Ida Bagus Komang Sindu Putra
Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Published : 44 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN WEBSITE PENJUALAN LUKISAN SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PEMASARAN DI DESA TAKMUNG KECAMATAN BANJARANGKAN KABUPATEN KLUNGKUNG I Putu Adi Saskara; I Gusti Ayu Jatiana Manik Wedanti; Ida Bagus Komang Sindu Putra
Widya Duta: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Budaya Vol 18 No 1 (2023): Widya Duta Maret 2023
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.965 KB) | DOI: 10.25078/wd.v18i1.2009

Abstract

Takmung village is one of several in the Klungkung area. Takmung Village has a popular tourist destination known as "Nyoman Gunarsa Classical Painting Museum," which is famous for its paintings. However, Takmung Village itself is less known to the public as a village of artists. In contrast to Kamasan Village, Takmung Village's artists are much less known, and many of them do not have their stalls or time to sell their artworks. The use of websites comes in handy in this problem, which helps artists to advertise their services and sell their artwork online. Aside from providing information and selling its products, a website works as an indirect representation of its professionalism and legitimacy. In addition to the local artist, it helps introduce other artists. Therefore, by utilizing the art on this website, artists from various parts of the Klungkung district can also become famous. This study created the Griya Art House, an art gallery, implementing the Research and Development methodology as its foundation. Data Flow Diagrams and Entity Relationship Diagrams are used in this study's website creation procedure. The final result of this study stated that the effectiveness of the sales website on the purchasing power of paintings was demonstrated to be effective with a total of three product purchases. The creation of this website is expected to be able to contribute to the community in Takmung Village, Banjarangkan District, Klungkung Regency, especially artists as assistance in the form of website applications that are applied in marketing their work.
Pengaruh Game Mobile terhadap Kepribadian Sosial Anak Usia Dini pada Taman Kanak Kanak Putu Yuni Retmayanti; I Made Gede Anadhi; Ida Bagus Komang Sindu Putra
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4552

Abstract

Kemajuan teknologi akses untuk membuka game menjadi lebih mudah terutama game mobile, dengan adanya game mobile akses game lebih mudah dan menyebabkan kebanyakan anak-anak sering berkata-kata kasar seperti saat mereka bermain game. Tujuan penelitian ini dilakukan yaitu menganalisis bagaimana pengaruh positif dan negatif dari game mobile untuk kepribadian sosial di Taman Kanak-Kanak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain penelitian studi kasus. Penelitian ini dilakukan pada 20 responden, dengan teknik pengumpulan data observasi, kuesioner dan wawancara, dengan instrumen penelitian menggunakan handphone sebagai dokumentasi dan merekam. Pada Teknik analisis data menggunakan rubik penilaian akan dihitung rata-rata dari setiap indikator sebagai satu angka yang mewakili keseluruhan data set. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengaruh baik dari bermain game mobile kepada kepribadian sosial meliputi beberapa hal yaitu : kerja sama/teamwork dan rasa belas kasihan (simpati). Pengaruh negatif dari game mobile kepada kepribadian sosial yaitu Mengumpat, pembangkang, berkelahi, dan juga mengganggu peserta didik lain. Dampak negatif lebih dominan jika dibandingkan dampak positif. Dengan adanya penelitian pembaca dapat mengetahui dampak baik dan buruk dari game mobile.
Improving Children's Language Aspects Through Educational Game Tool Mystery Sock at Kindergarten Wahyu Cahyaninghati; I Made Gede Anadhi; Ida Bagus Komang Sindu Putra
TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2023): TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tematik.v9i1.46707

Abstract

Language is a way to communicate between individuals and other individuals. In Taman Kurnia Kindergarten Denpasar, there are some children in learning who are less active in delivering questions and answers in play activities and questions and answers from teachers.  The purpose of this study was to improve language development in children with APE Mystery Sock.  The method used is descriptive qualitative, data collection techniques through observation, interviews and documentation. The source of the data is teachers, children aged 5-6 years in Taman Kurnia Kindergarten based on purposive sampling techniques. The results showed that based on the findings obtained by the researchers, the first data on the cognitive abilities of students during the first cycle of learning were 4 children in the category of developing as expected, and increasing by 18 children to 22 children in cycle II in the category of developing very well and developing as expected. Based on this presentation, it can be seen that the mystery sock game can help the language development of students in Taman Kurnia Denpasar.
MENINGKATKAN LITERASI LINGKUNGAN ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI PROJEK ECO ENZYME Ida Ayu Made Herawati; Ida Bagus Komang Sindu Putra; I Wayan Suyanta
Kumara Cendekia Vol 11, No 3 (2023): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i3.76862

Abstract

Anak usia dini lebih cepat belajar melalui pengalaman nyata. Fase ini memengaruhi pertumbuhan karakter, keterampilan motorik, kemampuan berpikir, bahasa, dan interaksi sosial anak. Kesadaran lingkungan juga ditanamkan pada anak untuk meningkatkan pemahaman tentang literasi lingkungan. Anak diajarkan melalui pembiasaan sederhana seperti membuang dan mengklasifikasikan sampah, dan mengolahnya menjadi eco enzyme. Projek eco enzyme menjadi inisiatif penting dalam menjaga lingkungan. Eco enzyme adalah cairan yang berguna sebagai pembersih alami, pupuk organik, dan pengendali hama, membantu mengurangi dampak negatif sampah pada lingkungan. Tujuan penelitian ini mencakup peningkatan literasi lingkungan anak, penerapan karakter cinta lingkungan melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), serta pemahaman anak tentang proses pengolahan limbah organik menjadi eco enzyme. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dalam dua siklus. Data dikumpulkan melalui observasi guru dan dokumentasi kegiatan anak. Hasilnya dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi lingkungan anak dari siklus I (55%) menjadi siklus II (83%), dengan peningkatan sebesar 28%. Ini menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan pemahaman lingkungan pada anak usia 5-6 tahun melalui projek eco enzyme. Upaya memanfaatkan waktu luang siswa dan kreativitas guru dalam memanfaatkan alat dan bahan sekitar menjadi faktor keberhasilan dalam mengajarkan anak tentang pentingnya menjaga alam sekitar
Pengembangan APE Kid’s Bag Dalam Menstimulasi Aspek Emosi Untuk Pembentukan Afeksi Anak Usia Dini Kadek Bukit Sri Gayatri; Ida Bagus Komang Sindu Putra
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 8 No 2 (2023): JULI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.8.2.383-397

Abstract

: Perkembangan afeksi anak dimulai dari pengenalan aspek emosi yang baik kepada anak. Berkembangnya aspek emosi membutuhkan kegiatan dan alat permainan yang tepat sehingga stimulasi dapat berjalan dengan baik. APE Kid’s Bag adalah alat permainan yang berupa toote bag inovasi sebagai pelengkap kegiatan sosio-drama untuk mendukung stimulasi perkembangan emosi. Tujuan penelitian adalah pengembangan APE kid’s bag. Metode penelitian ini menggunkan metode penelitian pengembangan. Model ADDIE sebagai model reka dalam proses pembuatan media Kid’s Bag. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan obervasi, kuisioner, serta wawancara guru dan orangtua di lokasi penelitian. Subjek validasi media Kid’s Bag terdiri dari 2 orang ahli, yaitu ahli materi dan ahli media pembelajaran. Analisis data menggonaka teori Maslow dan ranah afektif dalam taksonomi Blooms. Instrument yang digunakan untuk melengkapi hasil penelitian ini terdiri dari lembar pertanyaan wawancara, teks laporan hasil observasi, dan kuisioner. Data dalam penitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dengan merumuskan formula Aiken’s V dengan perolehan data uji ahli materi sebesar 0,590 dan data uji ahli media sebesar 0,572. Berdasarkan dengan perolehan data tersebut yang termasuk dalam tingkat kevalidan sedang dapatdikatakan layak akan tetapi diperlukan beberapa perbaikan terutama dalam design Kid’s Bag yang dibuat.
Pengembangan APE Jubah Misteri Sebagai Media Stimulasi Aspek Perkembangan Kognitif Ni Putu Eka Diah Okayanti; I Made Gede Anadhi; Ida Bagus Komang Sindu Putra
JCE (Journal of Childhood Education) Vol 7, No 1 (2023): March-Agust
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jce.v7i1.1659

Abstract

Kegiatan Permainan disekolah PAUD sangat identik dengan sebuah alat permainan yang dapat mendidik anak. Kurangnya alat perainan yang dapat mendukung pembelajaran menjadi kendala bagi guru-guru di TK Kumara Bhuana Saraswati Klungkung. Permainan Jubah Misteri adalah permainan inovatif yang didalamnya menggabungkan antara Ape Jubah Misteri dengan Rainbow Game dan Kotak Misteri. Tujuan dari penelitian ini mengembangkan permainan “Jubah Misteri” sebagai media stimulasi perkembangan kognitif Anak pada Usia 5-6 Tahun di TK Kumara Bhuana Saraswati Klungkung. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian pengembangan ADDIE (analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi). Sumber data berasal dari guru dan anak di TK Kumara Bhuana Saraswati Klungkung. Dalam penelitian ini data yang diperoleh yaitu secara deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif dengan menggunakan rumus Content Validity Ratio (CVR). Hasil penelitian dengan CVR dari ahli media diperoleh 0,8 dan nilai CVI sebesar 0,975. Penelitian yang dilakukan yaitu sampai pada validasi ahli,  nilai CVR dari ahli materi yaitu sebesar 1 (0,99) dan nilai CVI yaitu  sebesar 1 (0,99). Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa media Jubah Misteri valid serta layak untuk digunakan dan diterapkan dalam pembelajaran anak usia dini.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN ORIGAMI DALAM MENGOPTIMALKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI DI TK SARASWATI 1 DENPASAR UTARA Ni Made Widyasari; I Wayan Suyanta; Ida Bagus Komang Sindu Putra
Widya Kumara: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/widyakumara.v4i1.2798

Abstract

Agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara wajar, pendidikan anak usia dini merupakan tahapan pendidikan sebelum pendidikan dasar. Salah satu taktik pembelajaran yang digunakan guru TK Saraswati 1 Denpasar untuk mendorong partisipasi siswa di kelas adalah penggunaan materi pembelajaran origami untuk meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak usia dini. Tujuan umum penelitian ini adalah mendeskripsikan tentang Penerapan Media Pembelajaran Origami Dalam Mengoptimalkan Motorik Anak Usia Dini Di Tk Saraswati 1 Denpasar. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif karena penulis berusaha mengeksplorasi bagaimana lingkungan pembelajaran origami digunakan untuk meningkatkan kemampuan motorik anak usia dini di TK Saraswati 1 Denpasar. Untuk menyelidiki masalah dalam penelitian ini, para peneliti mengandalkan teori Elizabeth B. Hurlock tentang perkembangan motorik halus awal. Menggunakan observasi non-partisipan, wawancara, membaca, dan menulis sebagai metode pengumpulan data. Hasil yang ditemukan di TK Saraswati 1 Denpasar adalah terdapat dampak positif dan negatif dari pemanfaatan bahan origami untuk mengembangkan kemampuan motorik halus pada anak usia dini. Untuk dampak positifnya anak menjadi bisa bermain sambil belajar, melatih keterampilan, serta tentunya meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Untuk dampak negatif yang ditimbulkan terkait penggunaan media origami ini seperti anak akan menjadi ketergantungan menggunakan media dalam proses pembelajaran.
MURAL MELATIH KREATIVITAS VISUAL ANAK USIA DINI (STUDI KASUS TK FAJAR HARAPAN) Suryawan I Gde; Sindu Putra Ida Bagus Komang; Suyasa Ariputra I Putu
PRATAMA WIDYA : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2021): Pratama Widya April 2021
Publisher : UHN I GUSTI BAGUS SUGRIWA DENPASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/pw.v6i1.122

Abstract

Murals are one of the alternative media for street visual art/street visual art that functions as a forum for people's aspirations through paintings. The attractiveness of art gives a strong impression, in line with visual communication theory which assumes that the use of art in educational media is very important. One of these forms of art is a mural. The purpose and function of the mural itself are still developing today. The making of murals in early childhood schools is basically a form of utilizing empty space by incorporating educational missions, such as: as a medium for recognizing local cultural values (folklore). Because folklore, indirectly represents the social reality that is around us. Thus basically the implicit function of making murals in empty spaces in early childhood schools is to train students' sensitivity. The environment is a factor that can affect a child's imagination. By placing murals on the walls of early childhood schools, apart from functioning as decoration, indirectly has the function of stimulating children's sensitivity to visuals. This visual sensitivity indirectly develops children's imagination. Thus, murals can stimulate the imaginary environment or imaginary world of children that penetrate the developer of their imagination. Art will always develop, which will be the source of ideas in the process of its creation. Like children who are inspired by murals in creating their works. Seeing this, students will be more open and sensitive to the environment around us so that new ideas will emerge fresh and close to us as a source of ideas for creating works.
ANALISIS VISUAL KARYA FINGER PAINTING DI TK KUSA WAHANA GIRI Surya I Gde Suryawan; Ida Bagus Komang Sindu Putra
PRATAMA WIDYA : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7 No 1 (2022): Pratama Widya April 2022
Publisher : UHN I GUSTI BAGUS SUGRIWA DENPASAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/pw.v7i1.240

Abstract

Finger painting is one of the learning methods applied to formal education units at Kusa Wahana Giri Kindergarten, this learning is applied because it has a very important function for the development of fine motor skills in early childhood. Many benefits are obtained in learning finger painting including finger painting as a media tool to express their art, finger painting trains children to concentrate so that as therapy for hyperactive children, finger painting has the potential for psychological health. This study uses a qualitative approach with descriptive analysis. Methods and techniques of data collection using observation techniques. The results of this study indicate that the results of the Visual Analysis of Finger Painting Work at Kusa Wahana Giri Kindergarten have advantages such as the lines, areas, colors, and textures produced are very varied. This can be seen in children's works such as the existence of various lines, both soft lines, curved lines, harmonious lines, and so on. Children are also able to present real textures and pseudo textures. This texture is the result of the combination of the color traces that are scratched by the children in the field. The color combination is good from warm colors, cool colors, and neutral colors. This shows that through finger painting children can explore the ability to process taste and also help children hone their motor system to become more responsive
Pengembangan Buku Big Book “Miki Si Gajah Kecil” Sebagai Media Pengenalan Literasi Lingkungan Indri Wijayani, Ida Ayu; Gede Anadhi, I Made; Komang Sindu Putra, Ida Bagus
Generasi Emas Vol. 6 No. 2 (2023): Generasi Emas:Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ge.2023.vol6(2).13631

Abstract

Environmental literacy is important for early childhood development as a cognitive experience of the natural environment. However, the introduction of environmental literacy in urban schools requires environmental literacy learning media. The purpose of the study was to develop an environmental literacy big book with the theme "Miki the Little Elephant". The research uses the R&D research method and the ADDIE development method, namely analyze, design, development, implementation, and evaluation. The data source is children and teachers at Taman Kurnia Kindergarten Denpasar. Data collection by observation, interview, and questionnaire instrument. Analysis with qualitative and quantitative descriptive results from the PAUD material expert test results, namely 3 Kindergarten teachers and 2 media expert lecturers. The research was limited to the validation test due to limited time for field testing. The results showed the value of expert validation score 90.00% very high qualification, the results of learning content expert test score 91.67% very high qualification, the results of design expert test score 85.00% high qualification, the results of media expert test score 85.71% high qualification. The conclusion is that the development of big book books as a medium for introducing environmental literacy is very feasible as an early childhood learning media