Claim Missing Document
Check
Articles

Teaching Skills of CRE Teachers and Student Interest at Unklab Senior High School Kaeng, Angelie Theresia; Kasingku, Juwinner Dedy; Aseng, Andrew Christian; Siby, Robert R
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1573

Abstract

This study explores the relationship between Christian Religious Education (CRE) teachers' teaching skills and students' interest in learning at UNKLAB Senior High School, Airmadidi. The purpose of the research is to assess how effectively teachers' teaching skills influence students' engagement and interest in learning Christian religious subjects. Using a quantitative, descriptive, and correlational approach, data was collected from 81 respondents across various 11th-grade classes and analyzed with SPSS statistical software. The study reveals that CRE teachers' teaching skills are categorized as very high, based on an average score of 4.02. This indicates that teachers excel in transferring knowledge, explaining Christian concepts clearly, supporting faith development, and encouraging active student participation. Students' interest in learning, with an average score of 3.92, is categorized as high. Analysis shows that students are notably interested in attending religious education classes and viewing learning as a means of personal development. Inferential statistics using bivariate Pearson correlation demonstrate a very strong positive correlation (r = 0.820) between teachers' teaching skills and students' interest in learning, with a significance value of p = 0.00. This suggests that higher teaching skills are associated with increased student interest in Christian religious education. The findings emphasize the critical role of effective teaching in enhancing student engagement. Recommendations for educators include maintaining high teaching standards and using varied methods to sustain student interest. For future research, examining different educational levels or focusing on specific aspects of teaching skills could provide further insights.
Standar Karakter Yang Benar Menurut Alkitab dan Tulisan Roh Nubuat Kasingku, Juwinner Dedy; Lumingkewas, Edwin Melky; Warouw, Winda Novita
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1924

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai standar karakter yang benar serta pentingnya membentuk karakter orang muda sesuai pandangan alkitab dan tulisan Ellen G. White. Tujuan utama penelitian ini adalah menunjukkan bagaimana pembentukan karakter Kristiani melalui pembelajaran Alkitab, doa, disiplin diri, pelayanan, dan mengikuti teladan kehidupan Kristus merupakan hal yang penting. Metode yang digunakan dalam penelitian ii adalah deskriptif kualitatif, dengan sumber-sumber literatur dari tulisan-tulisan Ellen G. White, artikel publikasi, website, dan sumber lain yang mendukung. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa standar karakter menurut alkitab dan tulisan Ellen G. White adalah cerminan dari tabiat Kristus yang menunjukkan kesempurnaan dalam penurutan akan firman Allah yang ditunjukkan dalam sikap dan tabiat-Nya selama ia hidup. Disisi lain karakter haruslah dibentuk dari sejak kecil dan proses pembentukan karakter adalah proses seumur hidup. Oleh karena itu, melalui mempelajari alkitab, doa, disiplin diri, membangun kebiasaan yang bai dan mengikuti teladan hidup Yesus menjadi sarana penting yang harus dihidupkan agar bisa memiliki karakter yang baik di tengah kehidupan di zaman ini.
CULTIVATING STUDENT ENGAGEMENT IN CHRISTIAN RELIGIOUS EDUCATION: A QUALITATIVE LITERATURE REVIEW Lumingkewas, Edwin Melky; Kasingku, Juwinner Dedy
EDUCATIONE (In Press) Volume 4, Issue 1, January 2026
Publisher : CV. TOTUS TUUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59397/edu.v4i1.125

Abstract

Christian Religious Education (CRE) is pivotal for whole-person formation, yet classroom practice often remains teacher-centered, suppressing student participation. This study aimed to identify effective instructional approaches that foster active engagement in CRE lessons. Using a qualitative library research design, we thematically reviewed books, peer-reviewed articles, and relevant reports on student participation and pedagogies applicable to CRE. Findings indicate two consistently effective approaches: cooperative learning (e.g., Think–Pair–Share, Jigsaw, Team Games Tournament, and “window shopping”) and problem-based learning. These models elevate engagement across cognitive (analysis, evaluation, problem solving), affective (interest, motivation, positive attitudes), and psychomotor (practice and performance) domains. The CRE teacher’s role as facilitator and spiritual mentor—backed by professional competence in content mastery, classroom management, creativity, and communication—proves crucial for creating interactive, joyful, and meaningful learning climates. We conclude that participatory models enable students to not only grasp doctrine cognitively but also embody Christian values in daily life. The results offer practical guidance for CRE teachers, curriculum developers, and teacher-training programs to design student-centered learning. Future studies should test these approaches using quasi-experimental, mixed-methods, and longitudinal designs to assess impacts on character formation, faith development, and transferability across grades and school contexts.
Memahami Hubungan Kualitas Tidur terhadap Keberhasilan Belajar Siswa Kasingku, Juwinner Dedy; Lotulung, Mareike Seska Diana
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i3.703

Abstract

Di era modernisasi, dengan segala aktivitas dan kesibukan, menuntut manusia untuk menemukan pola hidup seimbang antara beraktivitas dan istirahat. Tuhan telah memberikan waktu 24 jam setiap hari sebagai anugerah untuk menjalani kehidupan dengan bijaksana, termasuk memperhatikan akan kebutuhan tidur yang cukup. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mencari tahu hubungan tidur dengan keberhasilan belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur baik online maupun offline. Instrumen penelitian dalam penelitian ini adalah dokumen-dokumen artikel yang terpublikasi. Teknik pengumpulan data penelitian ini diambil dari informasi-informasi hasil penelitian yang berhubungan dengan penelitian ini. Analisis naratif digunakan untuk menganalisa data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidur cukup memiliki manfaat signifikan bagi kesehatan fisik dan mental, termasuk meningkatnya fungsi kognitif, mampu untuk mengelolah stres, dan ketahanan tubuh yang baik. Kurang tidur, disisi lain, dapat menganggu keterampilan siswa, menurunkan fungsi kekebalan tubuh, dan dapat mengganggu konsentrasi. Keberhasilan belajar dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti motivasi, kualitas guru, dukungan dari keluarga begitupula dengan intelegensi dan faktor lingkungan. Kesimpulannya, tidur cukup dan berkualitas adalah merupakan hal yang penting dalam mendukung keberhasilan belajar, dan hal ini perlu untuk terus diperhatikan.
Peran Pemimpin Pemuda dalam Membentuk Komitmen Melayani pada Orang Muda Warouw, Winda Novita; Kasingku, Juwinner Dedy
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i3.734

Abstract

Di tengah perkembangan yang pesat dalam dunia teknologi saat ini, pendidikan harus mencakup pengembangan intelektual, mental, sosial, dan kerohanian terutama di dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK). PAK sangat penting dalam membentuk keyakinan moral dan karakter generasi muda, apalagi dengan meningkatnya krisis karakter dan moral saat ini. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui peran dari pemimpin pemuda dalam membentuk komitmen melayani dari orang muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan menggunakan studi kepustakaan untuk menguji keterlibatan pemimpin pemuda dalam komitmen melayani di gereja. Insturmen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi dengan teknik yang digunakan ialah menganalisa dokumen seperti artikel jurnal dan dokumen yang berhubungan dengan topik. Hasil menunjukkan bahwa pemimpin yang menerapkan gaya kepemimpinan pelayan dapat meningkatkan keterlibatan pemuda dalam pelayanan. Karakteristik pemimpin yang melayani yang meliputi empati, mendengarkan secara aktif, dan pengembangan anggota secara signifikan meningkatkan komitmen pelayanan. Gereja perlu melakukan inovasi-inovasi strategis untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi generasi muda dan mengajak mereka terlibat aktif dalam kegiatan gereja. Pentingnya strategi-strategi yang dapat digunakan oleh pemimpin yang melayani dalam menumbuhkan komitmen generasi muda untuk hidup dan bertindak sesuai nilai-nilai Kristiani, dengan disesuaikan dengan kebutuhan para orang muda, sehingga pada akhirnya dapat membentuk komitmen melayani, setia, serta aktif dalam setiap pelayanan.
Peran Orang Tua Dalam Membentuk Motivasi Belajar Anak Irawati, Yeyek; Kasingku, Juwinner Dedy
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14790

Abstract

Pembelajaran selalu melibatkan peserta didik, dengan pendidikan memegang peran krusial dalam kehidupan. Orang tua perlu secara aktif mendorong, membimbing, memotivasi, dan memfasilitasi anak untuk mencapai pendidikan yang baik. Tingkat pendidikan orang tua mempengaruhi cara mereka mendidik anak, sehingga semakin tinggi pendidikan orang tua, semakin efektif pola pikir mereka dalam membimbing anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua sangat signifikan dalam membentuk motivasi belajar anak. Faktor seperti pola asuh, lingkungan, dan dukungan orang tua berperan penting dalam meningkatkan motivasi anak. Orang tua yang terlibat aktif dalam pendidikan anak dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, sehingga anak lebih termotivasi dan mencapai keberhasilan akademik. Kesimpulannya, peran orang tua dalam memberikan motivasi belajar kepada anak sangat penting, dan dengan pendekatan yang tepat, mereka dapat mendukung anak dalam mencapai prestasi yang optimal.
Pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Agama Kristen Terhadap Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Agama Nangin, Monica Chrysta; Siby, Robert; Aseng, Andrew C.; Kasingku, Juwinner
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17290

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui berapa tingkat kompetensi pedagogik guru PAK dan berapa tingkat minat belajar siswa. Pada akhirnya penelitian ini bertujuan mencari tahu apakah terdapat pengaruh antara keteladanan guru PAK dengan minat belajar siswa pada mata pelajaran agama. Desain penelitian yang dipakai pada penelitian ini merupakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X di SMA Negeri 1 Airmadidi yang berjumlah 444 siswa. Responden dalam penelitian berjumlah 74 siswa yang berasal dari siswa kelas X9 dan X11. Angket pada penelitian ini diadaptasi dari Sinaga (2021) sebanyak 36 butir soal. Berdasarkan hasil yang didapatkan tingkat kompetensi pedagogik guru PAK, dengan nilai rerata = 3,665. Ditemukan juga tingkat minat belajar dengan nilai rerata = 3,899. Pada penelitian ini terdapat juga pengaruh yang signifikan antara kompetensi pedagogik guru PAK terhadap minat belajar siswa dengan nilai p value = 0,000.
Berpacaran dan Pengaruhnya Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kasingku, Juwinner; Warouw, Winda Novita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17479

Abstract

Masa remaja sering dianggap sebagai fase penting dalam pencarian identitas, dimana para generasi muda ini mengalami pertumbuhan serta perkembangan secara signifikan baik fisik, mental, maupun sosial, dan kerohanian. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu efek dari pacaran terhadap prestasi belajar siswa, dengan mempertimbangkan efek positif dan negatif yang mungkin saja muncul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif melalui studi pustaka, dimana peneliti mengumpulkan dan menganalisa informasi dari berbagai sumber tertulis, termasuk buku dan artikel yang relevan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pacaran dapat meningkatkan motivasi belajar, memberikan dukungan emosional sebagai sistem yang mendukung, dan meningkatkan keterampilan sosial yang dapat memberikan kontribusi terhadap keberhasilan belajar. Namun, disisi lain, pacaran juga dapat mengganggu waktu belajar oleh karena banyaknya waktu dihabiskan berduaan, dapat menyebabkan kekerasan dalam hubungan, serta dapat meningkatkan risiko kekerasan seksual pranikah di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, penting bagi remaja untuk dapat memahami risiko dan manfaat dari pacaran, agar mereka dapat menjalin hubungan yang positif dan sehat sehingga dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Peran Firman Terhadap Pembentukan Karakter Generasi Muda Warouw, Winda Novita; Kasingku, Juwinner
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.17513

Abstract

Di tengah perkembangan teknologi dan informasi yang pesat, pembentukan karakter generasi muda menjadi hal yang sangat penting. Tantangan yang dihadapi oleh remaja, seperti pengaruh sosial media, krisis identitas, pergaulan negatif, kecenderungan konsumtif, dan peningkatan kasus penyalahgunaan narkoba serta kekerasan, dapat menghambat terbentuknya karakter yang baik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain deskriptif, dengan mengumpulkan data dari literatur terkait. Data menunjukkan bahwa sebagian besar remaja di Indonesia terpengaruh oleh konten media sosial yang tidak terkendali, yang memengaruhi perilaku mereka, bahkan dalam hal hubungan seksual yang belum pada waktunya. Oleh karena itu, pendidikan karakter menjadi kunci dalam mengatasi masalah ini. Salah satu model yang dapat diterapkan adalah Pendidikan Agama Kristenyang berperan penting dalam membentuk karakter melalui pembelajaran firman Tuhan. Firman Tuhan sebagai pedoman hidup dan sumber kebenaran memiliki manfaat besar dalam pembentukan karakter remaja, terutama dalam hal moral, etika, kejujuran, dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran firman Tuhan dalam pembentukan karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ajaran firman Tuhan dalam pendidikan karakter dapat membentuk individu yang tidak hanya bermoral tetapi juga memiliki kerohanian yang kuat, siap menghadapi tantangan hidup, serta membangun kehidupan yang harmonis dan bertanggung jawab.
“Satu Tujuan Tinggi Untuk Dicapai”: Sebuah Tulisan Ellen White bagi Generasi Muda Kasingku, Juwinner; Priscilla Kasingku, Blessy
BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 1 (2023): BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is a descriptive qualitative research. Where to discuss a famous piece of literature by Ellen White challenging young people to adhere to the principles present-day life and the life promised by God in the beyond. According to this study, young people need to have noble dreams, be able to carry the light of Christ, have a wide range of desires, and become soldiers of Christ—that is, actively participate in serving God. The steps to achieve high and noble goals are written in this article. Thus, the young people can ultimately achieve both the lofty and noble goals of life in this world and of the much greater life that God will bestow.