Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Formulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Hand Gel Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) Setyo Nurwaini; Rosyidah Hafidzatun Nasihah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (938.936 KB)

Abstract

Sediaan hand gel dibutuhkan untuk mencegah penyebaran bakteri daritangan ke dalam mulut. Daun jambu biji (Psidium guajavaL.)diketahui memiliki aktivitas terhadap E. coli, S. aureus, danP.aeruginosa. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulahand gel ekstrak daun jambu biji yang memiliki sifat fisik dan aktivitasantibakteri yang paling baik. Hand gel dibuat dalam tiga formuladengan variasi kadar ekstrak daun jambu biji yaitu FI (10%), FII(15%) dan FIII (20%). Evaluasi sifat fisik hand gel meliputi ujiorganoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar dan daya lekat.Uji aktivitas antibakteri dilakukan terhadap E. coli. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa warna sediaan adalah coklat kehijauan, baukhas, homogen, pH 4,9-5,0, viskositas 140-167 dPas, daya lekat 3,6-5,9 detik. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa hand gelmemiliki aktivitas antibakteri terhadap E. coli dengan diameter zonahambatan FI 13,5 ± 0,0 mm, FII 13,5 ± 0,1 mm dan FIII sebesar 13,0± 0,1 mm. Peningkatan kadar ekstrak daun jambu biji 10-20% dalamhand gel tidak menunjukkan perbedaan aktivitas antibakteri yangbermakna.
HAND SANITIZER GEL KOMBINASI EKSTRAK DAUN LIDAH MERTUA DAN DAUN JAMBU BIJI Setyo Nurwaini
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.593 KB)

Abstract

Hand sanitizer gel ekstrak daun lidah mertua (Sansevieria trifasciata Prain) 10% mampu menurunkan jumlah angka kuman sebesar 32%, sedangkan gel hand sanitizer ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava L.) 10% memiliki kemampuan menurunkan angka kuman sebesar 47%. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi gel hand sanitizer kombinasi ekstrak daun lidah mertua dan ekstrak daun jambu biji serta mengetahui aktivitas antibakterinya. Ekstrak diperoleh melalui maserasi dengan penyari etanol 96%. Gel hand sanitizer dibuat dengan menggunakan Na CMC sebagai gelling agent. Sifat fisik gel yang diuji meliputi organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar dan daya lekat. Sediaan gel hand sanitizer diuji aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli menggunakan metode difusi sumuran serta kemampuan menurunkan jumlah angka kuman dengan metode swabbing. Hasil evaluasi sifat fisik gel hand sanitizer memenuhi kriteria sifat fisik gel yang baik. Gel hand sanitizer ekstrak daun lidah mertua memiliki zona hambat terhadap Escherichia coli sebesar 10,5 mm serta mampu menurunkan jumlah angka kuman sebesar 52%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan gel hand sanitizer kombinasi ekstrak daun lidah mertua dan ekstrak daun jambu biji dapat digunakan sebagai alternatif sediaan gel hand sanitizer.
Kombinasi Asam Oleat dan Propilen Glikol sebagai Enhancer Cold Cream Verapamil untuk Penghantaran Transdermal Setyo Nurwaini; Adilah Purbowati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.21 KB)

Abstract

Verapamil HCl merupakan obat anti-hipertensi kelompok Calcium Channel Blocker (CCB) yang pada bentuk sediaan oral bioavailabilitasnya hanya 20%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan enhancer asam oleat dan propilen glikol terhadap penetrasi verapamil HCl secara in vitro. Variasi kombinasi kadar asam oleat dan propilen glikol yang ditambahkan dalam cold cream verapamil HCl adalah F0 = 0:0 ; F1 = 10:2,5 ; F2 = 7,5:5 ; F3 = 6,25:6,25 : F4 = 5:7,5 ; dan F5 = 2,5:10. Uji transdermal secara in vitro dilakukan dengan dengan sel difusi Franz dengan media Phosphate Buffer Saline (PBS) pH 7,4 ± 0,05 selama 8 jam. Paramater yang dihitung yaitu fluks, lag time dan efisiensi transport. Hasil menunjukkan bahwa dengan adanya penambahan enhancer asam oleat dan propilen glikol memberikan pengaruh terhadap sifat fisik dan penetrasi verapamil HCl. Sifat fisik cold cream verapamil HCl memenuhi persyaratan cold cream dan penetrasi verapamil HCl meningkat dengan adanya penambahan enhancer. Hasil menunjukkan jumlah kumulatif verapamil HCl yang terpenetrasi berturut paling baik adalah F4 dengan jumlah kumulatif sebesar 6350,17 ± 253,83 μg/cm2. Fluks verapamil HCl yang paling baik adalah F4 dengan fluks sebesar 793,77 ± 13,16 μg/cm2 jam, lag time yang paling baik adalah F4 dengan hasil 2,64 ± 0,09 jam. Effisiensi transport terbaik adalah F4 dengan hasil 63,72 ± 1,30 %. Diperoleh formula prediksi untuk mendapatkan hasil terbaik dengan penambahan asam oleat dan propilen glikol sebesar 9,47 dan 3,03 %.
Formulasi Sediaan Gel Antiseptik Tangan Daun Jambu Mete (Anacardium occidentale L.) Setyo Nurwaini; Ayu Intan Savitri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1510.367 KB)

Abstract

Ekstrak daun jambu mete memiliki aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli. Aktivitas antibakteri ekstrak daun jambu mete tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan gel antiseptik tangan alami. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sifat fisik dan aktivitas antibakteri sediaan gel ekstrak daun jambu mete (Anacardium occidentale L.) terhadap bakteri Escherichia coli. Gel dibuat dengan basis CMC-Na dengan konsentrasi ekstrak daun jambu mete 5-15%. Evaluasi sediaan gel meliputi organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan uji viskositas. Uji aktivitas antibakteri pada bakteri Escherichia coli dilakukan dengan metode difusi sumuran. Data hasil evaluasi sediaan gel dianalisis menggunakan ANOVA satu jalan dan T-berpasangan pada minggu ke-1 dan minggu ke-4 sedangkan data hasil aktivitas antibakteri ekstrak dan gel daun jambu mete dianalisis menggunakan ANOVA satu jalan. Hasil penelitian menunjukkan semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun jambu mete pH dan daya sebar menurun sedangkan viskositas, daya lekat, aktivitas antibakteri semakin meningkat. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa gel antiseptik tangan ekstrak daun jambu mete memiliki aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli. Zona hambat yang diperoleh dari gel dengan kadar 5-15% merupakan zona hambat irradikal dengan diameter 11,25-15,25 mm.
Pendampingan Pembuatan Penyanitasi Tangan Spray di PAKYM Surakarta Emi Erawati; Setyo Nurwaini; Rita Wijayanti; Almira Permata; Muhammad Raihan Naufal; Muhammad Falakhuddin; Krisna Wisnu Wardhana; Rasma Panji Setiawan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community service was done on 12nd March 2022 in Muhammadiyah Orphanage Hall, Surakarta, Central Java. The community service was followed by Vocational High School student who stay in Muhammadiyah Orphanage Hall as much as 9 students. The nine students were who followed students from 3 vocational high school namely SMK Negeri 5 Surakarta, SMK Muhammadiyah 3 Surakarta, and SMK Muhammadiyah Kartasura. The nine students were majored electrical, automotive and electrical engineering. The aim of community services for giving knowledge not only theory but also practice in making spray hand sanitizer on the other hand spray hand sanitizer was made pass the germ test namely Escherichia Coli bacteria. The community services were divided by 3 steps namely science and technology diffusion, public education, and making hand sanitizer.
Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Warga Negara Indonesia di Seoul Korea Selatan terhadap Penggunaan Obat Mandiri Karuniawati, Hidayah; Wikantyasning, Erindyah R.; Sukmawati, Anita; Cholisoh, Zakky; Nurwaini, Setyo; Swandari, Mika Tri Kumala; Farida, Rahayu; Rajali, Ahmad
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi penggunaan obat mandiri di masyarakat cukup tinggi. Penggunaan obat secara mandiri yang tidak rasional dapat menyebabkan tujuan terapi tidak tercapai, bahkan dapat membahayakan pasien. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, sikap, dan perilaku warga negara Indonesia di Seoul Korea Selatan terhadap penggunaan obat secara mandiri. Kegiatan dilakukan di masjid Ansan Seoul Korea Selatan. Kegiatan inti berupa penyuluhan kepada warga Indonesia yang berada di Seoul terkait dengan penggunaan obat mandiri yang rasional yang meliputi bagaimana cara mendapatkan obat, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat yang tidak dipakai. Meskipun 37 peserta hadir pada kegiatan ini, tetapi 14 peserta mengisi kuesioner. Mayoritas peserta (71,4%) adalah laki-laki, 64,3% umur 25-30 tahun, dan 50% pendidikan terakhir Sekolah Menengah Atas (SMA). Rata-rata pengetahuan responden terkait dengan pengobatan mandiri adalah 63,6% sedangkan sikap 72,9%. Pengetahuan, sikap, dan perilaku yang belum sesuai adalah cara mendapatkan obat (logo obat), cara minum obat, cara penyimpanan, dan cara membuang obat. Perlu edukasi farmasis untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat dalam menggunakan obat mandiri secara rasional.
Formulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Hand Gel Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) Nurwaini, Setyo; Nasihah, Rosyidah Hafidzatun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sediaan hand gel dibutuhkan untuk mencegah penyebaran bakteri daritangan ke dalam mulut. Daun jambu biji (Psidium guajavaL.)diketahui memiliki aktivitas terhadap E. coli, S. aureus, danP.aeruginosa. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulahand gel ekstrak daun jambu biji yang memiliki sifat fisik dan aktivitasantibakteri yang paling baik. Hand gel dibuat dalam tiga formuladengan variasi kadar ekstrak daun jambu biji yaitu FI (10%), FII(15%) dan FIII (20%). Evaluasi sifat fisik hand gel meliputi ujiorganoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar dan daya lekat.Uji aktivitas antibakteri dilakukan terhadap E. coli. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa warna sediaan adalah coklat kehijauan, baukhas, homogen, pH 4,9-5,0, viskositas 140-167 dPas, daya lekat 3,6-5,9 detik. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa hand gelmemiliki aktivitas antibakteri terhadap E. coli dengan diameter zonahambatan FI 13,5 ± 0,0 mm, FII 13,5 ± 0,1 mm dan FIII sebesar 13,0± 0,1 mm. Peningkatan kadar ekstrak daun jambu biji 10-20% dalamhand gel tidak menunjukkan perbedaan aktivitas antibakteri yangbermakna.
HAND SANITIZER GEL KOMBINASI EKSTRAK DAUN LIDAH MERTUA DAN DAUN JAMBU BIJI Nurwaini, Setyo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hand sanitizer gel ekstrak daun lidah mertua (Sansevieria trifasciata Prain) 10% mampu menurunkan jumlah angka kuman sebesar 32%, sedangkan gel hand sanitizer ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava L.) 10% memiliki kemampuan menurunkan angka kuman sebesar 47%. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi gel hand sanitizer kombinasi ekstrak daun lidah mertua dan ekstrak daun jambu biji serta mengetahui aktivitas antibakterinya. Ekstrak diperoleh melalui maserasi dengan penyari etanol 96%. Gel hand sanitizer dibuat dengan menggunakan Na CMC sebagai gelling agent. Sifat fisik gel yang diuji meliputi organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar dan daya lekat. Sediaan gel hand sanitizer diuji aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli menggunakan metode difusi sumuran serta kemampuan menurunkan jumlah angka kuman dengan metode swabbing. Hasil evaluasi sifat fisik gel hand sanitizer memenuhi kriteria sifat fisik gel yang baik. Gel hand sanitizer ekstrak daun lidah mertua memiliki zona hambat terhadap Escherichia coli sebesar 10,5 mm serta mampu menurunkan jumlah angka kuman sebesar 52%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan gel hand sanitizer kombinasi ekstrak daun lidah mertua dan ekstrak daun jambu biji dapat digunakan sebagai alternatif sediaan gel hand sanitizer.
Kombinasi Asam Oleat dan Propilen Glikol sebagai Enhancer Cold Cream Verapamil untuk Penghantaran Transdermal Nurwaini, Setyo; Purbowati, Adilah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Verapamil HCl merupakan obat anti-hipertensi kelompok Calcium Channel Blocker (CCB) yang pada bentuk sediaan oral bioavailabilitasnya hanya 20%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan enhancer asam oleat dan propilen glikol terhadap penetrasi verapamil HCl secara in vitro. Variasi kombinasi kadar asam oleat dan propilen glikol yang ditambahkan dalam cold cream verapamil HCl adalah F0 = 0:0 ; F1 = 10:2,5 ; F2 = 7,5:5 ; F3 = 6,25:6,25 : F4 = 5:7,5 ; dan F5 = 2,5:10. Uji transdermal secara in vitro dilakukan dengan dengan sel difusi Franz dengan media Phosphate Buffer Saline (PBS) pH 7,4 ± 0,05 selama 8 jam. Paramater yang dihitung yaitu fluks, lag time dan efisiensi transport. Hasil menunjukkan bahwa dengan adanya penambahan enhancer asam oleat dan propilen glikol memberikan pengaruh terhadap sifat fisik dan penetrasi verapamil HCl. Sifat fisik cold cream verapamil HCl memenuhi persyaratan cold cream dan penetrasi verapamil HCl meningkat dengan adanya penambahan enhancer. Hasil menunjukkan jumlah kumulatif verapamil HCl yang terpenetrasi berturut paling baik adalah F4 dengan jumlah kumulatif sebesar 6350,17 ± 253,83 ?g/cm2. Fluks verapamil HCl yang paling baik adalah F4 dengan fluks sebesar 793,77 ± 13,16 ?g/cm2 jam, lag time yang paling baik adalah F4 dengan hasil 2,64 ± 0,09 jam. Effisiensi transport terbaik adalah F4 dengan hasil 63,72 ± 1,30 %. Diperoleh formula prediksi untuk mendapatkan hasil terbaik dengan penambahan asam oleat dan propilen glikol sebesar 9,47 dan 3,03 %.
Formulasi Sediaan Gel Antiseptik Tangan Daun Jambu Mete (Anacardium occidentale L.) Nurwaini, Setyo; Savitri, Ayu Intan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekstrak daun jambu mete memiliki aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli. Aktivitas antibakteri ekstrak daun jambu mete tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan gel antiseptik tangan alami. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sifat fisik dan aktivitas antibakteri sediaan gel ekstrak daun jambu mete (Anacardium occidentale L.) terhadap bakteri Escherichia coli. Gel dibuat dengan basis CMC-Na dengan konsentrasi ekstrak daun jambu mete 5-15%. Evaluasi sediaan gel meliputi organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan uji viskositas. Uji aktivitas antibakteri pada bakteri Escherichia coli dilakukan dengan metode difusi sumuran. Data hasil evaluasi sediaan gel dianalisis menggunakan ANOVA satu jalan dan T-berpasangan pada minggu ke-1 dan minggu ke-4 sedangkan data hasil aktivitas antibakteri ekstrak dan gel daun jambu mete dianalisis menggunakan ANOVA satu jalan. Hasil penelitian menunjukkan semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun jambu mete pH dan daya sebar menurun sedangkan viskositas, daya lekat, aktivitas antibakteri semakin meningkat. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa gel antiseptik tangan ekstrak daun jambu mete memiliki aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli. Zona hambat yang diperoleh dari gel dengan kadar 5-15% merupakan zona hambat irradikal dengan diameter 11,25-15,25 mm.
Co-Authors Abdellah, Yousra Nait El Haj Abid, Muhammad Maslakul Adilah Purbowati Alkautsar, Hamimatusalma Almira Permata Amanda Wahyu Kurniawan Amanda, Alifah Tasya Ambar Yunita Ambar Yunita Nugraheni Anggraini, Rahma Prasdinar Anggun Tri Wijayanti Anindya, Talitha Ahnaf Anita Sukmawati Anjati, Yasinta Widia Arifah Sri Wahyuni Asti Arum Sari Audi Tahta Aurellia Aurum, Mursalina Nanda Ayu Intan Savitri Azistyna, Delvi Yulia Azizah, Erfinna Nur Azzahra, Annisa Alya Baiti, Nurul Balqis, Moetia Rahman Brainandiva Ade Fitria Cahya Rahma Utami Cholisoh, Zakky Dedi Hanwar Devi Usdiana Rosyidah Diniawati, Widya Diva Ratna Shabrina Emi Erawati Endang Setyaningsih Erindyah Retno Wikantyasning Eryani, Kurnia Fachriani, Galuh Falakhuddin, Muhammad Farida, Rahayu Fatimah, Mutiara Nurul Firdaus, Farhand Ahmad Hani Afifah Harindasari, Amorita Azzah Heppy Purbasari Hidayah Karuniawati Hidayah, Mentari Serlya Ika Trisharyanti Dian Kusumowati Isnaniyah, Dhevi Zahra Latifatul Khoirunnisa Khoirunnisa Krisna Wisnu Wardhana Kurnia Eryani Kurniawati, Yuwandira Larasati, Arindra Lestari, Nining Luluk Ria Rakhma Maryati Maryati Maulana, Fahmi Alief Mawarni, Virga Mentari Serlya Hidayah Mika Tri Kumala Swandari, Mika Tri Kumala Mubarok, Afrizal Muhammad Da'i Muhammad Falakhuddin Muhammad Ikhsan Al Af Ghani Muhammad Raihan Naufal Nasihah, Rosyidah Hafidzatun Naufal, Muhammad Raihan Niken Dyaharesti Nur Mahmudah Nur ‘Azah Palupi, Devita Niken Permata, Almira Pinasthika, Shinta Purbowati, Adilah Rahma Prasdinar Anggraini Rahmana, Andrea Yovva Rajali, Ahmad Ramadhani, Amalia Ramarohasina, Mika Notahiana Ramdani, Tasya Eka Rasma Panji Setiawan Ratsimandresy, Neciah Fahombiazana Refsya Azanti Putri Rima Munawaroh Rita Wijayanti Rosyidah Hafidzatun Nasihah Salima, Tansa Sania Nayasari Khoirunnisa Savitri, Ayu Intan Septiani, Adiva Metri Setiawan, Panji Rasma Shabrina, Diva Ratna Sulistyani Sulistyani Tansa Salima Tanti Azizah Sujono Tri Agustina, Tri Triyatno, Sabrina Azizah Wahyu Utami Wardhana, Krisna Wisnu Wibowo, Farrel Maulana Widya Diniawati Wijayanti, Anggun Tri Wikantyasning, Erindyah R. Yuka Aulia Rahma Yuniasti, Lainisah Purna Zahidah, Fairus Zahratunisa, Namira