Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

The SPESIFIKASI DAN PENGOPERASIAN PUKAT CINCINDI KM KARYA MAJU KOTA SIBOLGA Hutapea, Roma Yuli; Kelana, Perdana Putra; Arkham, Muhammad Nur; Armelita, Ayang
Coastal and Ocean Journal (COJ) Vol 5 No 2 (2021): COJ (Coastal and Ocean Journal)
Publisher : Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1529.402 KB) | DOI: 10.29244/COJ.5.2.54-63

Abstract

Aktivitas pendaratan ikan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga didominasi oleh ikan pelagis kecil, dengan penangkapan menggunakan pukat cincin. Alat tangkap pukat cincin ( purse seine ) merupakan salah satu alat tangkap yang banyak digunakan di Sibolga. Purse seine banyak digunakan karena alat tangkap ini dinilai cukup efektif digunakan, ikan yang ditangkap dalam jumlah yang banyak,merupakan ikan yang bergerombolan. Target utama dari purse seine di Sibolga adalah gerombolan ikan pelagis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui spesifikasi dan metode pengoperasian purse seine di KM Karya Maju. Penelitian dilaksanakan Maret-April 2019 di KM Karya Maju, PPN Sibolga. Spesifikasipurse seine di KM Karya Maju terdiri atas tali ris atas, tali ris bawah, tali pelampung, tali pemberat,serampat ( selvedge), tali cincin, tali kerut, pelampung, pemberat, cincin. Daerah pengoperasian pukat cincin ( purse seine ) yaitu berada di WPP 572, yaitu pulau Nias hingga ke Natuna Utara. Pukat cincin di KM Karya Maju dioperasikan pada malam hari, dengan menggunakan rumpon. Prinsip pengoperasian alat tangkappukat cincin (purse seine) KM Karya Maju yaitu dengan cara melingkari segerombolan ikan hingga jaring berbentuk kantong.
Analisis kepatuhan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada kapal longline berdasarkan regulasi nasional dan SOLAS 1974 Suci Asrina Ikhsan; Dimas Indi Pratama; Perdana Putra Kelana; Rangga Bayu Kusuma Haris; Aris Widagdo; Yasmin Humaira Rahmad
Journal Marine Inside Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v7i2.153

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek fundamental dalam operasional kapal perikanan karena tingginya risiko kecelakaan kerja di lingkungan laut. Tingkat kepatuhan terhadap penyediaan dan penggunaan alat keselamatan kerja menjadi faktor penentu dalam pencegahan kecelakaan bagi awak kapal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepatuhan penerapan K3 pada kapal longline berdasarkan regulasi nasional dan standar keselamatan internasional. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan observasional melalui pemeriksaan langsung terhadap ketersediaan alat pelindung diri, fasilitas kesehatan kerja, serta peralatan keselamatan kapal. Acuan penilaian meliputi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 8 Tahun 2010, serta ketentuan SOLAS 1974. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar alat keselamatan kerja telah tersedia dan digunakan, namun masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian terhadap standar yang berlaku, terutama pada aspek perlindungan kepala, kelengkapan kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), serta ketersediaan rakit penolong. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan pengawasan, pemenuhan standar keselamatan, dan penguatan budaya K3 guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja di kapal perikanan. Occupational Health and Safety (OHS) is a critical aspect of fishing vessel operations due to the high risk of workplace accidents in the maritime environment. Compliance with the provision and use of safety equipment plays a key role in preventing accidents among crew members. This study aims to evaluate OHS compliance on longline fishing vessels based on national regulations and international safety standards. A descriptive research method with an observational approach was applied through direct inspection of personal protective equipment, occupational health facilities, and onboard safety equipment. The assessment criteria were based on Law Number 1 of 1970 on Occupational Safety, Law Number 36 of 2009 on Health, Regulation of the Minister of Manpower and Transmigration Number 8 of 2010, and the Safety of Life at Sea (SOLAS) Convention 1974. The results indicate that most safety equipment is available and implemented; however, several non-compliances with established standards were identified, particularly regarding head protection, first aid kit completeness, and the availability of liferafts. These findings highlight the need for improved supervision, full compliance with safety standards, and the strengthening of OHS culture to reduce occupational accident risks on fishing vessels.
Co-Authors A Marsha Alviani Achmad Fahrudin Alfakhri Alfakhri Andan Hamdani Anwar, Sony Ari Gunawan Arif Baswantara Aris Widagdo Arumwati Arumwati Arumwati, Arumwati Aulia Rosdiana Tufliha Ayang Armelita Rosalia Daffa Manggala Putra Delima Mentari Amara Dimas Indi Pratama Djunaidi Djunaidi Djunaidi Djunaidi Djunaidi Djunaidi Djunaidi EY, M. Habib Febrianto, Fredi Firdaus, Anas Noor Ganang Dwi Prasetyo Habib EY., M. Hakim, Muhammad Romdonul Haris, Rangga Bayu Kusuma Hartatik, Sri Een Herman Hamdani Herman Hamdani Heti Herawati heti herawati Hutapea, Roma Yuli Hutapea, Roma Yuli F Ibnu Bangkit Biosina Suryadi Ibnu Bangkit Biosina Suryadi Ibnu Bangkit Biosina Suryadi Irfan Zidni Isdrajad - Setyobudi Iwang Gumilar Iya Purnama Sari Jefri Putri Nugraha Majariana Krisanti Mardiah, Ratu Sari Mathius Tiku Maulana, Muhammad Agung Mudinillah, Adam Muhammad Fiqi Fadillah Muhammad Nur Arkham Nana Anggraini Noar Muda Satyawan Noveldesra Suhery Nur Arkham, Muhammad Prayitno, Muhamad Riyono Edi R. Mochamad Candra Wirawan Arief Rangga Bayu Kusuma Haris Rangga Bayu Kusuma Haris Rangga Bayu Kusuma Haris Rangga Bayu Kusuma Haris Ratih Purnama Sari Rejeki, Sri Untari Puji Ressa Muhammad Santika Rizqi Ilmal Yaqin Sandra Moerti Oktavian Sandra Moerti Oktavian Sari, Ratih Purnama Shiffa F Shalichaty Sri Een Hartatik Sri Yenica Roza Sri Yenica Roza Suci Asrina Ikhsan Sumitro, Martinus Robinson Suryadi, Ibnu Bangkit Biosina Tiku, Mathius Triyono, Heri Tyas Dita Pramesthy Tyas Dita Pramesthy Ujang Subhan Widagdo, Aris Yaser Krisnafi Yasmin Humaira Rahmad Yudi Wahyudin Zahidah