Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

TRANSFORMASI KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN: MENDEKONSTRUKSI MODEL KEPEMIMPINAN TRADISIONAL UNTUK MENDORONG INOVASI DAN KEUNGGULAN AKADEMIS Said Subhan Posangi; Syafrin Ngiode; Ainun Manggo
Irfani (e-Journal) Vol. 19 No. 2 (2023): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v19i2.4348

Abstract

Tujuan tulisan ini adalah untuk menganalisis referensi tentang transformasi kepemimpinan dalam Pendidikan, perubahan model kepemimpinan tradisional menjadi kepemimpinan yang modern sesuai dengan zama sekarang ini. Digunakan metode studi literatur, yakni proses Menyusun secara sistematis dan tersusun beberapa model teori tentang model kepemimpinan Pendidikan pada lembaga Pendidikan. Fokus tulisan ini adalah menganalisis teori transformasi kepemimpinan Pendidikan khususnya mengenai dekonstruksi model kepemimpinan tradisional dalam mendorong inovasi dan keunggulan akademis pada lembaga pendidikan. Sumber referensi yakni dari artikel jurnal, buku dan teori lainnya yang berhubungan dengan fokus konten dari judul tulisan ini. Hasil Penelitian yakni Transformasi kepemimpinan pendidikan mencakup perubahan tata kelola, paradigma, dan nilai-nilai fundamental. Pemimpin abad ke-21 harus menjadi fasilitator pembelajaran, inovator, dan berorientasi pada hasil. Keterampilan yang diperlukan termasuk pemahaman teknologi, analisis data, manajemen sumber daya, dan hubungan interpersonal. Partisipasi aktif pemangku kepentingan, pendekatan inklusif, dan dorongan terhadap inovasi menjadi fokus transformasi. Evaluasi kinerja yang berkelanjutan juga menjadi tanggung jawab pemimpin modern. Dekonstruksi model kepemimpinan tradisional menjadi penting dalam menghadapi perubahan dan mendorong inovasi. Fleksibilitas kepemimpinan, pemberdayaan, promosi inovasi, dan pengakuan terhadap keanekaragaman adalah aspek kunci dekonstruksi. Dampak positif melibatkan budaya inovasi, kolaborasi, pemanfaatan teknologi, pengembangan keterampilan abad ke-21, peningkatan efisiensi, dan penyelarasan dengan tuntutan industri.
Enhancing Islamic Education Quality through Educational Supervision and ICT Posangi, Said Subhan; Lundeto, Adri; Labaso, Syahrial; Anwar, Herson; Damopolii, Mujahid
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v13i2.1955

Abstract

This study explored the role of education supervisors in enhancing the professional competence of Islamic Religious Education (PAI) teachers in madrasahs across six provinces in Sulawesi, Indonesia. The research responds to concerns over the uneven quality of PAI instruction, which is often hindered by weak supervision, limited training, and inadequate use of digital tools. Employing a qualitative approach, the data were collected through semi-structured interviews, participatory observations, and document analysis. Thematic analysis was used to identify key supervisory functions and challenges. The findings revealed that education supervisors significantly contributed to improving teacher quality through classroom observations, performance evaluations, personalized mentoring, and facilitation of professional training—particularly in the integration of ICT. However, supervision was often constrained by internal factors such as teacher motivation and seniority, as well as external barriers like limited infrastructure and resistance to innovation. To address these challenges, the study presented an ICT-based supervisory model that emphasizes collaboration, reflective practice, and strategic support. This research contributes to the literature by offering a contextualized framework for supervision in Islamic education and proposing scalable strategies for professional development. It also provides global relevance for Islamic educational institutions facing similar structural and pedagogical constraints.
Strategi Pelaksanaan Layanan Bimbingan Konseling Berbasis Kurikulum K13 di Madrasah Aliyah Sabrun Jamil Botupingge Taruna, Ariswan; Posangi, Said Subhan; Pantu, Eka Prastian
IHSANIKA : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/ihsanika.v3i2.2646

Abstract

The K13 Curriculum-based counseling guidance strategy is an approach in guidance and counseling services that is in line with the principles and structure of the K13 Curriculum. This strategy aims to assist students in achieving optimal development in accordance with the demands of the curriculum, both in academic, personal, social, and career aspects. The research method used is qualitative with data collection techniques through interviews, and documentation. The results of this study show that the strategy for implementing counseling guidance services based on the K13 curriculum at Madrasah Aliyah Sabrun Jamil Botupingge applies individual counseling strategies, consultation, group counseling, group guidance, remedial teaching which aims to help individuals and groups in overcoming difficulties, increasing self-potential, and achieving optimal development in various aspects of life.
KAJIAN TEORITIS DAN FILOSOFIS MANAJEMEN PEMBELAJARAN Dani, Rahmat; Posangi, Said Subhan; Yasin, Zohra
Journal of Islamic Education Management Research Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Islamic Education Management Research (JIEMER)
Publisher : Pasca Sarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/jiemr.v2i1.685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kajian teoritis dan filosofis manajemen pembelajaran, penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan kulitatif. Tekink yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mencari sumber dari buku, jurnal serta sumber-sumber yang relevan dengan kajian teoritis, filosofis manajemen pembelajaran. Hasil penelitian menemukan bahwa manajemen pembelajaran sebagai proses kegiatan mengelola pembelajaran melalui kegiatan menciptakan dan mengembangkan kerjasama, dengan upaya perencanaan, pelaksanaan, pengorganisasian, dan pengawasan sehingga usaha pengaturan proses belajar mengajar dalam rangka menciptakan proses belajar mengajar yang efektif dan efisisen.
PERENCANAAN PENDIDIKAN DALAM STUDI ALQURAN DAN HADITS Ngadi, Main; Posangi, Said Subhan; Anwar, Herson
Journal of Islamic Education Management Research Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Islamic Education Management Research (JIEMER)
Publisher : Pasca Sarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58194/jiemr.v1i2.1016

Abstract

Tulisan ini membahas mengenai perencanaan pendidikan dalam alquran dan hadis penelitian ini menggunakan metode content analysis. Analisis isi adalah sebuah  metode penelitian yang tidak menggunakan manusia sebagai objek penelitian. Metode ini menggunakan simbol atau teks yang ada dalam media tertentu untuk diolah dan dianalisis. Analisis teks dalam pesan teks didasarkan pada indera manusia baik itu didengar, dilihat, dan dirasakan maksud teks. Yang memiliki tujuanu ntuk menganalisis tujuan perencanaan pendidikan menurut alquran dan hadis, prinsip perencanaan pendidikan alquran dan hadis dan fungsi perencanaan pendidikan menurut alquran dan hadis serta bagaimana pengaplikasian didunia pendidikan. Sehingga proses kegiatan perencanaan tetap tersu berjalan secara optimal. tujuan perencanaan pendidikan adalah sebagai alat ukur atau penentu sasaran atau tujuan yang akan dicapai. Perencanaan pendidikan yang dicontohkan oleh nabi muhammad merupakan perencanaan flexibel. fungsi perencanaa.
Nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam Kearifan Lokal Bolaang Mongondow (Mototompiaan, Mototabian bo Mototanoban) Silangen, Ovenly Utomo; Damopolii, Mujahid; Posangi, Said Subhan
Pekerti: Journal Pendidikan Islam dan Budi Pekerti Vol. 4 No. 1 (2022): FEBRUARY
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.911 KB) | DOI: 10.58194/pekerti.v4i1.1230

Abstract

Penelitian ini membahas tentang nilai-nilai pendidikan Agama Islam dalam kearifan lokal Bolaang Mongondow (Mototompiaan, Mototabian bo Mototanoban) dan Implikasinya pada pembelajaran Akidah Akhlak di MAN I Kotamobagu. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif melalui teknik pengumpulan data yaitu, melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif melalui tiga tahapan yaitu, reduksi data, display dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai kearifan lokal Bolaang Mongondow (Mototompiaan, Mototabian bo Mototanoban) sarat akan nilai-nilai pendidikan Agama Islam, karena mengandung perintah-perintah Allah SWT dalam rangka pembentukan akhlak manusia secara horizontal. Implikasinya pada pembelajaran Akidah Akhlak di MAN I Kotamobagu yakni pembentukan akhlak siswa menjadi lebih baik. Siswa memiliki sikap saling menghargai dan menghormati serta memiliki rasa kekeluargaan dan kedekatan emosional yang tinggi diantara mereka, baik antara siswa dengan siswa maupun siswa dengan guru.
Teori Belajar dalam Perspektif Islam Posangi, Said Subhan
Al-Minhaj : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1 No 3 (2019): Al-Minhaj : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pascasarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teori belajar yang kemudian paling banyak berkembang di Barat modern sampai sekarang ialah teori belajar behavioristik, Gestalt dan Medan Teori belajar behavioristik, pandangannya terhadap manusia sangat bersifat biologik. Sebagaimana teori koneksionisme dari thorndike yang dikembangkan dalam tahun 1913, 1932, 1935 dan 1968, kemudian conditioning yang dipelopori oleh Pavlov (1927) dan dikembangkan oleh Watson (1970). Kemudian tori belajar lain yang juga berkembang di Barat yaitu Gestalt yang dikembangkan oleh Kohler (1925, 1942) dan Skinkoffka (1935), dan Wertheimer (1945). Selanjutnya dikembangkan pula teori Medan oleh Kurt Lewin (1935, 1936, dan 1942) yang bertolak dari prinsip Gestalt dngan menambah hal baru. Dimana, teori tersebut berpendirian bahwa “The Whole is Primary” dan bagian-bagiannya dikenal melalui diferensiasi atau individualisasi. Maka mempelajari sesuatu menurut teori ini bukan melalui bagian-bagian, melainkan lewat keseluruhan
Landasan Kurikulum Pendidikan Islam Posangi, Said Subhan
Al-Minhaj : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1 No 4 (2019): Al-Minhaj : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pascasarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam karya ilmiah ini tujuannya untuk mengkaji kurikulum berbasis Pendidikan Agama Islam. Adapun hasil dari karya ilmiah tersebut, dapat di simpulkan bahwa tujuan pendidikan islam memiliki perbedaan dengan tujuan pendidikan lain. Diantaranya, tujuan pendidikan menurut paham pragmatisme yang menitikberatkan pemanfaatan hidup manusia di dunia. Dalam kurikulum, terdapat pengelolaan komponen perencanaan yang harus diperhatikan faktornya, yaitu tujuan, konten, aktivitas belajar, sumber dan evaluasi. Dalam implementasi kurikulum terdapat 3 tahap yaitu pengembangan program, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi. Untuk itu, kurikulum bukan hanya diperlukan bagi para penyusun. Tetapi haruslah dipahami bagi pengawas pendidikan dan dijadikan dasar pertimbangan oleh pelaksana kurikulum yaitu para pengawas, guru serta pihak-pihak yang berkaitan dengan tugas-tugas pengelolaan pendidikan
PROGRESIVITAS ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER PADA PESERTA DIDIK Erwinsyah, Alfian; Posangi, Said Subhan; Maliki, Putriani L.; Ferdiansyah, Muhammad Arif
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2024): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v12i1.4772

Abstract

This research aims to analyze research articles on the progressivity of the application of science and technology to the development of students' character This research is a literature study using the Narrative Literature Review method. Data sources come from reputable international journals contained in the Scopus database, accessed through scopus.com, using keywords that have been determined from the initial study, namely Science and Technology and character. The research period covered the last 4 years (2019-2023) and the scope in the country of Indonesia, where 4 articles were obtained that fit the research objectives. From the analysis of the journal articles, some important information was found, including the author's contribution, diagnostic methods used, and content relevant to the research topic on the relationship between Science and Technology and character. The results found are (1) Using ICT-based Learning Media in introducing and teaching about the character of environmental care to students (2) Using LCD media and learning resources from the internet for problem solving of moral and social situations represented visually in the form of animated sketches. (3) Using a digital technology-based evaluation system Automated Short Essay Scoring directly affects students' confidence and character (4) Implementing a 15-minute reading system using ICT by browsing learning websites before learning can increase confidence to learn.
THE INCULCATION MODEL OF REGION MODERATION VALUES IN ISLAMIC SENIOR HIGH SCHOOL (MADRASAH ALIYAH) Posangi, Said Subhan; Damhuri
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2024): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v12i1.5945

Abstract

The challenge in promoting religion moderation values is going to be very complex in this recent era, due to many violences happened in schools in the form of verbal, psychological, or physical. However, madrasah (Islamic school) as an educational institution which always struggle to minimalize the deviant behaviors as the result of the lack of tolerance, equality, diversity, and the others. Therefore, this study aimed to reveal the strategy of the inculcation of religion moderation values in private Islamic senior high schools (private madrasah aliyah) in Gorontalo. Furthermore, the qualitative research method was used to study the strategies implemented by five private Islamic senior high schools in Gorontalo in inculcating various moderation values. This study aimed to show that the model of the inculcation of religion moderation values consisted of some models namely introduction model, habituation model, exemplary model, and the inculcation of the values in the school environment. Even there was a similarity in the inculcation of those values, the school (madrasah) also had the differences supported by some backgrounds such as environment, school organization, facility, human resource, activity, and the others. Therefore, this study concluded that the strategy implemented referring to the structural model. However, the differences of the structural model reflected to the different culture or rules which indicated that the strategy of the inculcation of religion moderation values used the structural model based on the local culture of the madrasah.