Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Webbed Berbantu Media Kotak Ajaib terhadap Hasil Belajar pada Pembelajaran Tematik Siswa Kelas III SD Bruder Singkawang Christi, Maria; Hendriana, Evinna Cinda; Yanti, Lili
ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2025): JUNI:ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/enggang.v5i2.15690

Abstract

This study aims to: 1). To determine the learning outcomes of third grade students of SD Bruder Singkawang in Thematic learning before using the Webbed learning model; 2). To determine the learning outcomes of third grade students of SD Bruder Singkawang in Thematic learning after using the Webbed learning model; 3) To determine how much influence the Webbed learning model assisted by the magic box media has on the learning outcomes of third grade students of SD Bruder Singkawang. The type of research is quantitative research with the pre-experimental designs (nondesigns) method, in the form of One-Group Pretest-Posttest Design. The population in this study were all third grade students totaling 89 students. The sample was taken using the purposive sampling technique. The sample selected in this study was class IIIB students, totaling 46 students. The instrument used in this study was a test of students' cognitive learning outcomes in the Indonesian and Mathematics learning content. The data analysis technique used the calculation of the final pretest-posttest score, standard deviation and effect size. The results of this study indicate that: 1) The learning outcomes of third grade students before using the webbed learning model were still relatively low. The average pretest result on the Indonesian language learning content is 60 and on the Mathematics learning content is 61. 2) The learning outcomes of grade III students before the use of the webbed learning model are still relatively low. The average pretest result on the Indonesian language learning content is 93 and on the Mathematics learning content is 86. 3) The webbed model assisted by the magic box media has a major influence on student learning outcomes in Thematic lessons in grade III of elementary school. This can be seen from the results obtained of 1.59 on the Indonesian language content and 2.85 on the Mathematics learning content. The results are included in the high criteria. So it can be concluded that there is an influence of the webbed learning model assisted by the magic box media on learning outcomes in Thematic learning of grade III students of Bruder Elementary School Singkawang.
FORMS OF SYNONYMS IN THE SEPATAH MALAY LANGUAGE OF SENGAH TEMILA SUBDISTRICT LANDAK REGENCY: A SEMANTIC STUDY Dina Febiyanti; Yanti, Lili; Mulyani, Sri
Jurnal Ilmu Bahasa, Sastra dan Pengajarannya Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Bahasa, Sastra dan Pengajarannya
Publisher : Department Javanese Literature and Language Education in Collaboration with Faculty of Teacher Training and Education Muhammadiyah University of Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/jibsp.v4i1.6171

Abstract

This study aims to describe the forms of synonyms in the Malay language of Desa Sepatah, located in the Sengah Temila District, Landak Regency, using a semantic approach. Synonyms in this language are divided into three main categories: absolute, propositional, and partial synonyms. Absolute synonyms refer to pairs of words that can replace each other in a sentence without changing the intended meaning, such as the pair pangan and ayong, which both mean ‘friend.’ Propositional synonyms describe pairs of words that have almost identical meanings but are used in specific contexts, such as gemok and bantet, which both mean ‘fat.’ Meanwhile, partial synonyms refer to pairs of words that cannot replace each other in the same sentence due to more specific differences in meaning, such as remok and rebok, which both mean ‘damaged.’ This study uses a qualitative descriptive method with data collection techniques through observation, active participation in conversations, and recorded conversations. The results show that the use of synonyms in the Malay language of Desa Sepatah is clearly categorized into these three types, in line with the intended meaning. Therefore, understanding synonyms is essential to enriching vocabulary and preserving regional languages as part of the local community's cultural identity.
PENGARUH MEDIA SCRAPBOOK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV SDN 94 SINGKAWANG Nanda, Deya; Marhayani, Dina Anika; Yanti, Lili
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 11, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpdp.v11i2.4837

Abstract

This study aims to determine: (1) the difference in learning outcomes between the experimental class using scrapbook media and the control class using conventional learning in the Natural and Social Sciences (IPAS) subject for grade IV students at SDN 94 Singkawang, and (2) the extent of the influence of scrapbook media on students’ learning outcomes. The study employed a quantitative approach with a quasi-experimental method, using a Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. The sample consisted of 48 fourth-grade students divided into experimental and control groups. Data analysis involved prerequisite tests (normality and homogeneity) followed by a two-sample t-test and effect size analysis. The results revealed a significant difference in learning outcomes between the experimental and control groups, with a t-value of 7.5227 greater than the t-table value of 2.00856. Furthermore, the effect size analysis showed a value of 1.08, categorized as a high effect (ES > 0.8). These findings indicate that the use of scrapbook media has a significant and strong influence on improving students’ learning outcomes in the IPAS subject.
Gaya Bahasa dalam Novel Rindu Yang Baik Untuk Kisah Yang Pelik Karya Boy Candra Rika, Rika; Fitri, Fitri; Yanti, Lili
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13725

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan gaya bahasa yang terdapat dalam novel Rindu yang Baik untuk Kisah yang Pelik karya Boy Candra dan mendeskripsikan hasil penelitian terhadap rencana pelaksanaan pembelajaran di Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas XII semester genap dengan Kompetensi Dasar (KD) yang digunakan adalah KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Rindu yang Baik untuk Kisah yang Pelik karya Boy Candra dan data penelitian berupa kata, frasa, klausa ataupun kalimat berupa kutipan dalam novel yang mengandung gaya bahasa retoris dan gaya bahasa kiasan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah stilistika. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik studi dokumenter dan Teknik catat. Teknik analisis data dilakukan dengan membaca novel, mengidentifikasi frasa, klausa, dan kalimat di dalam novel Pempuan Rindu yang Baik untuk Kisah yang Pelik karya Boy Candra yang mengandung gaya bahasa menurut Gorys Keraf, menggolongkan data yang sudah teridentifikasi sesuai dengan kategori, melakukan analisis dan mendeskripsikan masing-masing jenis data dalam kaitannya dengan gaya bahasa retoris dan gaya bahasa kiasan; dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian yang dilakukan 121 data gaya bahasa menurut Gorys Keraf. Terdapat 83 data gaya bahasa retoris, 38 data gaya bahasa kiasan. Hasil penelitian ini dapat implementasikan dalam bentuk RPP pada kelas XII semester genap dengan Kompetensi Dasar (KD) yang digunakan adalah KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel.
Gaya Bahasa Perulangan pada Syair Tarian Jonggan di Dusun Aping Kecamatan Samalantan Asrani, Asrani; Sunarsih, Eti; Yanti, Lili
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan gaya bahasa perulangan pada syair tarian jonggan di dusun Aping kecamatan Samalantan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu metode yang dilakukan dengan jalan menganalisis data yang sudah dikumpulkan berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka-angka. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh yaitu sebanyak 105 data dari 13 judul syair tarian Jonggan dan di analisis menggunakan 12 gaya bahasa perulangan.. Hasil penelitian ini dapat diasumsikan pada kurikulum 2013 dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah yaitu pada satuan pendidikan SMP kelas VII semester ganjil pada KD 3.14 menelaah struktur dan kebahasaan puisi rakyat (pantun, syair dan bentuk puisi rakyat) dan KD 4.14 mengungkapkan gagasan, perasaan, pesan dalam bentuk puisi rakyat secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, rima, dan penggunaan bahasa
Analisis Citraan Pada Kumpulan Puisi Celana Karya Joko Pinurbo Angriani, Sherina Bunga; Triani, Susan Neni; Yanti, Lili
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan citraan yang terdapat dalam kumpulan puisi Celana. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan stilistika untuk mengkaji penggunaan bahasa dalam konteks dan ragam bahasa tertentu. Sumber data adalah buku kumpulan puisi Celana karya Joko Pinurbo. Teknik pengumpulan data yaitu teknik pustaka. Alat pengumpul data yaitu peneliti. Teknik analisis data yaitu tahap persiapan data, tahap analisis data, dan penyajian data. keabsahan data dengan cara ketekunan pembaca, triangulasi, dan kecukupan referensi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 22 data citra penglihatan, 14 data citra pendengaran, 10 data citra perabaan, 3 data citra penciuman, 5 data citra pengecapan, dan 4 data citra suhu. Hasil penelitian diasumsikan pada kurikulum 2013 dalam pembelajaran bahasa dan sastra indonesia di sekolah yaitu satuan pendidikan SMA kelas X semester ganjil pada KD 3.17 Menganalisis unsur pembangunan puisi dan kompetensi dasar 4.17 Menulis puisi dengan memperhatikan unsur pembangunannya.
Pendidikan Karakter dalam Komik Indonesian Dreams Comic Karya Ayyub Nurmana, Johan Arif M., dan Wafiq Sehat Angeliqe, Nadia Melvina; Fitri, Fitri; Yanti, Lili
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan Pendidikan Karakter Dalam Komik Indonesian Dreams Comic Karya Ayyub Nurmana, Johan Arif M., Dan Wafiq Sehat. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah psikologi sastra. Sumber data adalah komik Indonesian Dreams Comic Karya Ayyub Nurmana, Johan Arif M., Dan Wafiq Sehat. Teknik pengumpulan data yaitu teknik pustaka. Alat pengumpul data yaitu peneliti. Teknik analisis data yaitu tahap persiapan data, analisis data, dan penyajian data. Berdasarkan hasil analisis terdapat 4 jenis Pendidikan karakter yang bersumber dari olah rasa, Pendidikan karakter bersumber dari olah pikir, Pendidikan karakter bersumber dari olah raga, pendidikankarakter dari olah hati. Hasil penelitian menunjukan terdapat 32 pendidikan karakter. Hasil penelitian ini dapat diimplementasikan dalam bentuk RPP pada kelas VIII semester genap dengan Kompetensi Dasar (KD) yang digunakan adalah 3.17 menggali dan menemukan informasi dari buku fiksi dan non fiksi yang dibaca.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) BERBANTU MEDIA KANTONG AJAIB DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK Andy, Andy; Neni Triani, Susan; Yanti, Lili
Jurnal Bahastra Vol 8, No 1 (2023): Edisi September 2023
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v8i1.8016

Abstract

This research aims to determine the application of the Team Assisted Individualization (TAI) type cooperative learning model assisted by magic bag media in learning short story writing material in the odd semester of class IX of junior high school. In detail, the research objectives are to determine: (1) the ability to write short stories before and after implementing learning using TAI; (2) describe the implementation of the learning process using the Team Assisted Individualization (TAI) type cooperative learning model assisted by magic bag media, and (3) describe students' responses to the implementation of the Team Assisted Individualization (TAI) type cooperative learning model assisted by magic bag media in story writing material short. This research uses an experimental method in the form of a pre-experimental design with a one group pretest posttest design. The results of data analysis show that: (1) There is an increase in student learning outcomes in writing short stories between before and after the implementation of the Team Assisted Individualization (TAI) type cooperative learning model assisted by magic bag media with an average N-gain value of 0.67 in the category moderate, (2) The implementation of the Team Assisted Individualization (TAI) type cooperative learning model assisted by magic bag media in learning to write short stories is included in the good category with an implementation percentage of 79.54% and (3) Student learning responses after implementing the cooperative learning model The Team Assisted Individualization (TAI) type assisted by magic bag media to improve short story writing skills is included in the good criteria with a percentage reaching 88.7%. Thus, it can be concluded that the application of the Team Assisted Individualization (TAI) type cooperative learning model assisted by magic bag media can improve the ability to write short stories, the implementation of learning is carried out well and student responses are relatively good.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) BERBANTU MEDIA KANTONG AJAIB DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK Andy, Andy; Neni Triani, Susan; Yanti, lili
Jurnal Bahastra Vol 7, No 2 (2023): Edisi Maret 2023
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v7i2.6884

Abstract

.Penenlitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Asissted Individualization (TAI) berbantu media kantong ajaib dalam pembelajaran materi menulis cerita pendek  yang ada di semester ganjil kelas IX SMP. Secara rinci tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: (1) kemampuan menulis cerita pendek sebelum dan sesudah diterapkannya pembelajaran menggunakan TAI; (2) mendeskripsikan keterlaksanaan proses pemebelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Team Asissted Individualization (TAI) berbantu media kantong ajaib, dan (3) mendeskripsikan respon siswa terhadap diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Team Asissted Individualization (TAI) berbantu media kantong ajaib pada materi menulis cerita pendek. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan bentuk pre-eksperimental design dengan rancangan one group pretest posttest. Hasil analisis data menunjukan bahwa: (1) Terdapat peningkatan hasil belajar siswa dalam menulis cerita pendek antara sebelum dan sesudah diterapkannya model pemebelajaran kooperatif tipe Team Asissted Individualization (TAI) berbantu media kantong ajaib dengan nilai rata-rata N-gain 0,67 dengan kategori sedang, (2) Keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe Team Asissted Individualization (TAI) berbantu media kantong ajaib  dalam pembelajaran menulis cerita pendek termasuk dalam kategori baik dengan perolehan presentase keterlaksanaan sebesar 79,54% dan (3) Respon belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Team Asissted Individualization (TAI) berbantu media kantong ajaib  untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek termasuk kedalam kriteria baik dengan presentase mencapai 88,7%. Demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran  kooperatif tipe Team Asissted Individualization (TAI) berbantu media kantong ajaib dapat meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek, pelaksanaan pembelajaran terlaksana dengan baik dan respon siswa tergolong baik.
PENGARUH MEMBACA LIMA BELAS MENIT TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA Nur Ikhsan, Novio; Cinda Hendrianan, Evinna; Yanti, Lili
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, No. 04 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i4.17746

Abstract

This study aims to investigate the influence of fifteen minutes of reading on the reading comprehension ability of fifth-grade students at SDN 84 Singkawang. This is a quantitative research using a Quasi-Experimental Design with a Nonequivalent Control Group design. The sample consisted of 26 fifth-grade students. The population was all fifth-grade students at SDN 84 Singkawang. Data collection techniques used a reading comprehension test. Data analysis techniques used quantitative analysis with statistics. The results of the study are: 1) Fifteen minutes of reading made a difference in reading comprehension ability between the experimental and control classes of fifth-grade students, as evidenced by the t-test, where the calculated t-value (16.50) was greater than the t-table value (2.01), meaning the alternative hypothesis (Ha) was accepted and the null hypothesis (Ho) was rejected. 2) Fifteen minutes of reading had a significant impact on students' reading comprehension ability, as evidenced by an effect size (ES) of 3.67, which is categorized as high. This indicates that students' reading comprehension improved when fifteen minutes of reading was implemented. In conclusion, the research showed that implementing fifteen minutes of reading can improve the reading comprehension ability of fifth-grade students at SDN 84 Singkawang.