p-Index From 2021 - 2026
13.791
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Proyeksi: Jurnal Psikologi Psikologika : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Jurnal Psikologi Jurnal Psikologi JURNAL PSIKOLOGI UDAYANA Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi PSYMPATHIC Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Jurnal Psikologi Integratif Jurnal Psikologi Perseptual Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Ecopsy Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Psikologi Talenta JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Motiva: Jurnal Psikologi Jurnal Spirits Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru PEDULI: Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat Psikologi Konseling: Jurnal Kajian Psikologi dan Konseling Psikostudia : Jurnal Psikologi Jurnal Ilmiah Psikologi Mind Set Jurnal Psikohumanika Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Ilmiah Psyche Psychopreneur Journal Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Psikosains: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi Bulletin of Counseling and Psychotherapy Jurnal Inovasi Penelitian Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Patria : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Health and Behavioral Science Jurnal Psikologi Malahayati G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan INSPIRA: Indonesian Journal of Psychological Research JOURNAL OF PSYCHOLOGY HUMANLIGHT Action Research Literate (ARL) Jurnal Impresi Indonesia Journal of Social Research Jurnal Psikologi Wijaya Putra (Psikowipa) Jurnal Social Library Jurnal Cakrawala Ilmiah JISOS: Jurnal ilmu sosial Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Psikologi Insight Media Bina Ilmiah Psikologia : Jurnal Psikologi Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Manajemen : Jurnal Ekonomi Devotion : Jurnal Pengabdian Psikologi Psycho Holistic Jurnal Psikologi Udayana Jurnal Riset Psikologi Humanitas
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Adversity Quotient Training Untuk Menurunkan Culture Shock Pada Mahasiswa Luar Jawa Tahun Pertama Veronica Bintang Kusumaningtyas; Doddy Hendro Wibowo
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.6102

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas adversity quotient training untuk menurunkan culture shock pada mahasiswa rantau yang berkuliah di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) tahun pertama. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah Mahasiswa UKSW yang berasal dari luar Jawa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu voluntary sampling dengan melibatkan 12 mahasiswa luar Jawa tahun pertama UKSW. Instrumen pengambilan data menggunakan skala culture shock  yaitu ABCs of Culture Shock. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adversity quotient training terbukti efektif dalam menurunkan culture shock pada mahasiswa luar Jawa tahun pertama yang berkuliah di UKSW dengan nilai signifikansi (asymp. Sig.2-tailed) adalah 0.002, karena nilai 0.002 lebih kecil dari 0.05, maka hipotesis dalam penelitian ini diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu adversity quotient training efektif untuk menurunkan culture shock mahasiswa UKSW tahun pertama yang berasal dari luar Jawa. Kata kunci: culture shock, adversity quotient training, mahasiswa
HUBUNGAN ANTARA EMOTION FOCUSED-COPING DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA GURU SMK SWASTA Dewanti Indah Permatasari; Doddy Hendro Wibowo
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 7: Februari 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i7.695

Abstract

Welfare for teachers who teach in private vocational schools is different from teachers who are in public schools. This makes a difference in the psychological well-being of each teacher. Many factors can affect a person's psychological well-being, one of which is emotion focused- coping. The purpose of this study was to determine the relationship between emotion focused-coping and psychological well-being. The research method in this study is a qualitative method with a correlational research design. The research instrument used in this study was The Ways of Coping scale to measure emotion-focused coping variables and the psychological well-being scale to measure psychological well-being variables. The results of the correlation test using Pearson's correlation yielded a correlation coefficient of 0.009 with a significance of 0.947 (p <0.05). Based on these results it can be seen that the two variables have no relationship, so it can be concluded that emotion focused-coping has no effect on psychological well-being. It is possible that psychological well-being is influenced by factors other than emotion-focused coping
Peran Self efficacy terhadap Burnout yang Dimoderatori Jenis Kelamin pada Mahasiswa Bekerja Paruh Waktu Jessica Pramesti Pranoto; Doddy Hendro Wibowo
Jurnal Psikologi Udayana Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JPU.2023.v10.i01.p08

Abstract

Kuliah sambil bekerja banyak terjadi di kalangan mahasiswa. Namun, bila mahasiswa tidak mampu menyeimbangkan waktu kuliah dan bekerja maka akan terjadi burnout. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran self efficacy terhadap burnout pada mahasiswa yang bekerja paruh waktu dimoderatori jenis kelamin. Alat ukur dalam penelitian ini adalah skala self efficacy dan skala burnout. Sampel yang digunakan berjumlah 110 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive. Responden merupakan mahasiswa strata satu yang bekerja paruh waktu dan belum berkeluarga. Analisis kuantitatif dalam penelitian ini menggunakan metode Moderated Regression Analysis (MRA) sebagai alat penguji hipotesis. Hasil menyatakan bahwa hipotesis diterima (p<0,05) yaitu ada peran negatif self efficacy terhadap burnout. Peranan tersebut berkontribusi lebih kuat pada laki-laki daripada perempuan. Kontribusi self efficacy terhadap burnout pada mahasiswa laki-laki sebesar 2,87%, sedangkan pada mahasiswa perempuan sebesar 1,52%. Semakin tinggi self efficacy seseorang, maka burnout semakin rendah dan kontribusinya lebih kuat pada laki-laki dibandingkan pada perempuan.
Dynamics Of Employee Organizational Commitment Reviewed from Role Conflict Ardhana, Daniel Evan; Wibowo, Doddy Hendro
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 13, No 4 (2024): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v13i4.15898

Abstract

Role conflict in sales marketing employees can potentially cause an employee to have low organizational commitment, resulting in failure to follow processes, inconsistent and inconsistent with what is expected by the company where they work. The purpose of this research is to examine the relationship between role conflict and organizational commitment in sales marketing employees. This research uses quantitative research methods. The sampling technique used was purposive sampling. The number of participants was 57 respondents. The research results show that the Pearson correlation value is -0.577 with sig. = 0.000 (p < 0.05). This means that there is no relationship between role conflict and organizational commitment in sales marketing employees. The implication of this research is that there needs to be intervention to reduce role conflict in employees so that it forms organizational commitment. Role conflict pada karyawan bagian penjualan (sales marketing) bisa berpotensi menyebabkan seorang karyawan memiliki organizational commitment yang rendah sehingga menyebabkan kegagalan dalam mengikuti proses, inkonsisten dan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh perusahaan tempatnya bekerja. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji hubungan role conflict dengan organizational commitment pada karyawan bagian penjualan (sales marketing). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan Sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Jumlah partisipan sebanyak 57 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pearson correlation sebesar -0,577 dengan sig. = 0,000 (  < 0,05). Hal ini berarti bahwa tidak terdapat hubungan antara role conflict dengan organizational commitment pada karyawan bagian penjualan (sales marketing). Implikasi dari penelitian ini yaitu perlu ada intervensi terhadap role conflict pada karyawan agar rendah sehingga membentuk organizational commitment  
Perilaku Cyberloafing Dapat Menimbulkan Prokrastinasi Kerja yang Membahayakan Perusahaan Santoso, Yosie Okta; Wibowo, Doddy Hendro
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 4 (2022): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i4.9133

Abstract

This study aimed to answer the correlation between cyberloafing and work procrastination on employees of PT. X in Jakarta. Researchers used a saturated sampling technique with a total population of 62 employees of PT. X in Jakarta. Data were analyzed using product moment correlation from Spearman. There are two scales used in this study, the cyberloafing scale and the work procrastination scale. The results showed a correlation of 0.586 (p <0.05), means that there was a strong and positive significant relationship between cyberloafing and work procrastination on employees of PT. X in Jakarta. The positive correlation obtained in this study means that the higher the cyberloafing, the higher the work procrastination. On the other hand, the lower the cyberloafing, the lower the work procrastination. The results of this study can be a reference for companies to be aware of the responsibilities that must be carried out as staff and use the internet during working hours, so that work procrastination can also decrease because employees can work effectively and efficiently for the sustainability of a company or organization.Penelitian ini bertujuan untuk menjawab tentang adanya hubungan antara hubungan cyberloafing dan prokrastinasi kerja pada karyawan PT. X di Jakarta. Peneliti menggunakan teknik sampling jenuh dengan total populasi 62 karyawan PT. X di Jakarta. Metode analisis data menggunakan korelasi product moment dari Spearman. Ada dua skala yang dipakai dalam penelitian ini, yaitu skala cyberloafing dan skala prokrastinasi kerja. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi sebesar 0,586(p<0.05), yang berarti ada hubungan signifikan kuat dan positif antara cyberloafing dan prokrastinasi kerja pada karyawan  PT. X di Jakarta. Korelasi positif yang didapatkan dalam penelitian ini mengartikan semakin tinggi cyberloafing, akan semakin tinggi juga prokrastinasi kerja. Sebaliknya, semakin rendah cyberloafing, maka akan semakin rendah juga prokrastinasi kerja. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi para perusahaan untuk dapat menyadarkan tanggung jawab yang harus dilakukan sebagai staf dan penggunaan internet selama jam kerja, sehingga prokrastinasi kerja juga dapat menurun sebab karyawan dapat bekerja secara efektif dan efisien untuk keberlangsungan suatu perusahaan atau organisasi.
Gambaran Subjective Well-Being Pada Pria Generasi Sandwich Manurung, Anggie Maureen; Hendro Wibowo, Doddy
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena generasi sandwich, dimana individu harus menanggung kebutuhan ekonomi orangtua dan anak secara bersamaan, menjadi tantangan tersendiri bagi pria dewasa. Tekanan ekonomi dan sosial yang dihadapi dapat memengaruhi kesejahteraan subjektif mereka. Penelitian ini bertujuan untuk memahami subjective well-being pada pria generasi sandwich. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi kasus untuk memahami pengalaman subjektif partisipan secara mendalam. Partisipan dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari tiga pria generasi sandwich. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian hasil wawancara disusun dalam bentuk verbatim dan dianalisis dengan teknik coding. Hasil penelitian menunjukkan meskipun partisipan menghadapi keterbatasan finansial dan tekanan sosial, mereka tetap mampu merasakan kebahagiaan melalui hal-hal sederhana, seperti pencapaian kecil yang bermakna dan relasi yang hangat dengan keluarga. Kesejahteraan subjektif mereka tidak diukur dari bebasnya mereka dari segala permasalahan, melainkan dari kemampuannya mengelola beban hidup dan tetap mempertahankan harapan serta makna hidup. Faktor-faktor yang memengaruhi kondisi ini mencakup kepuasan terhadap kehidupan saat ini, masa lalu, dan masa depan; harapan untuk perubahan hidup; penilaian sosial; kualitas hubungan interpersonal; kesehatan; pekerjaan; pendapatan; spiritualitas; aktivitas waktu luang; serta afek positif dan negatif.
Quarter Life Crisis di Masa Dewasa Awal: Studi Pada Pemuda Jawa yang Belum Bekerja Joti Dyana Handayani; Doddy Hendro Wibowo
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2026): JURRISH: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrish.v5i2.7542

Abstract

Quarter life crisis is a phase of identit, emotional, and life purpose crisis commonly experienced during early adulthood, especially when faced with pressure related to life achievements, employment, and social expectations. this study aims to describe the dynamics of quarter lufe crisis experienced by unemployed Javanese young adults. a qualitative approach using a case study method was employed to understand the participants subjective experiences. Data were collected through in depth interview with three informants aged 18-29 ears, residing in Central Java, who were currently unemployed. The findings show that these young Javanese individuals tend to experience symptoms of quarter life crisis such as anxiety about the future, feelings of worthlessness, social pressure from family and surroundings, and confusion about life direction. Moreover, the patriarchal nature of Javanese culture adds further pressure on the informants. This study concludes that the quarter life crisis among Javanese young adults has unique characteristics shaped by cultural context and socioeconomic conditions. These findings are expected to serve as a foundation for developing more culturally contextual psychological interventions and contribute to cross cultural studies on early adulthood development.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGANKECEMASAN MENGHADAPI DUNIA KERJA PADA FRESHGRADUATES DI KOTA DAN KABUPATEN TEGAL Nathanael Adin Nugroho Kurniawan; Doddy Hendro Wibowo
Jurnal Riset Psikologi Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Riset Psikologi
Publisher : Departemen Psikologi, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jrp.v8i1.17317

Abstract

Elevated unemployment rates induce concern in recent graduates regarding their transition into the workforce; nevertheless, social support from their surroundings helps mitigate this anxiety. The objective of the study was to ascertain the correlation between social support and anxiety in connection to the workforce among recent graduates. This study employs quantitative methodologies with a correlational analytic design. The participants comprised 123 recent graduates who had not yet entered the workforce, selected through a purposive sample technique. This study utilized the Social Support Scale (SSS) and the Career Anxiety Scale (CAS) as tools. The findings of this study indicate that social support exhibits a positive and significant link with anxiety related to the workforce among recent graduates (r = 0.653, sig = 0.000). Consequently, it can be inferred that social support does not mitigate anxiety levels among recent graduates.
Antara Tanggung Jawab dan Karir (Gambaran Adversity Quotient pada Guru Pembimbing Khusus) Irmanuelan Mangansige; Doddy Hendro Wibowo
Humanitas (Jurnal Psikologi) Vol 4 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/humanitas.v4i3.2876

Abstract

The purpose of this study was to determine the description of the adversity quotient of special/resource teacher with honorary status, in facing the challenge of difficult situations during their duties and responsibilities in the career. The research method used is qualitative with a case study approach. The data collection method used interviews with interview guidelines based on the adversity quotient theory. Participants in this study were two special/resource teachers with honorary statuses in Salatiga city. The results of the study explained that both participants were aware of and could face difficult situations that came from other people and from within themselves. Besides, the character and social support shown can influence both participants in their actions and help them to survive difficult situations. Keywords: adversity quotient, special/resource teacher, honorary teacher.
Hubungan antara Kecerdasan Emosional dan Adaptabilitas Karier Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) “X” di Kota Salatiga Zania Timur Maulidina; Doddy Hendro Wibowo
Humanitas (Jurnal Psikologi) Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/humanitas.v5i1.3388

Abstract

Students need to prepare themselves for their desired career. This study aims to determine the relationship between emotional intelligence and career adaptability among vocational students. This study used a sample of 66 students of SMK "X" class XII with a non-probability sampling technique. The instrument used in this study was translated from the Career Adapt-Abilities Scale (CAAS) and Wong and Law Emotional Intelligence Scale (WLEIS). The results of data analysis using the Pearson Product Moment correlation technique showed the coefficient value of r = 0.945 (p <0.05), meaning that there was a significant positive relationship between emotional intelligence and career adaptability students of SMK "X" in Salatiga. The research implication for vocational high school students is the importance role of emotional intelligence through process of recognizing the emotions of oneself and others so as to increase career adaptability to face the career world. Keywords: emotional intelligence, career adaptability of vocational students
Co-Authors Aditama, Rona Frediansa Afif Jauza Suhpatriajati Al azzam, Dennis Wildan Albertus Candra One Number Simanjorang Andika, Andre Novan Andreas Kristiawan Angelique Shifra Putri Ardhana, Daniel Evan Aryani, Fitrie Asih Nuryani Aurelia Tiffany Hartanto Bambang Nursiswanto Bangsa, Galang Sukma Biring, Reski Natalia Bunga Tara Ayodani Chrisanta Arum Veronica Claudia Maysitta Yuslin Nanda Crescenzo, Pietro Debora Vestalia Debora Vestalia Debora Vestalia Deline Atfanti Putri Dennis Wildan Al azzam Desia Wahyu Febrianingrum Desia Wahyu Febrianingrum Destariza Akbar Dwi Pamungkas Deviani Dwi Putri Dewanti Indah Permatasari Dewita Karema Sarajar Dharminto Bima Sakti Dhiya Surya Salsabilla, Kr Dwi Setya Ariani Elang Patria Samudra Elisabet Istharini Ellyda Yohan Pranindhita Pranindhita Elvitha Fricilya Sou Emmanuel Satyo Yuwono Endah Nurul Lestyorini Enjang Wahyuningrum Ergy Nehemia Erida Yeussy Nainggolan Eryna Mariestha Siahaan Esther Jacobus Eunike Euangeline Trifena Laalah Fabiola Ester Karunia Pangalila Fahsadilla, Syehan Fanda, Keisya Shaskia Dea Felipe Porsa Jason Pemasela Fernandes, Brigida Daniela Henriques Filibiana, Natasya Devi Frangki Reinaldo Laike Galang Sukma Bangsa Giannita Virgy Pramono Goszal, Irene Miracle Philian Happy, Anggunita Shekina Hartono, Oei Yanashia Siswo Helmita Asima Manalu Hendry Martin Kawengian Hermawan, Michael Ida Sinlaeloe Ika Oktafia Indra Lucky Ohy Invokavit Putri Mbarasi Wau Irene Miracle Philian Goszal Irmanuelan Mangansige Janetiana, Maria Teresa Jessica Pramesti Pranoto Joti Dyana Handayani Kevin Alvito Adi Pradipta Kezia Puspitha Evav Lobwaer Kojongian, Monica Geaby R. Kojongian, Monica Geaby Rivana Krismi Diah Ambarwati Kurniawan, Nathanael Adin Nugroho Kurniawan, Zanuar Ishak Laksono Septhallia Anjani Lalangjaya Sinawang Surya Lase, Poppy Dyan Jelita Lestyorini, Endah Nurul M.A Therik, Wilson Mahastya Mahastya Manurung, Anggie Maureen Margaretta Nababan Marshanda Meiva Reasoa Meitrix Amelia Langie Melsi Ranita Tamanampo Merna Christina Latumahina Nani Nadya Cintariani Nathanael Adin Nugroho Kurniawan Nicholas Iswadi Nisaul Mahmudah Nisaul Mahmudah Nugroho, Adyatma Susilo Nugroho, Oktafian Noka Yudistira Oktavina May Anja Olivia Fridaram Padang, Emastya Lisu Paijanto, Yohanes Pamungkas Putra Santosa Pamungkas, Destariza Akbar Dwi Patricia, Cherenita Fonda Petra Gian Cinta Cicilia Pranoto, Jessica Pramesti Putri, Cantika Berlian Kusuma Raharja, Kho Susan Rahmadhanty, Shiva Ramadhani, Nadya Vinansia Rian Delmar Etwiory Rikman Unter Rosana Puspa Kalam Sagala, Selfi Priska Salsalbillah Ramadhanti Santoso, Aldofo Yofino Santoso, Yosie Okta Sari, Wulan Hertika Setiarsih, Hanik Siahaan, Eryna Mariestha Sucianggala, Markus Alvin Suryanto Sudibyo, Rafi Qurniawan Bayu Sukmawati Sukmawati Syehan Fahsadilla The, Aurelia Tiffany Hartanto Theresia Sulistyani Tobing, David Frands Agus Elymar Lumban Trijati, Robertus Adimas Tuwo, Praysi Theresia Valensia, Karen Joe Vania Yus Veda Veronica Bintang Kusumaningtyas Veronica Bintang Kusumaningtyas Viola Nathasya Wahyu Caraka Pratama Wahyuni Kristinawati Walewangko, Alexandra Celadine Katya Wangko, Samuel Miracle Wibisono, Agustinus Yogi Wowor, Marcell Devano Rangga Yayi Suryo Prabandari Yohana Listiyono Putri Yosafat Banu Satriantono Zania Timur Maulidina Zefanya Amarya Christy