Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Profil Minat Siswa SMA Kelas XII untuk Menjadi Calon Pendidik Biologi Di Era Gen-Z Helfita, Rani; Nursal, Nursal; Zulfarina, Zulfarina
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, November 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v6i4.3969

Abstract

This study aims to determine the profile of interest of high school students in grade XII to become prospective biology educators in the Gen-Z era. The method used in this study is a descriptive method. To achieve this goal, a study has been conducted using a descriptive research design with a quantitative approach. The population of this study was taken from two schools, namely SMA Negeri 8 Pekanbaru totaling 454 students consisting of 12 classes and SMA Negeri 15 Pekanbaru totaling 241 students consisting of 7 classes. The number of samples was taken using the Purposive Sampling technique. The instruments used were questionnaires and interview sheets. Data were obtained by distributing questionnaires, as well as interviews, then the data obtained were analyzed descriptively. the results of the study on the profile of interest of high school students in grade XII to become prospective biology educators in the Gen-Z era were obtained from the analysis of each indicator, namely cognition (knowing) was in the interested category with a percentage of 84%, emotion (feeling) was in the less interested category with a percentage of 73%, and conation (will) was in the less interested category with a percentage of 58%. Meanwhile, in students of SMA Negeri 15 Pekanbaru, it was obtained from each indicator, namely cognition (knowing) was in the interested category with a percentage of 85%, emotion (feeling) was in the less interested category with a percentage of 74%, and conation (will) was in the less interested category with a percentage of 65%. The conclusion of this study is that students of SMA Negeri 15 Pekanbaru are 1% more interested in becoming prospective biology educators than students of SMA Negeri 8 Pekanbaru.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Produksi Olahan Yoghurt Buah Naga Di Desa Bukit Lembah Subur, Kerumutan, Pelalawan Irda, Sayuti; Mahadi, Imam; Harlis, Harlis; Darmawati, Darmawati; Nursal, Nursal
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1704

Abstract

Telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pembuatan yoghurt kulit buah naga kepada masyarakat Desa Bukit Lembah, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Kegiatan ini merupakan aplikasi dari Pengabdian Bina Desa yang bertujuan meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat desa dengan produksi produk Yoghurt buah naga yang khas dan bernilai jual. Kegiatan pengabdian dilakukan dalam tiga tahap yakni; tahap sosialisasi kepada masyarakat, tahap pelatihan dan tahap bimbingan pembuatan yoghurt dari kulit buah naga. Tahap sosialisasi dilakukan dengan bekerja sama dengan pemerintah desa, Tim Penggerak PKK, serta guru – guru sekolah dari Desa Bukit Lembah Suburl. Tahap pelatihan dilakukan dengan metode demonstrasi langsung, bimbingan dan diskusi terbuka berkaitan dengan pembuatan Yoghurt dari kulit buah naga. Hasil dari kegiatan ini didapat produk Yoghurt kulit buah naga dengan cita rasa khas, sehat dan bernilai jual
Ekstraksi DNA Nibung (Oncosperma tigillarium (Jack) Ridl.) Menggunakan Beberapa Jenis Buffer Terhadap Kualitas Genomik DNA Mahadi, Imam; Sayuti, Irda; Nursal, Nursal
Jurnal Biologi Papua Vol 16 No 2 (2024)
Publisher : Jurusan Biologi FMIPA Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jbp.3780

Abstract

The Nibung (Oncosperma tigillarium (Jack) Ridl.) is a plant that serves as the floral mascot of Riau and symbolizes the spirit of unity and brotherhood among its people. Genetic diversity research is essential for the conservation of this species, with DNA extraction being a critical initial step. This study compared three types of buffers: CTAB, Alkyl Benzene Sulfonate (ABS) surfactant detergent, and Sodium Laureth Sulfate (SLS) surfactant detergent. The aim of this research was to identify alternative buffers to replace CTAB and simplify the extraction of genomic DNA from Nibung. Parameters measured included the presence of DNA and DNA concentration, using electrophoresis and a nanodrop spectrophotometer. The results showed that clear genomic DNA bands were successfully obtained for 24 Nibung accessions, with only two accessions, Nibung2s and Nibung6s, showing smeared bands when using the SLS surfactant detergent buffer. The genomic DNA concentrations ranged from 526.2 to 3,829.2 ng/µl. These concentrations are suitable for use as DNA templates in further research. Thus, both ABS and SLS surfactant detergent buffers can be considered viable alternatives to CTAB for extracting genomic DNA from Nibung.  Key words: Buffer; DNA bands; DNA extraction; DNA Concentration; Extraction optimization.
Pengembangan Booklet Materi Keanekaragaman Hayati Berdasarkan Keanekaragaman Vegetasi Bawah di Hutan Lindung Sentajo Fathonah, Fathonah; Nursal, Nursal; Wan Syafii
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13309

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan Booklet materi keanekaragaman hayati berbasis hasil kajian keanekaragaman vegetasi bawah di Hutan Lindung Sentajo sebagai sumber belajar kontekstual bagi peserta didik kelas X SMA. Penelitian dilaksanakan Agustus 2025 dengan metode survei deskriptif kuantitatif menggunakan transek sabuk pada dua stasiun yang mewakili kawasan terbuka dan ternaung. Data yang dikumpulkan meliputi Indeks Nilai Penting (INP), indeks keanekaragaman (H’), serta parameter fisika-kimia lingkungan. Hasil penelitian ditemukan 39 jenis tumbuhan bawah yang tergolong ke dalam 27 familia dengan total 938 individu. Indeks keanekaragaman menunjukkan kategori sedang, baik pada kawasan terbuka (H’ = 2,621) maupun ternaung (H’ = 2,980), dengan nilai lebih tinggi pada kawasan ternaung yang didukung pH netral, suhu tanah stabil, intensitas cahaya rendah, dan kandungan bahan organik lebih tinggi. Data tersebut kemudian diintegrasikan ke dalam Booklet melalui tahapan pengembangan R&D sederhana yang meliputi analysis, design, dan development serta divalidasi oleh ahli materi dan media dengan hasil validasi 3,74 yaitu sangat valid. Booklet yang dihasilkan dinyatakan layak sebagai media pembelajaran dan berpotensi mendukung pemahaman konsep keanekaragaman hayati serta menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian Hutan Lindung Sentajo.
PENDAMPINGAN GURU DALAM PENYUSUNAN ASESMEN KURIKULUM MERDEKA DI KOTA DUMAI Wahyuni, Resma; Linggasari, Mariani Natalina; Zulfarina, Zulfarina; Mahadi, Imam; Febrita, Elya; Nursal, Nursal; Fauziah, Yuslim
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.21505

Abstract

Abstrak: Kurikulum merdeka memiliki berbagai perbedaan dengan kurikulum pendahulunya. Salah satu aspek pembeda adalah asesmen yang menekankan pada perkembangan karakter peserta didik dan mengutamakan asesmen formatif. Hasil wawancara pada sekolah mitra, diketahui masih banyak guru yang belum memahami penyusunan asesmen pada kurikulum merdeka. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif. Metode pengabdian ini yaitu sosialisasi dan praktik penyusunan asesmen oleh guru dengan didampingi oleh tim pengabdi. Terdapat tiga tahap yang dilaksanakan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terdiri dari 10 soal pretest dan postest. Peserta pengabdian terdiri dari guru-guru yang tergabung dalam MGMP Fisika, Kimia, dan Biologi SMA berjumlah 18 orang. Tingkat ketercapaian kegiatan didasarkan pada peningkatan nilai pretest-posttest dan angket kepuasan peserta yang dibagikan melalui googleform. Hasil kegiatan diperoleh bahwa (1) pengetahuan peserta tentang penyusunan asesmen meningkat sebesar 58%; (2) hasil angket kepuasan mendapatkan nilai 94%; dan (3) adanya peningkatan kompetensi guru dalam menyusun asesmen kurikulum merdeka.Abstract: The independent curriculum has various differences from its predecessor curriculum. One of the differentiating aspects is assessment which emphasizes the development of students' character and prioritizes formative assessments. As a result of interviews at partner schools, it is known that there are still many teachers who do not understand the preparation of assessments in the independent curriculum. This service activity aims to increase teacher competence in preparing diagnostic, formative and summative assessments. This service method is socialization and practice of preparing assessments by teachers accompanied by a service team. There are three stages carried out, namely preparation, implementation and evaluation which consists of 10 questionspretest andposttestThe service participants consisted of 18 teachers who were members of the MGMP Physics, Chemistry and Biology High School. The level of activity achievement is based on increasing valuepretest-posttest and participant satisfaction questionnaires distributed viagoogleform. The results of the activity showed that (1) participants' knowledge about preparing assessments increased by 58%; (2) the results of the satisfaction questionnaire got a score of 94%; and (3) there was an increase in teacher competence in preparing independent curriculum assessments.
Pengembangan Booklet Keanekaragaman Jenis Lichen Di Kota Pekanbaru Sebagai Suplemen Bahan Ajar Biologi Kelas X SMA Apriliani, Salsabila Rika; Suzanti, Fitra; Nursal, Nursal
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Februari 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v7i1.4065

Abstract

The purpose of this research is to develop a research-based booklet on Lichen Diversity in Pekanbaru City. The development method used in this research is the ADDIE development method which is limited to three stages, namely Analyze, Design, and Development. This research was conducted by developing research results into booklets about the types of lichen in Pekanbaru City. The booklet validation consisted of two lecturers from the Department of Biology Education, Riau University, who were material experts and learning media experts. The results of this study obtained an average validity score of 3.48 so this booklet is included in the very valid category and is declared feasible to be used as a teaching material supplement and used in the learning process in Class X SMA Biodiversity Material. The developed booklet serves as a practical supplementary teaching material because it presents information in a concise, structured, and visually engaging format. Clear explanations, photographs, and systematic organization allow students to independently explore learning materials beyond textbooks. Furthermore, booklet-based learning media are suitable for supporting flexible learning activities, both inside and outside the classroom, in accordance with the principles of student cantered learning promoted in the Merdeka Curriculum. The validation results demonstrate that the booklet meets pedagogical and content standards, ensuring accuracy, readability, and relevance to curriculum demands. The involvement of material experts and media experts strengthens the credibility of the developed product.
Pengembangan Booklet Materi Keanekaragaman Hayati Berdasarkan Keanekaragaman Vegetasi Bawah di Hutan Lindung Sentajo Fathonah, Fathonah; Nursal, Nursal; Wan Syafii
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13309

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan Booklet materi keanekaragaman hayati berbasis hasil kajian keanekaragaman vegetasi bawah di Hutan Lindung Sentajo sebagai sumber belajar kontekstual bagi peserta didik kelas X SMA. Penelitian dilaksanakan Agustus 2025 dengan metode survei deskriptif kuantitatif menggunakan transek sabuk pada dua stasiun yang mewakili kawasan terbuka dan ternaung. Data yang dikumpulkan meliputi Indeks Nilai Penting (INP), indeks keanekaragaman (H’), serta parameter fisika-kimia lingkungan. Hasil penelitian ditemukan 39 jenis tumbuhan bawah yang tergolong ke dalam 27 familia dengan total 938 individu. Indeks keanekaragaman menunjukkan kategori sedang, baik pada kawasan terbuka (H’ = 2,621) maupun ternaung (H’ = 2,980), dengan nilai lebih tinggi pada kawasan ternaung yang didukung pH netral, suhu tanah stabil, intensitas cahaya rendah, dan kandungan bahan organik lebih tinggi. Data tersebut kemudian diintegrasikan ke dalam Booklet melalui tahapan pengembangan R&D sederhana yang meliputi analysis, design, dan development serta divalidasi oleh ahli materi dan media dengan hasil validasi 3,74 yaitu sangat valid. Booklet yang dihasilkan dinyatakan layak sebagai media pembelajaran dan berpotensi mendukung pemahaman konsep keanekaragaman hayati serta menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian Hutan Lindung Sentajo.
The Effectiveness of Project Based Learning Integrated with Deep Learning in Improving Students' Creative Thinking Skills Wahyuni, Resma; Nursal, Nursal; Sayuti, Irda; Darmadi, Darmadi; Natalina L, Mariani; Ramona, Nadia
Journal of Educational Sciences Vol. 10 No. 5 (2026): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.10.5.p.1-10

Abstract

Creative thinking is required in basic biology courses, however, students’ average creative thinking ability is still relatively low. This study uses a quasi-experimental research design of the posttest only control group model which aims to analyze the effectiveness of the deep learning integrated PjBL learning model to improve students' creative thinking skills in basic biology courses. The subjects of the study were the control class that produced poster products through conventional learning and the experimental class that produced video products through PjBL-Deep learning learning. Creative thinking skill data was obtained through product assessment using an assessment sheet with a likert scale of 1-4 based on 13 creative thinking indicators. The results showed that the percentage of creative thinking skills in the experimental class was in the very creative category while the control class was in the category of quite creative to creative. A statistical test using Mann-Whitney showed an Asymp value. Sig (2-Tailed) of 0.001 < 0.05 so that it was concluded that there was a significant influence of the application of the deep learning integrated PjBL model on the improvement of students' creative thinking skills in basic biology courses.
PEMANFAATAN KEANEKARAGAMAN JENIS LICHEN DI KOTA PEKANBARU SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS UDARA Suzanti, Fitra; Nursal, Nursal; Apriliani, Salsabila Rika
Berita Biologi Vol 25 No 1 (2026): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/berita_biologi.2026.13479

Abstract

Lichen memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi terhadap perubahan kondisi lingkungan yang dapat mempengaruhi keanekaragaman jenisnya. Kota Pekanbaru yang mengalami peningkatan jumlah kendaraan bermotor setiap tahunnya menyebabkan meningkatnya emisi gas yang dilepaskan ke udara. Hal tersebut berpotensi menurunkan keanekaragaman jenis lichen yang terdapat di Kota Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kualitas udara di Kota Pekanbaru dengan memanfaatkan lichen sebagai bioindikator. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari 4 stasiun pengamatan berdasarkan tingkat volume kendaraan. Stasiun pengamatan dengan volume kendaraan bermotor tertinggi berada di Jalan Sudirman, volume kendaraan sedang di Jalan Arifin Ahmad, volume kendaraan rendah di Jalan Labersa, dan volume kendaraan sangat rendah di Hutan Kota Pekanbaru. Pengumpulan data dilakukan dengan mengambil sampel lichen pada 10 pohon di setiap stasiun yang terdapat di Kota Pekanbaru dengan menggunakan metode plot. Analisis data secara kuantitatif dilakukan dengan metode menghitung indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’) dan indeks kemurnian atmosfer (IAP). Nilai H’ dan IAP terendah terdapat di Jalan Sudiman dengan volume kendaraan tertinggi. Sedangkan, Nilai H’ dan IAP tertinggi terdapat di Hutan Kota Pekanbaru dengan volume kendaraan terendah. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara keanekaragaman lichen dengan tingkat kualitas udara.
KEANEKARAGAMAN PLANKTON DI DANAU RAJA KABUPATEN INDRAGIRI HULU SEBAGAI RANCANGAN KAMUS VISUAL PEMBELAJARAN BIOLOGI SMA Suwarno, Nella; Fauziah, Yuslim; Nursal, Nursal
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 20, No 1 (2023): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk dapat dijadikan sebagai sumber informasi keanekaragaman jenis plankton di Danau Raja. Penelitian dilaksanakan di Danau Raja Kabupaten Indragiri Hulu pada bulan April 2019. Parameter yang diukur yaitu parameter biologi dan parameter fisika kimia perairan. Rancangan dalam penelitian ini yaitu tahap pengambilan data lapangan dilaksanakan dengan penelitian eksploratif, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode survei. Penelitian ini dilaksanakan dalam 4 stasiun dengan dengan teknik purposive sampling. Metode pada penelitian ini terdiri dari 2 tahap, yaitu tahap analisis keanekaragaman plankton yang terdapat di Danau Raja dan pembuatan rancangan kamus visual pembelajaran Biologi SMA. Pada penelitian perancangan kamus visual menggunakan model Four-D yang terdiri atas empat tahap yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develope), dan penyebaran (dissemination). Data yang didapatkan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan komposisi fitoplankton di Danau Raja ditemukan 5 kelas, 20 jenis dan 188 individu. Kelimpahan fitoplankton tertinggi terdapat pada stasiun IV dan terendah terdapat pada stasiun I. Indeks keanekaragaman fitoplankton tertiggi terdapat pada stasiun IV dan terendah pada stasiun I. Kelimpahan zooplankton tertinggi di dapatkan pada satsiun III dan stasiun IV, sedangkan pada stasiun I dan stasiun II tidak dijumpai adanya zooplankton. Indeks keanekaragaman zooplankton tertinggi didapatkan pada stasiun III dan stasiun IV sedangkan pada stasiun I dan stasiun II tidak ditemukannya zooplankton.