Claim Missing Document
Check
Articles

Kristalisasi Superkonduktor Bscco (2212) Dan Pengaruh Penambahan Doping Pb Dengan Metodepadatan Sehati Winarsih Sembiring; Motlan M; Abdul Hakim S
EINSTEIN (e-Journal) Vol 4, No 1 (2016): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.31 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v4i1.7871

Abstract

Telah di lakukan penelitian kristalisasi superkonduktor berbasis bismuth dalam senyawa B1,6Sr2CaCu2O10+δ (BSCCO) dan B1,6Pb0,5Sr2CaCu2O10+δfasa 2212 dengan menggunakan metode padatan. Dalam penelitian ini bahan yang digunakan adalah Bismuth Nitrat (BiNO3) 71%, Stronsium Clorida (SrCl2) 99%, Calsium Nitrat (CaNO3) 99 % dan Cooper Clorida (CuCl2) 99 % dengan perbandingan 2:2:1:2 dan doping yang digunakan untuk mengetahui pengaruh penambahannya adalah Lead Nitrat (PbNO3)99,5% sebanyak 0,5 gram. Setelah itu bahan di timbang sesuai dengan perbandingan yang telah di tentukan yaitu 2:2:1:2 dan doping 0,5. Bahan yang sudah di timbang kemudian di gerus dengan menggunakan mortal selama 8 jam untuk masing-masing sampel bertujuan agar sampel yang telah di timbang tadi bersifat lebih homogen. Selanjutnya di sintering dengan menggunakan furnace selama 12 jam dengan menggunakan suhu konstan 8200C setelah itu bahan di keluarkan dari furnace dan dilakukan penggerusan kedua dengan menggunakan mortal  selama 5 jam agar bahan yang sudah di furnace lebih homogen lagi. Kemudian di kalsinasi kembali menggunakan furnace dengan suhu 8400C selama 48 jam dan sampel yang sudah di kalsinasi kemudian digerus kembali. Kemudian bahan yang selesai di sintesis di karakterisasi menggunaka PSA (Particle Size Analyzer), XRD (X-Ray Diffraction) dan juga SEM (Scanning Electron Microscopy). Sampel yang selesai di karakterisasi kemudian di cetak dengan menggunakan alat pencetak berdiameter 1 cm dan tebal 0,5cm dan di tekan dengan beban seberat 2 ton selama 5 menit. Selesai itu dilakukan pengujian Meissner dengan menggunakan nitrogen cair. Dari hasil pengujian diperoleh diameter partikel BSCCO tanpa doping 122.2 nm   atau 0.0122 μm dan sampel dengan menggunakan doping Pb 3.388 nm atau 0.388 μm. Parameter kisi untuk BSCCO yang diuji menggunakan XRD tanpa doping a= 7.9400 Å b= 5.7200 Å c= 4.1080 Å dan dengan menggunakan doping Pb  a= 7.9596 Å b= 5.814 Åc= 4.1243 Å dan disimpulkan orthorombic, untuk pengujian SEM masih terlihat acak, untuk pengujian Meisnner sampel tidak mengalami levitasi.Kata Kunci: Superkonduktor BSCCO, Doping Pb
Karakterisasi Papan Komposit Berbahan Serbuk Tempurung Kelapa Dan High Density Polyethylene Dinie Rafiqie; Motlan Motlan
EINSTEIN (e-Journal) Vol 5, No 1 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.426 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v5i1.7223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui papan komposit berbahan serbuk tempurung kelapa dan high density polyethylene yang terbaik sesuai dengan SNI 03-2105-2006 dengan empat perbandingan STK : HDPE (60:40; 55:45; 50:50; 45:55). Metode yang dilakukan adalah dengan merefluks HDPE bersama dengan compatibilizer yaitu Maleat Anhydride dan Benzoyl Peeroxide dengan menambahkan xilene sebagai katalisator untuk mendapatkan HDPE aktif dalam bentuk serbuk dengan suhu 1350C selama 90 menit. Kemudian HDPE aktif dicampur bersama STK dan dicetak di cetakan berukuran 20 cm x 3 cm sesuai dengan SNI 03-2105-2006 selama lebih kurang 1 jam. Selanjutnya dilakukan pengujian mekanik dan pengujian fisis yaitu Modulus of Elasticity (MOE), Modulus of Rupture (MOR), uji impak, densitas, dan porositas. Dari hasil uji MOE, MOR, dan uji impak dihasilkan bahwa papan komposit STK:HDPE dengan perbandingan 45:55 menghasilkan hasil dengan nilai tertinggi yaitu 350,62785 MPa, 14,28483 MPa, dan 6,8 x 10-3 J/cm2. Sementara hasil karakterisasi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) dihasilkan papan komposit STK:HDPE dengan perbandingan 55:45 menghasilkan pola dengan puncak tertinggi sebesar 15,850.Kata Kunci : Papan Komposit, Serbuk Tempurung Kelapa, High Density Polyethylene
DYE SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) MENGGUNAKAN FILM TIPIS ZnO DENGAN VARIASI KECEPATAN PUTARAN BERBAHAN DYE BUNGA KEMBANG SEPATU Motlan Motlan; Lelyana Lelyana
EINSTEIN (e-Journal) Vol 7, No 2 (2019): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.878 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v7i2.13633

Abstract

Dye Sensitizied Solar Cell telah berhasil dibuat dengan menggunakan film tipis ZnO yang divariasikan dengan kecepatan putaran 1200 Rpm, yang dibuat dengan menggunakan metode sol-gel dengan teknik Reflux lalu dicoating pada kaca ITO dengan teknik spin coating. Film tpis ZnO dikarakterisasi dengan menggunakan XRD, SEM, UV-Vis, TIR. Ukuran kristal ZnO sebesar 37 nm. Energy gap sebesar 3.14. Nilai Efesiensi sebesar 0.2427%. nilai optimum Absorbansi dye sebesar 2.5 a.u pada panjang gelombang 550nm.Kata Kunci: Dye Sensitized Solar Cell, Kecepatan Putaran Spin-Coating , Bunga Kembang Sepatu, Efesiensi.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK CAHAYA DI KELAS VIII SMP SWASTA ASSISI MEDAN T.A. 2013/2014 Paian Tamba; Motlan Motlan
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 1 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.631 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i1.8031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pokok cahaya di kelas VIII SMP Swasta Assisi Medan T.A. 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian  adalah seluruh siswa kelas VIII Semester II SMP Swasta Assisi Medan  yang terdiri dari 4 kelas berjumlah 145 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil 2 kelas dari 4 kelas secara acak yaitu kelas VIII-4 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 35 orang dan kelas VIII-3 sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 35 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda dengan jumlah 15 soal dan aktivitas siswa dengan menggunakan lembar observasi yang dilakukan oleh dua observer. Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 30.5 dan nilai rata-rata pretes kelas kontrol 29.3. Berdasarkan hasil postes, diperoleh bahwa rata-rata kelas eksperimen 68.9 dan kelas kontrol 60.4. Rata-rata nilai keseluruhan aktivitas belajar siswa adalah 61.43 termasuk dalam kriteria aktif. Hasil uji t menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pokok cahaya di kelas VIII SMP Swasta Assisi Medan T.A. 2013/2014. Kata kunci          :  Aktivitas, Hasil Belajar,  Problem Based Learning
COOPERATIVE TYPE NUMBERED HEADS TOGETHER EFFECT ON STUDENT’S ACHIEVEMENT IN EXPANSION TOPIC Lucius Marbun .; Motlan .
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 3 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.969 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i3.5420

Abstract

ABSTRACT This research was aimed to know 1) Student’s achievement in physics by using numbered heads together (NHT). 2) Student’s achievement in physics by using conventional learning model. 3) The effect of numbered heads together (NHT) on student’s achievement especially on expansion topic. The population was nine classes student grade VII in SMP N 1 Tebing Tinggi. The sample was two classes obtained by cluster random sampling. The sample was VII5 by using numbered heads together (NHT) and VII4 by using conventional learning model. Instrument has 20 questions and tested validated. The mean of pre-test in VII5 was 38.15 and in VII4 was 38.52. After that learning model applied, and then done the post-test. The mean of post-test in VII5 was 78.15 and in VII4 was 73.52. In hypothesis testing obtained tcount > ttable at significant level 0.05. So, can be concluded student’s achievement of VII5 better than VII4. Keywords: Numbered Heads Together, Student’s Achievement
THE INFLUENCE OF MULTIMEDIA BASED INQUIRY TRAINING LEARNING MODEL ON STUDENT’S ACHIEVEMENT ON MOMENTUM AND IMPULSE IN CLASS XI SMA N 1 PERBAUNGAN YEAR 2013/2014 Jefri S Waruwu; Motlan .
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 2 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.668 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i2.1958

Abstract

ABSTRACT Physics is one of the core curricullum of high school in Indonesia. It studies about natural phenomena. Howefer student’s achievement on high school physics in Indonesia is still relatively low. This is possibility due to the lack of learning and teaching aproaches. The objective of research is  to know the influence multimedia based inquiry training learning  model on student’s achievement on momentum and impulse in class XI, SMA N 1 Perbaungan,  year 2013/2014”. Based on the research find from the analysis of result it can conclude that it has the effect of inquiry training learning model on student’s achievement on momentum and impulse in class XI SMA N 1 Perbaungan, year 2013/2014. It means inquiry training learning model  better than conventional model to increase of student achievement. Key Word: influence of multimedia based inquiry training learning model, student achievement,  activity.
THE EFFECT OF GUIDED INQUIRY LEARNING MODEL ASSISTED BY VIRTUAL LABORATORY TO STUDENT’S LEARNING ACHIEVEMENT IN TEMPERATURE AND HEAT TOPIC IN CLASS X OF SMA N 1 LANGSA ACADEMIC YEAR 2014/2015 Mawarni Saputri; Motlan .
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 1 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.242 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i1.5426

Abstract

ABSTRACT The aim of this research was to know the effect of guided inquiry learning model assisted by virtual laboratory to student’s learning achievement in temperature and heat topic in class X of SMA N 1 Langsa Academic year 2014/2015. The research method was quasi experimental. The population were all students of class X SMA N 1 Langsa Academic Year 2014/2015 that consist of 11 classes. Two classes selected by cluster random sampling as sample. One class as experiment class using guided inquiry learning model assisted by virtual laboratory and another class as control class using conventional learning. The instrument in this research were multiple choices and observational sheet. Multiple choices with 5 options and 20 questions were valid while observational sheet is used to measure the student’s activity during learning process. The results that were obtained: post test mean value of the experiment class was 78.70 and 63.54 was the mean value of the control class. Normality and homogeneity of the test result from the both samples was normal and homogenous. From the calculation of t test for post test data, obtained that  tcount value was bigger than ttable value. Based on the observation that has been done by observers with using observational sheet obtained that student’s activity in experiment class is greater than control class. So, it can be concluded that there was the significant effect of guided inquiry learning model assisted by virtual laboratory to student’s learning achievement in temperature and heat topic in class X of SMA N 1 Langsa Academic year 2014/2015.   Keywords: Guided inquiry learning model, virtual laboratory, student’s learning achievement, student’s activity.
THE ANALYZE OF STUDENTS’ PERCEPTIONS OF BLENDED LEARNING AND PHYSICS ACHIEVEMENTS ON PHYSICS UNDERGRADUATE PROGRAM Rizki Khairida Sinaga; Motlan Motlan
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 10, No 2 (2022): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.607 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v10i2.35004

Abstract

This study aims to determine students’ perceptions of blended learning in physics in blended learning process and ease of use aspects. This study also consist the correlation with students’ achievements in physics. This research type is correlation research by using online survey aided by google form. The study population was all students of Physics Department consisting of 175 students from 2019 classes. The research sample was taken by random sampling technique consisting of 92 students. This research instrument uses questionnaire contained 17 statements using likert scale 1 – 5 to measures students’ perceptions based on and the students’ achievements in physics get from final marks in Daftar Peserta dan Nilai AKhir  (DPNA) of Basics Physics course. Analysis data technique to test the hypothesis used product moment correlation. The results of data analysis obtained that students’ perceptions are high category in blended learning process aspects and very high category in ease of use aspects. Students’ perceptions of blended learning in physics and students’ achievements in physics have positive and moderate correlation with the coefficient of correlation is 0.413. It means that the better design and application of blended learning in physics learning, the better the students' physics learning outcomes will be.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MEDIA PHET TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA Torri Celly Sianturi; Motlan Motlan
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 10, No 1 (2022): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.688 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v10i1.33129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media Physics Education Technology (PhET) terhadap hasil belajar fisika siswa SMA. Penelitian ini termasuk jenis penelitian quasi experiment dengan bentuk desain control group pretest-posttest. Populasi penelitian ini terdisi dari 5 kelas dan pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling. Kelas X Ki Hajar Dewantara  sebagai kelas eksperimen dan kelas X Alkhawarizmi sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 30 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dalam bentuk tes essay sebanyak 8 soal dan aktivitas siswa dengan menggunakan lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan uji t.Hasil penelitian diperoleh bahwa nilai rata-rata pretes dan postes di kelas eksperimen masing-masing adalah 34.1 dan 77.57 sedangkan nilai rata-rata pretes dan postes di kelas kontrol masing-masing adalah 32.97 dan 70.9. Aktivitas siswa di kelas eksperimen mengalami peningkatan pada setiap pertemuan sebesar 53.60 (cukup aktif) pada pertemuan pertama, pertemuan kedua sebesar 62.0 (aktif) dan pertemuan ketiga sebesar 71.6 (aktif) dengan rata-rata sebesar 63.1 dengan kategori aktif. Analisis data menggunakan uji t diperoleh kesimpulan bahwa ada pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media PhETterhadap hasil belajar fisika siswa SMA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE BERBASIS PRAKTIKUM TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LISTRIK DINAMIS DI KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 1 SIBORONGBORONG T.P. 2012/2013 Bellina Siburian; Motlan .
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 1, No 3 (2013): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.385 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v1i3.1912

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif  tipe Think Pair Share (TPS) berbasis praktikum terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok listrik dinamis  di kelas X Semester II SMA Negeri 1 Siborongborong T.P. 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Siborongborong yang terdiri dari 8 kelas. Sampel penelitian diambil 2 kelas yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling, yaitu Kelas X-1 dengan menggunakan model pembelajaran TPS berbasis praktikum dan kelas X-6 dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada 2, yaitu  pertama tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda dengan 5 option  sebanyak 20 soal yang telah dinyatakan valid oleh para ahli, yang kedua adalah lembar observasi aktifitas belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TPS berbasis praktikum dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa yaitu pada pertemuan I sebesar 71,55% sedangkan pada pertemuan II  sebesar 76,56%. Untuk hasil belajar siswa, hasil pengujian hipotesis diperoleh thitung > ttabel yaitu 3,01 > 1,67 pada taraf signifikansi α = 0,05. Hal ini berarti Ha diterima, yang berarti ada perbedaan akibat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TPS berbasis praktikum pada materi pokok listrik dinamis di kelas X semester II SMA Negeri 1 Siborongborong  T.P. 2012/2013. Kata Kunci : Koopertif tipe TPS , Hasil belajar,  Aktivitas belajar