Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

LITERRATURE REVIEW: KAWASAN SENTRA PRODUKSI RUMPUT LAUT BERKELANJUTAN Leffy Hermalena; Melinda Noer; Novizar Nazir; Rika Ampuh Hadiguna
Journal of Scientech Research and Development Vol 5 No 1 (2023): JSRD, June 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v5i1.184

Abstract

Pembangunan kawasan sentra produksi merupakan suatu bentuk program perencanaan ruang untuk sektor strategis yang diharapkan dapat mendorong percepatan produksi pertanian dengan perkembangan wilayah. Pembangunan kawasan sentra produksi termasuk dalam konsep pembangunan wilayah baru dimana ide pengembangannya didasarkan pada potensi yang telah ada. Penentuan sentra produksi dapat ditentukan dengan cara perwilayahan pengembangan komoditi. Industri rumput laut merupakan pertanian rumput laut yang berkembang cepat di beberapa negara. Rumput laut saat ini menghasilkan produksi skala besar, umumnya untuk makanan, pakan, biofuel serta biokimia, sehingga membutuhkan kawasan sentra produksi untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Peran strategis agroindustri yang bertumpu pada peningkatan nilai tambah potensi sumberdaya alam domestik diyakini mampu menopang peningkatan daya saing bangsa terutama untuk komoditi rumput laut.
LIMBAH TERNAK SAPI DAN PADI SEBAGAI SUMBER PUPUK ORGANIK UNTUK MENDUKUNG SEKTOR PERTANIAN Murnita Murnita; Syamsuwirman Syamsuwirman; Henny Puspita Sari; Leffy Hermalena; Inawati Sidabalok
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2295-2302

Abstract

Limbah ternak sapi dan padi di Indonesia belum dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: (1) Merangsang ambisi petani untuk memanfaatkan limbah ternak sapi dan padi menjadi pupuk organik, (2) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani memanfaatkan limbah ternak sapi dan padi menjadi pupuk organik (3 ) Untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian. Metode yang digunakan adalah: penyuluhan, praktik, pemantauan, penilaian dan tindak lanjut. Dampak pengabdian kepada masyarakat adalah: (1) Kegiatan pengabdian kepada masyarakat terlaksana dengan baik, mitra aktif mengikuti pelatihan dan berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan pembuatan pupuk organik dari limbah ternak sapi dan padi ≥ 80%, (2) Mitra memiliki pengetahuan yang baik tentang aspek-aspek berikut: pengertian, kelebihan, kekurangan,  fungsi pupuk organik, terampil memanfaatkan limbah ternak sapi dan padi  untuk membuat dan menggunakan pupuk organik ≥ 73%, (3) Produktivitas lahan pertanian akan meningkat dan berkelanjutan karena mitra akan menanam tanaman ≥ 85% menggunakan kombinasi pupuk anorganik dan organik dari limbah ternak sapi dan padi.
Sustainable Supply Chain Optimization Through The Implementation Of Iot Technology And Risk Management: The Role Of Product Quality Intervention Ivonne Ayesha; Roosganda Elizabeth; Leffy Hermalena
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 6 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i6.3910

Abstract

Dalam lanskap bisnis global yang berkembang pesat, perusahaan berusaha keras untuk meningkatkan keberlanjutan dan efisiensi rantai pasokan mereka. Artikel ini mengeksplorasi integrasi teknologi mutakhir, khususnya Internet of Things (IoT), dan praktik manajemen risiko yang kuat sebagai alat transformatif dalam manajemen rantai pasokan yang berkelanjutan. Dengan fokus pada Kantor Regional PT Mitratel di Bandung, sebuah perusahaan terkemuka di sektor infrastruktur telekomunikasi, studi ini menekankan peran penting teknologi IoT dalam pemantauan waktu nyata dan pengambilan keputusan berbasis data. Temuan ini menyoroti pentingnya manajemen risiko dalam mengatasi tantangan-tantangan khusus di sektor tertentu dan menggarisbawahi hubungan penting antara intervensi kualitas produk dan keberlanjutan rantai pasokan. Melalui analisis langsung dan tidak langsung, penelitian ini memberikan wawasan tentang hubungan yang bernuansa antara IoT, manajemen risiko, kualitas produk, dan praktik rantai pasokan yang berkelanjutan, yang menawarkan panduan strategis untuk mencapai kesuksesan jangka panjang dalam lanskap telekomunikasi yang dinamis.
KARAKTERISTIK BISKUIT DARI TEPUNG BENGKUANG (PACHYRHIZUS EROSUS) MODIFIKASI DAN TEPUNG UBI JALAR PUTIH (Ipomea batatas) Nela Putriana; Yurnalis; Leffy Hermalena; Eddwina Aidila Fitria
Journal of Scientech Research and Development Vol 5 No 2 (2023): JSRD, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v5i2.243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan tepung bengkuang modifikasi dan tepung ubi jalar putih terhadap mutu biskuit. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap sederhana (RAL) satu factor dengan 5 perlakuan 3 kali ulangan. Data pengamatan dianalisis menggunakan Analysis of Varian (ANOVA) dan uji lanjut Duncan’ New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 1%. Perlakuan pada penelitian ini adalah perbandingan tepung bengkuang modifikasi dan tepung ubi jalar putih pada pembuatan biskuit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan tepung bengkuang modifikasi dan tepung ubi jalar putih berpengaruh terhadap kadar air, kadar abu, kadar serat kasar, dan kadar protein biskuit yang dihasilkan. Biskuit yang dibuat sudah memenuhi syarat mutu biskuit yang ditetapkan oleh SNI kecuali untuk kadar air dan kadar protein. Biskuit yang paling disukai oleh panelis adalah biskuit dengan perbandingan tepung bengkuang modifikasi dan tepung ubi jalar 20:80 (perlakuan E).
ANTIOXIDANT ACTIVITY OF YELLOW PUMPKIN NOODLES (Cucurbita moschata Durch) WITH TUNA BONE MEAL Leffy Hermalena; Hafiva Reski Oktavia; Eddwina Aidila Fitria
JURNAL KATALISATOR Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Katalisator Volume 8 No. 2, Oktober 2023
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/katalisator.v8i2.2241

Abstract

Lash yellow is one of the alternative ingredients for making dry noodle products substituted with wheat flour. The use of yellow pumpkin in making dry noodles because yellow pumpkin contains lots of carbohydrates, vitamins, and fiber. In addition to substituting yellow pumpkin, noodles can also add nutrients that are not yet present in the basic composition,  namely calcium, obtained from the by-products of fish bones. The purpose of this study was to determine the effect of adding tuna bone meal on the characteristics and antioxidant activity of yellow pumpkin noodles and to find out the addition of the best tuna bone meal to produce yellow pumpkin noodles that panelists liked. The observational data were analyzed using ANOVA and Duncan's New Multiple Range Test (DNMRT) at a level of 1%. The treatment in this study was the addition of tuna bone meal (A = 2%, B = 6%, C = 10%, D = 14%, E = 18%). It turns out that the addition of tuna bone meal has a very real effect on water content, ash content, protein content, antioxidant activity, and calcium levels. All treatments meet the quality requirements of dry noodles SNI 8217-2015. Based on organoleptic tests, the best treatment is treatment A with the addition of tuna bone meal as much as 2% with an average of 5.39 organoleptic, with a moisture content value of 11.71%, ash content of 0.12%, protein content of 14.64%, antioxidant activity of 22.00% and calcium content of 18.8 mg / 100g.
Fortifikasi Kalsium Pada Kerupuk Ubi Kamang Dengan Tepung Tulang Ikan Tuna (Thunnus sp.) Efrinelti, Sintia; Yurnalis; Salihat, Rera Aga; Hermalena, Leffy; Sidabalok, Inawaty; Yessirita, Nita
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2025)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/3te5he54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fortifikasi kerupuk singkong Kamang dengan tepung tulang ikan tuna (Thunnus sp.) terhadap kandungan gizinya. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima taraf perlakuan dan tiga ulangan. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf signifikansi 1%. Perlakuan dalam penelitian ini meliputi penambahan tepung tulang ikan tuna pada taraf: A (kontrol) = 0%, B = 5%, C = 10%, D = 15%, dan E = 20%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung tulang ikan tuna berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar abu, kadar kalsium, dan daya serap minyak, dengan nilai rata-rata kadar air sebesar 7,54–9,30%, kadar abu 8,37–14,73%, kadar kalsium 2,22–4,64%, dan daya serap minyak 1,04–6,70%. Semua perlakuan memenuhi standar mutu kerupuk sesuai SNI 0272-1991. Berdasarkan uji organoleptik, panelis lebih menyukai kerupuk singkong Kamang dengan penambahan tepung tulang ikan tuna sebanyak 5%, 10%, 15%, dan 20%.
CHARACTERISTICS OF RED DRAGON FRUIT SKIN DRY NOODLES (Hylocereus polyrhizus) WITH THE ADDITION OF TUNA FISH BONE MEAL Eddwina Aidila Fitria; Hermalena, Leffy; Nadia Saputri; Nita Yessirita; Inawaty Sidabalok
JURNAL KATALISATOR Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Katalisator Volume 9 No.1, April 2024
Publisher : LLDIKTI X Sumbar, Riau, Jambi, Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/katalisator.v9i1.2804

Abstract

Noodles are one of the carbohydrate alternatives to rice. To get healthy noodles, you need additional vegetables or fruit. Dragon fruit skin is high in antioxidants that function to ward off free radicals. The addition of tuna bone meal as an additional nutritional value in the form of potassium and mineral. The purpose of this study was to determine the best characteristics of red dragon fruit skin dry noodles with the addition of tuna fish bone meal which were the best in making dry noodles that the panelists liked. This study used a Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatment levels and 3 replications. Observational data were analyzed using Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) at 1% level. The treatment in this study was the addition of tuna fish bone meal to dried red dragon fruit skin noodles (A=2%, B=4%, C=6%, D=8%, E=10%). The results showed that the addition of tuna bone meal had highly significant different, ash content, protein content, antioxidant test and calcium content. Based on the organoleptic test, dry noodles with treatment B (Addition of 4% tuna fish bone meal) were most preferred by the panelists and met the quality requirements of SNI No 8217-2015 with a composition of water content (11,47%), ash content (0,45%), protein content (16,24%), antioxidant test (34,38%) and calcium content (30,79%).  
PENGARUH LAMA PENGERINGAN BUAH LINDUR (Bruguiera ghymnorrhiza L.) TERHADAP MUT TEPUNG Rahmadhan, Dani; Yurnalis; Leffy Hermalena
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2021)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/wf7qex67

Abstract

One of the stages in the process of processing Lindur flour is drying, where drying is one of the determinants of flour quality. This study aims to determine the effect of drying duration of dried fruit on flour quality. The design used in this study was a completely randomized design (CRD) one factor with 5 levels of treatment and 3 replications. Observations were made on yield, water content, ash content, starch content, crude fiber content, pH value, white degree, HCN content and organoleptic test. This study results that the drying time of the fruit has an effect on yield, water content, ash content, starch content, crude fiber, white degree and HCN, but does not affect the pH value. Based on organoleptic test results, the best is flour with a drying time of 10 hours using an oven temperature of 80oC with the lowest HCN content of 0.027 ppm.
Pengaruh Konsentrasi Asam Asetat Terhadap Karakteristik Kolagen Dari Sisik Ikan Julung-Julung (Hemiramphus SP.) Dwi Andrizal Ramadani; Leffy Hermalena; Rera Aga Salihat
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Agustus 2024)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/b0ts7w60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperlajari karateristrik kolagen dari ikan julung-julung dan untuk mengetahui konsentrasi asam asetat yang terbaik ditinjau dari karateristrik kolagen dari sisik ikan julung-julung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sederhana dengan 5 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan uji lanjut Duncan’s New Multiple Range Test  (DNMRT) pada taraf nyata 5%. Perlakuan pada penelitian ini adalah konsentrasi asam asetat yang digunakan sebagai pengekstraksi yaitu 0,3 M, 0,4 M, 0,5 M, 0,6 M dan 0,7 M. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi asam asetat terhadap karakteristik kolagen dari sisik ikan julung-julung berpengaruh sangat nyata terhadap rendemen, kadar air, kadar abu, kadar protein dan pH. Berdasarkan hasil uji rendemen, kadar air, kadar abu, kadar protein dan pH menunjukkan konsentrasi terbaik yaitu pada perlakuan A dengan konsentrasi 0,3 M dengan hasil yang diperoleh yaitu rendemen (3,57 %), kadar air (2,39 %), kadar abu (10,56 %), kadar protein (87,58 %) dan pH (7,26).
Uji Mutu Dodol Ketan dengan Substitusi Bubur Pisang Raja (Musa Acuminata) Basalius; Sidabalok, Inawaty; Yessirita, Nita; Hermalena, Leffy; Salihat, Rera Aga; Fitria, Eddwina Aidila
Jurnal Research Ilmu Pertanian Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Research Ilmu Pertanian (Februari 2025)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/znrz1x71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi pisang raja dan tepung beras ketan terhadap penilaian kualitas dodol beras ketan. Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan dengan lima taraf perlakuan dan tiga kali ulangan. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan ANOVA, dilanjutkan dengan DNMRT pada taraf signifikansi 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi pisang raja dan tepung beras ketan berpengaruh nyata terhadap kadar air, abu, lemak, protein, gula total, dan karbohidrat. Semua perlakuan memenuhi standar mutu dodol SNI 01-2986-1992, kecuali total gula dan karbohidrat (pada perlakuan D dan E). Dodol yang paling disukai panelis adalah perlakuan E (substitusi 50%), dengan kadar air 8,64%, abu: 1,33%, lemak: 13,27%, protein: 7,31%, gula total: 32,83%, dan karbohidrat 46.56%.