Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT DISINTEGRASI BATULANAU BERDASARKAN PENGUJIAN SLAKING INDEX DI KOTA SAMARINDA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR: ANALYSIS OF THE DISINTEGRATION RATE OF BATULANAU BASED ON THE SLAKING INDEX TEST IN SAMARINDA CITY, EAST KALIMANTAN PROVINCE Situmorang, Ardo P; Oktaviani, Revia; Dina Devi, Shalaho; Winarno, Agus; Juvensius Pontus, Albert
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 23 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v23i2.10525

Abstract

Slaking is a rock behavior which when in direct contact with water and temperature often causes the destruction of particles, cracks and peeling of the surface layer of rock within a certain time. The purpose of this test was to observe the weathering and breakdown reactions of siltstone samples immersed in water in the Pulaubalang Formation and the Balikpapan Formation in the City of Samarinda, East Kalimantan Province. The research method was carried out quantitatively which produced values ​​which became the basis for determining the classification of the level of destruction of Batulanau. The siltstone samples will be classified at each level of destruction according to the level which is divided into 5 classes. From the results of testing 12 siltstone samples, the values ​​for the level of destruction 1 and 2 were obtained. Where the classification level of destruction 1 and 2 means that the rock samples tested experienced a fairly low level of disintegration or destruction due to the water immersion and drying processes. Keywords: Siltstone, Slaking Index, Disintegration Rate  
Pembuatan Jurnal Untuk Meningkatkan Kompetensi Riset Di SMA Negeri 3, Semarang Gamayanto, Indra; Wibowo, Sasono; Novianto, Sendi; Zami, Farrikh Al; Sundjaja, Arta Moro; Sirait, Tamsir Hasudungan; Haryanto, Hanny; Winarno, Agus
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v7i3.2356

Abstract

Penelitian merupakan hal fundamental dalam pengembangan masa depan inovasi. Oleh karena itu, sangat penting untuk dipahami bahwa dengan melakukan penelitian maka perubahan akan dapat terjadi. Pada pengabdian masyarakat ini, kami menghadirkan jurnal khusus untuk SMA Negeri 3, Semarang, dimana hal ini akan sangat berguna untuk sebagai wadah utama dalam mempresentasikan hasil karya guru dan siswa. Hal ini harus dipublikasikan karena akan dapat menambah wawasan masyarakat, pengembangan inovasi dan juga dapat diterapkan dalam berbagai lini riset yang lebih tinggi. Selain itu, hal ini akan dapat membuat sekolah lain dapat belajar dan memungkinkan kerjasama riset yang lebih dalam. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah guru dan siswa akan memiliki wadah untuk mempublikasikan penelitiannya, mengembangkan inovasi menjadi lebih dalam dan dapat ditingkatkannya kreativitas. Ini sangat bermanfaat karena akan dapat menghadapi era persaingan dalam pengembangan inovasi, riset dan pengembangan lainnya. Oleh karena itu, jurnal ini perlu dikembangkan lebih jauh agar dapat menghasilkan sesuatu yang lebih inovatif.
Analisis Pengaruh Kenaikan Temperatur Batubara Sebagai Indikator Awal Terjadinya Swabakar (Spontaneous Combustion) Di Product Coal Stockpile Pada Pt. Mahakam Sumber Jaya Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur Yolanda, Agnes; Nugroho, Windhu; Pontus, Albertus Juvensius; Winarno, Agus; Trides, Tommy
JURNAL TEKNOLOGI MINERAL FT UNMUL Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL Desember 2024
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtm.v12i2.17815

Abstract

Swabakar atau self-combustion pada batubara terjadi karena beberapa faktor, salah satunya adalah pada saat penyimpanan batubara di area stockpile, batubara akan kontak dengan udara maka akan terjadi oksidasi antara kandungan ini dengan oksigen, semakin lama batubara tertimbun akan semakin banyak panas yang tersimpan di dalam timbunan, karena volume udara yang terkandung di dalam timbunan semakin besar sehingga kecepatan oksidasi semakin tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh kenaikan temperatur batubara terhadap potensi terjadinya swabakar karena apabila suhu batubara terus meningkat yang disebabkan oleh self-heating akan mengakibatkan pembakaran spontan batubara yang sangat tidak diinginkan karena pastinya akan merugikan. Pengamatan dilakukan sebanyak 11 hari untuk mengetahui pengaruh dimensi timbunan terhadap kenaikan suhu batubara di product coal stockpile dan untuk mengetahui pengaruh lama penimbunan batubara terhadap kenaikan temperatur suhu batubara dengan menggunakan gabungan antara teori dengan data-data yang akan diambil di lapangan.. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa titik yang mengalami swabakar yaitu di ketinggian 4,5 meter di arah selatan dengan kelipatan kenaikan temperatur yang cukup signifikan, serta disebabkan oleh arah angin dominan dari sebelah selatan-utara, umur timbunan sebelum dilakukan pengukuran suhu lebih dari 1 bulan. Sehingga pada saat dilakukan pengukuran, suhu batubara cepat meningkat dikarenakan batubara sudah lama terkontaminasi dengan udara dan panas sehingga mencapai titik terbakar batubara mencapai 542°C.
Pendekatan Machine Learning dengan Teknik Stacking untuk Memprediksi Kualitas Air MinumPendekatan Machine Learning dengan Teknik Stacking untuk Memprediksi Kualitas Air Minum D, Ishak Bintang; Andono, Pulung Nurtantio; Pramunendar, Ricardus Anggi; Winarno, Agus; Darmawan, Aditya Aqil
Building of Informatics, Technology and Science (BITS) Vol 6 No 4 (2025): March 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/bits.v6i4.7014

Abstract

Safe drinking water quality is essential for public health, yet environmental pollution has significantly degraded its quality. Manual methods such as WQI and STORET are inefficient, prompting this study to propose a machine learning-based classification system for more accurate water potability assessment. The Water Potability dataset from Kaggle is used, consisting of 3,276 samples with nine key parameters. The preprocessing stage includes data imputation, normalization, feature engineering, and oversampling with SMOTE. The applied models include LGBM, Random Forest, GBM, and XGBoost, optimized using Bayesian techniques and stacking ensemble to enhance accuracy. Results show that the stacking ensemble achieves an accuracy of 85.38%, precision of 88.02%, recall of 85.38%, and F1-score of 85.23%, outperforming individual models. This system enables real-time water quality monitoring with faster and more accurate results, supporting decision-making in sanitation policies and clean water availability.
Klasifikasi Kelayakan Air Minum Mengkombinasikan Algoritma Random Forest dengan Teknik Optimasi Bayesian Darmawan, Aditya Aqil; D, Ishak Bintang; Astuti, Yani Parti; Winarno, Agus
Building of Informatics, Technology and Science (BITS) Vol 6 No 4 (2025): March 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/bits.v6i4.7055

Abstract

The quality of clean and safe drinking water is crucial for public health; however, environmental pollution from industrial waste, domestic waste, and urbanization has significantly deteriorated water quality. Manual methods for water quality analysis, such as the Water Quality Index (WQI) and STORET, have limitations in efficiency and accuracy. Therefore, this study proposes a machine learning-based classification system to determine the potability of drinking water more accurately and efficiently. The Water Potability dataset from Kaggle, consisting of 3,276 samples with nine key parameters, was used in this research. Initial analysis showed that most features had a nearly normal distribution, although some variables, such as Solids and Conductivity, exhibited right-skewness due to extreme values. Correlation analysis revealed no significant linear relationships between water quality parameters. The preprocessing stage included missing data imputation using the mean method, normalization, feature engineering, and oversampling with SMOTE to address class imbalance. The machine learning models used in this study include LightGBM, Random Forest, XGBoost, and CatBoost, with model optimization performed using Bayesian Search CV, which improved performance, particularly for Random Forest. Experimental results showed that the optimized Random Forest model achieved the best performance with an accuracy of 85.38%, precision of 85.86%, recall of 85.38%, and an F1-score of 85.37%. However, some misclassifications remained, especially in detecting potable water samples, indicating that ensemble learning methods can be effectively used to evaluate drinking water potability.
EVALUASI COAL RECOVERY PADA KEGIATAN PENAMBANGAN DARI PIT A MENUJU STOCKPILE DI PT. X (EVALUATION OF COAL RECOVERY IN MINING ACTIVITIES FROM PIT A TO STOCKPILE AT PT. X) Azzahra, Siti Maghfirah; Hasan, Harjuni; Oktaviani, Revia; Winarno, Agus; Respati, Lucia Litha
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 3 No. 4 (2022): April
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v3i4.1138

Abstract

Several coal companies apply a minimum target of coal recovery. Coal recovery is a comparison between the actual tonnage of coal production based on the data from the weighbridge and the coal tonnage as a result of survey measurements expressed as a percentage. The greater the coal recovery more effective the coal was mined. Loss of coal during the mining process was unavoidable. However, if the cause is known in detail, the amount of loss can be minimized by making efforts to repair the existing causes and can increase the value of coal recovery and the utilization of coal reserves owned by the company. There are 30 coal mining data. 19 of them still had a coal recovery below 96% with a total tonnage loss of 1.485,97 tonnes. There are 6 activity criteria that cause coal recovery, including the coal getting less than optimal and still leaves coal on front which accounts for 47,45% of the total loss, coal used as road coating accounts for 5,67%, survey measurement data is less representative the appearance of coal shapes accounted for 2,48%, errors naming on coal haulage coupons accounted for 9,77%, waterlogged fronts accounted for 29,64%, and recleaning accounted for 5,01% of the total tonnage loss.
RENCANA PENAMBANGAN BATUBARA TRIWULAN PADA CV. KUTAI KUMALA ENERGY KECAMATAN LOA KULU, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR : QUARTERLY COAL MINING PLAN AT CV. KUTAI KUMALA ENERGY LOA KULU DISTRICT, KUTAI KARTANEGARA REGENCY, EAST KALIMAN Zwageri, Rizky; Devy, Shalaho Dina; Nugroho, Windhu; Winarno, Agus; Magdalena, Henny
Journal Transformation of Mandalika, e-ISSN: 2745-5882, p-ISSN: 2962-2956 Vol. 3 No. 5 (2022): Mei
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jtm.v3i5.1182

Abstract

Mining design is part of the planning stages of mining as a very important factor is determined before the actual mining plan begins. CV. Kutai Kumala Energy is a company engaged in coal mining which has a Mining Business License located in Loa Kulu District, Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan Province. On CV. Kutai Kumala Energy pit BC was calculated with the aim of meeting the overburden of 5,095,565.38 BCM and the coal stripping target of 673,541.31 MT. In determining production targets for 1 year and in accordance with the capabilities of the tools at the research location.
Pelatihan Desainer Grafis Junior Pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kendal Hendriyanto, Novi; Winarno, Agus; Irawan, Candra; Budiman, Fikri; Sugiarto, Edi
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v8i3.3009

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kendal dengan fokus pada peningkatan kompetensi siswa jurusan Desain Komunikasi Visual melalui pelatihan Desainer Grafis Junior. Kegiatan dirancang untuk mengembangkan keterampilan teknis dalam pengoperasian perangkat lunak desain profesional (CorelDraw dan Adobe Photoshop) serta memperdalam pemahaman prinsip desain visual. Pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pemberian pelatihan secara bertahap, dan evaluasi capaian melalui pre-test dan post-test. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan luaran berupa karya desain grafis, video pembelajaran, serta pendaftaran hak kekayaan intelektual.  
Pelatihan Penerapan Trigger dan Stored Procedure Database Pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Semarang Winarno, Agus; Erawan, Lalang; Irawan, Candra; Muslih, Muslih; Suharnawi, Suharnawi; Arifin, Zaenal; Fahmi, Amiq
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 3 (2025): Vol 8, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v8i3.3021

Abstract

SMK Negeri 2 Semarang yang berdiri sejak tahun 1951 terus beradaptasi untuk memenuhi tuntutan dunia industri, salah satunya dengan meningkatkan kompetensi siswa melalui Uji Kompetensi Keahlian (UKK). Salah satu tantangan yang dihadapi adalah masih terbatasnya pemahaman guru dan siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) mengenai pemanfaatan trigger dan stored procedure dalam pengelolaan basis data untuk efisiensi, keamanan, dan otomasi sistem informasi. Metode pelaksanaan pelatihan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman yang signifikan. Pemahaman awal terhadap materi pelatihan berkisar antara 12,5% sampai dengan 37,5%. Setelah mengikuti pelatihan, baik guru maupun siswa menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman sebesar 100%. Hasil penilaian menunjukkan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan siswa dalam pengelolaan basis data khususnya trigger dan stored procedure . Simpulan dari pelatihan ini adalah keberhasilannya dalam menjembatani kesenjangan pengetahuan dan mendukung kesiapan siswa dalam memasuki dunia kerja industri.
Analisis Kestabilan Lereng Penambangan Ex Disposal Cv Gudang Hitam Prima Kecamatan Sanga Sanga Kabupaten Kutai Kartanegara Shalizam, Shalizam; Trides, Tommy; Juvensius Pontus, Albertus; Oktaviani, Revia; Winarno, Agus
Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v2i2.66

Abstract

Kegiatan penambangan terbuka tidak lepas dari lereng tambang. Lereng tambang tidak lepas dari faktor keamanan. Untuk menentukan faktor keamanan digunakan metode kesetimbangan batas yaitu Morgenstern-Price dengan simulasi Monte-Carlo dengan dua kondisi, yaitu statis dan dinamis. Dari 3 section yang telah di analisis didapatkan 2 section yang tidak aman, yaitu pada section A-A’ dengan nilai FK pada kondisi statis untuk lereng utara sebesar 0,599 dengan PK 83,1% dan dalam kondisi dinamis FK sebesar 0,360 dengan nilai PK 93,1%, lereng selatan dengan nilai FK dalam kondisi statis sebesar 1,29 dengan PK 35,4% dan kondisi dinamis FK 0,662 dengan PK 76,5%. Section E-E’ pada lereng sisi utara didapatkan FK kondisi statis 1,3 dengan nilai PK 12,9% dan dalam kondisi dinamis dengan nilai FK 1,2 dan nilai PK 26,1%. Dari hasil analisis tersebut kemudian dilakukan redesign goemetri lereng agar mendapatkan lereng yang stabil. Hasil redesign geometri setelah dilakukan simulasi, didapatkan geometri lereng overall sisi selatan yang stabil dengan tinggi lereng overall 88 m, sudut overall 40° dengan FK statis 1,8 dengan PK 0,1% dan FK dinamis 1,8 dengan PK 0,0%. dan lereng sisi utara dengan tinggi overall 118 m dengan sudut overall 35° dengan FK statis 1,5 dengan PK 0,4% dan FK dinamis 2,0 dengan PK 0,3%.