Ida Bagus Komang Sindu Putra
Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Published : 43 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Permainan Tradisional Sepit-Sepitan Sebagai Media Stimulasi Motorik Kasar Anak Usia Dini Suwarni, Ni Wayan; Anadhi, I Made Gede; Sindu Putra , Ida Bagus Komang
Jurnal Pendidikan Anak Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Department of Early Childhood Education, Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta in in cooperation with in cooperation with the Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD (PPJ PAUD) Indonesia based on the MoU Number: 030/PPJ-PAUD/VIII/2020.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v13i1.309

Abstract

Permainan Tradisional merupakan salah satu kegiatan yang dapat digunakan untuk media stimulasi perkembangan anak. Tujuan dari penelitian ini mengembangkan Permainan Tradisional Sepit-sepitan sebagai kegiatan yang dapat menstimulasi motorik kasar anak. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu penelitian tindakan kelas. Instrumen yang digunakan yakni lembar observasi. Subjek penelitian adalah anak-anak di berusia 4-6 tahun dengan jumlah 60 siswa. Analisis data dilakukan dengan mengukur seberapa meningkat stimulasi keterampilan anak dengan permainan tradisional sepit-sepitan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada perbedaan kemampuan motorik kasar anak sebelum dan sesudah permainan dilakukan. Implikasi hasil dapat melatih keseimbangan, kelincahan dan ketangkasan anak sehingga bisa menjadi referensi bagi guru untuk mengembangkan motorik kasar
Implementasi Permainan Susun Gunung Tempurung Kelapa dalam Menstimulasi Motorik Kasar Anak Usia Dini Nia Arianti, Ni Komang; Anadhi , I Made Gede; Sindu Putra , Ida Bagus Komang
Jurnal Pendidikan Anak Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Department of Early Childhood Education, Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta in in cooperation with in cooperation with the Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD (PPJ PAUD) Indonesia based on the MoU Number: 030/PPJ-PAUD/VIII/2020.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v13i1.311

Abstract

Permainan tradisional menjadi salah satu kegitan yang dapat dijadikan media stimulasi tumbuh kembang anak usia dini. Permainan tradisional Susun Gunung Tempurung Kelapa merupakan permainan yang dilakukan dengan berkelompok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi permainan  tradisional Susun Gunung Tempurung Kelapa dalam stimulasi perkembangan motorik kasar anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Objek  penelitian ini yaitu anak-anak yang berjumlahkan 20 anak. Teknik pengumpulan data dengan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan Susun Gunung Tempurung Kelapa dapat melatih keterampilan motorik kasar, kognitif, kreativitas, dan melatih konsentrasi anak. Penelitian ini penyimpulkan bahwa permainan susun gunung mampu menstimulasi perkembangan motorik kasar.
Dampak Kejadian Bullying Terhadap Perkembangan Sosial Emosional pada Anak Usia Dini di TK Pelita Desa Ubung Kaja: The Impact of Bullying on Early Childhood Social-Emotional Development at Pelita Kindergarten, Ubung Kaja Village Ni Luh Ayu Ariasih; Putra, Ida Bagus Komang Sindu
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v7i2.4130

Abstract

Early childhood social and emotional development is part of the aspects of development in children that are closely related to the concept of socializing and emotions in children, it needs to be considered and directed so that its development becomes better over time and the increasing age of the child. During the age of children, especially at the age of 0 to 8 years, individuals are said to be early childhood who are vulnerable to the scope of friendship with play periods that are vulnerable to Bullying or Bullying behavior. Bullying has several forms, namely physical, verbal, and other forms. To prevent and deal with Bullying behavior in early childhood, it is necessary to contribute and coordinate between parents and teachers at school by giving children a firm understanding not to repeat it. Because Bullying behavior has a negative impact on the social-emotional development of Bullying perpetrators and victims of Bullying who are still at an early age. This research was conducted at TK Pelita Desa Ubung Kaja. This research method uses a qualitative method with the stages of observation of Bullying behavior in children and literature studies regarding Bullying cases that occur in early childhood from various scientific sources.   ABSTRAK  Perkembangan sosial emosional anak usia dini merupakan bagian dari aspek perkembangan pada anak yang erat kaitannya dengan konsep bersosialisasi dan emosi pada anak, perlu diperhatikan dan diarahkan agar perkembangannya menjadi lebih baik seiring dengan berjalannya waktu dan bertambahnya usia anak. Pada masa usia anak-anak khususnya pada usia 0 hingga 8 tahun, individu dikatakan sebagai anak usia dini yang rentan dengan ruang lingkup pertemanan dengan masa bermain yang rentan dengan perilaku Bullying atau perundungan. Bullying memiliki beberapa bentuk, yaitu fisik, verbal, dan bentuk lainnya. Untuk mencegah dan menangani perilaku Bullying pada anak usia dini, perlu adanya kontribusi dan koordinasi antara orang tua dan guru di sekolah dengan memberikan pemahaman yang tegas kepada anak untuk tidak mengulanginya. Karena perilaku Bullying memiliki dampak negatif bagi perkembangan sosial emosional pelaku Bullying dan korban Bullying yang masih berusia dini. Penelitian ini dilakukan di TK Pelita Desa Ubung Kaja. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tahapan observasi perilaku Bullying pada anak dan studi literatur mengenai kasus Bullying yang terjadi pada anak usia dini dari berbagai sumber ilmiah.