Claim Missing Document
Check
Articles

The Implementation of Pedagogical Content Knowledge (PCK) based Guided Inquiry on Science Teacher Students Biru, Lulu Tunjung; Prasetyaningsih, Prasetyaningsih; Vitasari, Mudmainah; Resti, Vica Dian Aprelia; Suryani, Dwi Indah
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA Vol 4, No 1 (2018): Available Online in May 2018 (Web of Science Indexed)
Publisher : Department of Science Education, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.844 KB) | DOI: 10.30870/jppi.v4i1.3315

Abstract

The aim of this study is examining the learning of Integrated Sciences through PCK based guided inquiry on prospective science teacher students. This research method was descriptive qualitative involving 33 science teacher students who taking Integrated Science 1 Subject in academic year 2016/2017. The research instrument used was the observation sheet to know the implementation PCK based guided inquiry. The results showed that the implementation of the activities of lecturer and science teacher students during the learning process using PCK based guided inquiry was very good conducted.
Development of Guided Inquiry-Oriented Science Interactive E-Module on Wave and Disaster Themes Prasetyaningsih, Prasetyaningsih; Vitasari, Mudmainah; Wilujeng, Insih
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA Vol 8, No 2 (2022): Available Online in November 2022 (Web of Science Indexed)
Publisher : Department of Science Education, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jppi.v8i2.17579

Abstract

This research aims at measuring the validity product of the developed science interactive e-book. The research method used is research and development, with a 3-D development model which is a modification of the 4-D model proposed by Thiagarajan (1974). The stages used are defining, planning (design) and developing (develop). To measure the product validity, a validation questionnaire assessed by two expert lecturers and three science teachers was employed. The development of teaching materials in the form of science interactive e-books is scored 81% and is considered valid to be limited trial test in junior high school level. The limited trial test is scored 34.55 which is considered as good category. Therefore, the developed e-modules can be used as learning resources on wave and disaster themes.
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS SISWA SMP PADA MATERI SUHU DAN KALOR Hermala, Ardanti; Vitasari, Mudmainah; Biru, Lulu Tunjung
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 3 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i3.3667

Abstract

Keterampilan abad 21 perlu ditanamkan dan dilatih agar pendidikan yang diselenggarakan sesuai dengan tingkatannya. Salah satu kemampuan yang perlu diperhatikan adalah kemampuan analisis siswa, terutama pada mata pelajaran IPA di tingkat SMP. Oleh karena itu, upaya diperlukan untuk meningkatkan kemampuan analisis siswa, salah satunya dengan menggunakan bahan ajar berupa modul berbasis inkuiri terbimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul tersebut serta menilai tingkat validitasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan adaptasi berdasarkan model 4-D, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Namun, penelitian ini dibatasi hingga tahap develop, terutama dalam proses validasi oleh para ahli. Tingkat kevalidan produk diukur menggunakan instrumen angket validasi ahli yang dievaluasi oleh tiga ahli materi, tiga ahli bahan ajar, dan dua praktisi (Guru IPA SMP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan ahli memberikan nilai presentase sebesar 87,63%, dengan kategori sangat valid. Dari hasil validasi ahli ini, dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul berbasis inkuiri terbimbing untuk materi suhu dan kalor telah memenuhi standar tingkat kevalidan yang sangat baik untuk melatih kemampuan analisis siswa SMP.
Pengembangan Alat Peraga 3D IPA Untuk Melatih Pemahaman Konsep Kelas VII Pada Materi Tata Surya Jantriyani, Jantriyani; Sjaifuddin, Sjaifuddin; Vitasari, Mudmainah
PendIPA Journal of Science Education Vol 8 No 3 (2024): October
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.8.3.564-573

Abstract

This research aimed to analyze the level of validity of 3D teaching aids with solar system material, and to analyze students' responses to 3D teaching aids using solar system material to train concept understanding.  The research carried out is a type of research and development using a 4D model. In this research, instruments were used in the form of interview instruments, validation questionnaire instruments and student response questionnaires. The research subjects consisted of three media experts, three material experts, and three practitioner experts (science teachers) as well as 30 class VII middle school students. The results of the validation of 3D teaching aids on the solar system material as a whole obtained a validity percentage from the three experts (media experts, material experts and practitioner experts/science teachers), namely 91.25% in the "Very Good" category and the results of student responses obtained a percentage value of 90. 05 in the "Very Good" category, so that this 3D teaching aid on the solar system material can be a medium in the teaching and learning process.
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA SMP KOTA TANGERANG TEMA PEMANASAN GLOBAL DENGAN METODE CRI (CERTAINTY OF RESPONSE INDEX) Wulandari, Febia; Sjaifuddin, Sjaifuddin; Vitasari, Mudmainah
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 7, No 2 (2022): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v7i2.303-314

Abstract

Salah satu permasalahan yang ditemui dalam dunia pendidikan selama proses pembelajaran adalah miskonsepsi. Miskonsepsi sangat mungkin terjadi di berbagai bidang dan mata pelajaran, tidak menutup kemungkinan pula dalam mata pelajaran IPA. Pembelajaran IPA mengandung banyak konsep dan hingga saat ini masih banyak siswa yang mengalami miskonsepsi maka dari itu siswa harus memiliki pemahaman konsep yang baik untuk menghindari miskonsepsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar miskonsepsi siswa pada mata pelajaran IPA SMP di Kota Tangerang pada tema pemanasan global. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian campuran (mix method) dengan instrumen penelitian lembar soal pilihan ganda yang dilengkapi dengan skala CRI (Certainty of Response Index) dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah 29 siswa kelas VII di SMP Negeri 18 Kota Tangerang, 30 siswa kelas VII di SMP Negeri 24 Kota Tangerang, dan 29 siswa kelas VII di SMP Negeri 32 Kota Tangerang. Hasil penelitian diperoleh bahwa presentase pemahaman konsep siswa pada tiap butir soal dengan kategori paham konsep sebesar 42.27%, kategori tidak paham konsep sebesar 26.70% dan kategori miskonsepsi sebesar 31.02%. Sehingga disimpulkan bahwa secara keseluruhan miskonsepsi yang terjadi pada siswa kelas VII SMP di Kota Tangerang pada tema pemanasan global termasuk ke dalam kategori miskonsepsi sedang dengan presentase miskonsepsi ≥31% yaitu sebesar 31.02%. Miskonsepsi yang terjadi disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor internal yang berasal dari dalam diri siswa tentang pemahaman konsep awal pada tema pemanasan global yang mereka miliki dan faktor eksternal yaitu kejelasan buku teks hingga konteks lain seperti pengaruh teman.
PENGEMBANGAN E-INSTRUMEN TWO-TIER MULTIPLE CHOICE BERBASIS HOTS TEMA AYO SIAGA BENCANA UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VII mutmainah, ilmia; Vitasari, Mudmainah; Biru, Lulu Tunjung
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 8, No 2 (2023): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v8i2.161-171

Abstract

The purpose of this study was to analyze the level of validity of the HOTS-based two-tier multiple choice e-instrument with the theme let's be prepared for disasters to train students' critical thinking skills in class VII. The method used in this study is Research and Development (R&D) with research and development steps according to Sugiyono (2014) which are limited according to the needs of researchers including potentials and problems, data collection, product design, product validation, product revision. The research instruments used were media expert questionnaire sheets, evaluation experts and science teacher experts to measure the validity level of the e-instrument. The results showed that the e-instrument expert validation carried out by the media expert validator obtained an assessment percentage of 80.68% in the "valid" category, the evaluation expert validation obtained a rating percentage of 97.80% in the "very valid" category, and expert validation science teachers get an assessment percentage of 97.77% in the "very valid" category. So if the average percentage value of the experts is calculated at 92.08% so that the validity level of developing a two-tier multiple choice e-instrument based on HOTS with the theme let's be prepared for disasters to train critical thinking skills for class VII students falls into the "very valid" category.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIRTUAL LABORATORIUM BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MELATIH KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA TEMA LAPISAN BUMI DAN ANTARIKSA Sabililah, Alfia; Vitasari, Mudmainah; Kurniasih, Septi
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i2.6616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validitas dan respon siswa terhadap Media Pembelajaran Virtual Laboratorium Berbasis Inkuiri Terbimbing Untuk Melatih Keterampilan Proses Sains Siswa Pada Tema Lapisan Bumi Dan Antariksa. Penelitian dan pengembangan merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini diadaptasi dari 4-D. Model ini terdiri dari 4 tahap yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran, tetapi penelitian ini hanya sampai pada tahap pengembangan bagian hasil respon siswa terhadap pengembangan media pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat validitas yang diperoleh dari para ahli materi, media, dan praktisi terhadap media pembelajaran virtual laboratorium berbasis inkuiri terbimbing memperoleh nilai persentase keseluruhan sebesar 85,82% dengan kategori “sangat valid”. Sedangkan Untuk hasil respon siswa menunjukkan nilai persentase sebesar 82,67% dan masuk dalam kategori “sangat baik”. Hal ini membuktikan bahwa produk yang dikembangkan dapat dilanjutkan pada tahap lanjut atau uji coba skala luas.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-MAJALAH BERBASIS INQUIRY LEARNING PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI UNTUK MEMFASILITASI BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VII Auliani, Adilla; Leksono, Suroso Mukti; Vitasari, Mudmainah
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i2.6759

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi media pembelajaran berperan penting untuk membantu proses pembelajaran, sehingga dapat memfasilitasi siswa untuk berpikir secara kritis. Media pembelajaran yang menarik adalah salah satu hal yang dapat membantu memfasilitasi pembelajaran di sekolah. Penggunaan media pembelajaran di tengah-tengah perkembangan zaman akan membantu proses belajar mengajar semakin mudah untuk dilaksanakan dan sangat berperan penting bagi seorang siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar. Seorang siswa akan dapat mengikuti proses pembelajaran dengan antusias untuk memiliki kemampuan berfikir kritis jika pembelajaran siswa terfasilitasi dengan baik. Penerapan model pembelajaran inquiry atau inkuiri merupakan aktivitas sistematis dalam pembelajaran yang menuntut peserta didik untuk berpikir dengan cara analitik, kritis, dan kreatif sehingga mampu mendapatkan solusi dari permasalahan yang diberikan, secara mandiri oleh siswa tersebut. Media pembelajaran berbasis Inquiry learning menggunakan materi keanekaragaman hayati yang akan mempelajari materi lingkungan sekitar. berdasarkan hasil penelitian media pembelajaran E- Majalah Berbasis Inquiry Learning Materi Keanekaragaman Hayati Untuk Memfasilitasi Berfikir Kritis Siwa Kelas VII mendapatkan nilai presentase senilai 96,6% dengan kategori sangat baik untuk memfasilitasiberpikir kritis siswa pada  pembelajaran IPA.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBALAJARAN ARTICULATE STORYLINE BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING MATERI TATA SURYA UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP KELAS VII Apriliya, Mirta; Hodijah, Siti Romlah Noer; Vitasari, Mudmainah
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i2.6623

Abstract

Pembelajaran untuk melatih kemampuan berpikir kritis siswa saat ini belum terlakasana secara optimal. Kemampuan berpikir kritis dapat dilatih dengan menggunakan media pembelajaran berbasis Problem Based Learning. Tujuan penelitian ini untuk mengetaui kevalidan dan respon siswa terhadap media pembelajaran Articulate Storyline berbasis Problem Based Learning untuk melatih kemampuan berpikir kritis. Model pengembangan yang digunakan yaitu ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data dikumpulkan melalui tahap berupa observasi, wawancara, validasi, dan angket respon siswa. Hasil penelitian berdasarkan validasi oleh para ahli memperoleh hasil sebesar 92% kategori sangat valid dan untuk angket respon siswa mencapai 88% dan dinyatakan sangat baik. Dengan demikian, Articulate Storyline berbasis Problem Based Learning untuk melatih kemampuan berpikir kritis terbukti sangat valid dan mendapatkan respons positif sangat baik.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK MINI RISET BERBANTUAN APLIKASI FACEBOOK TEMA BENCANA ALAM UNTUK MENUMBUHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS Madhani, Muhammad Agis; Sjaifuddin, Sjaifuddin; Vitasari, Mudmainah
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i2.6633

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari kurang mampunya pembelajaran secara online (daring) untuk menumbuhkan keterampilan proses sains (KPS) peserta didik yang menjadi sebuah keterampilan yang harus dimiliki oleh peserta didik setelah melaksanakan kegiatan pembelajaran IPA. Beberapa hal yang menjadi penyebab rendahnya keterampilan proses sains, salah satunya seperti: pada saat kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring lebih banyak menggunakan metode ceramah dibandingkan metode lainnya. Berdasarkan analisis masalah maka dikembangkanlah perangkat pembelajaran berbasis proyek mini riset dengan berbantuan aplikasi facebook tema bencana alam untuk menumbuhkan keterampilan proses sains peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan perangkat pembelajaran Model penelitian yang digunakan adalah Research and Development atau model penelitian pengembangan Thiagarajan dengan empat tahap pengembangan. Akan tetapi pada penelitian ini hanya menggunakan tiga tahap, yaitu tahap Define, Design, dan Develop. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data, yaitu instrumen wawancara, dan lembar angket validasi. Data dari hasil validasi menunjukkan bahwa nilai yang diperoleh dari validator ahli perangkat pembelajaran dan ahli media mendapatkan rata-rata nilai 89,21% yang masuk kategori “sangat valid”. Dari nilai tersebut didapatkan kesimpulan bahwa perangkat pembelajaran berbasis proyek mini riset berbantuan aplikasi facebook untuk menumbuhkan keterampilan proses sains (KPS) bisa dilanjutkan ketahap penelitian berikutnya, yaitu kegiatan uji coba.