Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Matematika Penjumlahan Melalui Menggunakan Media Konkret Pada Siswa Kelas II Arita s; Erwin Nurdiansyah; Mulyadi; Abdul Wahid
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1217

Abstract

This study aimed to improve students' mathematics learning outcomes in addition material through the use of concrete media for second-grade students at UPT SDN 124 Tedeboe. This research was Classroom Action Research conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The subjects were second-grade students of UPT SDN 124 Tedeboe. Data were collected through learning achievement tests, observations, and documentation. The results showed that the use of concrete media improved students' learning outcomes in addition material. Students became more active, enthusiastic, and better understood addition concepts through direct manipulation of real objects. Learning mastery increased from the pre-cycle to cycle I and cycle II. Therefore, concrete media effectively improved mathematics learning outcomes in addition material for second-grade students at UPT SDN 124 Tedeboe
Penerapan Pembelajaran Matematika Interaktif Berbasis Teknologi Untuk Menghubungkan Konsep Akademik Dengan Kehidupan Digital Siswa Faisal Sattar; Erwin Nurdiansyah; Nur Afni; Abdul Wahid
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1218

Abstract

This study aimed to improve students’ mathematics learning outcomes through the implementation of technology-based interactive mathematics learning to connect academic concepts with students' digital lives at UPTD SD 88 Sabantarng, Tompobulu District, Maros Regency. This research employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The subjects were students of UPTD SD 88 Sabantarng in the 2025/2026 academic year. Data were collected through learning achievement tests, observations, and documentation. The results showed that technology-based interactive mathematics learning improved students' learning outcomes. The use of digital learning applications, interactive videos, and digital quizzes increased students' participation, enthusiasm, and understanding of mathematical concepts related to their digital lives. Learning mastery improved from the pre-cycle to cycle I and cycle II. Therefore, technology-based interactive mathematics learning effectively improved mathematics learning outcomes in elementary school students.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Game Menggunakan Media Kartu Angka Untuk Meningkatkan Pemahaman Perkalian Siswa Kelas 3 UPT SDN 241 Labose Kamriah Kamriah; Erwin Nurdiansyah; Mulyadi Mulyadi; Abdul Wahid
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman perkalian siswa kelas III UPT SDN 241 Labose melalui penerapan model pembelajaran berbasis game menggunakan media kartu angka. Permasalahan yang ditemukan dalam pembelajaran matematika adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep perkalian karena pembelajaran masih didominasi metode ceramah dan latihan soal yang kurang menarik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III UPT SDN 241 Labose Tahun Pelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis game menggunakan media kartu angka mampu meningkatkan pemahaman perkalian siswa. Siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran karena kegiatan belajar dikemas dalam bentuk permainan yang menyenangkan. Peningkatan pemahaman siswa terlihat dari meningkatnya nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar pada setiap siklus. Dengan demikian, model pembelajaran berbasis game menggunakan media kartu angka efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman perkalian siswa kelas III UPT SDN 241 Labose.
Strategi Guru dalam Menanamkan Nilai Disiplin dan Tanggung Jawab pada Siswa Kelas IV SD Inpres Batangmata Sapo No. 73 Kepulauan Selayar Abdul Basri; Sri Hastati; Mulyadi Mulyadi; Abdul Wahid
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1261

Abstract

1 Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab pada siswa kelas IV SD Inpres Batangmata Sapo No. 73 Kepulauan Selayar, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi terhadap guru kelas IV sebagai informan utama, serta kepala sekolah, siswa, dan orang tua sebagai informan pendukung yang dipilih melalui purposive sampling, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi keteladanan, pembiasaan, pemberian nasihat, penguatan (reward), konsekuensi edukatif (punishment), pengawasan, serta komunikasi dengan orang tua secara konsisten dalam menanamkan nilai disiplin, sementara penanaman nilai tanggung jawab paling banyak didukung data pada strategi keteladanan dan pembiasaan. Keteladanan guru ditemukan sebagai strategi yang paling cepat membentuk perilaku siswa. Faktor pendukung meliputi dukungan kepala sekolah, budaya sekolah yang disiplin, kerja sama orang tua, dan kesesuaian strategi dengan tahap perkembangan siswa, sedangkan faktor penghambat meliputi pola asuh keluarga yang kurang mendukung, pengaruh teman sebaya, penggunaan gawai berlebihan, dan rendahnya kesadaran sebagian siswa akan pentingnya nilai karakter.