Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PEMANFAATAN PAKAN KONSENTRAT DALAM RANSUM SAPI BALI Lasarus, Edwin J. L; Wie Lawa, Emma D.; Makandolu, Solvi M.
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 16 No 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v16i1.8077

Abstract

Abstrak Persepsi masyarakat kelompok tannin Amnelabubuk, kelurahan Naioni Kota Kupang tentang pemanfaatan pakan konsentrat dalam ransum ternak sapi masih rendah. Pengenalan teknologi pemanfaatan pakan konsentrat merupakan suatu inovasi yang diharapkan dapat diadopsi dengan baik oleh masyarakat peternak. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan meningkatnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat kelompok tani Amnelabubuk memanfaatkan pakan konsentrat dalam meningkatkan produktivitas ternak sapi yang dipelihara. Kegiatan yang dilakukan meliputi penyuluhan dan pelatihan pakan konsentrat dalam ransum ternak sapi. Masyarakat peserta kegiatan sangat antusias dan mebuka diri untuk menerima inovasi baru dalam meningkatkan produktivitas ternak sapi yang dipeliharanya. Partisipasi aktif dan kemauan merubah pola pikir dan tingkahlaku setelah menerima transfer informasi dan teknologi yang disampaikan akan meningkatkan produktivitas usaha dan keuntungan ekonomi dari usaha pemeliharaan ternak sapi. Abstract Public perception of the farmers group of Amnelabubuk, Naioni Village, Kupang City regarding the use of concentrate feed in cattle rations is still low. The introduction of concentrate feed utilization technology is an innovation that is expected to be well adopted by the farming community. This community service activity is carried out with the aim of increasing the knowledge and understanding of the Amnelabubuk farmer group community using concentrate feed in increasing the productivity of the cattle that are kept. Activities carried out include counseling and training on concentrate feed in cattle rations. The community participating in the activity were very enthusiastic and open themselves to accept new innovations in increasing the productivity of the cattle they raise. Active participation and willingness to change mindsets and behavior after receiving the transfer of information and technology conveyed will increase business productivity and economic benefits from cattle raising business.
PENGARUH PERBANDINGAN RUMPUT ODOT DAN ISI RUMEN SAPI TERHADAP KANDUNGAN FRAKSI SERAT SILASE PAKAN KOMPLIT Djami, Neni A. Eunike; Lawa, Emma D. Wie; A. Hilakore, Maritje; J. L. Lazarus, Edwin
STOCK Peternakan Vol 6, No 1 (2024): Stock Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v6i1.1351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan rumput odot dan isi rumen sapi terhadap kandungan fraksi serat silase pakan komplit, dan untuk mengetahui perlakuan terbaik dari perbandingan rumput odot dan isi rumen sapi terhadap kandungan fraksi serat silase pakan komplit. Materi yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari rumput odot, isi rumen sapi, konsentrat, dan mikroorganisme lokal. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan 4 ulangan. Perlakuan yang diuji yaitu P0 = 70% rumput odot + 30% konsentrat, P1 = 60% rumput odot + 10% isi rumen sapi + 30% konsentrat, P2 = 50% rumput odot + 20% isi rumen sapi + 30% konsentrat, P3 = 40% rumput odot + 30% isi rumen sapi + 30% konsentrat. Parameter yang diamati yaitu NDF, ADF, selulosa, hemiselulosa, dan lignin. Hasil analisis statistik menunjukan perlakuan berpengaruh sangat nyata (P0 0,01) terhadap peningkatan kandungan NDF, ADF, selulosa, dan lignin juga penurunan kandungan hemiselulosa. Disimpulkan bahwa meningkatnya isi rumen sapi dan menurunnya tingkat rumput odot pada pembuatan silase pakan komplit dapat meningkatkan kandungan NDF, ADF, selulosa, lignin dan menurunkan kandungan hemiselulosa.Kata Kunci: Rumput Odot, Isi Rumen Sapi, Perbandingan, Silase Pakan Komplit, Kandungan Fraksi Serat.
The Effect Of Time Fermentation On The Physical Quality Of Cow’s Rumen Content Silage Ton, Jusril Wina; Wie Lawa, Emma Dyelim; Hilakore, Maritje Aleonor; Lazarus, Edwin J.L
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol. 11 No. 3 (2023)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v11i3.p176-189

Abstract

The study aimed to determine the effect of fermentation time on the physical quality of cow’s rumen content silage. The study used an experimental method based on a completely randomized design (CRD) with 4 treatments of incubation time and 4 replications. The composition of the silage ingredients was as follows: cow’s rumen contents 60% +  rice bran 35% +  palm sugar 5% + local microorganisms 40 ml. Treatment of the fermentation time was P1: four weeks, P2: six weeks, P3: eight weeks, and P4: ten weeks. The variables observed were color, texture, odor, fungus, and cow’s rumen content silage pH. The results of the Kruskall Wallis Test analysis showed that the treatment had a very significant effect (P <0.01) on texture and odor. Still, they had no significant effect (P>0.05) on color and fungus. The results of ANOVA showed that the treatment had a very significant effect (P<0.01) on the pH value. Based on the results it can be concluded that the different fermentation times affected the texture, odor, and pH value, but not affect the color and fungus existence. The best fermentation time for this research is 8 weeks.
Pengaruh Pemberian Pakan Konsentrat Mengandung Silase Isi Rumen Sapi Dengan Level Berbeda Terhadap Tingkah Laku Makan Kambing Jantan Lokal Mesak Suek; Emma D. Wie Lawa; Maritje A. Hilakore; mesaksuek2@gmail.com
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian silase isi rumen sapi dengan level yang berbeda dalam konsentrat terhadap tingkah laku makan pada kambing jantan lokal. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah P0 : rumput kume 70% + konsentrat 30% tanpa silase isi rumen sapi, P10 : rumput kume 70% + konsentrat 30 % (mengandung 10% silase isi rumen sapi), P20 : rumput kume 70% + konsentrat 30 % (mengandung 20% silase isi rumen sapi) dan P30 : rumput kume 70% + konsentrat 30 % (mengandung 30% silase isi rumen sapi). Parameter yang diamati adalah lama makan, frekuensi makan, frekuensi istirahat, lama ruminasi dan frekuensi ruminasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA). Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa pemberian pakan konsentrat mengandung silase isi rumen sapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap lama makan, frekuensi makan, frekuensi istirahat, lama ruminasi dan frekuensi ruminasi. Disimpulkan bahwa penggunaan silase isi rumen sapi memberikan pengaruh yang relatif sama terhadap lama makan, frekuensi makan, lama istirahat, frekuensi istirahat, lama ruminasi dan frekuensi ruminasi terhadap tingkah laku makan kambing jantan lokal.
Pengaruh Penggunaan Polard Sebagai Aditif Terhadap Karakteristik Fisik Silase Limbah Sayur Kubis Nurianti Christin Missa; Edwin J.L Lazarus; Emma D. Wie Lawa
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 3 (2025): Lambda
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i3.2111

Abstract

This study aims to evaluate the physical characteristics of cabbage (Brassica oleracea) vegetable waste silage due to the use of pollard as an additive. This study used an experimental method and was designed using a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 4 replicates. The treatments were P0= Cabbage vegetable waste without pollard, P1= Cabbage vegetable waste + 3% pollard, P2: Cabbage vegetable waste + 6% pollard, P3: Cabbage vegetable waste + pollard 9%. Physical characteristics variables measured were color, texture, aroma, mold, and pH. Physical characteristics were observed using organoleptic test score instructions from 15 panelists. Data were analyzed using Kruskal-Wallis Analysis followed by Mann-Whitney. The pH value was measured using a pH meter and the data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) and continued with Duncan's Multiple Range Test. The results showed that the use of pollard had a significant effect (P0.05). It was concluded that the use of pollard bran in making cabbage vegetable waste silage (Brassica oleracea) produces a good effect on the physical characteristics of cabbage vegetable waste silage and the best level of pollard bran use as an additive is 9%.
Optimasi Lama Inkubasi Silase Isi Rumen Sapi Terhadap Kualitas Kimia dan Fermentabilitas In-vitro sebagai Pakan Alternatif Ternak Ruminansia David A. Nguru; Aldy Arjuna Apu; M. A. Hilakore; Gusti Ayu Y. Lestari; Emma D Wie Lawa
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2000

Abstract

Limbah isi rumen sapi berpotensi sebagai pakan alternatif namun memiliki kualitas nutrisi rendah. Penelitian ini bertujuan menentukan lama inkubasi optimal fermentasi silase isi rumen sapi Bali terhadap kandungan protein kasar (PK), serat kasar (SK), serta konsentrasi volatile fatty acids (VFA) dan amonia (NH3) secara in-vitro. Perlakuan yang diuji yaitu P1 : Isi Rumen Sapi 60% + 35% Dedak padi + 5% Gula Lontar + 40 ml MOL difermentasi 4 minggu, P2 : Isi Rumen Sapi 60% + 35% Dedak padi + 5% Gula lontar + 40 ml MOL difermentasi 6 minggu, P3 : Isi Rumen Sapi 60% + 35% Dedak padi + 5% Gula lontar + 40 ml MOL difermentasi 8 minggu, P4 : Isi Rumen Sapi 60% + 35% Dedak padi + 5% Gula lontar + 40 ml MOL difermentasi 10 minggu. Parameter yang diamati yaitu kandungan protein kasar, serat kasar, serta konsentrasi VFA dan NH3. Analisis statistik menunjukan perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan Protein Kasar dan NH3 tetapi tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap kandungan Serat Kasar dan VFA. Disimpulkan fermentabilitas dan kualitas kimia silase dengan lama inkubasi 8 minggu dapat meningkatkan kandungan protein kasar, dan NH3 tetapi tidak berpengaruh terhadap konsentrasi VFA dan kandungan serat kasar. Silase isi rumen sapi yang difermentasi 8 minggu direkomendasikan sebagai pakan alternatif ruminansia karena mampu meningkatkan protein tanpa menurunkan kecernaan
Pemberian Silase Isi Rumen Sapi dalam Konsentrat terhadap Kinerja Hematologis Ternak Kambing Jantan Lokal Nadia Rosmina Lani; Maritje A. Hilakore; Emma D. Wie Lawa; Edwin J L Lazarus
Jurnal Sains Peternakan Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Sains Peternakan Vol. 13 No. 2
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v13i2.12364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian silase isi rumen sapi dalam konsentrat terhadap kinerja hematologis yaitu glukosa darah, kolesterol darah, protein plasma dan urea darah ternak kambing jantan lokal. Penelitian ini menggunakan 20 ekor kambing jantan lokal dengan kisaran umur 8- 10 bulan, dengan  bobot badan rata-rata 11,337 kg dan KV 12,6%. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu P0 : rumput kume 70% + konsentrat 30% (tanpa silase isi rumen sapi), P1 : rumput kume 70% + konsentrat 30% (mengandung silase isi rumen sapi 10%), P2 : rumput kume 70% + konsentrat 30% (mengandung silase isi rumen sapi 20%) dan P3 : rumput kume 70% + konsentrat 30% (mengandung 30% silase isi rumen sapi) berdasarkan bahan kering. Variabel yang diukur adalah glukosa darah, kolesterol darah, protein plasma dan urea darah. Data dianalisis menggunakan Analysis Of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukan perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap glukosa darah, kolesterol darah, protein plasma dan urea darah ternak kambing yang diberi pakan konsentrat mengandung silase isi rumen sapi. Disimpulkan bahwa penambahan silase isi rumen sapi pada konsentrat hingga level 30% memberikan pengaruh yang sama terhadap kadar glukosa darah, kolesterol darah, protein plasma serta urea darah ternak kambing jantan lokal.