Claim Missing Document
Check
Articles

PERBANDINGAN METODE CERAMAH DAN METODE PROBLEM SOLVING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK DI MAN 1 SINJAI Rahmatiah Rahmatiah; Hardianto Rahman; Muhammad Anis
Jurnal Al-Ilmi: Jurnal Riset Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2020): Volume 01 Nomor 01 September 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.107 KB) | DOI: 10.47435/al-ilmi.v1i1.401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan motivasi antara pesertadidik yang diajar dengan menggunakan metode ceramah dengan peserta didik yangdiajar dengan menggunakan metode Problem Solving. Dalam penelitian ini telahdilakukan uji normalitas, uji linearitas, uji validitas dan uji hipotesis data, danAL-Ilmi Jurnal Kajian Islam &Pendidikan 2Vol.01 No 01, 2020Volume 01 No 01 2020ISSN (print) : xxxx-xxxxISSN (online) : xxxx-xxxxHomepage : http://journal.iaimsinjai.ac.id/index.php/aldiperoleh kesimpulan bahwa terdapat perbedaan tingkat motivasi belajar pesertadidik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakanpendekatan nonequivalent control group design Data yang dikumpulkan dalampenelitian ini diperoleh dan digali dari data angket informanya itu peserta didikkelasXI MIPA I dengan jumlah sampel 32 orang dan XI MIPA 3 dengan jumlahsampel 29 orang. Hasil penelitian ini ditunjukkan sebagai berikut: 1) Penerapanmetode ceramah pada peserta didik kelas XI MIPA 1 disimpulkan bahwa terjadipeningkatan motivasi belajar peserta didik selama dilakukannya tindakan. 2)Penerapan metode problem solving pada peserta didik kelas XI MIPA 3 disimpulkanterjadi peningkatan motivasi belajar berdasarkan data yang telah diuji selamatindakan. 3) Penerapan metode problem solving lebih tinggi daripada motivasibelajar peserta didik pada metode ceramah. Oleh karena nilai t hitung > t tabel(4,025 > 2,042) dan P value (0,000 < 0,05) maka Ho ditolak, artinya bahwa adaperbedaan antara rata-rata motivasi belajar peserta didik kelas XI MIPA I dan kelasXI MIPA 3. Pada table group statistic terlihat rata-rata (mean) untuk kelas XI MIPAI sebesar 69,50 dan rata-rata (mean) kelas XI MIPA 3 sebesar 77,14. Artinya bahwanilai rata-rata motivasi peserta didik yang diajar dengan metode problem solvinglebih tinggi daripada nilai rata-rata motivasi belajar peserta didik yang diajardengan metode ceramah. Perbedaan rata-rata (mean) sebesar 7,65 (77,14 – 69,50)dan perbedaan berkisar antara 3,84.
STRATEGI DAN KREATIVITAS GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PAI DI KELAS X SMA NEGERI 2 SINJAI Nofaris Manti; Hardianto Rahman; Burhanuddin Burhanuddin
Jurnal Al-Ilmi: Jurnal Riset Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2020): Volume 01 Nomor 01 September 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.411 KB) | DOI: 10.47435/al-ilmi.v1i1.406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dan kreativitas yang dilakukan oleh guru matapelajaran PAI dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik pada kelas X SMA Negeri 2 Sinjai.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan naturalistic.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan pencatatan dokumen. Hasilpenelitian dapat disimpulkan sebagai berikut, 1) Strategi yang dilakukan guru dalam prosespembelajaran mampu mengatasi kesulitan belajar yang dialami oleh peserta didik, hal tersebut dapatdiketahui dari perolehan hasil belajar peserta didik yang mengalami peningkatan dari tes pertamadan tes kedua. Kesulitan belajar yang dialami oleh peserta didik adalah pencapaian hasil belajaryang rendah atau Under Achiever dan lambat dalam belajar atau Slow Rearner. strategi yangdilakukan guru adalah melakukan pengumpulan data, pengolahan data, diagnosa, prognosa,treatmen dan evaluasi terhadap kesulitan belajar peserta didik. 2) Kreativitas yang dilakukan olehguru merupakan lanjutan dari strategi yang telah ditetapkan berupa, penerapan metodepembelajaran yang variatif, pelaksanaan kompetisi belajar, pemberian penghargaan, motivasi danapresiasi serta memberikan, penugasan
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEMATIK DALAM MEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK Masna intan Masna; Fatmawati Fatmawati; Hardianto Rahman
Jurnal Al-Ilmi: Jurnal Riset Pendidikan Islam Vol 1 No 2 (2021): Volume 01 Nomor 02 Maret 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (992.476 KB) | DOI: 10.47435/al-ilmi.v1i2.534

Abstract

Mendeskripsikan implementasi desain pembelajaran tematik, proses pembelajaran tematik dan juga evaluasi pembelajaran tematik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data di dalam penelitian ini di lakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Seluruh data yang telah di peroleh di analisis kemudian di sajikan dan ditarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) desain pembelajaran tematik dalam membentuk karakter peserta didik yang dilakukan oleh guru di MIN 3 Sinjai adalah dengan memetakan dahulu kompetensi dasar dengan menetapkan tema apa yang akan dibahas dan menjabarkannya ke dalam indikator, kemudian menyusun silabus dan disusun menjadi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), untuk pembuatan RPP masih dibuat di Kelompok Kerja Guru (KKG). 2) pelaksanaan pembelajaran tematik dalam membentuk karakter peserta didik menekankan pada aspek kognitif, afektif dan psikomotorik sehingga pelaksanaan pembelajaran menyeimbangkan teori dan praktiknya. Selain itu setiap pembelajaran tematik diselipkan keterampilan-keterampilan untuk lebih menggali kreatifitas peserta didik dan pertumbuhan nilai-nilai karakter. 3) evaluasi pembelajaran tematik dalam membentuk karakter peserta didik menggunakan berbagai macam variasi, mulai dari catatan buku kendali maupun melalui pengamatan secara langsung yang dilakukan oleh guru. Evaluasi pembelajaran di sekolah ini setiap guru mempunyai buku catatan atau buku kendali yang fungsinya untuk mengetahui perkembangan pengetahuan dan perilaku anak, perilaku terhadap orang di sekitarnya, dan perilaku dalam hal belajar. 4) karakter peserta didik yang terbentuk melalui pembelajaran tematik bisa di lihat dari kebiasaan siswa dalam mengikuti shalat Zduhur berjamaah, pelaksanaan upacara bendera tiap hari senin, pelaksanaan senam setiap hari jumat dan juga kerja bakti yang dilakukan sekali dalam seminggu.
Pengaruh Pembelajaran Daring Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Sukmawati Sukmawati; Hardianto Rahman; Mustamir Mustamir
Jurnal Al-Ilmi: Jurnal Riset Pendidikan Islam Vol 2 No 1 (2021): Volume 02 Nomor 01 September 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (922.62 KB) | DOI: 10.47435/al-ilmi.v2i1.748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh pembelajaran daring terhadap motivasi belajar dalam mata pelajaran Aqidah Akhlak siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Sinjai, (2) Pengaruh pembelajaran daring terhadap hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Aqidah Akhlak Madrasah Aliyah Negeri 2 Sinjai, (3) Seberapa besar pengaruh pembelajaran daring terhadap motivasi belajar dan hasil belajar dalam mata pelajaran Aqidah Akhlak siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Sinjai. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian survey dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Subyek dalam dari penelitian ini adalah siswa kelas XI. Adapun metode pengumpulan data yaitu dengan teknik angket, dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya menggunakan deskriptif statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, ada pengaruh pembelajaran daring terhadap motivasi belajar siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Sinjai dengan nilai 0,002<0,05. Ke dua, ada pengaruh pembelajaran daring terhadap hasil belajar siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Sinjai dengan nilai 0,035<0,05. Ke tiga, besar pengaruh pembelajaran daring terhadap motivasi belajar sebesar 43,5%, dan pembelajaran daring terhadap hasil belajar sebesar 30,5%.
Pengaruh Kinerja Musyawarah Guru Mata Pelajaran dan Pelatihan Guru Terhadap Kompetensi Pedagogik Fatahullah Fatahullah; Hardianto Rahman; Munirah Munirah
Jurnal Al-Ilmi: Jurnal Riset Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2022): Volume 02 Nomor 02 April 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (805.182 KB) | DOI: 10.47435/al-ilmi.v2i2.896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja musyawarah guru mata pelajaran dan pelatihan guru terhadap kompetensi pedagogik guru di SMP Kecamatan Bulu kumpa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian ex post facto dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Adapun jumlah populasi sekaligus sampel yaitu sebanyak 17 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini diperoleh dari angket yang diberikan kepada guru PAI di SMP Bulukumpa, dengan menggunakan aplikasi IBM SPSS 16 For Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)Kinerja musyawarah guru mata pelajaran tidak berpengaruh terhadap kompetensi pedagogik guru PAI di SMP Bulukumpa, Hal ini terlihat dari hasil pengolahan data SPSS dimana nilai signifikannya 0,373>0,05. 2) ada pengaruh pelatihan guru terhadap kompetensi pedagogik guru PAI di SMP Bulukumpa. Hal ini terlihat dari hasil pengolahan data SPSS dimana nilai signifikannya 0,023>0,05. 3) Secara simultan kinerja musyawarah guru mata pelajaran dan pelatihan guru memiliki pengsruh terhadap kompetensi pedagogik guru PAI di SMP Bulukumpa.
Pengaruh Masa Kerja Dan Beban Kerja Terhadap Profesionalisme Guru Subehan Subehan; Syamsir Syamsir; Hardianto Rahman
Jurnal Al-Ilmi: Jurnal Riset Pendidikan Islam Vol 2 No 2 (2022): Volume 02 Nomor 02 April 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1171.16 KB) | DOI: 10.47435/al-ilmi.v2i2.943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh masa kerja dan beban kerja terhadap profesionalisme guru di MAN 2 Bulukumba. Penelitian ini merupakan jenis penelitian ex post facto dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah populasi 72 orang dan sampel 61 orang data yang dikumpulkan dalam penelitian ini diperoleh dari angket yang diberikan kepada kepala sekolah dan guru di MAN 2 Bulukumba, dengan menggunakan aplikasi IBM SPSS 16 For Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)ada pengaruh yang postif dan signifikan antara masa kerja terhadap profesionalisme guru di MAN 2 Bulukumba, artinya semakin lama masa kerja maka akan semakin baik pula profesionalisme guru, 2) ada pengaruh yang positif dan signifikan beban kerja terhadap profesionalisme guru MAN 2 Bulukumba, artinya semakin tinggi beban kerja maka akan semakin baik pula profesionalisme guru. 3) Ada pengaruh yang positif dan signifikan masa kerja dan beban kerja secara bersama-sama terhadap profesionalisme guru MAN 2 Bulukumba. Artinya semakin lama masa kerja dan semakin tinggi beban kerja maka akan semakin baik pula profesionalisme guru.
Development of Social Science Textbooks Integrated with Islamic and Local Culture Values Ramlan Mahmud; Latri Latri; Hardianto Rahman; Andi Fajar Asti; Diarti Angraningsi; Jamaluddin Jamaluddin; Umar Umar
Journal of Educational Science and Technology (EST) Volume 8 Number 3 December 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/est.v8i2.38693

Abstract

Social Science textbooks tend to be less dynamic and integrative with Islamic values and local culture. This research is aimed to compose an integrated social science learning textbook which is valid, practical, and effective in improving students’ nationalism character. Type of research and development (R&D) with 4D model procedures (define, design, develop and disseminate) to fulfill the procedure of development. The developed textbook that fulfills scientists’ validity result and its practical use as the participants’ valuation and the implementation of learning. It can enhance students’ nationalism characters and contribute to learning on the character education program, preventive action, enhance the understanding of social, religious, and cultural life values and it should be widely recognized by educators.
PENGARUH PEMBELAJARAN DARING DAN LURING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK Harun; Burhanuddin; Hardianto Rahman
Jurnal Al-Ilmi: Jurnal Riset Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2022): Volume 03 Nomor 01 September 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-ilmi.v3i1.1248

Abstract

This study aims to knowing effect of online learning on students' learning motivation, knowing effect of online learning on students' learning motivation, knowing effect of simultaneous online and offline learning on students' learning motivation in Islamic religious education subjects at SMK Negeri 1 Sinjai. This research is included in the type of ex post facto research using a quantitative research approach. The population in this study were all students of class X SMKN 1 Sinjai, while the sample consisted of 80 students. The data collection techniques used in this study were questionnaires and documentation, while the data analysis used multiple regression analysis techniques.The results of this study indicate that the effect of online learning on learning motivation is 0.029. The significance value of obtained is smaller than (0.029 > 0.05), there is an effect of offline learning on learning motivation of 0.010. The significance value of obtained is smaller than (0.010 > 0.05), there is an effect of simultaneous online learning and offline learning on learning motivation. Based on the value of Fhit = 23,095> Ttable = 2,720. The effect of the independent variable Online Learning and Offline Learning on the independent variable Learning Motivation of Learners is 35.9%. While the remainder (100%-35.9% = 64.1%) is influenced by other variables.
EFEKTIVITAS PENERAPAN ATURAN PONDOK DALAM PEMBENTUKAN AKHLAKUL KARIMAH SANTRI DI PONDOK PESANTREN Megawati; Hardianto Rahman; Mustamir
Jurnal Al-Ilmi: Jurnal Riset Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2022): Volume 03 Nomor 01 September 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-ilmi.v3i1.1249

Abstract

This study aims to see the Effectiveness of the Application of Pondok Rules in Formation of Akhlakul Karimah Santri at the Darul Istiqamah Bongki Islamic Boarding School, Kec. North Sinjai Kab. Sinjai. This research is included in the type of evaluation research using a quantitative approach. The subjects of this study were students of MTs and MA Pondok Pesantren Putri Darul Istiqamah Bongki. The data collection method is by distributing questionnaires (questionnaires), making observations, and collecting information from sources or available documents. The results showed that the effectiveness of the application of the rules of the boarding school had a significant effect on the formation of the morality of the santri of the Putri Darul Istiqamah Bongki Islamic Boarding School where the effectiveness level was 81.5%. In the application of the rules at the Darul Istiqamah Bongki Islamic Boarding School, there is a reciprocal process and dynamic interaction between students, teachers, and the pesantren environment in general. The teacher is a role model and the environment is the shaper of conditions and comfort, as well as the climate of the boarding school to develop good morality for the students. The synergy of all these elements will certainly return to the students as individuals who are in a very dynamic environment.
Implementasi Nilai Pendidikan Islam dalam Meminimalisir Perilaku Konsumtif pada Remaja Indri Saputri; Syamsir Syamsir; Hardianto Rahman
Jurnal Al-Ilmi: Jurnal Riset Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2022): Volume 03 Nomor 01 September 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-ilmi.v3i1.1272

Abstract

This study aims to describe the consumptive behavior of adolescents in Palattae Village, Kahu District, Bone Regency; and the Implementation of the value of Islamic education on adolescent consumptive behavior in Palattae Village, Kahu District, Bone Regency. This research is included in the type of naturalistic research using a qualitative approach. The subjects in this study were the people of Palattae Village, the northern neighborhood, the middle neighborhood, the eastern neighborhood, and the southern neighborhood who represented the research informants. While the object of research is the consumptive behavior of adolescents in Palattae Village by using a purposive sampling technique. The results showed that of 14 teenagers, there are 11 teenagers have minimized their consumptive behavior because they are able to buy goods based on their needs, buy something in moderation, are more interested in shopping in the market than shopping online because of shipping discounts, not buy goods because the packaging is unique, cute and attractive and does not follow current trends or fashions. Then there are 3 teenagers who do consumptive behavior; it can be concluded that in the indicator of the value of faith there are 14 teenagers who have implemented the value of faith in shopping. In the indicators of the value of worship, there are 11 teenagers who have implemented the value of worship in shopping, then there are 3 teenagers who have not implemented the value of worship. In the indicators of moral values, there are 10 teenagers who have implemented moral values, there are 4 teenagers who have not implemented moral values.