Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : MALLOMO: Journal of Community Service

PELATIHAN KOMUNIKASI EFEKTIF BAGI KOMUNITAS PEMUDA PALINDO OFFICIAL DALAM MENYAMPAIKAN ASPIRASI PADA MASYARAKAT BALUASE KABUPATEN SIGI yunidar, yunidar; Alit Suputra, Gusti Ketut; Tahir, Muh; Efendi, Efendi; Halifah, Nur
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2025): Desember-Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v6i1.2396

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi efektif pemuda di Desa Baluase, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, khususnya anggota Komunitas Palindo Official. Permasalahan yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah keterbatasan kemampuan komunikasi pemuda dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah maupun masyarakat. Kondisi ini menghambat kontribusi pemuda dalam menyuarakan isu-isu sosial, ekonomi, dan budaya yang berkembang di desa. Urgensi kegiatan ini memperkuat kapasitas pemuda sebagai agen perubahan sosial melalui penguasaan keterampilan komunikasi yang efektif. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari pelatihan, diskusi, bimbingan, dan evaluasi, Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan komunikasi pemuda. Hasil penilaian terhadap kemampuan menguasai prinsip 7C sebelum pelatihan yaitu sebagian besar peserta masih berada pada kategori Cukup, yang menunjukkan bahwa penguasaan aspek penilaian belum optimal. Hanya 20% yang masuk kategori Baik, sementara kategori rendah (Kurang dan Sangat Kurang) masih cukup signifikan (20%). Sedangkan penilian pada kemampuan peserta setelah pelatihan yaitu menunjukkan peningkatan kemampuan dengan capaian pada kategori Baik (53,3%) dan Sangat Baik (33,3%). Hanya sebagian kecil yang berada pada kategori Cukup (13,3%), sementara kategori rendah (Kurang dan Sangat Kurang) tidak muncul sama sekali. Dampak dari kegiatan ini adalah terbangunnya sinergi antara pemuda, masyarakat, dan pemerintah dalam mendorong pembangunan desa yang lebih inklusif dan partisipatif.