Claim Missing Document
Check
Articles

Pembelajaran Guru Agama sebagai Sumber Inspirasi untuk Mengatasi Kejenuhan Belajar Siswa Siby, Robert; Kasingku, Juwinner Dedy
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1173

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan di dalam dunia pendidikan, termasuk di dalam Pendidikan Agama Kristen. Salah satu tantangan yang ada akibat dari perubahan ini adalah meningkatnya kejenuhan belajar di kalangan persta didik. Kejenuhan belajar disebabkan oleh berbagai macam faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari lebih dalam peran pengajar Kristen dalam mengatasi kejenuhan belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengajar Kristen memiliki peran penting sebagai teladan iman dan karakter, motivator rohani dan akademik, serta pembimbing dalam pertumbuhan kerohanian peserta didik. Selain itu, strategi pembelajaran kreatif lewat pemanfaatan teknologi digital, serta pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa, efektif dalam meningkatkan semangat belajarn dan mengurangi kejenuhan. Kesimpulannya, pengajar Kristen harus mampu mengembangkan metode pengajaran yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital, serta membangun hubungan yang hangat dan menyenangkan dengan para peserta didik, sehingga pembelajaran Pendidikan Agama Kristen tidak hanya menyampaikan pengetahuan saja, tetapi juga dapat membentuk karakter dan iman yang kuat pada Kristus.
Pendidikan Dalam Keluarga: Fondasi Keharmonisan dan Kedamaian Dalam Rumah Tangga Watopa, James Jonah; Kasingku, Juwinner Dedy
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i2.1185

Abstract

Kehidupan keluarga yang harmonis dan damai menjadi fondasi penting dalam pertumbuhan rohani, mental, emosional, dan sosial setiap anggota keluarga. Firman Allah menjadi pedoman utama, dan tulisan-tulisan dari Roh Nubuat memberikan panduan praktis dan mendalam dalam membangun keluarga yang berlandaskan kasih Kristus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka untuk mencari tahu peran tulisan Roh Nubuat dalam membentuk keluarga Kristen yang harmonis. Sumber-sumber literatur dari jurnal, buku, dan artikel dikaji secara mendalam untuk memperoleh pemahaman yang mendalam. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa keluarga yang harmonis ditandai oleh komunikasi terbuka, empati, pembagian tanggung jawab yang adil, dan waktu berkualitas bersama. Roh Nubuat membantu memperkuat nilai-nilai Kristiani dalam keluarga melalui prinsip kasih, pengorbanan, dan penghormatan terhadap orang tua. Selain itu, pendidikan dalam keluarga juga ditegaskan sebagai dasar utama dalam membentuk karakter anak. Kesimpulannya, tulisan Roh Nubuat berperan sebagai pendamping praktis dalam menerapkan prinsip-prinsip firman Allah, memperluas pemahaman rohani, serta membantu menciptakan keluarga yang damai dan bahagia secara menyeluruh.
Peran Pendidikan Kerohanian dalam Meningkatkan Kesehatan Mental Remaja: Studi Literatur Warouw, Winda Novita; Kasingku, Juwinner Dedy; Lumingkewas, Edwin Melky
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1397

Abstract

Dewasa ini, orang muda sering menghadapi berbagai tantangan hidup yang dapat mempengaruhi kondisi kesehatan mental mereka. Mulai dari beban akademik, pencarian identitas, hingga penaruh media sosial dapat memberikan pengaruh yang signifikan pada perkembangan mental mereka. Kondisi ini dapat memicu gangguan mental seperti stres, kecemasan, maupun depresi. Pendidikan Agama Kristen (PAK) memiliki peran yang penting dalam menolong para orang muda untuk dapat membentuk dan mempertahankan kesehatan mental melalui aspek kerohanian, moral, maupun sosial. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan untuk mendapatkan apa saja kontribusi PAK dalam menjaga kesehatan mental remaja. Hasil menunjukan bahwa PAK tidak hanya berperan memberikan pengajaran rohani, tetapi juga dapat memberikan penguatan karakter, memberi arah dan tujuan hidup, dan mengembangkan kecerdasan emosional orang muda. Kesehatan mental dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti faktor biologis, psikologis, dan lingkungan sosial dimana orang muda tinggal. Melalui peran guru PAK sebagai pendamping dan dapat menerapkan metode pembelajaran interaktif seperti Think-Pair-Share, serta pendekatan pastoral, para orang muda dapat dibantu untuk bagaimana mengelola emosi mereka dan dapat membangun hubungan satu dengan yang lain secara sehat. Kesimpulannya, PAK memiliki kemampuan dalam mendukung kesehatan mental generasi muda dengan menyediakan pembelajaran secara kerohanian dan emosional secara efektif dan relevan, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan secara seimbang dan bermakna.
Generasi Berkualitas Melalui Pendidikan Yang Berdasarkan Firman Kasingku, Juwinner Dedy; Siby, Robert
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1399

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam perkembangan pribadi dan kehidupan bermasyarakat, tidak hanya sebagai alat untuk mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai pembentukan karakter dan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, melibatkan literatur, jurnal, dan sumber yang terkait dengan  pendidikan yang berlandaskan aspek kerohanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya melengkapi seseorang dengan kemampuan akademik, tetapi juga menuntun mereka untuk dapat mengenal, mengasihi, dan menaati Tuhan melalui ajaran firman-Nya. Pendidikan yang berfokus pada kerohanian berperan penting dalam membentuk karakter yang beretika, bertanggung jawab, dan penuh kasih. Selain itu, pendidikan rohani mempersiapkan seseorang untuk dapat melayani sesama dan menyebarkan kabar baik sesuai dengan ajaran firman Allah. Firman Tuhan sebagai dasar pembelajaran efektif membantu membentuk pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijaksana dan kuat dalam iman. Kesimpulannya, pendidikan yang menghubungkan aspek akademik dan kerohanian mampu menciptakan sumber daya manusia yang utuh, berkarakter positif, serta dapat memberikan dampak positif bagi sesama manusia
HUBUNGAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IX SMA ADVENT UNKLAB Christy Shaptary Putery Kawonal; Juwinner Dedy Kasingku; Andrew Christian Aseng; Boy Lumoindong
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.28625

Abstract

This study aims to explore the relationship between peer relationships and students' learning motivation in Grade XI at SMA Advent UNKLAB during the 2023/2024 academic year. The objective is to determine the levels of peer interaction and student motivation, as well as to examine whether there is a significant relationship between the two. A quantitative research method was used, involving statistical data analysis to investigate the connection between the variables. The results of the study, based on the research questions, indicate that the level of peer interaction falls into the high category, the level of student learning motivation is also in the high category, and there is a significant relationship between peer interaction (variable X) and learning motivation (variable Y), with a moderate correlation (r = 0.471) and a significance value of sig. (2-tailed) = 0.000. These findings are expected to provide valuable insights for the public, educators, and policymakers on how to optimize peer relationships to enhance students' motivation to learn.
Teaching Skills of CRE Teachers and Student Interest at Unklab Senior High School Kaeng, Angelie Theresia; Kasingku, Juwinner Dedy; Aseng, Andrew Christian; Siby, Robert R
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1573

Abstract

This study explores the relationship between Christian Religious Education (CRE) teachers' teaching skills and students' interest in learning at UNKLAB Senior High School, Airmadidi. The purpose of the research is to assess how effectively teachers' teaching skills influence students' engagement and interest in learning Christian religious subjects. Using a quantitative, descriptive, and correlational approach, data was collected from 81 respondents across various 11th-grade classes and analyzed with SPSS statistical software. The study reveals that CRE teachers' teaching skills are categorized as very high, based on an average score of 4.02. This indicates that teachers excel in transferring knowledge, explaining Christian concepts clearly, supporting faith development, and encouraging active student participation. Students' interest in learning, with an average score of 3.92, is categorized as high. Analysis shows that students are notably interested in attending religious education classes and viewing learning as a means of personal development. Inferential statistics using bivariate Pearson correlation demonstrate a very strong positive correlation (r = 0.820) between teachers' teaching skills and students' interest in learning, with a significance value of p = 0.00. This suggests that higher teaching skills are associated with increased student interest in Christian religious education. The findings emphasize the critical role of effective teaching in enhancing student engagement. Recommendations for educators include maintaining high teaching standards and using varied methods to sustain student interest. For future research, examining different educational levels or focusing on specific aspects of teaching skills could provide further insights.
Standar Karakter Yang Benar Menurut Alkitab dan Tulisan Roh Nubuat Kasingku, Juwinner Dedy; Lumingkewas, Edwin Melky; Warouw, Winda Novita
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1924

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai standar karakter yang benar serta pentingnya membentuk karakter orang muda sesuai pandangan alkitab dan tulisan Ellen G. White. Tujuan utama penelitian ini adalah menunjukkan bagaimana pembentukan karakter Kristiani melalui pembelajaran Alkitab, doa, disiplin diri, pelayanan, dan mengikuti teladan kehidupan Kristus merupakan hal yang penting. Metode yang digunakan dalam penelitian ii adalah deskriptif kualitatif, dengan sumber-sumber literatur dari tulisan-tulisan Ellen G. White, artikel publikasi, website, dan sumber lain yang mendukung. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa standar karakter menurut alkitab dan tulisan Ellen G. White adalah cerminan dari tabiat Kristus yang menunjukkan kesempurnaan dalam penurutan akan firman Allah yang ditunjukkan dalam sikap dan tabiat-Nya selama ia hidup. Disisi lain karakter haruslah dibentuk dari sejak kecil dan proses pembentukan karakter adalah proses seumur hidup. Oleh karena itu, melalui mempelajari alkitab, doa, disiplin diri, membangun kebiasaan yang bai dan mengikuti teladan hidup Yesus menjadi sarana penting yang harus dihidupkan agar bisa memiliki karakter yang baik di tengah kehidupan di zaman ini.
Memahami Hubungan Kualitas Tidur terhadap Keberhasilan Belajar Siswa Kasingku, Juwinner Dedy; Lotulung, Mareike Seska Diana
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i3.703

Abstract

Di era modernisasi, dengan segala aktivitas dan kesibukan, menuntut manusia untuk menemukan pola hidup seimbang antara beraktivitas dan istirahat. Tuhan telah memberikan waktu 24 jam setiap hari sebagai anugerah untuk menjalani kehidupan dengan bijaksana, termasuk memperhatikan akan kebutuhan tidur yang cukup. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mencari tahu hubungan tidur dengan keberhasilan belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur baik online maupun offline. Instrumen penelitian dalam penelitian ini adalah dokumen-dokumen artikel yang terpublikasi. Teknik pengumpulan data penelitian ini diambil dari informasi-informasi hasil penelitian yang berhubungan dengan penelitian ini. Analisis naratif digunakan untuk menganalisa data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidur cukup memiliki manfaat signifikan bagi kesehatan fisik dan mental, termasuk meningkatnya fungsi kognitif, mampu untuk mengelolah stres, dan ketahanan tubuh yang baik. Kurang tidur, disisi lain, dapat menganggu keterampilan siswa, menurunkan fungsi kekebalan tubuh, dan dapat mengganggu konsentrasi. Keberhasilan belajar dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti motivasi, kualitas guru, dukungan dari keluarga begitupula dengan intelegensi dan faktor lingkungan. Kesimpulannya, tidur cukup dan berkualitas adalah merupakan hal yang penting dalam mendukung keberhasilan belajar, dan hal ini perlu untuk terus diperhatikan.
Peran Pemimpin Pemuda dalam Membentuk Komitmen Melayani pada Orang Muda Warouw, Winda Novita; Kasingku, Juwinner Dedy
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i3.734

Abstract

Di tengah perkembangan yang pesat dalam dunia teknologi saat ini, pendidikan harus mencakup pengembangan intelektual, mental, sosial, dan kerohanian terutama di dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK). PAK sangat penting dalam membentuk keyakinan moral dan karakter generasi muda, apalagi dengan meningkatnya krisis karakter dan moral saat ini. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui peran dari pemimpin pemuda dalam membentuk komitmen melayani dari orang muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan menggunakan studi kepustakaan untuk menguji keterlibatan pemimpin pemuda dalam komitmen melayani di gereja. Insturmen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi dengan teknik yang digunakan ialah menganalisa dokumen seperti artikel jurnal dan dokumen yang berhubungan dengan topik. Hasil menunjukkan bahwa pemimpin yang menerapkan gaya kepemimpinan pelayan dapat meningkatkan keterlibatan pemuda dalam pelayanan. Karakteristik pemimpin yang melayani yang meliputi empati, mendengarkan secara aktif, dan pengembangan anggota secara signifikan meningkatkan komitmen pelayanan. Gereja perlu melakukan inovasi-inovasi strategis untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi generasi muda dan mengajak mereka terlibat aktif dalam kegiatan gereja. Pentingnya strategi-strategi yang dapat digunakan oleh pemimpin yang melayani dalam menumbuhkan komitmen generasi muda untuk hidup dan bertindak sesuai nilai-nilai Kristiani, dengan disesuaikan dengan kebutuhan para orang muda, sehingga pada akhirnya dapat membentuk komitmen melayani, setia, serta aktif dalam setiap pelayanan.
Peran Orang Tua Dalam Membentuk Motivasi Belajar Anak Irawati, Yeyek; Kasingku, Juwinner Dedy
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14790

Abstract

Pembelajaran selalu melibatkan peserta didik, dengan pendidikan memegang peran krusial dalam kehidupan. Orang tua perlu secara aktif mendorong, membimbing, memotivasi, dan memfasilitasi anak untuk mencapai pendidikan yang baik. Tingkat pendidikan orang tua mempengaruhi cara mereka mendidik anak, sehingga semakin tinggi pendidikan orang tua, semakin efektif pola pikir mereka dalam membimbing anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua sangat signifikan dalam membentuk motivasi belajar anak. Faktor seperti pola asuh, lingkungan, dan dukungan orang tua berperan penting dalam meningkatkan motivasi anak. Orang tua yang terlibat aktif dalam pendidikan anak dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, sehingga anak lebih termotivasi dan mencapai keberhasilan akademik. Kesimpulannya, peran orang tua dalam memberikan motivasi belajar kepada anak sangat penting, dan dengan pendekatan yang tepat, mereka dapat mendukung anak dalam mencapai prestasi yang optimal.