Claim Missing Document
Check
Articles

TINJAUAN KERUSAKAN LAPIS PERMUKAAN JALAN BERDASARKAN SPESIFIKASI BAHAN (STUDI KASUS ASPHALT CONCRETE PADA JALAN KRUENG GEUKUEH - BEREUGHANG) Akbar, Said Jalalul
TECHSI - Jurnal Teknik Informatika Vol. 12 No. 2 (2020)
Publisher : Teknik Informatika Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/techsi.v12i3.9191

Abstract

Lapis permukaan jalan yang sering digunakan di Indonesia adalah Asphal Concrete. Kenyataanyang masih terjadi masih banyak kerusakan pada lapis permukaan jalan lebih awal dari umurrencana yang ditentukan. Dalam hal ini perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk mengetahuisecara pasti sebab-sebab kerusakan yang terjadi pada ruas Jalan Krueng Geukueh - Beureughang,Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara. Serta bagaimana upaya perbaikannya pada ruasjalan yang menggunakan lapisan Asphalt Concrete yang cepat mengalami kerusakan terutamapada tempat pemberhentian, tikungan, serta tanjakan. Pada penelitian dengan menggunakanpengujian Marshall Test dan Ektrasi Test hasil yang telah dicapai dengan menggunakan tigasample, maka kesimpulannya telah terjadinya penurunan pada kadar aspal, pengurangan agregatsehingga mengakibatkan terjadinya kerusakan pada jalan tersebut. Ditambah dengan pembebananyang meningkat dalam kurun waktu 1 (satu) tahun semakin menambah kerusakan pada jalantersebut, oleh karena itu diperlukan perbaikan pada ruas jalan tersebut. Maka dari itu denganpenelitian ini diharapkan bisa memberi masukkan untuk meningkatkan kualitas bahan dan lapisanperkerasan permukaan jalan tersebut.
EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN AKIBAT MUATAN BERLEBIH PADA RUAS JALAN LAMPEUNERUT-BILUY- SIBREH KABUPATEN ACEH BESAR Akbar, Said Jalalul
TECHSI - Jurnal Teknik Informatika Vol. 12 No. 2 (2020)
Publisher : Teknik Informatika Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/techsi.v12i3.9190

Abstract

Jalan Lampeunerut - Peukan Biluy - Pekan Sibreh adalah jalan kebupatenyang menghubungkan kecamatan Darul Imarah, Darul Kamal, Simpang TigaDan Kecamatan Suka Makmur, merupakan jalan yang begitu banyakpemanfaatnya. Pemanfaatan tetap jalan ini adalah truk pengangkut materialberupa tanah timbun, batu gunung, kerikil dan pasir karena di daerah initerdapat quary galian C. Oleh karena itu untuk sekarang ini kondisi ruas jalanLampeuneurut-Biluy-Sibreh terlihat rusak berat, sehingga kerusakan tersebutdapat kita jumpai disepanjang badan jalan dan sangat mengganggu aktifitaslalu lintas yang melaluinya. Salah satu faktor yang menyebabakan kerusakanjalan biasa disebabkan oleh truk pembawa muatan berlebih dari muatan yangdiizinkan. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui seberapa besarpengaruh muatan berlebih terhadap kerusakan ruas Lampeuneurut-Biluy-Sibreh kabupaten Aceh Besar pada STA (07 + 800 s.d 09 + 800) denganmenggunakan Metode Analisa Komponen Bina marga, SKBI 1987 yangmelibatkan beberapa jenis kendaraan berat seperti kendaraan ringan (2 ton),Truk 2 As Colt (8 ton), Truk 2 As Engkel (15 ton) dan truk 3 As Tronton (20ton). Setelah dilakukan analisa perhitungan pada jenis-jenis kendaraantersebut, kendaraan yang sangat berpengaruh terhadap kerusakan jalan adalahTruk 3 As Tronton, akan tetapi ditinjau dari segi konfigurasi pembebanankendaraan yang lebih cepat merusak perkerasan jalan adalah truk 2 AsEngkel dengan nilai Ekivalen (E) sebesar 1,0375. Untuk lapisan perkerasanbeban realisasi untuk surface course (5 cm), Base Course (15 cm) danSubbase Course (10 cm). Sedangkan untuk lapisan beban rencana surfacecourse (5 cm), Base Course (15 cm) dan Subbase Course (10 cm). Jenis -jenis kerusakan yang terjadi pada STA 07 + 800 s.d 09 + 800 pada ruas jalanLampeuneurut-Biluy-Sibreh Kabupaten Aceh Besar rata - rata adalah retakkulit buaya, penggemuka, terurai dan Amblas. Dari hasil penelitian bahwahubungan antara Indeks permukaan dengan lintas ekivalen selama 10 tahunkedepan, maka untuk ruas jalan Lampeuneuru-Biluy-Sibreh Kabupaten AcehBesar ini harus dilakukan pelapisan tambahan karena telah menunjukkanhubungan nilai Indeks permukaan (IP) sebesar 1,5 maka jalan tersebut untuktingkat pelayanan jalan masih terendah untuk dilalui kendaraan berat.
Performance Analysis Of Simpang Empat Matang Seulimeng Roundabout, West Langsa District, Langsa City Azkia Salsabila; Lis Ayu Widari; Teuku Mudi Hafli; Said Jalalul Akbar; Muthmainnah
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v4i1.907

Abstract

In West Langsa District, Langsa City, you can find Gampong Matang Seulimeng. Langsa is now home to a sizable urban population. Obviously, this will lead to daily traffic congestion in Langsa City, which in turn will result in delays, long queues, and congestion at intersections and highways. Many cars, each with its own agenda, starting point and end destination, collide at the roundabout. There are many roads leading to the Simpang Matang Seulimeng Roundabout in Langsa City, including Jalan Prof. A Madjid Ibrahim and Jalan Jendral Sudirman. The research team in Matang Seulimeng wanted to know how well the roundabout at the intersection worked and what kind of side obstacles it encountered. The results of this study, which uses PKJI 2014, suggest a new approach to improve the functionality of roundabouts. The medium class score of 494 was obtained from the data of side obstacles. The saturation degree value is 0.37 (LOS B) on Jl Prof. A. Majid AB. The intersection, 0.53 (LOS B) on Jl. Jenderal Sudirman BC, 0.87 (LOS D) on Jl. Prof. A. Majid CD, and 0.53 (LOS B) on Jl. Jenderal Sudirman DA were determined through roundabout performance analysis. These values indicate stable traffic, unstable traffic, unstable traffic, and stable traffic, respectively.
Analysis Probability Of Public Transportation Mode Choice Between Bus And Hiace Minibus On The Lhokseumawe - Banda Aceh Route Said Jalalul Akbar; Hafli, Teuku Mudi; M. Fauzan; Muthmainnah; Nura Usrina; Ikhsan Maulana
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v4i2.1011

Abstract

Transportasi memegang peran penting dalam mendukung pembangunan nasional, berfungsi sebagai penggerak, fasilitator, dan penghubung antarwilayah. Dalam perencanaan transportasi, pemodelan pemilihan moda menjadi aspek krusial mengingat peran strategis angkutan umum dalam membentuk kebijakan transportasi. Pada rute Lhokseumawe–Banda Aceh, penumpang dihadapkan pada pilihan antara dua jenis transportasi umum berbasis jalan: bus antar kota Putra Pelangi dan minibus HiAce. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik pengguna transportasi umum, faktor yang memengaruhi pemilihan moda, serta probabilitas pemilihan bus Putra Pelangi atau minibus HiAce pada rute tersebut. Metode stated preference digunakan, dengan analisis data mengacu pada model binary logit melalui perangkat lunak SPSS. Hasil survei menunjukkan kecenderungan responden: 38 orang memilih bus Putra Pelangi, sedangkan 62 orang memilih minibus HiAce. Mayoritas penumpang berusia 20–30 tahun. Responden laki-laki cenderung memilih bus, sementara perempuan lebih memilih minibus HiAce. Dari segi pendapatan, penumpang dengan penghasilan Rp500.000–Rp1.000.000 per bulan cenderung memilih bus, sedangkan yang berpenghasilan di atas Rp3.000.000 lebih memilih minibus HiAce. Faktor-faktor tersebut terbukti signifikan memengaruhi pemilihan moda, dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,963 atau 96,3%, menunjukkan kekuatan penjelas model yang tinggi. Fungsi utilitas yang diperoleh dari model binary logit adalah: Ubus-UHiace = 0.569 + 0.022X₁ + 0.108X₂ + 0.019X₃ + 0.129X₄ + 0.018X₅ Analisis probabilitas menunjukkan bahwa jika kedua moda transportasi ditawarkan dengan tarif yang sama, kemungkinan pemilihan bus Putra Pelangi hanya 4%, sedangkan minibus HiAce dipilih oleh 96% responden. Namun, jika tarif bus Putra Pelangi diturunkan sekitar Rp90.000, probabilitas pemilihan kedua moda akan setara, masing-masing dipilih oleh 50% penumpang.
Effect of Graphene Oxide on the Performance of Fly Ash Concrete Exposed to Ambient Temperature Maizuar; Akbar, Said Jalalul; Jalil, Abdul; Arfiandi, Joni
Civil Engineering Journal Vol. 11 No. 7 (2025): July
Publisher : Salehan Institute of Higher Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28991/CEJ-2025-011-07-06

Abstract

The rising global temperatures due to climate change are accelerating concrete deterioration by shortening its service life, which subsequently increases maintenance costs. Therefore, the objective of this investigation is to analyze the graphene oxide (GO) effect on the mechanical characteristics and microstructural properties of fly ash (FA) concrete exposed to ambient temperatures. Concrete specimens were created by employing GO from 0.01% to 0.05% by weight of cement and cured using two distinct methods. These include standard curing in immersed water and for 7 days followed by ambient exposure. The mechanical test showed that GO significantly enhanced compressive strength, with 0.04% GO observed to have increased strength by approximately 16% at 28 days. However, exposure to ambient conditions led to decreased compressive and flexural strength and increased mass loss. The microstructural analysis also showed that ambient-exposed concrete exhibited higher porosity and incomplete hydration. The results showed that the addition of GO enhanced durability by refining the microstructure, reducing porosity, and enhancing thermal stability. Thermal analysis also confirmed that GO minimized moisture loss and improved thermal resistance. Furthermore, Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) validated the improvement in bonding for the GO-FA concrete. These results showed that GO could mitigate the adverse effects of environmental exposure, leading to its identification as an advantageous additive to increase the long-term durability and concrete performance in different temperature conditions.
Inovasi Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Produk Bernilai Ekonomis di Desa Paya Gaboh Kecamatan Sawang Aceh Utara Dewi, Rozanna; Sylvia, Novi; Rahayu Retnowulan, Sri; Jalalul Akbar, Said; Subhan, Muhammad; Riza, Medyan; Ananda, Aldila
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v4i02.24725

Abstract

Dunia dihadapkan pada masalah mendesak dari limbah plastik, yang menimbulkan masalah lingkungan yang serius karena waktu yang lama yang dibutuhkan untuk terurai. Plastik konvensional seperti Polyethylene Terephthalate (PET) membutuhkan waktu sekitar 23 hingga 48 tahun untuk terurai di lingkungan (Adhitama et al., 2023). Sejumlah strategi telah dikembangkan untuk pengelolaan limbah plastik, termasuk mendaur ulang, pembakaran, dan penguburan. Namun, pembakaran limbah plastik telah terbukti menghasilkan produk sampingan yang berbahaya bagi mahluk hidup dan lingkungan. Di sisi lain, penguburan limbah telah terbukti sebagai metode pengelolaan limbah yang tidak efektif karena sifat limbah plastik yang sulit terurai di lingkungan (Tanjung et al., 2022). Untuk mencegah pembuangan limbah plastik yang tidak terkendali dan tidak produktif, berbagai strategi pemanfaatan telah dikembangkan (Nayanathara Thathsarani Pilapitiya et al., 2024). Beberapa langkah besar telah diambil untuk mendaur ulang limbah plastik melalui produksi di pabrik-pabrik besar, yang telah menciptakan peluang kerja bagi banyak orang (Babaremu et al., 2022). Untuk mengatasi permasalahan serius ini, salah satunya dengan cara memanfaatkan daur ulang limbah plastik menjadi produk bernilai. Pemanfaatan limbah plastik sebagai bahan baku polimer bernilai dalam industri merupakan jalur yang menjanjikan menuju pengelolaan limbah yang berkelanjutan (Haba et al., 2025). Dalam era globalisasi saat ini, limbah plastik menjadi masalah yang signifikan, terutama di Indonesia yang sangat terdampak oleh isu ini (Kibria et al., 2023). Kabupaten Aceh Utara di Indonesia termasuk dalam studi ini. Hal ini dapat dikaitkan dengan kurangnya kesadaran umum tentang pemilahan dan pembuangan limbah yang benar. Hal ini telah menyebabkan peningkatan volume limbah, terutama di daerah perkotaan dan perdesaan. Sejumlah besar aktivitas manusia sehari-hari terkait dengan pembentukan limbah, termasuk penggunaan kantong plastik dan pembelian barang-barang rumah tangga, yang umumnya menggunakan kemasan atau berbahan plastik yang termasuk kedalam limbah anorganik. Penerapan kebijakan ekonomi sirkular dengan mendaur ulang limbah rumah tangga guna mencegah dampak buruk polusi lingkungan (Sahin dan Kirim, 2018). Pratisti et al., (2025) mengupayakan untuk mengurangi limbah plastik dan meningkatkan peluang ekonomi bagi ibu rumah tangga melalui produksi barang dari sisa plastik, termasuk tas hadiah, tempat tisu, dan hiasan bunga. Dewi et al., (2024) membuat plastik degradable berbasis pati sagu termodifikasi dengan penambahan polipropilena/polietilena sebagai aplikasi produk rumah tangga. Dewi et al., (2024) memanfaatkan pati biji alpukat dengan poliasam laktat yang dapat diaplikasikan untuk produk-produk rumah tangga, 3D printer dan sebagainya. Dewi et al., (2024) memanfaatkan selulosa berbasis alami dengan penambahan polipropilena/polietilena untuk aplikasi produk-produk rumah tangga, dekorasi, industri otomotif dan lain-lain. Salah satu lokasi desa di Aceh Utara yang memiliki banyak limbah plastik adalah Desa Paya Gaboh. Limbah plastik terletak dan menumpuk terbiarkan begitu saja di jalan lintas Krueng Mane – Lhokseumawe dekat dengan lingkungan masyarakat Paya Gaboh. Desa Paya Gaboh terletak di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Pengelolaan limbah di desa ini belum berjalan dengan baik. Limbah plastik ini bisa bermanfaat, selama dikelola dengan benar yaitu dengan memanfaatkannya menjadi produk-produk rumah tangga dan desain interior dengan mengandalkan teknologi sederhana. Mayoritas masyarakat bermata pencaharian sebagai pedagang, industri rumah tangga, pelaku UMKM dan mereka mengeluh tentang pendapatan ekonomi, dalam kondisi ekonomi saat ini, telah terjadi kenaikan yang signifikan dalam harga barang-barang pokok secara harian. Masyarakat juga mengeluh terhadap limbah plastik yang menumpuk di sekitaran lingkungan mereka, dengan aroma yang bau tidak sedap dan dibakar begitu saja sehingga berdampak buruk pada kesehatan serta menurunkan estetika lingkungan. Dalam program kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendesiminasikan teknologi pengolahan limbah plastik menjadi produk-produk rumah tangga dan desain interior. Inisiatif ini akan membantu masyarakat mengembangkan ekonomi dan meningkatkan lingkungan dan kualitas hidup mereka. Pemanfaatan limbah plastik untuk memproduksi produk rumah tangga dan desain interior merupakan proses yang sederhana dan efisien secara biaya, dengan nilai ekonomi yang tinggi. Tujuan utama adalah melaksanakan kegiatan ini secara berkelanjutan dan mandiri. Selain memanfaatkan limbah plastik sebagai bahan baku dalam produksi produk rumah tangga dan desain interior, masyarakat juga dapat terlibat dalam penjualan produk-produk tersebut sebagai suvenir dari Aceh Utara, barang kebutuhan rumah tangga, dan barang-barang terkait lainnya. Teknologi pengolahan limbah plastik menjadi produk-produk rumah tangga dan desain interior memiliki tingkat kesederhanaan dan keefektifan biaya yang baik, sehingga prosesnya sangat mudah untuk diterapkan di desa mitra. Peningkatan pemanfaatan limbah dan promosi gerakan pembersihan lingkungan juga diharapkan akan menjadi hasil dari program ini.
PENGGUNAAN ABU BATU BARA SEBAGAI FILLER PADA CAMPURAN ASPAL BETON AC-BC Abdullah, Zulfhazli Zulfhazli; Wesli, Wesli; Akbar, Said Jalalul
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 6 No. 2 (2016): Volume 6 Nomor 2, September 2016
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.174 KB) | DOI: 10.29103/tj.v6i2.95

Abstract

Abu batu bara terdiri dari partikel-partikel halus, gradasi dan kehalusan abu batu bara dapat memenuhi persyaratan gradasi untuk mineral filler. Penggunaa filler pada campuran aspal beton adalah untuk mengisi rongga dalam campuran, untuk mengikatkan daya ikat aspal beton, dapat meningkatkan stabilitas dari campuran aspal beton. Tujuannya dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan nilai Parameter Marshall akibat pengaruh penggunaan abu batu bara sebagai pengganti filler dengan beberapa variasi campuran. Metode penelitian menggunakan Metode Marshall dengan rujukan Spesifikasi Bina Marga tahun 2010 Revisi 2. Hasil penelitian didapat nilai Flow pada campuran aspal mengalami peningkatan pada kadar 25% abu batu bara nilai sebesar 3,30 mm dan kemudian meningkat sebesar 0,91% menjadi 3,33 mm pada kadar 50% abu batu bara,  kemudian terus meningkat seiring bertambahnya kadar abu batu bara seiring bertambahnya kadar abu batu bara dalam camputran,hal ini disebabkan nilai VIM dapat menerima kadar abu batu bara bertambah dan rongga dalam campuran bertambah licin.Sedangkan nilai stabilitas pada campuran aspal mengalami penurunan dimulai pada kadar 25% abu batu bara nilai stabilitas sebesar 1431 kg kemudian menurun sebesar 70,79% pada kadar 50% abu batu bara sebesar 1418 kg nilai stabilitas mengalami penurunan seiring bertambahnya kadar abu batu bara dalam campuran. Hal ini disebabkan oleh menurunnya penggunaan butiran abu batu yang mengakibatkan film aspal menjadi tebal, sehingga fungsi aspal sebagai pengikat berubah menjadi pelicin dan akan menurunya nilai stabilitas.  
EVALUASI KINERJA JALAN TERHADAP RENCANA PEMBANGUNAN JALAN DUA JALUR Akbar, Said Jalalul; Wesli, Wesli; Burhanuddin, Burhanuddin; Khadafi, Muammar
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 7 No. 1 (2017): Vol 7 No 1 Maret 2017
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.585 KB) | DOI: 10.29103/tj.v7i1.125

Abstract

Jalan Banda Aceh-Medan Simpang Jalan Elak-Jembatan Alue Awe saat ini sangat padat arus lalulintas yang melintasi. Hal ini disebabkan beberapa faktor diantaranya adalah pada lokasi tersebut telah didirikan beberapa gedung/bangunan penting sebagai fasilitas umum seperti Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri, Rumah Sakit Umum kota Lhokseumawe, Politeknik Negeri dan pertokoan serta tempat-tempat usaha lainnya milik masyarakat. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui apakah jalan tersebut masih mampu melayani lalulintas sehubungan dengan kondisi pada lokasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode MKJI 1997. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa nilai LHR pada hari Rabu 930,71 smp/jam, hari Kamis 865 smp/jam dan hari Minggu 578,02 smp/jam. Nilai derajat kejenuhan rata-rata 0,44 dan tingkat pelayanan termasuk pada katagori C yang bermakna bahwa Sp. Jalan Elak-Jembatan Alue Awe arus lalulintasnya masih stabil dan kecepatan makin terbatas. Hasil pengamatan langsug di lapangan mendekati dengan hasil penelitian yang berarti rencana pembangunan jalan dua jalur dua arah sudak layak untuk dilaksanakan.
PERENCANAAN ULANG SISTEM MANAJEMEN LALU LINTAS DARI TIGA FASE MENJADI EMPAT FASE Akbar, Said Jalalul; Zulfhazli, Zulfhazli; Sinulingga, Andi Syahputra
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 7 No. 1 (2017): Vol 7 No 1 Maret 2017
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.092 KB) | DOI: 10.29103/tj.v7i1.128

Abstract

Untuk meningkatkan pelayanan suatu jaringan jalan, mengurangi potensi konflik, pengurangan panjang antrian serta peningkatkan kapasitas simpang perlu dilakukan sebuah perencanaan ulang sistem manajemen lalu lintas yang baik dan terpadu. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menentukan sistem bersinyal untuk mengurangi potensi konflik lalu lintas yang terjadi. Analisis menggunakan Metode (MKJI) 1997 dengan bantuan program Sidra Intersection 5.1. Data primer terdiri dari volume lalu lintas, sedangkan data sekunder terdiri dari kondisi lingkungan, termasuk ukuran kota dan jumlah penduduk. Hasil pada kondisi eksisting didapatkan nilai derajat kenjenuhan 0.60, panjang antrian 61 m, tundan 31.5 detik, dan level of service (LOS)  C dimana arus lalu lintas pada persimpang tersebut masih stabil, tetapi kecepatan perjalanan dan kebebasan bergerak dipengaruhi oleh besarnya volume lalu lintas, sehingga pengemudi tidak dapat lagi memilih kecepatan yang diinginkan. Sedangkan hasil yang didapatkan setelah dilakukan perubahan fase dari 3 (tiga) fase ke 4 (empat) fase didapatkan nilai DS 0,87, panjang antrian 135 m, tundan 53,3 detik, dan LOS D, artinya arus lalu lintas mulai tidak stabil, perubahan volume lalu lintas sangat berpengaruh terhadap besarnya kecepatan perjalanan, hal ini menunjukkan perubahan Sistem Manajemen Lalu Lintas pada Simpang Empat Baiturrahim Kota Lhokseumawe belum tepat dilakukan perubahan jumlah fase dari 3 (tiga) fase ke 4 (empat) fase
Studi Penempatan Dinding Geser Terhadap Waktu Getar Alami Fundamental Struktur Gedung Effendi, Fadlan; Wesli, Wesli; Chandra, Yovi; Akbar, Said Jalalul
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 7 No. 2 (2017): Vol. 7 Nomor 2, September 2017
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.87 KB) | DOI: 10.29103/tj.v7i2.133

Abstract

Dinding geser adalah slab beton bertulang yang dipasang pada posisi vertikal pada sisi gedung tertentu yang berfungsi menambah kekakuan struktur dan menyerap gaya geser yang besar seiring dengan semakin tingginya struktur. Ketika dinding geser ditempatkan pada lokasi tertentu yang cocok dan strategis, dinding tersebut dapat digunakan secara ekonomis untuk menyediakan tahanan beban horisontal yang diperlukan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi tata letak dinding geser terhadap waktu getar alami fundamental struktur gedung serta gaya geser dasar dan simpangan antar lantai yang terjadi dan gaya-gaya dalam pada bangunan akibat adanya beban gempa. Semua variasi dinding geser di analisis dengan bantuan program Extended Three-dimensional Analysis Building System (ETABS). Hasil penelitian ini waktu getar alami fundamanetal yang paling kecil terdapat pada model 5 dengan nilai sebesar 0,957 detik sedangkan yang paling besar terdapat pada model 3 sebesar 1,264 detik. Untuk nilai drift yang paling besar terdapat pada model 6 sebesar 30,322 mm sedangkan nilai yang paling kecil terdapat pada model 3 sebesar 12,128 mm. Untuk nilai geser dasar hanya model 6 yang memenuhi syarat SNI 03-1726-2012 sedangkan yang lain tidak memenuhi sehingga harus dilakukan pembesaran gaya geser. Pemodelan simetris pada model 4, model 5, model 6 memiliki nilai gaya dalam yang kecil. Sehingga dari semua pemodelan dinding geser pada pemodelan simetris yang memenuhi semua syarat SNI 03-1726-2012 dan memiliki gaya-gaya dalam yang kecil. Kata kunci: Dinding geser, waktu getar alami fundamental struktur
Co-Authors Abdul jalil Adzuha Desmi ahmad ridho siagian Akhiruddin Lubis Al Hadi, Yassin Ananda, Aldila Andi Syahputra Sinulingga Andi Syahputra Sinulingga, Andi Syahputra Arfiandi, Joni Azkia Salsabila Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin muhibuddin Candra, Yovi Cut Aulia Nebirizki David Sarana Diana Riskya Pirdiastuti Ditya Larasati Putri Effendi, Fadlan Emi Maulani Ersa, Nanda Savira Fadhliani, Fadhliani Fadlan Effendi Fasdarsyah Fasdarsyah Fitra Aulia Azmi Futri Habibah Afriandani Hamzani Hamzani Hamzani Herman Fithra Herman Fithra Ifsan Yusuf Ikhsan Maulana Indra Kurniawan Indra Kurniawan Irwana Irwana Irwana, Irwana Joni Arfiandi Jufriadi Jufriadi Khairullah Yusuf Lis Ayu widari Lis Ayu Widari Lis Ayu Widari Lis Ayu Widari, Lis Ayu Liwaaul Azmi Lubis, Akhiruddin M Fauzan M Ibnu H F Harahap M. Faisi Ikhwali M. Fauzan M. Jamil Maizuar Maizuar Maizuar Medyan Riza Mhd. Afrizam Syahputra Mirza Fahmi Mirza Fahmi Muammar Khadafi Muammar Khadafi Muhammad Fauzan Muhammad Kabir Ikhsan Muhammad Subhan Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Musa Al'ala MUTHMAINNAH Muthmainnah Muthmainnah Muthmainnah Muthmainnah N.S. Ersa Nasution, Naya Fadillah Novi Sylvia Nura Usrina Pulungan, Wahyu Rahayu Retnowulan, Sri RAHMADI, YUSRIZAL Rhiza Afriady Ridwan Adha Rini Astuti Rizky Fajar Rozanna Dewi siagian, ahmad ridho Sofyan Sofyan Syahputra, Mhd. Afrizam Teuku Ilhami Surya Akbar Teuku Ilhami Surya Akbar Teuku Mudi Teuku Mudi Hafli Usrina, N Wesli MT Wesli Wesli Wesli Wesli Yassin Al Hadi Yovi Candra Yovi Chandra Yulius Rief Alkhaly YUSRIZAL RAHMADI Yusuf, Khairullah Zulfahmi zulfhazli zulfhazli