Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pemanfaatan limbah kulit pisang kepok sebagai sumber prebiotik alami terhadap pertumbuhan Lactobacillus plantarum secara in vitro Hariani, Hariani; Jamilah, Jamilah; Nur, Fatmawati; Masri, Mashuri; Hafsan, Hafsan
Teknosains Vol 20 No 1 (2026): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v20i1.67043

Abstract

Kulit pisang kepok (Musa paradisiaca var. balbisiana) merupakan biomassa agro-industri yang melimpah dengan potensi aplikasi sebagai sumber prebiotik alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi ekstrak kulit pisang sebagai substrat prebiotik dalam mendukung pertumbuhan Lactobacillus plantarum pada kondisi in vitro. Ekstrak disiapkan menggunakan metode dekoksi dan diinkorporasikan ke dalam media pertumbuhan bakteri. Parameter pertumbuhan yang diamati meliputi kerapatan optik (OD), jumlah sel hidup (CFU/mL), pH, laju pertumbuhan spesifik (μ), dan waktu generasi (gt) selama 48 jam inkubasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak kulit pisang berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan Lactobacillus plantarum. Perlakuan menggunakan kulit pisang matang memberikan kinerja paling optimal, ditandai dengan nilai OD lebih tinggi, jumlah sel hidup dan laju pertumbuhan spesifik yang lebih besar, serta waktu generasi yang lebih singkat dibandingkan perlakuan lainnya (p < 0,05). Penurunan pH yang lebih nyata juga teramati, menunjukkan peningkatan aktivitas fermentatif. Ekstrak kulit pisang memiliki potensi sebagai substrat fermentabel yang mampu mendukung pertumbuhan bakteri asam laktat secara in vitro. Temuan ini memberikan dasar ilmiah bagi pemanfaatan limbah kulit pisang sebagai sumber prebiotik alami. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi efektivitasnya secara in vivo, termasuk selektivitas terhadap mikrobiota usus serta stabilitasnya dalam kondisi gastrointestinal.