This Author published in this journals
All Journal Proyeksi: Jurnal Psikologi Psikologika : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Jurnal Psikologi Jurnal Psikologi JURNAL PSIKOLOGI UDAYANA Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi PSYMPATHIC Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Jurnal Psikologi Integratif Jurnal Psikologi Perseptual Jurnal Sains Psikologi Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Ecopsy Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan Jurnal Psikologi Talenta JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Motiva: Jurnal Psikologi Jurnal Spirits Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru PEDULI: Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat Psikologi Konseling: Jurnal Kajian Psikologi dan Konseling Psikostudia : Jurnal Psikologi Jurnal Ilmiah Psikologi Mind Set Jurnal Psikohumanika Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Ilmiah Psyche Psychopreneur Journal Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Psikosains: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi Bulletin of Counseling and Psychotherapy Jurnal Inovasi Penelitian Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Patria : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Health and Behavioral Science Jurnal Psikologi Malahayati G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi INSPIRA: Indonesian Journal of Psychological Research Action Research Literate (ARL) Jurnal Impresi Indonesia Journal of Social Research Jurnal Riset Psikologi Jurnal Psikologi Wijaya Putra (Psikowipa) Jurnal Social Library Jurnal Cakrawala Ilmiah JISOS: Jurnal ilmu sosial Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Psikologi Insight Media Bina Ilmiah Psikologia : Jurnal Psikologi Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Manajemen : Jurnal Ekonomi Devotion : Jurnal Pengabdian Psikologi Psycho Holistic Jurnal Psikologi Udayana
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kecemasan Menghadapi Dunia Kerja Pada Fresh Graduates Kurniawan, Nathanael Adin Nugroho; Wibowo, Doddy Hendro
Jurnal Riset Psikologi Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Riset Psikologi (Terbitan Mei 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jrp.v8i1.17317

Abstract

Abstrak : Tingkat pengangguran yang tinggi membuat fresh graduates mengalami kecemasan dalam menghadapi dunia kerja, dukungan sosial dari lingkungan bisa menekan tingkat kecemasan yang dihadapi oleh fresh graduates. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada fresh graduates. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain analisis korelasional. Partisipan dari penelitian ini adalah 123 fresh graduates yang belum bekerja, dengan menggunakan teknik purposive sampling. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah Social Support Scale (SSS) dan Career Anxiety Scale (CAS). Penelitian ini menemukan bahwa dukungan sosial memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap kecemasan menghadapi dunia kerja pada fresh graduates (r = 0,653 dan sig = 0,000). Implikasi yang dapat diperoleh adalah pentingnya kesadaran bagi para fresh graduates untuk memiliki koping mekanisme yang baik untuk mengurangi kecemasan.
REGULASI DIRI DAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA ANGGOTA PADUAN SUARA Wowor, Marcell Devano Rangga; Wibowo, Doddy Hendro
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 1 (2025): EDISI 13
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i1.5845

Abstract

Academic procrastination among university students is influenced by several factors, one of which is self-regulation. This study aims to analyze the relationship between self-regulation and academic procrastination among university students who are members of a choir. Using a quantitative approach with accidental sampling, 123 choir group students were selected as participants. Data were collected using the Self-Regulated Learning Scale and the Procrastination Assessment Scale for Students (PASS), then analyzed with the Pearson product-moment correlation test. Results showed a positive correlation of 0.589 with a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant positive relationship between self-regulation and academic procrastination. This finding contradicts previous studies that reported a negative correlation between the two variables. The implication suggests that self-regulation does not always serve as a protective factor against academic procrastination, especially among students involved in choir activities.
Psychoeducation Program: Parent-Child Mediation to Reduce the Intensity of Gadget Use in Early Childhood Destariza Akbar Dwi Pamungkas; Ika Oktafia; Galang Sukma Bangsa; The, Aurelia Tiffany Hartanto; Hendry Martin Kawengian; Doddy Hendro Wibowo
Devotion : Jurnal Pengabdian Psikologi Vol. 4 No. 01 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/q2dvqy50

Abstract

The use of digital gadgets presents both opportunities and challenges for early childhood development. While gadgets can facilitate access to information, improve communication, expand social networks, and foster creativity, improper or unsupervised use may lead to adverse effects. This community service activity aimed to provide psychoeducation to parents and guardians of students at TK Kartini Banyubiru regarding the impact of gadget use on young children. The intervention was delivered in the form of a psychoeducational session, attended by 48 participants. The results indicated that participants responded positively to the session, reporting increased awareness and new insights into effective parenting practices. This activity contributed to enhancing parents' understanding of how to appropriately manage and supervise their children's gadget use, thereby helping to mitigate potential negative consequences.
HUBUNGAN KETERLIBATAN DALAM ORGANISASI KEMAHASISWAAN DENGAN ADAPTABILITAS KARIR PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR Ohy, Indra Lucky; Wibowo, Doddy Hendro
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i6.6622

Abstract

Adaptabilitas karir menjadi suatu kemampuan yang perlu dimiliki oleh mahasiswa terutama saat menghadapi masa transisi dimana mereka harus beradaptasi terhadap perubahan perannya menjadi pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan keterlibatan dalam organisasi kemahasiswaan dengan adaptabilitas karir pada mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini melibatkan mahasiswa tingkat akhir dengan jumlah 100 mahasiswa menggunakan metode pengambilan sampel yaitu non-probability sampel dengan teknik accidental sampling. Alat ukur yang digunakan berupa angket kuesioner skala likert yang terdiri dari kuesioner Career Adapt-Ability Scale (CAAS) dan Extracurricular Involvement Inventory (EII). Analisa data menggunakan uji korelasi product moment-Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif signifikan antara keterlibatan mahasiswa dan adaptabilitas karir pada mahasiswa dengan koefisien korelasi sebesar r = 0,574 dengan hasil sig. = 0,001 atau (p<0, 05). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk lebih aktif dalam organisasi kemahasiswaan guna meningkatkan keterampilan yang dapat menunjang kesiapan dalam memasuki dunia kerja.
HUBUNGAN SELF-ESTEEM DENGAN SELF-DISCLOSURE PENGGUNA SECOND ACCOUNT PADA USIA DEWASA AWAL Angelique Shifra Putri; Doddy Hendro Wibowo
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Self-esteem serves as one of the factors influencing self-disclosure when using second account Instagram. This study aims to examine the relationship between self-esteem and self-disclosure among second account users in early adulthood. This research employs a quantitative approach using Pearson product-moment correlation method. The research subject consisted of 190 participants who were second account Instagram users aged 18-25 years in Indonesia, selected through snowball sampling technique. Self-esteem measurement utilized the RSES (Rosenberg's Self-esteem Scale) and self-disclosure was measured using an adapted scale from the RSDS (Revised Self-disclosure Scale). The results indicated that there was no significant relationship between self-esteem and self-disclosure, with a correlation value of -0.022 and a significance value of 0.759 (p>0.05). The implications of this research contribute to theoretical development by suggesting that there are other factors with greater contributions than self-esteem that influence self-disclosure
HUBUNGAN ANTARA ADAPTASI KARIR DAN JOB HOPPING INTENTION PADA KARYAWAN GENERASI Z Melsi Ranita Tamanampo; Doddy Hendro Wibowo
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adaptasi karir dan job hopping intention pada karyawan generasi Z. Adaptasi karir dipandang sebagai kompetensi psikososial yang berperan dalam menghadapi perubahan dan tantangan pekerjaan, sedangkan job hopping intention adalah kecenderungan individu untuk sering berpindah pekerjaan dalam waktu singkat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel berjumlah 156 responden berusia 15–28 tahun yang telah melakukan perpindahan kerja dalam waktu 1–2 tahun. Instrumen yang digunakan adalah Career Adapt-Abilities Scale (CAAS) dan skala Job Hopping dari Lake et al. (2017). Hasil analisis Pearson menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara adaptasi karir dan job hopping intention (r = -0,014; p = 0,859). Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor lain di luar adaptasi karir kemungkinan memiliki pengaruh lebih besar terhadap intensi karyawan untuk berpindah kerja
Hubungan Antara Konsep Diri dan Kematangan Karier Siswa SMA “X” di Salatiga Hartono, Oei Yanashia Siswo; Wibowo, Doddy Hendro
Action Research Literate Vol. 7 No. 11 (2023): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v7i11.203

Abstract

Karier adalah hal yang sangat penting bagi manusia, maka dari itu individu harus memiliki kematangan karier yang baik dan salah satu yang mempengaruhi kematangan karier adalah konsep diri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan antara konsep diri dan kematangan karier pada siswa SMA “X” di Salatiga. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian secara kuantitatif dengan teknik total sampling, total populasinya adalah 126 siswa. Metode analisis data menggunakan korelasi product moment dari Pearson. Terdapat dua skala yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu skala konsep diri dan skala kematangan karier. Hasil dari penelitian yaitu terdapat korelasi sebesar r = 0,322 dengan p = 0,001 (p<0,05), hal ini terdapat hubungan yang signifikan positif antara konsep diri dan kematangan karier. Artinya bila konsep diri tinggi maka kematangan karier juga tinggi, sebaliknya jika konsep diri rendah maka kematangan karier juga rendah. Hasil penelitian ini dalam menjadi acuan para guru BK untuk dapat membimbing siswa untuk memiliki konsep diri yang baik. Sehingga siswa dapat memiliki kematangan karier yang baik.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA REMAJA AWAL Claudia Maysitta Yuslin Nanda; Doddy Hendro Wibowo
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kewajiban utama remaja awal adalah belajar, yang mencakup menyelesaikan tugas tepat waktu dan menghadapi tantangan dengan baik. Akan tetapi, saat ini banyak remaja awal yang terbiasa menunda pekerjaannya terutama yang berkaitan dengan sekolah atau bisa disebut dengan prokrastinasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan prokrastinasi akademik pada remaja awal. Sampel pada penelitian ini dipilih menggunakan teknik quota sampling, dengan jumlah responden sebanyak 58 remaja awal aktif SMP Atmaja Wacana dari kelas 7-9. Metode pengumpulan data menggunakan Skala Motivated Strategies for Learning Questionnaire untuk mengukur motivasi belajar dan Skala Pure Procrastination Scale untuk mengukur prokrastinasi akademik. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi dari Pearson Product Moment. Berdasarkan hasil analisis data, didapatkan nilai koefisien antara prokrastinasi akademik dan motivasi belajar adalah 0,087 dengan nilai signifikansi = 0,514 (p > 0,05) yang berarti keduanya tidak memiliki hubungan yang signifikan. Maka dari itu, motivasi belajar tidak secara signifikan berhubungan dengan prokrastinasi akademik.
Self-Compassion with Loneliness in Late Teens Who Are Migrating Biring, Reski Natalia; Wibowo, Doddy Hendro
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 12, No 1 (2024): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v12i1.13432

Abstract

Late adolescence is a time when individuals begin to prepare themselves to determine their future. For this reason, many teenagers choose to migrate for the sake of their desired future, but late teens often experience loneliness. To reduce feelings of loneliness, teenagers need to increase self compassion for themselves. This research aims to determine the relationship between self compassion and loneliness in late adolescents who are migrating. This study uses a quantitative approach. The number of samples in this study was 203 young people who were currently migrating, sampling using the quota sampling technique. The measuring instrument used in this research is the Self Compassion Scale (SCS). Loneliness scale version 3 (UCLA version 3). The data analysis technique used is the Pearson Product Moment correlation technique. The results of this study show a correlation coefficient of r = -0.510 with a significance value of 0.000 (p<0.01), which means there is a significant negative relationship between self compassion and loneliness in late adolescents who are migrating. This means that the higher the self compassion, the lower the level of loneliness experienced by teenagers who are migrating. Vice versa, the lower self compassion, the higher the level of loneliness experienced by teenagers who are migrating. The implication of this research is that late adolescents who are migrating are not immersed in feelings of loneliness and need to increase self compassion by carrying out activities according to their own desires or are popular which provide benefits for themselves and the people around them, to avoid feelings of loneliness.Masa remaja akhir merupakan masa dimana individu mulai mempersiapkan diri untuk menentukan masa depan. Oleh sebab itu banyak remaja memilih untuk merantau demi masa depan yang diinginkan, namun remaja akhir sering mengalami loneliness. Untuk mengurangi perasaan loneliness maka remaja perlu meningkatkan self compassion pada dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self compassion dengan loneliness pada remaja akhir yang sedang merantau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 203 remaja akhir yang sedang merantau, pengambilan sampel pada menggunakan teknik quota sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini yaitu skala Self-Compassion Scale (SCS). Skala Loneliness scale version 3 (UCLA versi 3). Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian ini menunjukan koefisien korelasi r = -0.510 dengan nilai signifikansi 0.000 (p<0.01) yang berarti terdapat hubungan negatif signifikan antara self compassion dengan loneliness pada remaja akhir yang sedang merantau. Artinya, semakin tinggi self compassion maka semakin rendah tingkat loneliness yang dimiliki remaja yang sedang merantau. Begitu pun sebaliknya, semakin rendah self compassion maka semakin tinggi tingkat loneliness yang dimiliki remaja yang sedang merantau. Implikasi dari penelitian ini, yaitu remaja akhir yang sedang merantau tidak terlarut dalam perasaan loneliness dan perlu meningkatkan self compassion dengan melakukan aktivitas sesuai dengan keinginan diri sendiri atau digemari yang memberikan manfaat bagi diri sendiri dan orang disekitar, sehingga terhindar dari perasaan loneliness.
Locus of Control and Psychological Capital: The Key to Success for Thrifting Entrepreneurs Bangsa, Galang Sukma; Wibowo, Doddy Hendro
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 12, No 3 (2024): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v12i3.15123

Abstract

Psychological capital is one of the important personal resources for entrepreneurs, especially when they are in a less conducive environment. In addition to psychological capital, locus of control is also an important element in influencing an entrepreneur in running his business. This study aims to determine the relationship between locus of control and psychological capital in thrifting entrepreneurs. This study used snowball sampling technique and involved 110 thrifting entrepreneurs. The data collection method used the IPC-Locus of Control Scale and Psychological Capital Questionnaire-24 (PCQ-24). Based on the results of data analysis using Spearman rank correlation coefficient, the correlation coefficient between internal locus of control and psychological capital is 0.235 with a p value of 0.007 (p < 0.05) and the correlation coefficient between external locus of control and psychological capital is -0.259 with a p value of 0.003 (p < 0.05). Thus, thrifting entrepreneurs with high internal locus of control tend to have high psychological capital. The effort that thrifting entrepreneurs can make to increase psychological capital is to believe that everything that happens to their business is dominated by internal factors such as their ability to manage their business plays an important role in the progress of their business.Psychological capital merupakan salah satu sumber daya pribadi yang penting bagi wirausahawan, terutama saat berada dalam lingkungan yang kurang kondusif. Selain psychological capital, locus of control juga merupakan elemen yang penting dalam mempengaruhi seorang wirausahawan dalam menjalankan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara locus of control dengan psychological capital pada wirausahawan thrifting. Penelitian ini menggunakan teknik snowball sampling dan melibatkan wirausahawan thrifting sejumlah 110 orang. Metode pengumpulan data menggunakan Skala IPC-Locus of Control dan Psychological Capital Questionnaire-24 (PCQ-24). Berdasarkan hasil analisis data menggunakan Spearman rank correlation coefficient, didapatkan koefisien korelasi antara locus of control internal dengan psychological capital sebesar 0,235 dengan nilai p sebesar 0,007 (p < 0,05) dan koefisien korelasi antara locus of control eksternal dengan psychological capital sebesar -0,259 dengan nilai p sebesar 0,003 (p < 0,05). Dengan demikian, wirausahawan thrifting dengan locus of control internal tinggi cenderung memiliki psychological capital yang tinggi. Upaya yang dapat dilakukan wirausahawan thrifting untuk meningkatkan psychological capital adalah dengan meyakini bahwa segala sesuatu yang terjadi pada usahanya didominasi oleh faktor internal seperti kemampuannya dalam mengelola usaha berperan penting dalam kemajuan usahanya.
Co-Authors Afif Jauza Suhpatriajati Al azzam, Dennis Wildan Alexandra Celadine Katya Walewangko Andika, Andre Novan Andreas Kristiawan Angelique Shifra Putri Ardhana, Daniel Evan Aryani, Fitrie Asih Nuryani Bambang Nursiswanto Bangsa, Galang Sukma Biring, Reski Natalia Bunga Tara Ayodani Chrisanta Arum Veronica Claudia Maysitta Yuslin Nanda Crescenzo, Pietro Debora Vestalia Debora Vestalia Debora Vestalia Deline Atfanti Putri Desia Wahyu Febrianingrum Desia Wahyu Febrianingrum Destariza Akbar Dwi Pamungkas Deviani Dwi Putri Dewanti Indah Permatasari Dewita Karema Sarajar Dewita Karema Sarajar Dharminto Bima Sakti Dwi Setya Ariani Elang Patria Samudra Elisabet Istharini Ellyda Yohan Pranindhita Pranindhita Elvitha Fricilya Sou Emmanuel Satyo Yuwono Emmanuel Satyo Yuwono Endah Nurul Lestyorini Enjang Wahyuningrum Ergy Nehemia Erida Yeussy Nainggolan Eryna Mariestha Siahaan Esther Jacobus Eunike Euangeline Trifena Laalah Fabiola Ester Karunia Pangalila Fahsadilla, Syehan Fanda, Keisya Shaskia Dea Felipe Porsa Jason Pemasela Fernandes, Brigida Daniela Henriques Filibiana, Natasya Devi Frangki Reinaldo Laike Galang Sukma Bangsa Giannita Virgy Pramono Goszal, Irene Miracle Philian Happy, Anggunita Shekina Hartanto, Aurelia Tiffany Hartono, Oei Yanashia Siswo Helmita Asima Manalu Hendry Martin Kawengian Hermawan, Michael Ida Sinlaeloe Ika Oktafia Invokavit Putri Mbarasi Wau Irene Miracle Philian Goszal Janetiana, Maria Teresa Jessica Pramesti Pranoto Joti Dyana Handayani Kevin Alvito Adi Pradipta Kezia Puspitha Evav Lobwaer Kojongian, Monica Geaby R. Kojongian, Monica Geaby Rivana Krismi Diah Ambarwati Kurniawan, Nathanael Adin Nugroho Kurniawan, Zanuar Ishak Laksono Septhallia Anjani Lalangjaya Sinawang Surya Lase, Poppy Dyan Jelita Lestyorini, Endah Nurul M.A Therik, Wilson Mahastya Mahastya Margaretta Nababan Marshanda Meiva Reasoa Meitrix Amelia Langie Melsi Ranita Tamanampo Merna Christina Latumahina Nani Nadya Cintariani Nicholas Iswadi Nisaul Mahmudah Nisaul Mahmudah Nugroho, Adyatma Susilo Nugroho, Oktafian Noka Yudistira Ohy, Indra Lucky Oktavina May Anja Olivia Fridaram Padang, Emastya Lisu Paijanto, Yohanes Pamungkas Putra Santosa Pamungkas, Destariza Akbar Dwi Patricia, Cherenita Fonda Petra Gian Cinta Cicilia Pranoto, Jessica Pramesti Putri, Cantika Berlian Kusuma Raharja, Kho Susan Rahmadhanty, Shiva Ramadhani, Nadya Vinansia Rian Delmar Etwiory Rikman Unter Rona Frediansa Aditama Rosana Puspa Kalam Sagala, Selfi Priska Salsalbillah Ramadhanti Santoso, Aldofo Yofino Santoso, Yosie Okta Sari, Wulan Hertika Satyo Yuwono, Emmanuel Setiarsih, Hanik Siahaan, Eryna Mariestha Sucianggala, Markus Alvin Suryanto Sudibyo, Rafi Qurniawan Bayu Sukmawati Sukmawati Syehan Fahsadilla The, Aurelia Tiffany Hartanto Theresia Sulistyani Tobing, David Frands Agus Elymar Lumban Trijati, Robertus Adimas Tuwo, Praysi Theresia Valensia, Karen Joe Vania Yus Veda Veronica Bintang Kusumaningtyas Veronica Bintang Kusumaningtyas Viola Nathasya Wahyu Caraka Pratama Wangko, Samuel Miracle Wibisono, Agustinus Yogi Wowor, Marcell Devano Rangga Yayi Suryo Prabandari Yohana Listiyono Putri Yosafat Banu Satriantono Zania Timur Maulidina Zefanya Amarya Christy