Keberagaman mahasiswa di perguruan tinggi—meliputi perbedaan gaya belajar, kemampuan, minat, dan latar belakang—menuntut pendekatan pembelajaran yang responsif dan fleksibel. Salah satu pendekatan yang relevan adalah pembelajaran berdiferensiasi, yang menyesuaikan konten, proses, dan produk pembelajaran berdasarkan kesiapan, minat, dan profil belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review dengan menganalisis 11 artikel ilmiah terkait penerapan pendekatan berdiferensiasi di perguruan tinggi (2021–2025). Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) pendekatan berdiferensiasi dapat diterapkan secara efektif di perguruan tinggi melalui berbagai strategi inovatif seperti Picture and Picture, Brain-Based Learning, dan integrasi teknologi; (2) penerapannya berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar, keterlibatan mahasiswa, literasi keberagaman, kepercayaan diri, serta sikap moderasi beragama; dan (3) terdapat peluang luas untuk mengintegrasikan pendekatan ini dengan model pembelajaran lain (seperti PBL, PjBL, atau blended learning) serta memperluasnya ke kegiatan ekstrakurikuler. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan berdiferensiasi layak dikembangkan lebih lanjut sebagai respons terhadap keragaman dan kebutuhan belajar di perguruan tinggi.