Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

DESCRIPTIVE STUDY OF WAITING TIME FOR PRESCRIPTION SERVICES AT THE PHARMACY INSTALLATION OF ROEMANI MUHAMMADIYAH HOSPITAL SEMARANG Ratna Wulandari; Sri Suwarni; Qorri Ainun Naimah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.17145

Abstract

Hospitals are health facilities that provide health services evenly by prioritizing efforts to cure disease and restore health, which are carried out in harmony and integrated with efforts to improve health and prevent disease in a referral setting, and can be utilized for education and research personnel. Waiting time for prescription services is a major factor in patient satisfaction in services provided at the hospital. If a patient who seeks treatment at the hospital waits for a prescription for a longer time, then his satisfaction will be lower than the shorter waiting time. The purpose of this study was to determine the waiting time for prescription services at the Roemani Muhammadiyah Hospital Pharmacy Installation in Semarang. This research method is a descriptive study with a total population of 1000 subjects and a sample of 240 subjects. The sampling technique used was random sampling. The research was carried out from May to August 2019. Data analysis used descriptive statistic analysis. The average waiting time for prescription services is 62 minutes for concoction recipes and 33 minutes for non-concoction recipes. The conclusion in this study is that the waiting time for prescription services at the Roemani Muhammadiyah Hospital Pharmacy Installation in Semarang is not in accordance with the recommendations of the Ministry of Health, namely ? 30 minutes for non-concoction drugs and ? 60 minutes for concoction drugs
SISTEM INFORMASI FITOFARMAKA (SIFITA) BERBASIS WEB SEBAGAI SUMBER INFORMASI APOTEKER Sri Suwarni; Timmy Gondo Atmodjo; Pertiwi Setyaningrum; Gilang Rizki Al Farizi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.18450

Abstract

Pharmaceutical services are a direct and responsible form of service for pharmacists in Indonesia to provide pharmaceutical preparations to patients. One of the pharmaceutical preparations given is traditional medicine. Phytopharmaca is a form of traditional Indonesian medicine that comes from plants that have undergone pre-clinical trials and clinical trials that can be submitted by pharmaceutical staff. In the Era 4.0 of the industrial revolution, it is very possible for services to be made easier when accessing information systems because it is faster so that it can maintain patient trust. Advances in technology in all fields can bring many benefits, one of which is in the pharmaceutical world. The information system was built on a web basis so that it is easy to use because it can be accessed via various electronic media such as laptops, PCs or gadgets and can be accessed at any time via the internet network. With this convenience, many users from pharmaceutical and non-pharmaceutical personnel will be able to get information from phytopharmacies circulating on the market. The aim of this research is to create a web-based information system as a source of information for pharmaceutical staff about Phytopharmaca. The research design was experimental, descriptive qualitative with a triangulation method by means of observation, interviews and official literature review in FGD. The instrument used is a Depth Interview sheet which has been reviewed by experts. The result of this research is a Web-based Information System which contains content regarding Phytopharmaca as a source of information for pharmaceutical personnel with features that pay attention to content, format, accuracy and ease of use with the name SIFITA. The menu in SIFITA is a list of phytopharmaca, phytopharmaca product gallery, profile, contact, knowledge about phytopharmaca complete with photos and regulations which can be downloaded.
ANALISIS HEALTH BELIEF MODEL PADA TERAPI MINOR ILLNESS TENAGA TEKNIS KEFARMASIAN DENGAN PEMANFAATAN TANAMAN OBAT DI PUSKESMAS KOTA SEMARANG Sri Suwarni; Ferika Indrasari; Dwi Rahmawati; Tunik Saptawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15845

Abstract

Puskesmas telah menerapkan kegiatan pelayanan kesehatan tradisional berupa pemanfaatan Taman Obat Keluarga (TOGA), display tanaman obat, dan pembinaan pengobatan tradisional sebagai standar pelaksanaan pengintegrasian pelayanan kesehatan tradisional. Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) berperan dalam swamedikasi terhadap minor illness di fasilitas kesehatan. Masyarakat memilih obat tradisional sebagai opsi pengobatan karena dapat diperoleh dengan mudah tanpa resep dokter. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa peran Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) dalam terapi minor illness dengan pendekatan Health Belief Model. dalam pemanfaatan obat tradisional.  Metode deskriptif dengan analisa deskriptif  Health Belief Model dikelompokkan berdasarkan berdasarkan variable perceived susceptibility, health motivation, perceived benefitsm, dan perceived barriers. Teknik sampling menggunakan metode total sampling yaitu seluruh TTK yang bekerja di Puskesmas Kota Semarang.  Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2021   Hasil perceived susceptibility sebanyak  90 %,perceived benefitsm 80 %,health motivation 84%, dan perceived barriers sebanyak 82 %. Simpulan Peran TTK dalam terapi minor illness berupa pemilihan dan pengolahan tanaman obat yang sesuai dengan penyakit pasien, penanaman TOGA, dan kegiatan minum jamu
THE EFFECTIVENESS OF THE SIJAHE DIGITAL APPLICATION AS A TOOL FOR PHARMACISTS IN EDUCATION ON THE USE OF TRADITIONAL MEDICINE Sri Suwarni; Nurista Dida Ayuningtyas; Erna Tri Wulandari; Aris Widayati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15846

Abstract

Obat tradisional banyak yang memanfaatkan untuk imunbooster dengan merebus ataupun mengkonsumsi berupa rendaman ataupun bentuk olahan herbal lainnya. Apoteker membutuhkan akses cepat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk memberikan saran kepada masyarakat. Pemanfaatan teknologi informasi merupakan salah satu solusinya. Implementasi Aplikasi berbasis Digital bagi Apoteker dapat menjadi kunci utama penambah informasi yang aksestable. Tujuan riset ini adalah untuk menganalisis efektifitas aplikasi berbasis digital Sistem Informasi Jamu dan Herbal (Sijahe) untuk tools apoteker dalam edukasi masyarakat dalam menggunakan obat tradisional. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan survey untuk mengambil data yang dilakukan pada tahun 2020.  Populasi adalah seluruh apoteker di Indonesia yang berjumlah 121ribu dengan sample sebanya 20 apoteker setiap provinsi besar dengan tekhnik pengambilan sample dengan random sampling. yang. Uji efektifitas pada apoteker sebagai agent of change, terhadap 6 aspek pengembangan produk, yakni TI (Teknologi Informasi), Kualitas Informasi, Kualitas Pelayanan, Pengguna, Kepuasaan Pengguna dan Keuntungan Bersih. Hasil pengembangan diperoleh aplikasi digital Si Jahe yang berisi data base penggunaan berbagai obat tradisional di Indonesia. Hasil survey secara kualitatif menunjukkan aplikasi SIJAHE memiliki dampak positif terhadap 6 aspek dan dapat diterima dengan baik. Keunggulan utama aplikasi SIJAHE adalah kualitas informasi yang sangat baik. Sementara, pada aspek konstruksi IT masih ada keterbatasan pada sistem interaksi yang masih dikembangkan, yakni masih ada bagian tertantu belum user friendly. Simpulan Aplikasi SIJAHE telah merubah persepsi dan kemampuan terhadap penggunaan obat herbal di tengah masyarakat. Peranan apoteker educator sumber informasi obat tradisional, memberikan pengaruh dengan adanya tools SIJAHE, melalui validasi data yang telah dilaksanakan
SIX SIGMA UNTUK PERBAIKAN LAYANAN RESEP DI RS X KOTA SEMARANG Sri Suwarni; Metrikana Novembrina
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 1 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v8i1.1330

Abstract

Six sigma is an improvement method that focuses on output quality improvement free from defects and important value for customers. Based on pharmacy service standards at the Hospital, that at each stage of the prescription service flow, efforts were made to prevent the occurrence of medication errors. The purpose of this study was to determine the performance of prescription services in outpatient pharmacy installations by calculating potential medication error events analyzed with Six Sigma used to determine the priority of quality improvement output, namely a decrease in defects in prescription services. observational descriptive research design, the population of this study were outpatient pharmacy patients, sampling techniques with probability sampling method. The sample in this study were 150 recipes. Using the instrument, check the observation sheet for counting medication errors. There are 5 stages of problem solving in the Six Sigma method, they are define, measure, analyze, analyze, and control. The value of the service performance prescription value, yield = 92.98%, defect = 6.54%, meaning that the service performance of prescription of RSI Sultan Agung outpatient pharmacy unit which still gives the opportunity for the emergence of medication error is 6.54%. If the sigma 2.146 is still needed an improvement in the performance of prescription services. Calculated sigma levels are priority improvements in the phase of clinical prescribing, pharmacy prescribing, administrative prescribing, transcribing, and dispensing to improve patient safety
Gerakan Tiga Hati (Hidup Sehat Dan Hidup Bersih Dalam Rangka Menghalau Covid-19) Di Kelurahan Jebres Kecamatan Jebres Kota Surakarta Petra Hergian Mukti Pangestu; Sri Suwarni; Muhammad Saiful Amin; Dara Akwila Nugraheni; Ekklesia Lioness Yuwandita; Nila Widya Ningrum
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

COVID-19 (Corona Virus Disease-19) adalah suatu penyakit yang saat ini menjadi pandemi global dengan kasuskumulatif total 406.945 dari kasus konfirmasi positif di Indonesia sampai 31 Oktober 2020. Salah satu penyebabnaiknya angka konfirmasi positif adalah kurang diperhatikannya perilaku hidup bersih dan sehat. Perilaku HidupBersih dan Sehat (PHBS) adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasilpembelajaran, yang menjadikan seseorang, keluarga, kelompok atau masyarakat mampu menolong dirinya sendiri(mandiri) di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Masalah yang dihadapiadalah kurang memperhatikan pola hidup bersih dan sehat dimana dibuktikan oleh kuisioner pertanyaan dan hasil daripretest dan posttest. Metode yang digunakan adalah metode luring, materi menyikapi new normal pandemi, makananuntuk mencegah COVID-19, kemudian dilanjutkan materi perilaku hidup bersih dan sehat. Didapatkan kesimpulanbahwa warga memiliki pengetahuan tentang COVID-19, dibuktikan dari nilai signifikansi hasil pretest posttest(p<0,05) yang berarti penyuluhan memberikan perubahan perilaku dan diharapkan ilmu yang didapatkan benar-benardapat di implementasikan ke kebiasaan baru sehingga dapat mengurangi angka konfirmasi positif COVID-19. Kata Kunci : COVID-19, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Pandemi, New Normal
KEJADIAN STAGNANT DAN STOCKOUT OBAT KARDIOVASKULER DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT Eleonora Maryeta Toyo; Sri Suwarni; Yolanda Ernidiasanti
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52216/jfsi.vol4no2p41-49

Abstract

Drug management is carried out as an effort to control drug inventory in hospital pharmacy installations to know the incidence of stagnant and stockout of cardiovascular drugs from the internal medicine specialist poly. This research was conducted in March-April 2021, with a cross-sectional study design with retrospective data search. The data instrument used is an electronic stock card specifically for the use of cardiovascular drugs in hospital outpatient installations, including; antianginal, antidyslipidemic, antihypertensive, and antiplatelet drugs. The number of samples used was 50 items of cardiovascular drugs. Data processing is carried out qualitatively and quantitatively. The results showed that the highest number was found in the antihypertensive therapy class as many as 32 items with an amount of stagnant 12% and a total stockout of 31.3%. Keywords: Cardiovascular Medicine, Stagnant, Stockout, Hospital
Optimalisasi Biaya Pengendalian Obat Kategori Fast Moving Menggunakan Metode EOQ Dan ROQ di Puskesmas Pegandon Kendal Jawa Tengah Nurul Najlatun Nisa; Ria Septiana; Sri Suwarni; Aditya, Martanty
Jurnal Farmasi Ma Chung: Sains, Teknologi, dan Klinis Komunitas Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Farmasi Ma Chung: Sains, Teknologi, dan Klinis Komunitas
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/jfmc.v2i2.31

Abstract

Pengendalian persediaan terkait perhitungan jumlah pemesanan obat di Puskesmas Pegandon hanya berdasarkan pengalaman kebutuhan periode sebelumnya dan tidak terdapat perhitungan terkait kapan harus dilakukan pemesanan kembali, sehingga peneliti tertarik untuk menganalisis biaya yang optimal dan mengetahui kuantitas pemesanan obat menggunakan metode EOQ dan menggunakan metode ROP untuk mengetahui titik pemesanan kembali. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah pengendalian persediaan obat kategori fast moving di Puskesmas Pegandon tahun 2022 sudah memenuhi efisiensi biaya, dan mengetahui apakah penggunaan metode EOQ dan ROP dapat meningkatkan efisiensi biaya obat kategori fast moving di Puskesmas Pegandon. Hasil penelitian menunjukkan obat dengan kategori fast moving setelah dilakukan perhitungan EOQ diperoleh kuantitas pemesanan tiap obat dan metode EOQ memberikan efisiensi biaya yang diketahui dari TIC EOQ lebih rendah dibandingkan TIC Puskesmas Pegandon, dimana terjadi penghematan biaya sebesar 83% dari TIC Apotek Puskesmas Pegandon. Metode ROP memberikan hasil diketahui batas kapan dilakukannya pemesanan kembali tiap item obat berdasarkan nilai minimum persediaan yang diperoleh dari hasil perhitungan ROP
Komunikasi, Edukasi, Informasi Obat dan Promosi Kesehatan pada Warga Kalisegoro Semarang Kerjasama dengan Klinik Nadi Medika Shabrina, Ayu; Sri Suwarni; Dharmawan Dharmawan; Maria Ulfah; Junvidya Heroweti; Khoirul Anwar; Urva Fresiva; Muhammad Ikhsan; Ibrahim Arifin
ABDIMAS Madani Vol 7 No 02 (2025): Jurnal Abdimas Madani
Publisher : LPPM STIKES Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/abdimas.v7i02.187

Abstract

Kalisegoro, sebuah wilayah di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, menghadapi berbagai tantangan kesehatan masyarakat, seperti tingginya kasus hipertensi, diabetes melitus, asam urat, serta penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Pengetahuan masyarakat yang masih rendah mengenai penggunaan obat yang benar, ditambah literasi digital kesehatan yang terbatas, menyebabkan praktik pengobatan yang tidak aman seperti polifarmasi dan penghentian antibiotik sebelum waktunya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan warga dalam penggunaan obat yang rasional serta meningkatkan kemampuan dalam mengakses informasi obat melalui situs resmi Badan POM. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pendampingan, dan pelatihan praktis. Sosialisasi difokuskan pada bahaya polifarmasi, penggunaan antibiotik yang tepat, serta pentingnya konsultasi dengan tenaga kesehatan. Pendampingan dilakukan secara individual untuk mengidentifikasi obat yang dikonsumsi warga dan memberikan konsultasi terkait interaksi serta jadwal obat. Pelatihan BPOM dilakukan dengan praktik langsung. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan perubahan sikap warga terhadap penggunaan obat. Mayoritas peserta menunjukkan pemahaman yang lebih baik dan berkomitmen untuk tidak lagi menggunakan antibiotik tanpa resep. Selain itu, warga menjadi lebih terampil dalam mengecek legalitas obat secara mandiri. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat dan mendorong perilaku pengobatan yang lebih bertanggung jawab secara berkelanjutan.
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA SISTEM INFORMASI PBF ALAT KESEHATAN DI PT PENTA VALENT SEMARANG DENGAN METODE END USER COMPUTING SATISFACTION (EUCS) Aulia Wahyu Agustya; Sri Suwarni; Ratna Wulandari; Eleonora Maryeta Toyo; David Laksamana Caesar; Ifany Chairunissa
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 2 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/mrb3ns34

Abstract

Alat kesehatan termasuk dalam kategori perbekalan farmasi yang berbentuk instrumen dan tidak mengandung zat aktif obat. Proses distribusinya diawasi oleh pemerintah, termasuk pengendalian mutu, guna memastikan bahwa produk yang beredar selalu sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Salah satu sarana yang mendukung proses distribusi tersebut adalah sistem komputerisasi, sebagaimana diatur dalam pedoman Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepuasan pengguna serta menilai efektivitas Sistem Informasi PBF Alat Kesehatan di PT. Penta Valent Semarang dengan menggunakan pendekatan End User Computing Satisfaction (EUCS). Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 17 responden yang merupakan pengguna Sistem Informasi PBF Alat Kesehatan. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner, yang disusun berdasarkan lima dimensi utama dalam metode EUCS dan telah diuji validitas serta reliabilitasnya. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menilai aspek isi (content), keakuratan (accuracy), tampilan (format), ketepatan waktu (timeliness), dan kemudahan penggunaan (ease of use) dari sistem informasi yang digunakan di PT. Penta Valent Semarang. Tingkat kepuasan pengguna terhadap sistem informasi menunjukkan hasil sebagai berikut: dimensi isi sebesar 76,86%, dimensi keakuratan 77,25%, tampilan 76,47%, kemudahan penggunaan 75,68%, dan ketepatan waktu 77,64%. Rata-rata keseluruhan tingkat kepuasan pengguna adalah sebesar 76,78%, yang termasuk dalam kategori puas.
Co-Authors Agustina Ratna Wulandari Amalia Solichati Rizqi Aris Widayati Aris Widayati Arlina Safitri Atalia Ina Bulu Atalia Ina Bulu Aulia Arfiyani Aulia Halimatus Sa'diyah Aulia Wahyu Agustya Ayu Shabrina Ayuningtyas, Nurista Dida Ban, Felisia Bani Buanasari Dara Akwila Nugraheni David Laksamana Caesar, David Laksamana Destine Harenda Destryana Aryanti Devi Syahrilia Khotimah Dharmawan Dharmawan Ditya Novanda Sari Dwi Nurul Handayani Dwi Rahmawati Eka Rosita Aprilia Ekklesia Lioness Yuwandita Eleonora Maryeta Eleonora Maryeta Toyo Eni Masruriati Eni Sucitra Murti Erna Tri Wulandari Fachry Abda El Rahman Ferika Indrasari Ferika Indrasari Ferika Indrasari Ferina Damayanti Fitriani Mediastuti Fransisca Gloria Fransisca Gloria Fransisca Gloria Happy Elda Murdiana, Happy Elda Heroweti, Junvidya Ibrahim Arifin Ifany Chairunissa Ivan Junius Mesak Khamdiyah Indah Kurniasih KHOIRUL ANWAR Laela Novita Sari M. Mudadsir Syatibi MARIA ULFAH Martanty Aditya, Martanty Martinus Nahak Melia Eka Rosita Metrikana Novembrina Metrikana Novembrina Metrikana Novembrina Muhammad Ikhsan Muhammad Ikhsan Musirotul Alfiah Nila Widya Ningrum Nita Fajaryanti Nur Ermawati Nurista Dida Ayuningtyas Nurul Najlatun Nisa Pertiwi Setyaningrum Pertiwi Setyaningrum Pertiwi Setyaningrum Petra Hergian Mukti Pangestu Qorri Ainun Naimah Qorri Ainun Naimah Rahma Widya Riyantara Ratna Wulandari Ratna Wulandari Ratna Wulandari ria septiana Ria Septiyana Ria Septiyana Rini Widyastuti Rissa Maharani Dewi Rizki , Gilang Safitri, Yunita Diyah Setiawan Setiawan Shafira Septiana Haryanti Siti Sofiani Sri Asih Handayani Timmy Gondho Atmodjo Timmy Gondo Atmodjo Tunik Saptawati Urva Fresiva Warlan Sugiyo Yolanda Ernidiasanti