Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Application of Computer Vision and Pattern Recognition in Automated Quality Inspection of Industrial Products Nurdiyanto, Heri; Kindiasari, Aktansi; Sulistiyanto, Sulistiyanto
International Journal of Artificial Intelligence Research Vol 9, No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29099/ijair.v9i2.1507

Abstract

Quality inspection is a critical process in industrial production to ensure that products meet predefined standards and specifications. Traditionally, quality inspection has relied heavily on manual visual checks, which are time-consuming, subjective, and prone to human error. This study explores the application of computer vision and pattern recognition techniques to develop an automated quality inspection system for industrial products. The proposed system employs high-resolution cameras and image processing algorithms to capture and analyze visual features of products in real-time on the production line. Key techniques utilized include feature extraction, edge detection, and texture analysis to identify defects such as scratches, dents, and dimensional inaccuracies. Pattern recognition algorithms, such as support vector machines (SVM) and convolutional neural networks (CNN), are trained on large datasets of product images to classify items as acceptable or defective with high accuracy. The system was tested on a dataset collected from a manufacturing facility producing metal components. Experimental results demonstrate that the automated system achieved an inspection accuracy of 98%, significantly outperforming manual inspection methods in terms of speed and consistency. Furthermore, the integration of this system into the production line reduced inspection time by approximately 70% and minimized production downtime. This research highlights the potential of intelligent informatics, particularly computer vision and pattern recognition, in enhancing the efficiency, reliability, and scalability of industrial quality control processes. The findings suggest that such automated systems can contribute significantly to the advancement of Industry 4.0 by enabling smart manufacturing practices and reducing dependence on manual labor. Future work will focus on extending the system to handle more complex products and dynamic production environments
Inovasi Galeri Virtual Seni Budaya Nusantara sebagai Media Edukasi dan Pelestarian Budaya di Era Digital Permana, Angga Sukma; Suparmanto, Nova; Nurdiyanto, Heri; Sulistyo, Bambang
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/b7v84883

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka peluang baru dalam upaya pelestarian dan penyebarluasan seni budaya Nusantara. Namun, di sisi lain, minat generasi muda terhadap warisan budaya lokal cenderung menurun karena terbatasnya akses terhadap informasi dan media pembelajaran yang menarik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menghadirkan sebuah inovasi berupa Galeri Virtual Seni Budaya Nusantara yang dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi sekaligus sarana pelestarian budaya di era digital. Program ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari identifikasi kebutuhan masyarakat, perancangan konsep galeri virtual, pengembangan platform berbasis web, hingga pelatihan pemanfaatan galeri kepada masyarakat dan komunitas seni. Galeri virtual yang dikembangkan menampilkan berbagai koleksi seni budaya Nusantara seperti karya seni rupa, artefak budaya, serta dokumentasi pertunjukan tradisional dalam format digital yang mudah diakses. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keberadaan galeri virtual mampu meningkatkan pemahaman dan ketertarikan masyarakat terhadap kekayaan budaya Indonesia. Selain itu, platform ini juga memberikan ruang baru bagi pelaku seni dan komunitas budaya untuk mempromosikan karya mereka kepada publik yang lebih luas. Dengan demikian, inovasi galeri virtual ini tidak hanya berfungsi sebagai media edukasi, tetapi juga menjadi salah satu strategi adaptif dalam menjaga keberlanjutan seni budaya Nusantara di tengah perkembangan teknologi digital.
Impacts of Artificial Intelligence Integration on Teaching Practices and Student Engagement in Digitally Transformed Educational Settings Heri Nurdiyanto; Leonel Hernandes; Aktansi Kindiasari
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 31 No. 1 (2025): (May)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jptk.v31i1.96073

Abstract

This study explores how the integration of artificial intelligence (AI) into digitally transformed educational settings reshapes everyday teaching practices and influences student engagement in real learning contexts. Rather than treating AI as a standalone technological upgrade, the study situates its use within the broader transformation of digital learning environments, where platforms, automated tools, and data-driven systems increasingly mediate classroom interactions. The findings show that AI integration gradually shifts the role of teachers from primarily delivering content toward designing learning experiences, guiding students’ learning processes, and responding to more diverse patterns of participation. In practice, AI-supported tools help streamline routine instructional tasks, open space for more personalized interaction, and provide timely support to students with different learning needs. At the same time, the results indicate that student engagement does not automatically improve simply because AI is introduced. Engagement grows when AI tools are meaningfully aligned with pedagogical goals, integrated into everyday learning activities, and supported by teachers’ readiness to adapt their instructional strategies. The study also highlights emerging tensions, including uneven levels of student participation, varying degrees of teacher confidence in using AI-based systems, and concerns about over-reliance on automated support. Overall, the findings suggest that the impact of AI in digitally transformed educational settings is shaped less by the technology itself than by how it is embedded in teaching practices and learning cultures, pointing to the importance of thoughtful integration in sustaining meaningful student engagement.
Analisis Implementasi Problem-Based Learning pada Kompetensi Keahlian Teknik Informatika di SMK Liquiçá, Timor-Leste dos Santos, Julio Alves; Nurdiyanto, Heri; Zubair, Abi Amar; Correia, Domingos da Silva
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 8, No 1 (2026): April
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v8i1.280

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran berbasis masalah (PBL) pada kompetensi Teknologi Informasi di SMK Liquiçá, Timor-Leste. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen. Temuan penelitian mengungkapkan tiga kesimpulan utama. Pertama, implementasi PBL masih parsial, ditandai dengan dominasi presentasi masalah oleh guru (35% dari waktu) dibandingkan dengan investigasi independen oleh siswa (25% dari waktu). Guru lebih berperan sebagai teknisi (65% dari waktu) yang menangani masalah teknis daripada sebagai fasilitator pembelajaran (15% dari waktu), dan hanya 30% dari skenario masalah yang memenuhi kriteria keaslian dan relevansi industri. Kedua, faktor penghambat utama meliputi infrastruktur digital yang terbatas (rasio komputer 1:5), kesenjangan kompetensi teknologi-pedagogis guru (TPACK), dan ketidaksiapan siswa (70%) dalam pembelajaran mandiri. Di sisi lain, faktor pendukung yang teridentifikasi adalah motivasi intrinsik siswa, dukungan manajemen sekolah, serta dinamika kolaborasi dalam kelompok. Ketiga, meskipun menghadapi berbagai tantangan, PBL menunjukkan potensi untuk meningkatkan kompetensi praktis siswa, dengan peningkatan signifikan pada keterampilan pemecahan masalah teknis (45%), kemahiran pemrograman perangkat lunak (35%), dan keterampilan debugging (40%). Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model implementasi PBL kontekstual untuk pendidikan vokasi di lingkungan dengan sumber daya yang terbatas serta memberikan rekomendasi praktis untuk pengembangan kapasitas guru dan optimalisasi sumber daya yang tersedia.      Kata Kunci: Pembelajaran berbasis masalah; SMK Liquiçá; Teknik informatika; Timor-Leste; TVET
Pemberdayaan SDM DIU untuk Peningkatan Kinerja Bisnis melalui Capacity Building Nurdiyanto, Heri; Nasrulloh, Ahmad; Hermawan, Yudan; Septiantoko, Riko; Riyanto, Agus; Nuryati, Istiyani; Hidayat, Deni Satriya; Praptiwi, Wahyu Kharina; Kurniyati, Ida
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/yzspmh94

Abstract

Program Pemberdayaan SDM DIU untuk Peningkatan Kinerja Bisnis melalui Capacity Building merupakan salah satu upaya untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam mengelola dan mengembangkan usaha di lingkungan Direktorat Inovasi dan Usaha Universitas Negeri Yogyakarta. Dalam beberapa tahun terakhir, pengembangan unit usaha berbasis inovasi di lingkungan perguruan tinggi menunjukkan potensi yang cukup besar, namun sering kali masih dihadapkan pada keterbatasan kemampuan manajerial dan strategi bisnis yang terstruktur. Oleh karena itu, program ini dirancang untuk memberikan ruang pembelajaran sekaligus pendampingan bagi para pengelola usaha agar mampu mengembangkan bisnis secara lebih profesional dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan capacity building yang mencakup pelatihan manajemen bisnis, workshop pengembangan strategi usaha, serta pendampingan implementasi model bisnis pada unit usaha yang terlibat dalam program. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep pengelolaan usaha, perencanaan strategi bisnis, serta pentingnya inovasi dalam pengembangan produk dan layanan. Selain itu, peserta juga mulai menyusun rencana pengembangan usaha yang lebih terarah sesuai dengan kondisi dan potensi yang dimiliki. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia serta mendukung peningkatan kinerja bisnis unit usaha di lingkungan DIU secara lebih terstruktur dan berkelanjutan