Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Praktik Berbasis Kasus Pemerintahan dengan Media Video Youtube Karyana, Ayi; Fadiyah, Dina; Ayu Trianti Utami Hakim, Nong; Ayu Andini, Laras
Jurnal Pendidikan Terbuka Dan Jarak Jauh Vol. 26 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ptjj.v26i1.10757.2025

Abstract

Kajian ini di fokuskan pada model pembelajaran dengan berbasis kasus pemerintahan dengan media video youtube secara visual. Proses pembelajaran yang memadukan antara kegiatan belajar dari modul dan kegiatan belajar di lapangan. Harapannya, mahasiswa tidak cukup hanya memiliki kompetensi, tetapi harus mampu bekerja di dunia nyata dengan kapabilitas yang memadai. Kajian ini menggunakan teori dari Cooper et al., (2010) mengenai Model Pembelajaran Kerja Terintegrasi dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Analisanya yaitu semua mahasiswa yang mengikuti simulasi praktikum kasus pemerintahan di UT Yogyakarta, UT Bandung, UT Pekanbaru dan UT Pontianak, mampu memberikan pendapat dan solusi serta menumbuhkan analisa kritis di diri mahasiswa.
E-Planning Sebagai Kontribusi Sustainable Development Goals dalam Perencanaan Pembangunan Daerah di Kota Tarempa Saputra, Yoga; Firman, Firman; Fadiyah, Dina
PARAPOLITIKA: Journal of Politics and Democracy Studies Vol. 4 No. 2 (2023): PARAPOLITIKA: Journal of Politics and Democracy Studies
Publisher : Prodi Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33822/jpds.v4i2.6321

Abstract

Penelitian ini memberikan pemahaman tentang bagaimana sistem E- planning telah digunakan dalam desain pembangunan kembali kota Kota Tarempa dan bagaimana hal ini membantu pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada tahun 2030. menggunakan penelitian kualitatif dan kuantitatif metodologi. Informasi yang diperoleh diperoleh dari interaksi dengan berbagai narasumber yang berkantor di Bappeda Kota Tarempa. Menurut hasil penelitian yang dilakukan, implementasi E-Planning yang efektif di Bappeda Kota Tarempa dapat dikaitkan dengan transparansi peraturan perundang-undangan, ketersediaan infrastruktur teknis, aksesibilitas sumber daya keuangan, serta pengetahuan tentang tenaga kerja lokal. Pemanfaatan E-Planning menghasilkan beberapa keuntungan, yang paling menonjol adalah peningkatan akurasi, produktivitas, dan keterbukaan perencanaan pembangunan. Implementasi Sustainable Development Goals pada sektor e-government melalui e-planning yang komprehensif, akurat, dan efisien akan bermuara pada penurunan emisi, peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah sebagai hasil perencanaan program pembangunan jangka panjang , dan maksimalisasi manajemen risiko selama proses pembangunan, yang semuanya akan menghasilkan populasi dan komunitas yang lebih produktif. Akibatnya, transisi ke digital dapat memainkan peran penting sebagai pendorong utama perubahan di dalam pemerintahan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang luas dan inklusif, pembangunan sosial, dan perlindungan lingkungan.
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Presiden Joko Widodo Sebagai Cara Meminimalisir Korupsi Di Negara Demokrasi Fadiyah, Dina
Journal of Social Politics and Governance (JSPG) Vol. 5 No. 2 (2023): Journal of Social Politics and Governance (Desember)
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/jspg.v5i2.1459

Abstract

This article will discuss the implementation of President Joko Widodo's Pancasila values as a way to minimize corruption in democratic countries. Indonesia, as one of the democratic and developing countries that has a fairly high level of corruption in the world, is a fact that we still need to do a lot so that this title can fade from Indonesia's mind. One way is to instill Pancasila values in all Indonesian society without exception. This research uses implementation theory combined with descriptive qualitative research methods with literature review and literature study data collection techniques, it is hoped that it will be a contribution to social science today. The result is that President Joko Widodo has succeeded in implementing Pancasila values in Indonesia, this argument is proven by various policies and reforms related to Pancasila carried out in the current era.
Penggunaan Media Sosial Instagram dalam Membangun Citra Positif Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019 Fadiyah, Dina; Simorangkir, Jimmy
Journal of Political Issues Vol 3 No 1 (2021): Journal of Political Issues
Publisher : Jurusan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpi.v3i1.48

Abstract

Media sosial dapat digunakan sebagai sarana untuk meraih dan menjaga ketenaran, yaitu dengan menampilkan citra positif secara mudah dan cepat. Salah satunya adalah Instagram. Penelitian ini membahas hal tersebut dan secara lebih spesifik bertujuan untuk meneliti dan menjabarkan eksistensi penggunaan Instagram guna membangun citra positif Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan hasilnya diuraikan secara deskriptif. Fokus penelitian ini adalah menganalisa unggahan dan mengamati postingan Instagram milik Joko Widodo pada masa kampanye hingga pemilihan presiden RI pada 1 Oktober 2018 hingga 17 April 2019. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara terhadap narasumber dan juga dengan menggunakan teknik dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial Instagram dapat membangun citra positif Joko Widodo dibuktikan melalui akun instagram miliknya dengan membangun kesan di hadapan masyarakat meliputi unggahan foto-foto keberhasilannya sebagai presiden, misalnya seperti membangun infrastruktur di berbagai tempat di Indonesia, dan mempunyai banyak like pada setiap postingannya. Selain itu tampak adanya konsistensi dalam membangun citra Jokowi selama masa kampanye. Hal tersebut juga didukung sikap Joko Widodo yang sangat terbuka dan tampil ofensif dalam memanfaatkan Instagram pribadinya untuk kampanye politik. Penggunaan Instagram oleh Joko Widodo dalam kampanye Pilpres 2019 berjalan dengan mudah dan efektif dalam mencapai tujuan kemenangan pemilihan presiden 2019.
Kekuatan Dinasti Politik Aang Hamid Suganda Di Kabupaten Kuningan Fadiyah, Dina; Dewi, Rahmi Kania; Karyana, Ayi
Journal of Political Issues Vol 4 No 1 (2022): Journal of Political Issues
Publisher : Jurusan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpi.v4i1.77

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Kekuatan Dinasti Politik Aang Hamid Suganda di Kabupaten Kuningan. Penelitian ini didasari oleh dinasti politik yang masih eksis di era demokrasi, padahal demokrasi sendiri menyebutkan bahwa dinasti politik itu sistem yang buruk dan bertolakbelakang dengan demokrasi. Tujuan penelitian ini untuk dapat memahami bagaimana terbentuknya politik dinasti yang dilakukan oleh keluarga Bapak Aang Hamid Suganda hingga anaknya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perjalanan politiknya yang begitu berpengaruh terhadap penerus kepemimpinan yang diambil alih oleh istri dan anaknya menjadikan kesuksesan dari masa jabatannya menjadi Bupati Kuningan dihitung dari tahun 2003 hingga 2013. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif dan studi literasi serta hasil wawancara. Landasan teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori demokrasi dan dinasti politik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Aang Hamid Suganda telah membangun pengaruh politik pada masa kepemimpinannya, dan mendapat julukan “Aang Hotmix”. Bapak pembangunan di Kuningan ini telah sukses menciptakan citra baik di Kabupaten Kuningan, sehingga pada saat ia habis masa jabatannya dan digantikan oleh istri kemudian anaknya. Kesimpulannya adalah dinasti politik yang terjadi dikuningan adalah hasil dari kepemimpinan sebelumnya yang berhasil membangun citra baik sehingga berdampak kepada penerusnya.
Analisis Persepsi Publik Terhadap Kebijakan Makassar Recover Hakim, Nong Ayu Triyanti Utami; Pasaribu, Daniel; Fadiyah, Dina
Journal of Political Issues Vol 5 No 1 (2023): Journal of Political Issues
Publisher : Jurusan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpi.v5i1.130

Abstract

Penelitian ini menganalisis persepsi publik terhadap salah satu upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid 19), yaitu implementasi kebijakan publik yang tertuang dalam Peraturan Walikota Makassar Nomor 5 Tahun 2021 tentang Makassar Recover. Dilatarbelakangi oleh adanya pro kontra masyarakat diberbagai media terhadap kebijakan ini sejak resmi diimplementaskan, sementara Pemerintah Kota Makassar berani mengatakan kebijakan Makassar Recover sebagai program andalan. Berdasarkan permasalahan tersebut dan dengan mempertimbangkan posisi masyarakat sebagai sasaran kebijakan yang merasakan manfaat maupun dampak secara langsung, peneliti menganggap pentingnya mengetahui persepsi publik terhadap kebijakan Makassar Recover agar menjadi bahan rujukan perbaikan kebijakan bagi Pemerintah Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan Mixed Methode Research (MMR) yaitu menggabungkan metode kuantitatif dan metode kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada masyarakat Kota Makassar, melakukan pengamatan dan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa meskipun masih ditemukan penolakan terhadap kebijakan ini, namun sebagian besar masyarakat setuju dan memberikan dukungan terhadap substansi kebijakan, perilaku petugas pelaksana, interaksi jejaring kerja, partisipasi kelompok sasaran dan sumber daya dalam kebijakan Makassar Recover.
Menelaah Peran Aksi Kamisan dalam Pembentukan Strategi Gerakan Andini, Laras Ayu; Fadiyah, Dina; Nugroho, Sapto Setyo
Journal of Political Issues Vol 6 No 1 (2024): Journal of Political Issues
Publisher : Jurusan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpi.v6i1.203

Abstract

Aksi Kamisan merupakan aksi damai yang dilakukan secara rutin pada hari kamis setiap minggunya sebagai bentuk protes kepada negara atas pelanggaran hak asasi manusia dan kekerasan yang dilakukan tanpa penyelesaian dan kata maaf. Aksi Kamisan merupakan bentuk tekanan kepada pemerintah untuk bergegas menyelesaikan berbagai kasus pelanggaran HAM yang tidak juga menemui jalan terang. Tulisan ini mengeksplorasi Kamisan sebagai sebuah gerakan kolektif yang menekan pemerintah untuk bergegas menuntaskan sejumlah kasus pelanggaran HAM yang terbengkalai . Aksi Kamisan menggunakan bentuk demonstrasi damai sebagai bentuk protes kepada negara sekaligus menunjukan penghormatan kepada korban tanpa melibatkan kekerasan. Pasang-surut gerakan telah dialami oleh gerakan ini selama 17 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pemdekatan studi kasus. Data primer yang berasal dari wawancara dengan keluarga korban, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, dan akademisi. Daftar pertanyaan disusun dengan menggunakan pertanyaan terbuka. analisis meliputi pengelompokkan hasil temuan menjadi tema atau kategori, dan interpretasi makna dalam bentuk deskriptif..Hasil penelitian menunjukan Aksi kamisan merupakan gerakan kolektif untuk melawan ketidakadilan dalam penuntasan pelanggaran kasus HAM di Indonesia. Memakai sejumlah simbol sebagai identitas gerakan. Berakar pada keterikatan emosional dan solidartas antar para peserta aksi utamanya terhadap para korban dan keluarga yang tak juga mendapat penyelesaian yang adil. Meskipun tekanan yang diberikan kepada pemerintah memenui penolakan yang berujung pada impunitas.
Ketahanan Kelembagaan Unit Kerja Presiden di Indonesia: Temuan Awal Nugroho, Sapto Setyo; Fadiyah, Dina; Andini, Laras Ayu
Journal of Political Issues Vol 7 No 2 (2026): Journal of Political Issues
Publisher : Jurusan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpi.v7i2.367

Abstract

This study examines the dynamics and institutional durability of various delivery units in Indonesia, including the Presidential Work Unit and the Presidential Staff Office, within a comparative cross-administrative framework and the conceptual lens of deliverology, as practiced by the Prime Minister’s Delivery Unit in the United Kingdom. In contrast to short-term approaches driven by leadership style and performance orientation, this study emphasizes the importance of systematizing and sustaining coordination, synchronization, and control functions. The findings reveal that establishing delivery units in Indonesia tends to be temporary and pragmatic, lacking robust legal foundations and strong institutional integration. Political factors, leadership personalization, and overlapping authorities emerge as key impediments. Employing a collective or multiple-case study design with a comparative analytical approach, this research concludes that while several principles of deliverology, such as using targets and performance monitoring, have been adopted, delivery units have yet to be institutionalized as long-term governance instruments. Therefore, the study recommends establishing a stronger legal framework, developing adaptable institutional designs, and promoting professional leadership to ensure the continuity of these units in supporting the implementation of national priority policies.
Evaluasi Kebijakan Publik dalam Mitigasi Krisis Sosial Banjir Tahunan: Studi Kasus Kabupaten Kutai Barat Tahun 2024 Dina Fadiyah; Agustinus
Journal of Politics and Democracy Vol. 5 No. 2 (2026): Journal of Politics and Democracy (Maret)
Publisher : Indonesian Democracy Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61183/polikrasi.v5i2.183

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of public policy in mitigating the social crisis caused by annual flooding in West Kutai Regency in 2024. The study employs a qualitative approach using a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observation, and document analysis involving local government officials, community leaders, and affected residents. The data were analyzed using a descriptive-interpretative approach to examine the gap between policy design and its implementation. The findings indicate that policy effectiveness remains suboptimal. Although the initial emergency response was relatively rapid, the policy failed to fulfill key dimensions of effectiveness, responsiveness, and adequacy. The main issues include weak inter-agency coordination, inappropriate physical programs that neglect local knowledge, low transparency in aid distribution, and limited attention to the social and psychological dimensions of affected communities. Furthermore, community participation in policy planning remains largely symbolic, resulting in policies that are less contextual and less responsive to local needs. This study highlights that disaster mitigation challenges are not merely technical issues but also reflect weaknesses in governance, particularly in integrating institutional, social, and participatory dimensions. Therefore, improving policy effectiveness requires a more integrated, participatory, and long-term recovery-oriented approach to reduce social vulnerability in disaster-prone areas.
Menguatnya Ikatan Patronase dalam Perpolitikan Indonesia Dina Fadiyah; Ummi Zakiyah
Madani: Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 10 No. 2 (2018): MADANI : Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan
Publisher : Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/madani.v10i2.1068

Abstract

This paper intends to see how the strengthening of patronage ties in Indonesian politicstoday is strengthened. The political euphoria in Indonesia is increasingly interesting, thearticle of political essence that occurs is not only about pure politics, but has beencontaminated with various elements and interests. This is what makes the political elitemust have a precise strategy to strengthen their position. This paper uses qualitativemethods, descriptive and found that the strengthening of patronage ties in Indonesianpolitics is caused by mutual need or mutualism symbiosis between political elites andvarious elements such as community organizations for example.