Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Media Smart Box terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris Materi “Telling Time” Siswa Kelas IV SDN Bulak Banteng 1/263 Surabaya Fadila, Marshanda Nur; Rozie, Fachrur
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 3 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i3.1350

Abstract

This research aims to determine the impact of implementing Smart Box as learning media in English lessons, specifically on the topic of Telling Time. The research design used is a One Group Pretest-Posttest, utilizing a quantitative research approach. Data analysis used the normality test, N Gain test and t test (t test) with the help of SPSS 23. The research results showed that there was an increase in student learning outcomes using Smart Box media in learning English. This is proven by the increase in the average pretest and posttest results. In the pretest, students got an average score of 51.20 and in the posttest they got a score of 82.58. The increase can also be seen from the results of hypothesis testing, namely obtained t = 14.515 and t table 2.048 showing a significant influence so that ha is accepted
Analisis Faktor penyebab Kesulitan Membaca Permulaan Siswa Kelas III di SDN Telang 1 Ummah, Nabila Wardatul; Zuhdi, Fiki Riehaz; Fairus, Fairus; Rozie, Fachrur; Andini, Nur
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3797

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa kelas III di SDN Telang 1. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang menghambat kemampuan membaca permulaan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan instrumen penelitian berupa pedoman wawancara dan lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuh dari dua puluh tujuh siswa masih belum mampu membaca dengan lancar, bahkan beberapa di antaranya belum mengenal huruf. Faktor penghambat utama berasal dari rendahnya motivasi belajar siswa serta kurangnya pendampingan dari orang tua di rumah. Meskipun sarana dan prasarana sekolah sudah memadai, upaya peningkatan kemampuan membaca belum berjalan optimal karena siswa belum memiliki kemauan belajar yang kuat. Penelitian ini berimplikasi pada perlunya program pembelajaran remedial, peningkatan motivasi belajar, serta kerja sama antara guru dan orang tua untuk membantu siswa mengatasi kesulitan membaca permulaan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1 MELALUI MEDIA SUKU KATA BERGAMBAR SDN TELANG Muhajiroh, Siti; Ruwaida, Mediana; Ramadhani, Annisa Aditya; Rozie, Fachrur; Andini, Fika Nur
Renjana Pendidikan Dasar Vol 5 No 4 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN Telang 1 melalui penggunaan media suku kata bergambar. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kolaboratif, di mana peneliti dan guru bekerja sama mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, hingga refleksi kegiatan pembelajaran. Kegiatan penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari empat tahap meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah 23 siswa kelas I. Data dikumpulkan melalui observasi, tes membaca, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa setelah penerapan media suku kata bergambar. Pada kondisi awal, hanya 35% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Setelah tindakan pada siklus I, persentase ketuntasan meningkat menjadi 52%, dan pada siklus II naik lagi menjadi 83%. Media suku kata bergambar terbukti membantu siswa lebih mudah mengenal huruf, suku kata, dan kata melalui tampilan visual yang menarik dan sesuai konteks. Dengan demikian, penggunaan media ini dapat menjadi salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I.