Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS SEBAGAI PREDIKTOR KEBERHASILAN MAHASISWA DALAM PERKULIAHAN KIMIA DASAR Rakhmawan, Aditya; Vitasari, Mudmainah
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA Vol 2, No 1 (2016): Available Online in June 2016 (Web of Science Indexed)
Publisher : Department of Science Education, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.969 KB) | DOI: 10.30870/jppi.v2i1.652

Abstract

Abstract This study aims to determine the relationship between the ability to think logically with basic chemistry student ability. The research sample as many as 33 students majoring in science education, University of Sultan Ageng Tirtayasa. Sampling using purposive sampling method. The design study is correlational research design with survey as a research method. The instrument used in this study is the Test of Logical Thinking (TOLT). The results showed a correlation between the score TOLT with a score of Basic Chemistry 1 at 0.359. Then, the correlation between TOLT score with Basic Chemistry 2 at 0.415.  Keywords: Logical Thinking, TOLT, Basic Chemistry, Correlation Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara kemampuan berpikir logis dengan kemampuan kimia dasar mahasiswa. Sampel penelitian sebanyak 33 orang mahasiswa jurusan pendidikan IPA, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Desain penelitian yang digunakan desain penelitian korelasional dengan metode survey. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa instrumen Test of Logical Thinking (TOLT). Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi antara skor TOLT dengan skor Kimia Dasar 1 sebesar 0,359. Kemudian, korelasi skor TOLT dengan skor Kimia Dasar 2 sebesar 0,415. Kata kunci: Kemampuan berpikir logis, TOLT, Kimia Dasar, Korelasi
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERMUATAN KARAKTER DENGAN MODEL PBM BERBANTUAN ASSESMENT AUTENTIK Resti, Vica Dian Aprelia; Vitasari, Mudmainah
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA Vol 2, No 1 (2016): Available Online in June 2016 (Web of Science Indexed)
Publisher : Department of Science Education, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.01 KB) | DOI: 10.30870/jppi.v2i1.477

Abstract

Abstract Decreasing the characters such as effort on work hard could be improve in learning process, especially to apply concepts understanding in daily life. Developing characters on education could be realized by develop learning sets equipment with characters aspect included. Based on the description, the purpose of this research is to develop sets instructional equipment of Science included characters aspect using Problem Based Learning (PBL) in General Biology learning. Development procedure is adapted from 4D model development proposed by Thiagarajan. Instruments of this research are validation sheet, test (pre-test, post-test), and the observation sheet using authentic asesmen in character developing and critical thinking. Data was anlyzed by expert validation result, asesmen results by 3rd semester studenst based on practical guide, and 1 st semester students test (pre-test and post-test) result. The results were analyzed on percentage and decision making on learning sets equipment revisions. Based on percentage result, overall learning sets equipment showed in very good qualification or good qualification category and not revised. Improvement of learning sets equipment could be sustain based on experts or students suggestions. Observation result showed many of students have argumentation ability, deduction, induction, and evaluation skills. Keywords: Sets Instructional Equipment, Character, Authentic Asesmen,  Abstrak Menurunnya salah satu karakter, seperti kemauan berkerja keras dapat diupayakan dengan proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pemahaman konsep, melainkan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Peran pendidikan dalam pengembangan karakter salah satunya dapat diwujudkan dalam penyusunan perangkat pembelajaran bermuatan karakter. Berdasarkan uraian tersebut maka tujuan penelitian pengembangan ini ialah mengembangkan perangkat pembelajaran IPA bermuatan karakter, khususnya dalam Mata Kuliah Biologi Umum dengan menggunakan Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah (PBM). Pengembangan perangkat pembelajaran mengikuti serangkaian model pengembangan 4D dari Thiagarajan. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi, soal tes (pre-test, post-test), dan lembar observasi dengan menggunakan asesmen autentik dalam pengembangan karakter maupun kemampuan berpikir kritis. Data yang dianalisis terdiri dari data hasil validasi ahli, hasil penilaian panduan praktikum oleh mahasiswa semester 3, dan hasil pengerjaan soal pre-test maupun post-test pada mahasiswa semester 1. Skor penilaian dari ahli maupun mahasiswa dianalisis dalam bentuk persentase dan dilakukan pengambilan keputusan revisi perangkat pembelajaran. Berdasarkan hasil penghitungan persentase, keseluruhan perangkat pembelajaran menunjukkan kualifikasi sangat layak maupun telah layak dan tidak perlu direvisi. Perbaikan berkelanjutan untuk keseluruhan perangkat pembelajaran tetap dilakukan berdasarkan saran ahli maupun mahasiswa. Berdasarkan hasil observasi, beberapa mahasiswa menunjukkan kemampuannya dalam memberikan argumen, melakukan deduksi, induksi, dan evaluasi. Kata Kunci: Perangkat Pembelajaran, Karakter, Asesmen Autentik 
The Implementation of Pedagogical Content Knowledge (PCK) based Guided Inquiry on Science Teacher Students Biru, Lulu Tunjung; Prasetyaningsih, Prasetyaningsih; Vitasari, Mudmainah; Resti, Vica Dian Aprelia; Suryani, Dwi Indah
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA Vol 4, No 1 (2018): Available Online in May 2018 (Web of Science Indexed)
Publisher : Department of Science Education, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.844 KB) | DOI: 10.30870/jppi.v4i1.3315

Abstract

The aim of this study is examining the learning of Integrated Sciences through PCK based guided inquiry on prospective science teacher students. This research method was descriptive qualitative involving 33 science teacher students who taking Integrated Science 1 Subject in academic year 2016/2017. The research instrument used was the observation sheet to know the implementation PCK based guided inquiry. The results showed that the implementation of the activities of lecturer and science teacher students during the learning process using PCK based guided inquiry was very good conducted.
Development of Guided Inquiry-Oriented Science Interactive E-Module on Wave and Disaster Themes Prasetyaningsih, Prasetyaningsih; Vitasari, Mudmainah; Wilujeng, Insih
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA Vol 8, No 2 (2022): Available Online in November 2022 (Web of Science Indexed)
Publisher : Department of Science Education, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jppi.v8i2.17579

Abstract

This research aims at measuring the validity product of the developed science interactive e-book. The research method used is research and development, with a 3-D development model which is a modification of the 4-D model proposed by Thiagarajan (1974). The stages used are defining, planning (design) and developing (develop). To measure the product validity, a validation questionnaire assessed by two expert lecturers and three science teachers was employed. The development of teaching materials in the form of science interactive e-books is scored 81% and is considered valid to be limited trial test in junior high school level. The limited trial test is scored 34.55 which is considered as good category. Therefore, the developed e-modules can be used as learning resources on wave and disaster themes.
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS SISWA SMP PADA MATERI SUHU DAN KALOR Hermala, Ardanti; Vitasari, Mudmainah; Biru, Lulu Tunjung
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 3 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i3.3667

Abstract

Keterampilan abad 21 perlu ditanamkan dan dilatih agar pendidikan yang diselenggarakan sesuai dengan tingkatannya. Salah satu kemampuan yang perlu diperhatikan adalah kemampuan analisis siswa, terutama pada mata pelajaran IPA di tingkat SMP. Oleh karena itu, upaya diperlukan untuk meningkatkan kemampuan analisis siswa, salah satunya dengan menggunakan bahan ajar berupa modul berbasis inkuiri terbimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul tersebut serta menilai tingkat validitasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan adaptasi berdasarkan model 4-D, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Namun, penelitian ini dibatasi hingga tahap develop, terutama dalam proses validasi oleh para ahli. Tingkat kevalidan produk diukur menggunakan instrumen angket validasi ahli yang dievaluasi oleh tiga ahli materi, tiga ahli bahan ajar, dan dua praktisi (Guru IPA SMP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan ahli memberikan nilai presentase sebesar 87,63%, dengan kategori sangat valid. Dari hasil validasi ahli ini, dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul berbasis inkuiri terbimbing untuk materi suhu dan kalor telah memenuhi standar tingkat kevalidan yang sangat baik untuk melatih kemampuan analisis siswa SMP.
Pengembangan Alat Peraga 3D IPA Untuk Melatih Pemahaman Konsep Kelas VII Pada Materi Tata Surya Jantriyani, Jantriyani; Sjaifuddin, Sjaifuddin; Vitasari, Mudmainah
PendIPA Journal of Science Education Vol 8 No 3 (2024): October
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.8.3.564-573

Abstract

This research aimed to analyze the level of validity of 3D teaching aids with solar system material, and to analyze students' responses to 3D teaching aids using solar system material to train concept understanding.  The research carried out is a type of research and development using a 4D model. In this research, instruments were used in the form of interview instruments, validation questionnaire instruments and student response questionnaires. The research subjects consisted of three media experts, three material experts, and three practitioner experts (science teachers) as well as 30 class VII middle school students. The results of the validation of 3D teaching aids on the solar system material as a whole obtained a validity percentage from the three experts (media experts, material experts and practitioner experts/science teachers), namely 91.25% in the "Very Good" category and the results of student responses obtained a percentage value of 90. 05 in the "Very Good" category, so that this 3D teaching aid on the solar system material can be a medium in the teaching and learning process.
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA SMP KOTA TANGERANG TEMA PEMANASAN GLOBAL DENGAN METODE CRI (CERTAINTY OF RESPONSE INDEX) Wulandari, Febia; Sjaifuddin, Sjaifuddin; Vitasari, Mudmainah
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 7, No 2 (2022): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v7i2.303-314

Abstract

Salah satu permasalahan yang ditemui dalam dunia pendidikan selama proses pembelajaran adalah miskonsepsi. Miskonsepsi sangat mungkin terjadi di berbagai bidang dan mata pelajaran, tidak menutup kemungkinan pula dalam mata pelajaran IPA. Pembelajaran IPA mengandung banyak konsep dan hingga saat ini masih banyak siswa yang mengalami miskonsepsi maka dari itu siswa harus memiliki pemahaman konsep yang baik untuk menghindari miskonsepsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis seberapa besar miskonsepsi siswa pada mata pelajaran IPA SMP di Kota Tangerang pada tema pemanasan global. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian campuran (mix method) dengan instrumen penelitian lembar soal pilihan ganda yang dilengkapi dengan skala CRI (Certainty of Response Index) dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah 29 siswa kelas VII di SMP Negeri 18 Kota Tangerang, 30 siswa kelas VII di SMP Negeri 24 Kota Tangerang, dan 29 siswa kelas VII di SMP Negeri 32 Kota Tangerang. Hasil penelitian diperoleh bahwa presentase pemahaman konsep siswa pada tiap butir soal dengan kategori paham konsep sebesar 42.27%, kategori tidak paham konsep sebesar 26.70% dan kategori miskonsepsi sebesar 31.02%. Sehingga disimpulkan bahwa secara keseluruhan miskonsepsi yang terjadi pada siswa kelas VII SMP di Kota Tangerang pada tema pemanasan global termasuk ke dalam kategori miskonsepsi sedang dengan presentase miskonsepsi ≥31% yaitu sebesar 31.02%. Miskonsepsi yang terjadi disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor internal yang berasal dari dalam diri siswa tentang pemahaman konsep awal pada tema pemanasan global yang mereka miliki dan faktor eksternal yaitu kejelasan buku teks hingga konteks lain seperti pengaruh teman.
PENGEMBANGAN E-INSTRUMEN TWO-TIER MULTIPLE CHOICE BERBASIS HOTS TEMA AYO SIAGA BENCANA UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VII mutmainah, ilmia; Vitasari, Mudmainah; Biru, Lulu Tunjung
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 8, No 2 (2023): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v8i2.161-171

Abstract

The purpose of this study was to analyze the level of validity of the HOTS-based two-tier multiple choice e-instrument with the theme let's be prepared for disasters to train students' critical thinking skills in class VII. The method used in this study is Research and Development (R&D) with research and development steps according to Sugiyono (2014) which are limited according to the needs of researchers including potentials and problems, data collection, product design, product validation, product revision. The research instruments used were media expert questionnaire sheets, evaluation experts and science teacher experts to measure the validity level of the e-instrument. The results showed that the e-instrument expert validation carried out by the media expert validator obtained an assessment percentage of 80.68% in the "valid" category, the evaluation expert validation obtained a rating percentage of 97.80% in the "very valid" category, and expert validation science teachers get an assessment percentage of 97.77% in the "very valid" category. So if the average percentage value of the experts is calculated at 92.08% so that the validity level of developing a two-tier multiple choice e-instrument based on HOTS with the theme let's be prepared for disasters to train critical thinking skills for class VII students falls into the "very valid" category.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIRTUAL LABORATORIUM BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MELATIH KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA PADA TEMA LAPISAN BUMI DAN ANTARIKSA Sabililah, Alfia; Vitasari, Mudmainah; Kurniasih, Septi
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i2.6616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validitas dan respon siswa terhadap Media Pembelajaran Virtual Laboratorium Berbasis Inkuiri Terbimbing Untuk Melatih Keterampilan Proses Sains Siswa Pada Tema Lapisan Bumi Dan Antariksa. Penelitian dan pengembangan merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini diadaptasi dari 4-D. Model ini terdiri dari 4 tahap yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran, tetapi penelitian ini hanya sampai pada tahap pengembangan bagian hasil respon siswa terhadap pengembangan media pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat validitas yang diperoleh dari para ahli materi, media, dan praktisi terhadap media pembelajaran virtual laboratorium berbasis inkuiri terbimbing memperoleh nilai persentase keseluruhan sebesar 85,82% dengan kategori “sangat valid”. Sedangkan Untuk hasil respon siswa menunjukkan nilai persentase sebesar 82,67% dan masuk dalam kategori “sangat baik”. Hal ini membuktikan bahwa produk yang dikembangkan dapat dilanjutkan pada tahap lanjut atau uji coba skala luas.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-MAJALAH BERBASIS INQUIRY LEARNING PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI UNTUK MEMFASILITASI BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VII Auliani, Adilla; Leksono, Suroso Mukti; Vitasari, Mudmainah
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i2.6759

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi media pembelajaran berperan penting untuk membantu proses pembelajaran, sehingga dapat memfasilitasi siswa untuk berpikir secara kritis. Media pembelajaran yang menarik adalah salah satu hal yang dapat membantu memfasilitasi pembelajaran di sekolah. Penggunaan media pembelajaran di tengah-tengah perkembangan zaman akan membantu proses belajar mengajar semakin mudah untuk dilaksanakan dan sangat berperan penting bagi seorang siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar. Seorang siswa akan dapat mengikuti proses pembelajaran dengan antusias untuk memiliki kemampuan berfikir kritis jika pembelajaran siswa terfasilitasi dengan baik. Penerapan model pembelajaran inquiry atau inkuiri merupakan aktivitas sistematis dalam pembelajaran yang menuntut peserta didik untuk berpikir dengan cara analitik, kritis, dan kreatif sehingga mampu mendapatkan solusi dari permasalahan yang diberikan, secara mandiri oleh siswa tersebut. Media pembelajaran berbasis Inquiry learning menggunakan materi keanekaragaman hayati yang akan mempelajari materi lingkungan sekitar. berdasarkan hasil penelitian media pembelajaran E- Majalah Berbasis Inquiry Learning Materi Keanekaragaman Hayati Untuk Memfasilitasi Berfikir Kritis Siwa Kelas VII mendapatkan nilai presentase senilai 96,6% dengan kategori sangat baik untuk memfasilitasiberpikir kritis siswa pada  pembelajaran IPA.