno, Agus; Litha Respati, Lucia; Oktaviani, Revia; Trides, Tommy
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 9 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i9.516

Abstract

Kegiatan peledakan yang dilakukan pada aktivitas penambangan selalu menghasilkan efek yang akan berdampak bagi area sekitar dari lokasi peledakan, dari beberapa efek-efek peledakan yang ada salah satunya adalah getaran tanah, sehingga pada lokasi penelitian di Pit Jongkang yang dekat dengan perkampungan dengan jarak kurang lebih 300-400m sangat penting dilakukan pengukuran tingkat getaran yang mengarah ke perkampungan sehingga didapatkan hasil getaran yang ditimbulkan dari hasil proses peledakan yang dilakukan. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu diawali dengan studi literatur mengenai beberapa sumber yang membahas tentang tema yang akan diambil dalam penelitian dilanjutkan dengan observasi lapangan dengan tujuan untuk mengetahui lokasi mana yang cocok sebagai bahan penelitian dan pengambilan data selanjutnya yang dibutuhkan dalam pengolahan data nantinya. Data nilai PPV aktual yang di dapatkan dari hasil pengukuran getaran tanah adalah 1 mm/s, 1,5 mm/s, 1,66 mm/s, 0,71 mm/s, 1,44 mm/s, 0,91 mm/s, 1,7 mm/s, 0,46 mm/s, 1,1 mm/s, 0,7 mm/s, 0,54 mm/s, 1,7 mm/s, 0,48 mm/s, 0,6 mm/s, 1,3 mm/s, dan 1,56 mm/s. Berdasarkan hasil analisis yang didapatkan bahwa pada lokasi penelitian tidak menumukan adanya getaran tanah yang melebihi ketetapan Perusahaan yaitu 2 mm/s, maka dari itu untuk jumlah muatan bahan peledak yang direkomendasikan yaitu jumlah muatan maksimim bahan peledak agar getaran yang di timbulkan tidak melebihi standar PPV. maka untuk jumlah isian maksimum bahan peledak yang sesuai dengan standar PPV tersebut adalah pada jarak 300 m, 400 m, dan 500 m sebesar 31 kg, 55 kg, dan 86 kg perlubangnya. Dengan penggunaan surface delay yang direkomendasikan yaitu pasangan surface delay 42 ms dan 67 ms pada pola rangkaian echelon cut, karena sedikit mengefisiensikan waktu dan PPV yang dihasilkan tidak melebihi dari 2 mm/s.
Perhitungan Volume Overburden Menggunakan Metode Cut And Fill Di Pit P Pt. Coalindo Adhi Perkasa Sub Pt. International Prima Coal, Samarinda, Kalimantan Timur Satriana Aulia, Andi; Magdalena, Henny; Litha Respati, Lucia; Winarno, Agus; Hasan, Harjuni
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 9 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i9.517

Abstract

PT. Coalindo Adhi Perkasa atau biasa disebut PT. CAP merupakan salah satu jasa kontraktor penambangan yang berlokasi di Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. PT. CAP bertanggung jawab untuk penggalian material overburden di area konsesi penambangan PT. International Prima Coal. Dalam kegiatan penambangan diperlukan tim Survey pada tahap eksploitasi yaitu guna mengetahui progres kemajuan tambang (mine progress) dalam kurun waktu yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Kegiatan pengukuran dilakukan menggunakan peralatan Survey yang kemudian datanya diolah dengan software tertentu, untuk kemudian hasil perhitungan volume cutting out dijadikan sebagai acuan dalam kontrol volume atau pembayaran jasa perusahaan kontraktor. Perhitungan volume overburden dilakukan untuk mengetahui jumlah cutting out volume yang telah didapat dalam waktu tertentu. Penelitian ini berfungsi untuk mengetahui tahapan dalam melakukan perhitungan volume survey menggunakan metode cut and fill dan pengambilan data dilapangan. Namun terdapat kendala yang bisa terjadi sehingga menyebabkan perhitungan volume tidak akurat yaitu seperti pengambilan titik pengukuran yang berada pada genangan air setelah hujan hanya bisa dilakukan di area sekitar genangan yang menyebabkan elevasi titik pengukuran tidak akurat
Studi Kehilangan Batubara Dari Stockpile Ke Tongkang Di Pt. Indochin Resources Kecamatan Palaran Samarinda Provinsi Kalimantan Timur Bandaso, Surya; Winarno, Agus; Hasan, Harjuni; Lhita Respati, Lucia; Magdalena, Henny
Journal of Comprehensive Science Vol. 2 No. 11 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v2i11.543

Abstract

Kehilangan Batubara merupakan proses hilangnya batubara yang terjadi pada saat proses pengangkutan berlangsung sampai pada saat pengiriman batubara ke tujuan. Menghitung tonase pemuatan awal di stockpile sampai akhir di tongkang dan kehilangan batubara, menganalisis faktor-faktor terjadinya loses batubara pada saat proses pemuatan dan mengkaji upaya yang dilakukan untuk mengurangi loses batubara. Pada metode kuantitatif digunakan dengan menganalisis dan melakukan kajian penelitian, terutama mengenai penelitian kehilangan batubara yang sudah dilakukan.Hasil total kehilangan 758,20 MT dengan perolehan coal recovery 98 % dan persentase kehilangan yaitu 2%. Faktor penyebab kehilangan batubara yakni batubara terkontamianasi deangan air pada stockpile, kondisi lantai dasar stockpile yang tidak rata dan tidak adanya drainase saluran air, penumpukan batubara di hooper pada crusher yang berlebihan, penyiraman air pada belt conveyer untuk mengurangi debu beterbangan. Upaya Pencegahan Kehilangan batubara yaitu pengawasan koordinator manajemen dilapangan, pembuatan drainase saluran air, melakukan upaya untuk menjaga kualitas mineral dan batubara yang ditumpuk, menyediakan jarak antar tumpukan dan tanggul pembatas, perataan tanah dan lapisan lantai stockpile dengan motor grader yang tepat.
Perbandingan Volume Overburden Berdasarkan Data Survey Dan Truck Count Di Pt Alam Karya Gemilang Kecamatan Muara Badak Permadi, Singgih; Magdalena, Henny; Hasan , Harjuni; Winarno, Agus; Nugroho, Windhu
Journal of Comprehensive Science Vol. 3 No. 1 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v3i1.598

Abstract

Perbandingan volume overburden ini digunakan sebagai acuan dalam evaluasi terhadap kinerja dari berbagai pihak terkait, karena hasil antara volume overburden yang telah dikupas (truck count) dengan volume menggunakan sistem komputerisasi (data progres) selalu berbeda. Oleh karena itu, dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat membantu untuk mengevaluasi pengupasan lapisan penutup. Penelitian ini dilakukan di PT. Alam Karya Gemilang Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartenegara, Propinsi Kalimantan Timur. Pengerjaan perhitungan volume overburden dengan metode Triangulasi yang pengolahannya dibantu dengan program berbasis komputerisasi serta perbandingan dengan data produksi (truck count)Total volume overburden yang telah dikupas pada periode Desember 2022 yaitu berdasarkan data truck count sebesar 485,198.12BCM. Dan berdasarkan data survey progress sebesar 480,099.59 BCM. Selisih dari data truck count dengan data survey progress sebesar -5,098.53 BCM dengan persentase sebesar -1.06% yang artinya nilai volume truck count lebih besar daripada volume survey.
Rancang Bangun System Informasi Pelayanan Dan Konsultasi Berbasis Web Menggunakan Model Waterfall (Studi Kasus : Klinik Pratama dr.JO) Winarno, Agus; Zakaria, Hadi; Udin Zaelani, Achmad; Ardhiansyah, Maulana
BINER : Jurnal Ilmu Komputer, Teknik dan Multimedia Vol. 1 No. 4 (2023): BINER : Jurnal Ilmu Komputer, Teknik dan Multimedia
Publisher : CV. Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dr.Jo’s clinic for beauty and aesthetics who had a concern for excellent services. The services that customers choose one is beauty service, mostly in a month there’s 4500 patience who using the clinic’s services. For using the services of this clinic, patients have to register for the first place, in this case, there are usually people gonna make a line and waiting too long. This problem also happened because the patient didn’t know the schedule of the doctor in charge for that day. For the solutions, clinics need an Information System Service based on WEB using a PHP Program and MY SQL Database. With the information system Service, clinics could avoid the line case when doing registration on the spot because the data was recorded before using online registration. With Information System Service, we avoiding the line of registration and the patient can check the doctor’s schedule, and the patient could arrange the meeting properly and having a consul hour following their schedule.
PEMANFAATAN KULIT SINGKONG GUNA MENURUNKAN pH DAN KADAR Fe Mn PADA AIR ASAM TAMBANG PADA PT ANUGERAH KRIDA UTAMA KALIMANTAN TIMUR Mutiara Eli; Magdalena, Henny; Nugroho, Windhu; Devi, Shalaho Dina; Winarno, Agus
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i1.2372

Abstract

Air asam tambang (AAT) adalah air pada kegiatan penambangan atau pengolahan yang bersifat asam atau memiliki keasaman tinggi dan terbentuk sebagai akibat teroksidasinya mineral sulfida disertai keberadaan air. Sumber keasaman adalah mineral sulfida yang dapat teroksidasi. Sumber pengoksidasian yang utama adalah oksigen dalam udara. Air merupakan salah satu reaktan dalam proses pembentukan AAT dan juga sebagai media yang “mencuci” atau melarutkan hasil oksidasi. Sumber air dapat berupa air limpasan hujan atau air tanah atau air proses untuk kasus tailing. Jenis penelitian ini, merupakan jenis penelitian evaluasi dari segi metodenya yang bertujuan untuk mencari, menghitung, menganalisis, dan memberikan solusi berupa evaluasi agar tercapai hal-hal yang semestinya atau sesuai dengan standar yang berlaku. hasil uji menunjukkan bahwa arang aktif tanpa aktivasi kimia lebih memiliki kapasitas adsorpsi yang tinggi dibanding dengan arang aktif aktivasi terhadap konsentrasi logam Fe dimana hasil terbaik yaitu pada menit 30 dengan kapasitas adsorpsi 14,2589 mg/g dan waktu mempengaruhi kapasitas absorbsi pada arang aktif aktivasi kimia dengan lama waktu yang digunakan maka kapasitas adsorpsi semakin meningkat pula. Dan kapasitas absorbsi pada arang aktif tanpa aktivasi kimia memiliki kemampuan adsorpsi yang lebih baik dibandingkan dengan kapasitas adsorpsi arang aktif aktivasi terhadap konsentrasi logam Mn dimana hasil terbaik yaitu pada menit 90 dengan kapasitas adsorpsi yaitu 5,4714 mg/g. Kata Kunci : Pemanfaatan, pH dan kadar Fe Mn, Asam Tambang.
Peningkatan Pengetahuan Remaja untuk Mendukung Kelurahan Mojosongo menjadi Desa Bersinar Megasari, Anis Laela; Winarno, Agus; Cahyani, Nurfadila
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i10.16741

Abstract

ABSTRAK  Tingginya angka penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja masih menjadi tantangan besar bagi pemerintah. Kurangnya pemahaman tentang bahaya narkoba menjadi salah satu alas an masih banyaknya kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Tujuan kegiatan ini yaitu meningkatkan pengetahuan remaja terkait bahaya narkoba dan mendukung rpgram pemerintah dalam mewujudkan desar bersih dari narkoba (bersinar). Metode penyuluhan dipilih sebagai pendekatan utama dalam program pengabdian masyarakat ini. Sasaran kegiatan ini adalah remaja di kelurahan Mojosongo, Kota Surakarta. Peningkatan pengetahuan diukur menggunakan kuesioner berupa sepuluh pertanyaan pilihan ganda yang diberikan sebelum dan setelah kegiatan penyuluhan. Skor pengetahuan diukur dari total skor benar, dengan nilai terendah 0 dan nilai tertinggi 10. Pengumpulan kuesioner didapatkan hasil bahwa peserta menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja tentang bahaya narkoba. Hal ini didukung dengan adanya peningkatan rerata skor pengetahuan peserta setelah dilakukan penyuluhan sebesar 23, dengan rerata skor pretest 66 dan rerata skor posttest sebesar 90. Adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan penyuluhan diharapkan dapat merubah pola pikir dan sikap terhadap narkoba. Selain itu, adanya peningkatan pengetahuan diharapkan peserta dapat menjadi agen perubahan dalam komunitas mereka dan mendukung mewujudkan Kelurahan Mojosongo sebagai desa bersinar. Kata Kunci: Desa Bersih Narkoba, Pengetahuan, Penyuluhan, Remaja  ABSTRACT The high rate of drug abuse among teenagers is still a big challenge for the government. Lack of understanding about the dangers of drugs is one of the reasons why there are still so many cases of drug abuse among teenagers. The aim of this activity is to increase teenagers' knowledge regarding the dangers of drugs and support the government's program in realizing a clean village from drugs (shining). The extension method was chosen as the main approach in this community service program. The target of this activity is teenagers in Mojosongo sub-district, Surakarta City. Increased knowledge was measured using a questionnaire in the form of ten multiple choice questions given before and after the extension activities. The knowledge score is measured from the total correct score, with the lowest value being 0 and the highest value being 10. The results from collecting questionnaires showed that participants showed an increase in teenagers' knowledge about the dangers of drugs. This is supported by an increase in the average knowledge score of participants after the counseling was 23.3, with an average pretest score of 66.7 and an average posttest score of 90. The increase in participants' knowledge after being given the counseling is expected to change thought patterns and attitudes towards drugs. Apart from that, with increased knowledge, it is hoped that participants can become agents of change in their community and support the realization of Mojosongo Village as a shining village. Keywords: Drug-Free Village, Counseling, Knowledge, Youth
KAJIAN PENDAHULUAN PENYEDIAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR BERSIH SEBAGAI SARANA PENUNJANG AGROWISATA KAMPOENG SAWAH ZWAGERI BORNEO Meicahayanti, Ika; Ermawati Rahayu, Dwi; Sukmono, Yudi; Winarno, Agus; Stefanny Malenge, Marieke; Jamayam Rifani, Arizaldi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4650-4659

Abstract

Kampoeng Sawah Zwageri Borneo merupakan tempat wisata yang berada di Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara. Luasnya lahan pertanian menjadikan desa ini memiliki potensi pengembangan agrowisata. Pengembangan agrowisata dilakukan oleh kelompok sadar wisata (pokdarwis) yang dibentuk oleh masyarakat desa. Dalam pengembangan pariwisata, unsur penting yang perlu diperhatikan adalah sarana dan prasarana yang memadai untuk memenuhi kebutuhan wisatawan. Salah satunya adalah sarana prasarana penyediaan air bersih. Kampoeng Sawah Zwageri Borneo memiliki potensi sumber air baku berupa kolam bekas tambang, dimana untuk pemanfaatannya perlu dilakukan kajian pendahuluan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air kolam bekas tambang dan menganalisis kebutuhan air bersih, serta memberikan rekomendasi perencanaan instalasi pengolahan air bersih. Kegiatan dilakukan melalui tahapan observasi dan wawancara; evaluasi kualitas sumber air; analisis kebutuhan air; serta rekomendasi penyediaan air bersih. Observasi dan wawancara dilakukan di lokasi wisata dengan anggota pokdarwis, serta masyarakat sekitar. Kualitas sumber air baku dianalisis terhadap parameter pH, kekeruhan, Fe, Mn, dan zat organik. Hasil analisis kualitas sumber air baku diketahui bahwa hanya nilai pH yang memenuhi, sedangkan parameter lainnya belum memenuhi standar air bersih sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No.2 Tahun 2023. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara diketahui kebutuhan air Kampoeng Sawah Zwageri Borneo sebesar 33,34 m3/hari. Rekomendasi perencanaan instalasi pengolahan air disampaikan kepada pihak pokdarwis dalam diskusi terarah dengan rencana teknologi berupa roughing filter, tray aerator, serta filtrasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan dilanjutkan untuk perencanaan dan pengadaan sarana instalasi pengolahan air bersih untuk menunjang kegiatan wisata Kampoeng Sawah Zwageri Borneo dan penduduk di sekitarnya.