Claim Missing Document
Check
Articles

Persepsi Guru dan Adaptasi Terhadap Perubahan Kurikulum Marlina, Marlina; Qomarudin, Muslih; Sholeh Hasan; Tasdiq, Tasdiq; Yovillia, Yovillia
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v11i2.3520

Abstract

This study explores teachers' perceptions and efforts to adapt to curriculum changes in the educational context. Utilizing a quantitative approach, the research employs the method of percentage descriptive analysis. The research sample consists of 20 randomly selected teachers using the Slovin formula. The analysis results indicate that 70% of teachers' perceptions fall into the moderate category, reflecting a positive response to the independent curriculum, while 65% have successfully adapted to the curriculum changes. The implications of these findings can guide policymakers and educational institutions in enhancing the implementation of curriculum changes. This research significantly contributes to understanding the dynamics of teachers' perceptions and their adaptation processes in the face of educational system changes, emphasizing the importance of supporting teachers to improve the quality of education.
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Meningkatkan Hasil Belajar PAI Di SMP NU Tebat Jaya Yulia Zahrotun Nais; Marlina, Marlina; Romdloni, Romdloni
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v11i3.3767

Abstract

Indonesia telah mengadopsi berbagai program pendidikan, mulai dari tahun 2000 dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), hingga Kurikulum 2013 (K-13). Kurikulum K-13 terus dievaluasi hingga pada 2020 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI memperkenalkan Kurikulum Merdeka sebagai penyempurnaan inovatif. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan data utama dari kepala sekolah, wakil kepala kurikulum, guru Pendidikan Agama Islam, dan siswa SMP NU Tebat Jaya. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di SMP NU Tebat Jaya dimulai pada tahun ajaran 2022/2023 dan terdiri dari tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persiapan melibatkan penyusunan perangkat ajar, analisis karakteristik siswa, serta ketersediaan sumber dan media pembelajaran. Pelaksanaan menggunakan metode ceramah, keteladanan, dan pembiasaan baik di dalam maupun luar kelas. Evaluasi dilakukan berkesinambungan dengan instrumen tes dan nontes. Faktor pendukung utama meliputi sarana dan prasarana lengkap, kualifikasi pendidik yang memadai, respons positif siswa, serta kerjasama guru dalam memberikan keteladanan. Sedangkan kendala yang dihadapi termasuk minimnya literatur, rendahnya minat belajar siswa, dan keterbatasan buku paket.  
Analisis Faktor Lingkungan Keluarga dalam Membentuk Kemandirian Belajar Siswa Suhartono, Suhartono; Marlina, Marlina; Suwandi, Suwandi; Permana, Dika
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Islam: Al I'tibar
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jpia.v11i3.3877

Abstract

This research aims to analyze family environmental factors in shaping student learning independence. The type used in this research is library research or library study. The research results show that learning independence refers to students' ability to manage their learning process independently, including personal initiative, time management, and problem-solving abilities. Family environmental factors, such as parental parenting, emotional support, and parental education, play an important role in supporting or inhibiting independent learning. Democratic parenting is considered the most effective in developing student independence because it provides freedom with clear boundaries. Positive emotional support, such as positive reinforcement and emotional involvement, also encourages children to learn to be independent. Parental education, especially higher education, has a significant impact in creating a conducive learning environment by providing adequate educational resources and guiding children in solving problems independently. This research emphasizes the important role of the family in forming students' learning independence in order to achieve optimal learning outcomes.
Sistem Sosial Pendidikan Islam pada Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda Ogan Komering Ulu Timur Marlina, Marlina; Zainuri, Ahmad; Annur, Saipul
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 12 No 3 (2025): Al I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/vyfg6757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sistem sosial pendidikan Islam yang diterapkan di Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda Ogan Komering Ulu Timur. Fokus utama penelitian adalah pada interaksi sosial antara dosen, mahasiswa, dan lingkungan akademik dalam membentuk nilai-nilai keislaman dan karakter sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem sosial pendidikan Islam di fakultas tersebut berjalan secara integratif, di mana nilai-nilai keagamaan, budaya lokal, dan etika akademik saling mendukung dalam proses pembelajaran. Interaksi sosial yang terbangun mencerminkan prinsip ukhuwah Islamiyah, tanggung jawab kolektif, dan pembinaan moral yang berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem sosial yang kuat dapat memperkuat efektivitas pendidikan Islam dalam membentuk insan akademik yang berakhlak dan berdaya saing.
Inovasi Media Pembelajaran Berbasis Video Animasi Islami untuk Meningkatkan Minat Belajar Bahasa Arab di MI Roudhotu Tolibin Pisang Indah Muslih Qomarudin; Dwi Novianti; Marlina Marlina
Edu-MI Al Hikmah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 1 No. 2 (2025): Al Hikmah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Edu-MI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Hikmah Bumi Agung Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif dan menarik, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang selama ini sering dianggap sulit dan kurang diminati. Penelitian ini bertujuan mengembangkan serta menguji efektivitas media pembelajaran berbasis video animasi Islami untuk meningkatkan minat belajar Bahasa Arab siswa MI Roudhotu Tolibin Pisang Indah. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis kebutuhan, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Media video animasi Islami yang dikembangkan memuat materi mufradāt dan percakapan sederhana, dikemas dengan karakter edukatif, ilustrasi bernuansa Islami, dan audio pendukung yang sesuai dengan dunia anak. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa media ini sangat layak digunakan dengan skor kelayakan mencapai 90%. Respons siswa terhadap media juga sangat positif dengan persentase sebesar 94%, menunjukkan tingginya ketertarikan dan keterlibatan siswa selama pembelajaran berlangsung. Selain itu, hasil pengukuran minat belajar menunjukkan adanya peningkatan sebesar 30% setelah penerapan media video animasi Islami. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan video animasi Islami merupakan inovasi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar Bahasa Arab siswa MI, sekaligus mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif, menyenangkan, dan relevan dengan perkembangan teknologi saat ini