Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

The Urgency of Female Peacekeepers’ Involvement in Addressing Gender-Based Violence in Palestine Az-Zahra Shahnaz, Balqish; Harisman, Harisman
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 4 No. 5 (2024): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities (July-August 2024)
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v4i5.662

Abstract

The UN Peace Mission is a tool established by the UN to provide assistance and political support and facilitate peacebuilding for countries that are in conflict or are in transition from conflict to peace. Palestine is one of the regions in the Middle East and North Africa, where in this region there is inequality between men and women that still persists and is supported by patriarchy. Women and girls in Palestine continue to experience various forms of violence due to patriarchal norms and culture that are rooted in their society. This research will discuss the importance of gender equality issues in the international sphere, especially gender violence that occurs in Palestine, besides that this research will discuss the Importance of the Involvement of Women Peacekeepers in Overcoming Gender-Based Violence in Palestine, the discussion in this study includes the Urgency and impact of the Involvement of Women Peacekeepers on Gender-Based Violence in Palestine. Based on the results of the study, it shows that the involvement of female peacekeepers in the prevention of gender-based violence in Palestine can be a stimulus for other countries to participate in helping and reducing the number of gender-based violence, besides seeing that gender-based violence in Palestine is an urgent matter to be resolved, the involvement of Indonesian peacekeepers in the prevention of gender-based violence in Palestine will provide a new fighting direction for Palestine and other countries in conflict.
Determinan Manajemen Mutu Total Berbasis Praktik terhadap Kinerja Dosen dan Knowledge Sharing sebagai Variabel Moderasi Harisman, Harisman; Hasibuan, Ahmad Nurdin; Hidayat, Syeh Saefudin
Mediastima Vol. 30 No. 1 (2024): Mediastima
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, IBI-K57

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/mediastima.v30i1.1218

Abstract

Berbagai permasalahan yang di alami dosen yang tercermin pada saat laporan BKD dan pemberian layanan untuk berbagi pengetahuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh praktik TQM terhadap kinerja dosen. Peran yang dimodifikasi dari studi kasus berbagi pengetahuan dari Dosen tetap IBI Kosgoro 57, yang mengarah pada pencapaian beberapa hasil yang diinginkan, yang paling penting adalah membangun budaya dalam organisasi untuk mendukung implementasi TQM, untuk pengembangan pemikiran administratif, yang membuktikan efisiensinya untuk mengatasi masalah organisasi terkait dengan kualitas layanan atau produktivitas. TQM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dosen. Hasil nilai t statistik adalah 2.228 ≥ 1.96, sehingga disimpulkan terdapat pengaruh signifikan TQM terhadap kinerja dosen. Hipotesis kedua: TQM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dosen melalui knowledge sharing. Hasil nilai t statistic adalah 4.642 < 1.96, sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh positif dan signifikan TQM terhadap kinerja dosen melalui knowledge sharing.
Analisis Kinerja Lalu Lintas di Ruas Jalan Pemuda Kabupaten Kolaka Lakawa, Irwan; Syamsuddin, Syamsuddin; Harisman, Harisman
Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ) Vol 5 No 2 (2024): Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ)
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sciej.v5i2.695

Abstract

The purpose of this research is to determine the magnitude of the traffic flow that passes along the Jalan Pemuda Kolaka Regency section and determine the performance of the road as well as analyzing the operational performance of traffic on the Jalan Pemuda Kolaka Regency section including: capacity, degree of saturation (DJ), speed and travel time, level of service and knowing the condition of side obstacles on the Jalan Pemuda Kolaka Regency section. The data collection method is a direct survey by recording traffic volume and side obstacles. The research results obtained were the traffic volume at the observation point on the Jalan Pemuda Kolaka Regency section (direction Kolaka-Kolaka Utara) based on traffic volume values that the highest traffic activity occurred on Monday at 731 skr/hour at 16.00 – 17.00 and the lowest traffic activity occurred on Jalan Pemuda Kolaka Regency (North Kolaka-Kolaka direction), namely on Saturday at 316 skr/hour at 08.00 – 09.00. The peak degree of saturation on the Jalan Pemuda Kolaka Regency section (direction Kolaka-North Kolaka) is Monday at 07.00-08.00 with a degree of saturation of 0.50 and the Jalan Pemuda Kolaka Regency section (direction North Kolaka-Kolaka) is Monday 07.00-08.00 with a degree of saturation of 0.32. Side obstacles on the Pemuda Kolaka Regency road show the highest side resistance values occurring in the morning at 07.00 – 08.00 with a value of 629. For the side obstacle class on Jalan Pemuda Kolaka Regency for the total in both directions, namely T (high).
Sosialisasi Hukum Pekerja Migran Indonesia Terhadap Pemenuhan Hak-Hak Pekerja Di Klang Lama Malaysia Siregar, Muhammad Farhan; Harisman, Harisman
Maslahah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmat Islamiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56114/maslahah.v5i1.11457

Abstract

This community service aims to overcome problems faced by partners, namely Indonesian migrant workers in Klang Lama, Malaysia, related to fulfilling workers' rights. The importance of this topic arises because of the gap between the rights that migrant workers have and their understanding and access to these rights. The selection of this topic supports efforts to improve the welfare of Indonesian migrant workers and have a positive impact on the community in Klang Lama. The aim of the service is to increase migrant workers' understanding of their rights, provide better access to legal information, and ultimately ensure the fulfillment of these rights . The method used involves legal outreach to migrant workers in Klang Lama. The partners involved are groups of Indonesian migrant workers in the region. The results of the service show a significant increase in migrant workers' understanding of their rights, with an increase of 30% in relevant hard skills and soft skills. In addition, there is an increase in economic value by increasing migrant workers' access to jobs that suit their skills, making a positive contribution to the local economy. The importance of this result lies in improving the welfare and human rights of migrant workers, which in turn can create a positive impact on bilateral relations between Indonesia and Malaysia as well as improving Indonesia's positive image in the eyes of the world.
Inovasi Bumdes dalam Pengelolaan Potensi Kewirausahaan Masyarakat Pesisir Harisman, Harisman; Syukur, Muhammad; Suhaeb, Firdaus W.; Kurniasari, Desti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrifsikan pentingnya inovasi yang dilakukan pemerintah desa untuk mengelola potensi desa pesisir melalui BUMDes dan kemampuan BUMDes dalam mengenali dan memanfaatkan potensi desa pesisir. Penelitian ini merupakan jenis penelitia kualitatif. Sumbe data dalam penelitian ini adalah merupakan orang yang terlibat langsung dalam hal terkait. Teknik pengumpulan data adalah teknik obsetvasi, wawancara, catat, rekam, tulis , dan dokumentasi. Hasil penelitian Wisatawan yang mengunjungi lokasi-lokasi utama memberikan kesempatan kerja dan mendorong peningkatan peluang usaha bagi masyarakat pesisir.Kemampuan BUMDes dalam mengembangkan usaha kecil dan menengah melalui kewirausahaan diberbagai sektor akan menumbuhkan munculnya anggota masyarakat pesisir seperti nelayan yang akan menjadi motor penggerak penguatan perekonomian di sekitar desa. Bentuk pemberdayaan yang diberikan BUMDes kepada masyarakat antara lain dengan memberikan pelatihan, peminjaman alat produksi, pengembangan destinasi wisata, soft capital, dan pengetahuan pemasaran produk. Rendahnya tingkat pengetahuan dan pendidikan masyarakat pesisir menjadi hambatan besar dalam implementasi inovasi yang direncanakan oleh BUMDes, sehingga membatasi penghidupan masyarakat sekitar pantai dalam hal stabilitas dan kesejahteraan ekonomi. Selain itu, budaya pesisir itu sendiri yang masih konservatif dan berwawasan tradisional juga menjadi permasalahan. Inovasi yang layak dipasarkan memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi di wilayah pesisir.
Meta-Kritik Dialektika Adorno dan Sosiologi Refleksi Kritik Bourdieu Harisman, Harisman; Kamaruddin, Syamsu A.; Adam, Arlin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13328

Abstract

Adorno dan Bourdieu bersatu dalam upaya mereka untuk mengembangkan perangkat teoretis dan metodologis untuk sosiologi bentuk-bentuk budaya. Dalam artikel ini, saya berargumen bahwa tujuan utama mereka adalah untuk mengeksplorasi cara-cara untuk melampaui interpretasi internal dan murni formal tanpa jatuh ke dalam penjelasan sosiologis kasar yang mereduksi bentuk-bentuk budaya secara langsung ke konteks sosial eksternal. Adorno, sejalan dengan tesis dialektis negatif tentang "keutamaan mediasi", mengembangkan metode penafsiran meta-kritis yang didasarkan pada pembentukan analogi formal antara bidang-bidang yang berbeda, yang, sementara mengakui konten kebenaran dari bentuk-bentuk budaya, menghilangkan ilusi otonomi absolut mereka. Dalam kritik sosiologis refleksifnya, Bourdieu bertujuan untuk mengungkap implikasi sosial dan politik dari bentuk-bentuk budaya tanpa mereduksinya ke konteks sosial eksternal dengan membangun sinonim antara berbagai bidang berdasarkan konsep bidang dan habitus. Penulis mencoba mengungkap kesamaan metode penafsiran dan penjelasan kritis ini melalui kritik kedua pemikir tersebut terhadap Heidegger. Saya juga mencoba menunjukkan bahwa kedua pemikir tersebut, dalam kritik dialektis mereka terhadap rasionalitas, juga memiliki kesamaandalam upaya mereka untuk mencapai konsepsi nalar yang terbebas dari dominasi dan kekerasan simbolik dengan mengungkap mediasi sosial nalar yang termanifestasi dalam bidang-bidang budaya.
Pengaruh Media Sosial pada Remaja Harisman, Harisman; Oruh, Shermina; Agustang, Andi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13491

Abstract

Di era globalisasi, teknologi mengalami kemajuan yang sangat pesat. Tidak dapat dipungkiri bahwa kehadiran Internet semakin diperlukan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya untuk kegiatan sosial, tetapi juga untuk pendidikan, bisnis, dan lain-lain. Tidak dapat disangkal bahwa media sosial memiliki dampak besar pada kehidupan pribadi kita. Siapa pun yang memulai dari hal kecil dapat menggunakan media sosial untuk menjadi besar, dan sebaliknya. Media sosial telah menjadi sebuah kecanduan bagi masyarakat khususnya remaja, dan penggunanya terkadang tidak membuka media sosial sepanjang hari. Padahal, pada masa perkembangan di sekolah, remaja berusaha menemukan jati dirinya dengan menghabiskan waktu bersama teman-temannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media sosial, menjelaskan bagaimana media sosial mempengaruhi perkembangan remaja selanjutnya, dan mendalami bagaimana media sosial mempengaruhi sikap remaja masa kini.Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh media sosial. Jenis metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk mengkaji fakta, gejala dan peristiwa pengaruh media sosial terhadap sikap remaja di wilayah ini, dalam konteks spatio-temporal dan dalam situasi lingkungan alam remaja, hal ini karena memang dimaksudkan untuk ada dan diselidiki. Peneliti mencari hasil penelitian berupa data yang lebih kompleks dan rinci terhadap fenomena-fenomena yang sulit diungkapkan dengan metode kuantitatif dan tidak memerlukan pengolahan numerik atau statistik. Hasil penelitian kualitatif yang peneliti perlukan adalah informasi secara detail mengenai pengaruh media sosial terhadap remaja itu sendiri, dan metode penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Pendekatan ini digunakan karena sudah tersedia data yang diperoleh peneliti berupa data tertulis dari makalah siswa. Populasi sasaran penelitian ini adalah generasi muda yang masih dalam tahap perkembangan.
Adaptasi dan Inovasi Komunitas Pembuat Perahu Tradisional Phinisi di Era Modern Harisman, Harisman; Kamaruddin, Syamsu A.; Adam, Arlin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuatan perahu tradisional Phinisi merupakan bagian tak terpisahkan dari warisan budaya maritim Indonesia. Namun, perkembangan teknologi dan perubahan sosial telah memengaruhi praktik tradisional pembuatan perahu Phinisi di Indonesia. Dalam menghadapi arus modernisasi dan perubahan dalam dinamika sosial, komunitas pembuat perahu ini dihadapkan pada tantangan signifikan. Dalam lingkup sosiologi, penelitian tentang adaptasi dan inovasi komunitas pembuat perahu tradisional Phinisi di era modern memiliki relevansi penting dalam memahami perubahan sosial dan dinamika budaya di masyarakat. Artikel ini mengeksplorasi adaptasi dan inovasi yang dilakukan oleh komunitas pembuat perahu tradisional Phinisi dalam menghadapi tantangan era modern. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas ini telah mengadopsi teknologi modern dalam proses pembuatan perahu tradisional mereka, sementara tetap mempertahankan nilai-nilai dan keahlian tradisional mereka. Pembahasan melibatkan analisis terhadap dampak sosial, budaya, dan ekonomi dari adaptasi dan inovasi ini. Kesimpulan menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara modernitas dan tradisi dalam menjaga keberlangsungan komunitas pembuat perahu Phinisi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana komunitas pembuat perahu tradisional Phinisi beradaptasi dan berinovasi dalam menghadapi perubahan zaman, sambil mempertahankan esensi dari tradisi mereka. Metodologi penelitian ini melibatkan pendekatan kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam dan observasi partisipatif untuk memahami pengalaman dan perspektif langsung dari anggota komunitas. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah pemahaman yang lebih dalam tentang dinamika sosial dan budaya yang terlibat dalam proses adaptasi komunitas pembuat perahu tradisional Phinisi di era modern. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman kita tentang bagaimana masyarakat mempertahankan warisan budaya mereka sambil menghadapi perubahan zaman, serta implikasinya dalam konteks sosiologi.
KASI HUKUM NILAI-NILAI ANTI KORUPSI MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER KEPADA ANAK-ANAK WARGA NEGARA INDONESIA DI KAMPUNG PANDAN MALAYSIA Arizka Rangkuti, Nanda; Harisman, Harisman
Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2024): (EJPP) Ekasakti Jurnal Penelitian & Pegabdian (November 2023 - April 2024)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/ejpp.v4i1.1045

Abstract

Young people are the buds, potential, and generation that will carry forward the ideals of the nation and state in the future. Children must undergo character development, which is a process that involves actions taken to live a worthy life. The character of a country determines how far the country can progress. Children need proper education to develop good character. Becoming better begins with knowledge, which also helps a person to distance themselves from negative traits such as acts of corruption. Corruption is the act of abusing trust in an organization or in something to benefit oneself. Corruption is behavior that can hurt many aspects of people's lives, including income, poverty, and economic growth. This can also cause several problems resulting in significant losses for the country. Therefore, efforts are needed to eradicate corruption, especially for children who are still in elementary school. Give children a definition of corruption and teach them the importance of respecting authority figures. This research aims to teach Indonesian citizen children in Kampung Pandan Malaysia that moral qualities can protect a person from negative things, such as corruption.
UNESCO'S ROLE REGARDING THE PROTECTION OF CULTURAL OBJECTS RECEIVING SPECIAL PROTECTION Harahap, Muhammad Anwar Natama; Harisman, Harisman
Legal Standing : Jurnal Ilmu Hukum Vol. 8 No. 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ls.v8i2.9490

Abstract

The purpose of this writing is to determine UNESCO's role in protecting cultural objects that receive special protection by formulating a problem, namely: what is UNESCO's role in protecting cultural objects that receive special protection? The type of research used in this research is normative juridical. The data source used in this research uses secondary data. Qualitative analysis was carried out with an empirical starting point. The results of this research show that there are still limitations in safeguarding and regulating cultural heritage. Cultural heritage preservation is very important. This is intended to protect the historical, cultural and knowledge values contained therein. Illegal acts cannot actually be tolerated, because they can threaten the existence of cultural heritage. Therefore, the author believes that currently the world really needs security assistance and clear regulations to maintain the existence of cultural heritage. Of course, this can be realized if the 2003 UNESCO Convention is ratified.