Claim Missing Document
Check
Articles

Ragam Kolaboratif Tindak Tutur Ilokusi pada Dialog Iklan Produk-Produk PT. Sinar Sosro di Televisi Indonesia (Kajian Pragmatik) Anastasia Hotmauli Sinaga; Azis, Azis; Usman, Usman; Johar Amir
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4690

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah mendeskripsikan wujud tindak tutur ilokusi pada dialog iklan produk-produk PT Sinar Sosro Indonesia di televisi Indonesia dan mengkaji ragam kolaboratif tindak tutur ilokusi pada iklan produk PT Sinar Sosro di televisi Indonesia. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data penelitian ini dirancang untuk menganalisis tentang ragam tutur ilokusi kolaboratif pada produk PT Sinar Sosro yang diiklankan di televisi swasta Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat wujud tindak tutur ilokusi pada dialog iklan produk-produk PT Sinar Sosro di televisi Indonesia meliputi: (1) kalimat direktif, (2) kalimat interogatif, dan (3) kalimat imperatif. Mengenai ragam kolaboratif tindak tutur ilokusi pada dialog iklan produk-produk PT Sinar Sosro ditelevisi Indonesia meliputi: (1) menyatakan, (2) mengumumkan, (3) melaporkan, dan (4) mengajarkan.
Efikasi Peserta Pendidikan Profesi Guru Prajabatan dalam Melakukan Asesmen Diagnostik (ADi): Kasus Calon Guru Bahasa Indonesia Ramly, Ramly; Azis, Azis; Muhammad Fajar B
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4811

Abstract

Penelitian ini mengelaborasi efikasi peserta Pendidikan Profesi Guru Prajabatan (PPGPRAJAB) sebagai bentuk dukungan yang diberikan oleh program Pendidikan Profesi Guru terhadap pelaksanaan ADi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan persepsi diri peserta PPGPRAJAB tentang kompetensi ADi yang mereka miliki dan mengungkap komitmen mereka untuk melaksanakan ADi pascaprogram. Populasi penelitian adalah peserta PPGPRAJAB Bahasa Indonesia yang mengikuti Pendidikan di Universitas Negeri Makassar sebanyak 169 orang. Sampel sebanyak 60 orang dipilih secara acak. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket yang didistribusikan denga google form. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta PPGPRAJAB memiliki persepsi diri bahwa mereka kompeten untuk melaksanakan ADi dan mereka juga berkomitmen untuk melaksanakan ADi dengan baik dalam kegiatan mengajar yang mereka jalani. Disimpulkan bahwa peserta PPGPRAJAB akan menambah ketersediaan guru yang mampu menjalankan ADi dengan baik.
Penerapan Literature Card Role Play dan Storytelling Card Game dalam Pembelajaran Keterampilan Berbicara Siswa Kelas VIII SMPN 1 Pallangga Husnul Khatimah; Ramly, Ramly; Azis, Azis
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Literature Card Role Play dan Storytelling Card Game terhadap peningkatan keterampilan berbicara siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Pallangga. Keterampilan berbicara merupakan aspek penting dalam pembelajaran bahasa Indonesia, namun banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam menyampaikan ide secara lisan akibat rendahnya rasa percaya diri dan kurangnya metode pembelajaran yang interaktif. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Repeated Measures untuk mengukur perkembangan keterampilan berbicara siswa setelah mendapatkan perlakuan dengan kedua model pembelajaran. Sampel terdiri dari 114 siswa. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan berbicara sebanyak tiga kali dan dianalisis menggunakan uji statistik ANOVA Repeated Measures untuk melihat signifikansi pengaruh kedua metode tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Literature Card Role Play dan Storytelling Card Game memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan berbicara siswa (p < 0,05). Literature Card Role Play lebih efektif dalam meningkatkan struktur berbicara dan organisasi ide siswa, sedangkan Storytelling Card Game lebih efektif dalam meningkatkan kreativitas dan kelancaran berbicara. Uji perbandingan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara kedua metode (p < 0,05), dengan Literature Card Role Play menunjukkan peningkatan skor keterampilan berbicara rata-rata 85,7%, sedangkan Storytelling Card Game 83,2%. Penelitian ini membuktikan bahwa metode Game-Based Learning berbasis kartu dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa secara signifikan. Oleh karena itu, model ini direkomendasikan sebagai alternatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan efektif.
Penggunaan Model Inkuri untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPA pada Siswa Kelas V SD Negeri 09 Kabawetan Azis, Azis
Jurnal PGSD Vol 11 No 2 (2018)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.273 KB) | DOI: 10.33369/pgsd.11.2.170-175

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA meliputi keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 09 Kabawetan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas 5 yang terdiri dari 14 siswa perempuan dan 14 siswa laki-laki serta guru kelas V SD Negeri 09 Kabawetan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus, masing-masing siklus terdiri atas 1 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA menggunakan pendekatan inkuiri. Pada siklus I rata-rata keterampilan guru yang diperoleh 3,11 dengan persentase 77.7% (baik), siklus II meningkat menjadi 3,22 dengan persentase 80.5% (baik) dan pada siklus III meningkat lebih baik lagi menjadi 3,5 dengan persentase 88.8% (sangat baik). Pada siklus I rata-rata aktivitas siswa 18.1 dengan persentase 43,5% (cukup), siklus II meningkat menjadi 28 dengan persentase 68,5% (baik), dan rata siklus III terjadi peningkatan lebih baik  lagi menjadi 31,2 dengan persentase 85.9% (sangat baik). Berdasarkan nilai hasil belajar diperoleh data pada siklus I nilai rata-rata yang dicapai siswa adalah 61,07 dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 60,7%. Pada siklus II nilai rata-rata yang dicapai siswa menjadi 75.09 dengan ketuntasan belajar klasikal mencapai 85%. Sedangkan pada siklus III nilai rata-rata siswa naik menjadi 86,4 dengan ketuntasan belajar 90%. Disimpulkan  bahwa dengan Pendekatan Inkuiri pada pembelajaran IPA dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar pada siswa kelas V SD Negeri 09 Kabawetan. Pendekatan Inkuiri meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga disarankan dapat diterapkan pada pelajaran lain. 
Analysis of students' cognitive difficulties based on the revised Bloom's taxonomy in solving mathematics problems Azis, Azis; Handayani, Imelda Tria; Ferniati, Ferniati; Anggriana, Nurmarini; Aisyah, Aisyah
Journal Focus Action of Research Mathematic (Factor M) Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/factor_m.v6i1.1057

Abstract

Kesulitan belajar tidak memandang kemampuan intelegensi yang dimiliki siswa. Banyak siswa dengan intelegensi tinggi dapat meraih prestasi belajar yang rendah. Siswa sulit mengerjakan soal yang ada dikarenakan sulitnya memamahami soal, kurangnya mampu menguasai materi yang diajarkan oleh guru disekolah, serta ketika menjelang Ujian, siswa tidak belajar dengan sungguh-sungguh. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tingkat kesulitan kognitif berdasarkan taksonomi bloom revisi dan letak kesulitan belajar matematika siswa pada aspek kognitif pada pelajaran matematika dalam menyelesaikan soal-soal matematika SMP di Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan metode survei. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP di Kota Baubau tahun pelajaran 2020/2021. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan dengan teknik pengukuran dalam bentuk tes diagnostik yang berupa soal-soal Ujian Nasional Matematika tahun pelajaran 2018/2019 yang telah dimodifikasi oleh peneliti dan wawancara untuk mendukung hasil analisis. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan: 1) tingkat kesulitan kognitif berdasarkan taksonomi bloom revisi dalam menyelesaikan soal-soal matematika SMP di Kota Baubau dengan skor sebesar 42,43  yaitu berada pada tingkat kesulitan sedang, dan 2) letak kesulitan belajar matematika siswa pada aspek kognitif, yaitu: kesulitan pemahaman faktual dengan persentase interval sebesar 10,48%-20,52%, kesulitan pemahaman konseptual dengan persentase interval sebesar 72,26%-83,74%, dan kesulitan pemahaman prosedural dengan persentase interval sebesar 86,44%-94,56%. Learning difficulties are regardless of a student's intelligence. Many students with high intelligence can achieve low learning achievement. Students find it challenging to work on existing problems due to the difficulty of understanding the questions, the lack of being able to master the material taught by the teacher at school, and when approaching the exam, students do not study seriously. This study aimed to describe the level of cognitive difficulties based on Bloom's revised taxonomy and the location of students' learning difficulties in the cognitive aspect of mathematics in solving junior high school math problems in Baubau City. This research used a survey method. The subjects in this study were grade IX junior high school students in Baubau City in the 2020/2021 academic year. Data collection in this study was carried out using measurement techniques in the form of diagnostic tests in the form of Mathematics National Examination questions for the 2018/2019 school year which had been modified by the researcher and interviews to support the analysis results. Based on the results of the study, the conclusions were obtained: 1) the level of cognitive difficulty based on Bloom's revised taxonomy in solving junior high school math problems in Baubau City with a score of 42.43, which is at a moderate level of difficulty, and 2) the location of students' mathematics learning difficulties in cognitive aspects, namely: factual comprehension difficulties with a percentage interval of 10.48%-20.52%, conceptual comprehension difficulties with a percentage interval of 72.26%-83.74%, and procedural comprehension difficulties with a percentage interval of 86.44%-94.56%.
Narrating Local Wisdom Through Hypertext: A Study on Cultural Values in Digital Short Stories Juanda, Juanda; Azis, Azis; Djumingin, Sulastriningsih
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 13 No. 3 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v13i3.14370

Abstract

Local wisdom plays a crucial role in bridging tradition and cultural innovation amid dynamic social change. This study aims to uncover the values of local wisdom embedded in selected hypertext short stories, focusing on themes such as race, nationalism, eugenic norms, cultural stability, education, and the tension between modern life and primitive culture. Employing a qualitative descriptive method within the framework of literary anthropology, this study analyzed four digital short stories: Ngaben Sederhana by I Made Sugianto (2024), Pulang tanpa Kampung Halaman by Artie Ahmad (2024), Laut Mengambil Cintaku by Jemmy Piran (2022), and Ikan Sungai Bejoe by Dul Abdul Rahman (2020). NVivo 14 software was used to conduct thematic coding, identify recurring cultural patterns, and map the interrelationships among thematic categories. The findings reveal dominant representations of community cooperation, respect for diversity, cultural preservation, critiques of social injustice, and the recontextualization of traditional values in modern settings. Notably, the role of indigenous education emerges as vital in transmitting local values and reinforcing cultural identity. Practically, the results offer valuable insights for educators and curriculum developers seeking to integrate culturally relevant content into teaching materials. This research also provides a foundation for future interdisciplinary studies on the role of local wisdom in sustaining cultural heritage in the digital era.
Pengembangan Kompetensi Guru PAUD Menciptakan Digital Picture Storybook Digital Berbasis Artificial Intelligence di Kiddos Smart School Juanda, Juanda; Haripuddin, Haripuddin; Azis, Azis
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v4i4.4998

Abstract

Teachers at Kiddos Smart School Makassar faced challenges in exploring children's literature and integrating Artificial Intelligence (AI) technology into the creation of digital picture storybooks. This Community Service Program aims to enhance teachers' abilities in creating interactive AI-based learning media in early childhood. The implementation methods include training, workshops, and intensive mentoring on using tools like ChatGPT, Canva Magic Media, and Suno.ai to create digital text, illustrations, and background music. As a result, teachers were able to adapt children's literature elements into engaging digital narratives and improve their technical skills in producing AI-based digital media. This Community Service Program successfully strengthened teachers' capacity to integrate AI technology, which is expected to enhance educational quality and cognitive development in children.
Analisis Tes Buatan Guru Bidang Studi Matematika Kelas V SD 1 Katobengke Azis, Azis
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2016): Edumatica: Jurnal Pendidikan matematika (April 2016)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.9 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v6i01.2998

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesukaran, daya pembeda, keberfungsian pengecoh soal ulangan semester genap bidang studi matematika kelas V SD Negeri 1 Katobengke. Adapun jenis penelitian yang dilaksanakan adalah jenis penelitian Terapan. Penelitian ini dilaksanakan pada Ulangan Semester II kelas V tahun ajaran 2013/2014 di SD Negeri 1 Katobengke. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa yang mengikuti ulangan semester II kelas Va bidang studi matematika tahun ajaran 2013/2014. Sedangkan jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 siswa. Analisis data yang diajukan analisis kuantitatif yang digunakan untuk mengolah data hasil penelitian, dalam hal ini menganalisis data, meliputi tingkat kesukaran soal, daya pembeda soal, dan pengecoh soal. Dari hasil penelitian analisis butir soal bidang studi matematika siswa kelas V semester II tahun ajaran 2013/2014 di SD Negeri 1 Katobengke dapat dikemukakan beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1) tingkat kesukaran soal terdiri dari 15% soal mudah, 85% soal sedang, dan tidak ada soal yang sukar, hal ini menunjukkan bahwa tingkat kesukaran soal tes yang diselidiki ini termasuk kurang baik; 2) daya pembeda soal terdiri dari 10% soal dengan daya pembeda sangat rendah, 20% soal dengan daya pembeda rendah, 55% soal dengan daya pembeda cukup, 15% soal dengan daya pembeda tinggi, dan tidak ada soal yang mempunyai daya pembeda tinggi; dan 3) pengecoh soal terdiri dari 60% memiliki pengecoh yang baik dan 30% tidak memilikih pengecoh yang baik. Kata kunci: analisis tes, tes buatan guru, tes matematika
PKM Penulisan Paragraf Berbasis Lingkungan Siswa SMA Negeri 9 Gowa Azis, Azis; R, Mantasiah; Ramly, Ramly; Juanda, Juanda
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Tujuan PKM ini adalah meningkatkan kemampuan siswa menulis paragraf berbasis lingkungan, memberdayakan siswa dengan keterampilan merancang paragraf, dan meningkatkan kemampuan empati, pemahaman sosial, dan keterampilan kognitif terhadap lingkungan. Permasalahan mitra adalah ketidakmampuan mitra menulis paragraf berbasis lingkungan, ketidakmampuan mitra membentuk paragraf berpola dedukti dan induktif berbasis lingkungan kumuh, dan ketidakpedulian mitra terhadap tanggung jawab lingkungan. Mitra PKM ini adalah 15 orang siswa SMA Negeri 9 Gowa. Pada tahap persiapan, Tim pengabdi melakukan FGD untuk membahas mengenai persiapan penyajian materi pelatihan Siswa SMA Neg 9 Gowa. Pada tahap pelaksanaan, tim pengabdi menyampaikan materi penulisan paragraf berbasis lingkungan kumuh. Teknik penyampaian dilakukan melalui berbagai kegiatan yang berupa kegiatan tutorial, pelatihan, workshop, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat pencapaian kegiatan dengan melakukan tanya jawab kepada peserta.Hasil pelaksanaan pengabdian pada Masyarakat di SMA Negeri 9 Gowa  dengan peserta sebanyak 15 siswa, yaitu pertama, siswa setelah diberikan pelatihan memiliki kesanggupan menyusun paragraf  berdasarkan gambar dan tayangan video lingkungan kumuh. Gagasan dan ide dikembangkan oleh siswa mencerminkan adanya kepekaan mengenai lingkungan kumuh. Kedua, siswa dalam memanfaatkan teknologi Pemeriksa Tata Bahasa memiliki kemampuan dengan berbagai fitur dan kegiatan sudah sesuai target pencapaian karena semua siswa memiliki kesanggupan yang memadai dalam menyusun paragraf dengan baik. Kata kunci: paragraf, deduktif, induktif, lingkungan kumuh,  pemeriksa tata bahasa
Integrasi Artificial Intelligence dalam Pembelajaran Akademik: Perspektif Literasi Membaca dan Menulis Juanda, Jaunda; Azis, Azis
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi persepsi mahasiswa terhadap integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pengembangan keterampilan membaca dan menulis akademik di perguruan tinggi. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh dari wawancara terbuka terhadap 30 mahasiswa Universitas Negeri Makassar yang dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan bantuan perangkat lunak Nvivo 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memandang AI sebagai asisten reflektif yang berfungsi memperkuat proses berpikir dan menulis akademik melalui dukungan teknis seperti koreksi tata bahasa, struktur kalimat, dan penyusunan argumen logis, tanpa menggantikan peran intelektual manusia. AI juga dinilai berkontribusi dalam pengembangan kesadaran metakognitif, efisiensi revisi, dan refleksi kritis terhadap hasil tulisan. Namun, mahasiswa menekankan pentingnya bimbingan pedagogis dosen agar penggunaan AI tetap berada dalam koridor etis dan tidak menurunkan kemandirian berpikir maupun orisinalitas karya. Integrasi AI dalam pembelajaran akademik dianggap ideal ketika berfungsi sebagai mitra berpikir kolaboratif yang memperkuat literasi digital, etika akademik, dan tanggung jawab intelektual mahasiswa. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap model literasi akademik berbasis Taksonomi Bloom yang mengintegrasikan peran manusia dan AI secara komplementer, serta menawarkan implikasi praktis bagi pengembangan strategi pembelajaran yang adaptif, reflektif, dan berkelanjutan di era digital.Kata Kunci: Artificial Intelligence, literasi akademik, menulis akademik, membaca                      akademik, pedagogi reflektif.