p-Index From 2021 - 2026
5.144
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Advances in Applied Sciences Dialektika Diponegoro Journal of Management Buletin Al-Turas Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender Poetika: Jurnal Ilmu Sastra KEMBARA Ranah: Jurnal Kajian Bahasa JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Adabiyyat: Jurnal Bahasa dan Sastra Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan Al-Qalam Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya JENTERA: Jurnal Kajian Sastra ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Majalah Ilmiah Warta Dharmawangsa Sasando : Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS) Jurnal Sasindo Unpam Kelasa : Kelebat masalah bahasa dan sastra Journal of Earth and Marine Technology (JEMT) Journal Peqguruang: Conference Series INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Arif: Jurnal Sastra dan Kearifan Lokal REFEREN VOKAL: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Nusantara Raya Public Health Risk Assesment Journal Calamity: A Journal of Disaster Technology and Engineering BAHASTRA Journal of Civil Engineering, Planning, and Design (JCEPD) Proceedings Series of Educational Studies JILS (Journal of Indonesian Legal Studies) Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sawerigading Indonesian Language Education and Literature Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Claim Missing Document
Check
Articles

EKSPLORASI PENGARUH METODE COOPERATIVE LEARNING DAN LITERASI DIGITAL TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PERSUASIF SISWA SMA DI KOTA TANGERANG Setyowati, Luluk; Prabowo, Hanggono Arie; Bahtiar, Ahmad; Mubashira, Mu’thia; Zeinora, Zeinora; Isroyati, Isroyati
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 19, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v19i4.7669

Abstract

PERBEDAAN KELAS SOSIAL DALAM NOVEL LASKAR PELANGI KARYA ANDREA HIRATA Indah Purwandari, Ratri; Nurhalizah, Siti; Bahtiar, Ahmad
Jurnal Nusantara Raya Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jnr.v2i3.10434

Abstract

Novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata merupakan novel yang mengangkat permasalahan pendidikan. Salah satu permasalahannya adalah perbedaan kelas sosial, maka dari itu pada penelitian ini kami mengangkat permasalahan pertentangan kelas sosial berdasarkan aspek sastra Marxisme dan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, karena penelitian ini memaparkan data analisis secara naratif. Sumber utama yang digunakan adalah Novel Laskar Pelangi, serta teknik pengumpulan sumber data yang kami gunakan adalah teknik membaca, mencatat, dan menganalisis data. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya bentuk perbedaan kelas sosial dalam Novel Laskar Pelangi, yaitu ketidakmerataan akses dan fasilitas sekolah, tenaga guru yang kurang memadai, dan sulitnya akses perjalanan.
UNSUR KEBUDAYAAN DALAM CERITA RAKYAT SUMATRA BARAT PUTI BANDUIK KARYA KRISNAWATI: TINJAUAN ANTROPOLOGI SASTRA : UNSUR KEBUDAYAAN DALAM CERITA RAKYAT SUMATRA BARAT PUTI BANDUIK KARYA KRISNAWATI: TINJAUAN ANTROPOLOGI SASTRA Bahtiar, Ahmad; Anggraini, Dewi; Lestari Hidayah, Endah; Julianto, Haekal; Jelita, Najah
Sasando Vol 6 No 1 (2023): SASANDO VOL 6 NO 1 APRIL 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v6i1.197

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan unsur kebudayaan dalam cerita rakyat Sumatra Barat Puti Banduik karya Krisnawati. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan tinjauan antropologi sastra. Sumber data dalam penelitian adalah buku cerita rakyat Puti Banduik karya Krisnawati. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik analisis isi. Berdasarkan analisis isi data, ditemukan tujuh data terkait dengan unsur kebudayaan, yaitu sistem religi, bahasa, sistem organisasi dan sosial, sistem mata pencaharian, sistem pengetahuan, sistem peralatan hidup dan teknologi, dan kesenian. Abstract The purpose of this study was to identify and describe cultural elements in the folklore of West Sumatra Puti Banduik by Krisnawati. The method in this study is descriptive qualitative and anthropological review of literature. The source of the data in this research is the folklore book Puti Banduik by Krisnawati. The data analysis technique in this research is content analysis technique. Based on data content analysis, seven data were found related to cultural elements, namely religious systems, language, organizational and social systems, livelihood systems, knowledge systems, systems of living equipment and technology, and the arts.
Data mining applied about state madrasah using sentiment analysis on Twitter in Indonesian perception Mahsusi, Mahsusi; Hudaa, Syihaabul; Nuryani, Nuryani; Bahtiar, Ahmad
International Journal of Advances in Applied Sciences Vol 12, No 4: December 2023
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijaas.v12.i4.pp368-375

Abstract

Indonesian people prefer private schools with high prices, which is one of the exciting things to study. In fact, in the modern era, public schools have competed with private schools with international categories. The problem in public schools is the parent's perspective on the quality of education in public schools, especially public madrasahs. In addition, cases such as bullying and violence between schools. People on Twitter also have various perceptions of public madrasas, which are considered to have religiosity. This research uses the keywords public madrasah, quality management, and quality taken from Twitter using the Orange application. The amount of data in this research is 300 tweets from Twitter. As a result, there are both negative and positive sentiments toward public madrasas. However, the negative sentiment is higher than the positive sentiment. This means parents have more trust in private schools than in public madrasahs.
KAJIAN GENDER TENTANG DUNIA PENDIDIKAN DI MEDIA SOSIAL: PENELITIAN BIBLIOMETRIK BERBASIS DATA SCOPUS Bahtiar, Ahmad; Hudaa, Syihaabul
Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender JURNAL HARKAT : MEDIA KOMUNIKASI GENDER, 21(1), 2025
Publisher : Center for Gender and Child Studies (Pusat Studi Gender dan Anak) LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/harkat.v21i1.34973

Abstract

Abstract. The rapid development of social media has influenced various aspects of life, including education and gender construction. These issues have become increasingly complex in line with the growing use of digital media, thus requiring comprehensive scientific mapping. This study aims to map research trends on the theme of gender–education–social media based on metadata from articles indexed in the Scopus database during the period 1995–2023. The novelty of this research lies in its bibliometric approach to analyzing the evolution of keywords, author collaboration, and publication trends both thematically and spatially over a long time span. The data were analyzed using biblioshiny based on RStudio, following these steps: (1) searching for articles using specific keywords, (2) collecting metadata in Excel format, (3) processing the data through biblioshiny, and (4) conducting a descriptive bibliometric analysis. The scope of analysis includes the number of publications, author productivity, international collaboration networks, as well as thematic mapping and keyword evolution. This study is limited to metadata analysis without full-text content review and focuses only on articles available in the Scopus database. The results indicate that female authors dominate publications related to gender issues in Scopus. The most frequent collaborations occurred between authors from the USA–UK, USA–New Zealand, and USA–Canada. This mapping identifies emerging, stagnant, and potentially expandable themes. The study contributes to identifying research gaps and may serve as a foundation for further studies that explore the intersection of gender, education, and social media in more contextual and interdisciplinary ways.   Abstrak. Perkembangan pesat media sosial telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan dan konstruksi gender. Isu-isu ini semakin kompleks seiring meningkatnya penggunaan media digital, sehingga memerlukan pemetaan ilmiah yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren riset bertema gender–pendidikan–media sosial berdasarkan metadata artikel yang terindeks dalam database Scopus selama periode 1995–2023. Kebaruan (novelty) dari riset ini terletak pada pendekatan bibliometrik dalam menganalisis evolusi kata kunci, kolaborasi penulis, dan tren publikasi secara tematik dan spasial dalam rentang waktu panjang. Data dianalisis menggunakan biblioshiny berbasis RStudio, dengan tahap: (1) pencarian artikel sesuai kata kunci, (2) pengumpulan metadata dalam format Excel, (3) pemrosesan data melalui biblioshiny, dan (4) analisis deskriptif bibliometrik. Ruang lingkup analisis mencakup jumlah publikasi, produktivitas penulis, jaringan kolaborasi antarnegara, serta peta tematik dan evolusi kata kunci. Batasan penelitian ini adalah tidak dilakukannya telaah isi penuh artikel serta keterbatasan pada artikel yang tersedia di database Scopus. Hasil menunjukkan bahwa penulis perempuan mendominasi publikasi terkait isu gender di Scopus. Kolaborasi paling sering terjadi antara penulis dari USA–UK, USA–New Zealand, dan USA–Canada. Pemetaan ini mengidentifikasi tema-tema yang berkembang, stagnan, dan potensial untuk digali lebih lanjut. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam mengidentifikasi celah riset (research gap) serta dapat menjadi dasar untuk pengembangan studi lanjut yang mengkaji hubungan antara gender, pendidikan, dan media sosial secara lebih kontekstual dan lintas disiplin.
Criminal Acts of Corruption by State Officials in Procurement of Goods and Services: Study of the Role of Justice Collaborators and Whistleblowers in the Age of Technology Alfitra, Alfitra; Rambe, Mara Sutan; Yanto, Oksidelfa; Bahtiar, Ahmad
Journal of Indonesian Legal Studies Vol. 10 No. 2 (2025): Legal Responses to Technological Innovation and Governance Challenges in Indon
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jils.v10i2.8341

Abstract

This study aims to determine and analyze the role of justice collaborators and whistleblowers in corruption in the procurement of goods and services carried out by state administrators and to determine the forms of corruption that occur in the procurement of goods/services. The research method used is normative legal research through a legislative approach and a conceptual approach. The results of this study found several problems, namely; There is a need for unification of perceptions and synchronization of regulations that apply to law enforcement officers in understanding aspects of witness protection related to legal collaborators and violation reporters. The most common forms of deviation in the government procurement of goods/services that can lead to corruption are: bribery, job combination, separation of duties, collusion between partners providing goods/services and procurement implementers, document falsification, waste of money. region/country, reducing the quantity and/or quality of coral/gauze, incorrectly determining the type of procurement contract for goods/services, contracts without available budget, setting their own estimated price that is too high.
Pengembangan Model Project-Based Learning Berbasis Teknologi Digital dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Syihaabul Hudaa; Sarwiji Suwandi; Andayani Andayani; Kundharu Saddhono; Ahmad Bahtiar; Makyun Subuki
SAWERIGADING Vol 31, No 1 (2025): Sawerigading, Edisi Juni 2025
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v31i1.1570

Abstract

Challenges in education during the Industrial Revolution 4.0 era demand the optimal utilization of digital technology. However, disparities in access and low competencies of educators and learners remain major obstacles. This study aims to develop a Project-Based Learning (PjBL) model based on digital technology to improve students’ scientific writing skills in the Indonesian language course. The research method used is Research and Development (RD) with the ADDIE model, which includes needs analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data were collected through pre-tests and post-tests of scientific writing skills, in-depth interviews, classroom observations, and student motivation questionnaires. The data were analyzed using qualitative descriptive analysis for interviews and observations, and paired t-test statistical analysis to examine the difference between pre-test and post-test scores quantitatively. The results show a significant improvement in students’ scientific writing ability, with an average pre-test score of 62.0 increasing to 79.1 in the post-test (p 0.05). Students also demonstrated high motivation and active involvement in the learning process, despite some technical challenges. This model is expected to be an effective alternative for integrating digital technology into Indonesian language learning in higher education institutions. AbstrakTantangan dalam pendidikan era Revolusi Industri 4.0 menuntut pemanfaatan teknologi digital secara optimal. Namun, disparitas akses dan rendahnya kompetensi pengajar serta pemelajar menjadi kendala utama. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) berbasis teknologi digital untuk meningkatkan keterampilan menulis ilmiah mahasiswa pada mata kuliah Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model ADDIE yang meliputi analisis kebutuhan, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test kemampuan menulis ilmiah, wawancara mendalam, observasi proses pembelajaran, serta kuesioner motivasi mahasiswa. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif untuk data wawancara dan observasi, serta analisis statistik paired t-test untuk menguji perbedaan skor pre-test dan post-test secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan menulis ilmiah mahasiswa dengan rata-rata skor pre-test 62,0 menjadi 79,1 pada post-test (p 0,05). Mahasiswa juga memiliki motivasi tinggi dan keterlibatan aktif dalam pembelajaran, meskipun terdapat beberapa tantangan teknis. Model ini diharapkan dapat menjadi alternatif efektif untuk mengintegrasikan teknologi digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di perguruan tinggi.
POTRET INDONESIA YANG KELABU DALAM KUMPULAN PUISI MALU (AKU) JADI ORANG INDONESIA KARYA TAUFIQ ISMAIL M.Hum., Ahmad Bahtiar,
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v2i2.%p

Abstract

Tulisan ini mencoba menggambarkan sejarah Indonesia yang kelam pada masa akhir orde baru yang terangkum dalam kumpulan puisi Malu Aku Jadi Orang Indonesia (MAJOI) karya Taufik Ismail. Puisi-puisi dalam kumpulan ini menampilkan berbagai kebobrokan aklahk bangsa ini menyangkut prilaku korupsi, nepotisme, hedonisme,  dan pelanggaran HAM. Akibat segala macam kekecewaan, akhirnya rakyat yang dipelopori mahasiswa berhasil melengserkan rezim orde baru. Kritik  dalam kumpulan puisi ini disampaikan dengan bahasa yang indah selain penuh dengan humor. Selain persoalan bangsa, persoalan lain dimunculkan seperti olahraga, pelajaran bahasa, kisah para pahlawan, dan ketawakwaan. Hal ini membuktikan keluasan wawasan dan pangandangan penyairnya. Kata Kunci : Indonesia, Puisi, Malu (Aku) Jadi Orang Indonesia, Taufiq Ismail
Religiusitas dalam Puisi Subuh Karya Amir Hamzah dan Kembali Pada Tuhan Karya Jalaluddin Rumi Handayani, Tutik; Bahtiar, Ahmad; Relawati, Haeni
REFEREN Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/referen.v1i1.9169

Abstract

Tujuan penelitian ini membandingkan puisi "Subuh” karya Amir Hamzah dan "Kembali Pada Tuhan” karya Jalaludin Rumi dan bagaimana kedua pengarang tersebut mendeskripsikan religiusitasnya. Amir Hamzah dan Jalauddin Rumi dalam mendeskripsikan religiusitas dalam puisinya. Puisi "Subuh” merupakan salah satu karya dari Amir Hamzah yang cukup populer dikalangan penikmat sastra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan hasil penelitian dengan kata-kata. Hasil dari penelitian tersebut Amir Hamzah menggambarkan sisi religusitasnya dengan memberikan gambaran seorang hamba yang kadang kali lalai terhadap perintah Tuhannya. Begitu apiknya Amir Hamzah mendeskripsikan hubungan seorang hamba dengan Tuhannya (hablum min an-nas). Sedangkan puisi "Kembali Pada Tuhan” karya Jalauddin Rumi merupakan puisi yang memiliki makna cukup dalam. Menghadirkan bagaimana sifat Tuhan yang Maha pengampun terhadap hamba-Nya. Selayaknya serasi Asmaul Husna yakni al-Ghafur yang berarti Maha Pengampun atas dosa-dosanya hamba-Nya. Maha Pemurah akan sifat pengampun-Nya. Tetap menerima seorang hamba meski telah berulang kali melakukan dosa. Kedua puisi tersebut menghadirkan religiusitas dengan cara yang hampir serupa. Akan tetapi, keduanya tentu memiliki perbedaan dalam mewujudkan aspek religiusitas tersebut. Amir Hamzah menampakkkan nilai religiusitas dari sudut pandang seroang hamba. Sedangkan Jalaluddin Rumi menonjolkan nilai Religiusitas dari sudut pandang sang Pencipta.
Development of Poketun Application (Augmented Reality-Based Pocket Book of Pantun) to Improve Children’s Literacy Skills and Literary Appreciation Rahman, Ahmad Syaeful; Bahtiar, Ahmad
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 8, No 1 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v8i1.9166

Abstract

This study aims to develop Poketun (Pocket Book Pantun Based on Augmented Reality) as an interactive digital medium to enhance elementary school students’ reading literacy and literary appreciation. The research adopted a research and development (R&D) design with a qualitative approach, based on the 4D development model (Define, Design, Develop, Disseminate). Data were collected through observation, interviews, documentation, and expert validation, and were subsequently analyzed descriptively. The results revealed that students’ initial reading literacy and pantun appreciation were still low; most students merely memorized pantun without understanding their aesthetic and moral values. The Poketun application was then designed with thematic pantun content, AR visualization, audiovisual features, and interactive tools that support both reading and composing pantun. Expert validation indicated that the application was feasible to use, with suggestions for improvement such as simplifying navigation, adding more diverse pantun, and providing offline access. Classroom implementation showed positive responses: students were more enthusiastic, motivated to read, and better able to grasp the meaning of pantun. Teachers also reported that the application enriched learning variation and reduced students’ boredom. The novelty of this study lies in integrating AR with literary learning, in contrast to previous studies that mostly focused on science or mathematics. Theoretically, the study expands the discourse on reading literacy and children’s literary appreciation in digital contexts, while practically, it offers innovative learning media and contributes to preserving local cultural heritage.