Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Peran Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dalam penanganan pencemaran minyak di Pelabuhan Panjang Nawawi, Cholis Imam; Bintari, Pramudyasari Nur; Bhakti, Try Ananda Yusma
Journal Marine Inside Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v7i2.119

Abstract

Pencemaran minyak di wilayah pelabuhan merupakan permasalahan lingkungan maritim yang berpotensi menimbulkan dampak ekologis, sosial, dan ekonomi yang signifikan. Pelabuhan Panjang sebagai salah satu pelabuhan strategis di Indonesia memiliki intensitas aktivitas kapal dan bongkar muat yang tinggi, sehingga meningkatkan risiko terjadinya pencemaran minyak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Panjang dalam penanganan pencemaran minyak di wilayah Pelabuhan Panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara terstruktur dengan pihak terkait, serta studi dokumentasi terhadap peraturan dan laporan penanganan pencemaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSOP Kelas I Panjang berperan sebagai regulator, koordinator, dan pengawas dalam penanganan pencemaran minyak, yang diwujudkan melalui pemeriksaan dokumen dan peralatan pencegahan pencemaran, koordinasi lintas instansi, serta pengawasan pelaksanaan penanggulangan tumpahan minyak. Penanganan pencemaran minyak dilakukan melalui metode fisika, kimia, dan biologi sesuai dengan ketentuan nasional dan konvensi internasional. Namun demikian, masih terdapat tantangan berupa potensi kesalahan manusia dan keterbatasan kesiapsiagaan operasional. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penguatan sistem pengawasan dan peningkatan efektivitas penanganan pencemaran minyak di pelabuhan. Oil pollution in port areas represents a critical maritime environmental issue with significant ecological, social, and economic impacts. Panjang Port, as one of Indonesia’s strategic ports, experiences intensive shipping and cargo handling activities, which increase the risk of oil pollution incidents. This study aims to analyze the role of the Harbourmaster and Port Authority Office (KSOP) Class I Panjang in managing oil pollution at Panjang Port. A qualitative research approach with a descriptive-analytical method was employed. Data were collected through field observations, structured interviews with relevant stakeholders, and document analysis of regulations and pollution response reports. The findings indicate that KSOP Class I Panjang plays a crucial role as a regulator, coordinator, and supervisor in oil pollution management, implemented through document and equipment inspections, inter-agency coordination, and oversight of oil spill response operations. Oil pollution management is carried out using physical, chemical, and biological methods in accordance with national regulations and international conventions. Nevertheless, challenges remain, particularly related to human error and operational preparedness. This study is expected to contribute to strengthening port environmental governance and improving the effectiveness of oil pollution management in port areas.
SWOT Analysis of the Container Terminal PT. Jakarta International Container Terminal (JICT) Hasmerita Damanik, Leny; Nawawi, Cholis Imam; Kusharyanto, Kusharyanto; Dewi, Astri Kustina
Journal Marine Inside Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v6i1.82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pelayanan yang tepat untuk diterapkan di PT. Jakarta International Container Terminal (JICT) dalam bersaing dengan kompetitor dengan memperhatikan faktor inside dan faktor eksternal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis menggunakan matriks IFE-EFE, matriks IE, matriks SWOT, dan matriks QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Jakarta International Container Terminal (JICT) berada pada posisi develop and construct yang menggambarkan kondisi perseroan sedang tumbuh dan membangun, sehingga strategi yang sebaiknya dilakukan adalah strategi pengembangan dan peningkatan kapasitas arus peti kemas dengan mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas dan lahan diterminal. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis SWOT dan matriks QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Hasil analisis SWOT merekomendasikan perusahaan harus melakukan strategi Strength-Oppotunity (SO) mencakup dua alternatif strategi yang kemudian diurutkan dengan matriks QSPM untuk mendapatkan strategi prioritas. Hasil matriks QSPM mengurutkan dua alternatif strategi yaitu strategi pengembangan dan peningkatan kapasitas arus peti kemas dengan mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas dan lahan di terminal dengan skor TAS tertinggi sebesar 7,259 dan strategi membangun sinergiritas dengan patner bisnis untuk memenuhi ekspektasi pengguna jasa pelabuhan dengan skor TAS sebesar 6,801. Kedua strategi tersebut menjadi rekomendasi yang bisa dilakukan oleh perusahaan. Strategi yang sebaiknya diprioritaskan oleh perusahaan adalah mengembangkan dan meningkatkan kapasitas arus peti kemas dengan mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas dan lahan di terminal.  
Analysis of delays in the container loading and unloading process at the stevedoring stage at PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Pangkal Balam Nawawi, Cholis Imam; Bintari, Pramudyasari Nur; Adiguna, Yasfi
Journal Marine Inside Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/ejmi.v6i1.85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengatasi faktor-faktor yang menghambat aktivitas bongkar muat di PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Pangkal Balam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data primer yang diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung, serta data sekunder dari dokumen-dokumen terkait di kantor pelabuhan. Beberapa masalah yang dihadapi dalam proses bongkar muat di Pelabuhan Pangkal Balam meliputi kerusakan alat, antrian truk, kondisi cuaca, dan pasang surut air laut. Faktor-faktor ini berdampak negatif pada efisiensi dan efektivitas proses stevedoring, mengakibatkan keterlambatan pengiriman barang dan kerugian bagi eksportir dan importir. Upaya untuk mengurangi hambatan ini termasuk peningkatan pemeliharaan alat, pengaturan antrian truk yang lebih baik, dan adaptasi terhadap kondisi cuaca dan pasang surut. Penelitian ini juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan terhadap prosedur operasional yang ada untuk meningkatkan produktivitas dan kepuasan pengguna jasa pelabuhan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Pangkal Balam dalam meningkatkan pelayanan kepelabuhanan, sehingga pengiriman barang dapat tepat waktu dan pengguna jasa tidak dirugikan. Dengan demikian, pelabuhan dapat berfungsi optimal sebagai pusat aktivitas kepelabuhanan yang efisien dan efektif.  
The Influence of Ship Engine Noise Levels on Work Stress Levels of Ship Technicians Nawawi, Cholis Imam; Widodo, Agus; Dewi, Astri Kustina; Amala, Riza Nur
ARRUS Journal of Engineering and Technology Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/jetech2724

Abstract

Unnoticed high-intensity noise causes serious impacts on people ABK. Measuring noise levels in engine rooms on ships. Provide a solution how reduce noise and impact noise. The research aims to determine the level noise in the engine room. Excessive noise can cause an impact on employee health. Formulation of the problem in. This research is the relationship between noise intensity and stress levels worked as a ship technician The research was carried out using a sound level meter, measurement tool carried out in the engine room and measurements work stress level
Optimalisasi Kinerja Fresh Water Generator untuk meningkatkan Produksi Air Tawar di atas Kapal Nawawi, Cholis Imam; Nugroho, Anicitus Agung; Febrilianto, Yohandio
Journal Marine Inside Vol 4. No. 1 (2022)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.252 KB) | DOI: 10.62391/ejmi.v4i1.42

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yaitu penelitian yang bertujuan untuk memecahkan masalah-masalah aktual yang dihadapi serta mengumpulkan data atau informasi untuk disusun, dijelaskan dan selanjutnya dianalisis. Permasalahan yang sering terjadi dalam freshwater generator yaitu ketidaklancaran aliran air tawar dan air laut pada masing-masing pipa, suhu air tawar dan air laut yang tidak sesuai sebelum dan sesudah melewati freshwater generator, dan pergerakan atau kotoran yang menempel pada permukaan plat-plat baik itu pada evaporator maupun kondensor yang timbul akibat terjadinya penguapan pada evaporator dan pengembunan yaitu pada kondensor. Hal tersebut berakibat pada tidak optimalnya kinerja freshwater generator, menurunnya kuantitas dan kualitas produksi air tawar yang mengganggu konsumsi kebutuhan air tawar di atas kapal. Berdasarkan hal tersebut faktor penyebabnya dapat berasal dari kevakuman yang tidak tercapai, adanya gangguan bagian evaporator dan bagian kondensor. Perlu dilakukan penanganan berkaitan dengan hal tersebut, maka penelitian dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja freshwater generator. Berdasarkan hasil teori mengenai kinerja freshwater generator, agar jika suatu saat terjadi masalah kinerja freshwater generator dapat diatasi sesuai dengan pemecahan masalah yang akan diteliti pada penelitian ini. Maka penelitian ini diharapkan mampu memberikan solusi guna meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi air tawar di atas kapal.
Analysis of the Effectiveness of Technical Personnel Management on Main Engine Damage During Extreme Weather Conditions at Sea Rahmat Santoso; Cholis Imam Nawawi; Budi Purnomo; Andesvan Gumay
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Vol. 2 No. 2 (2025): Desember: Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/prosemnasproit.v2i2.53

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of technical personnel management in handling main engine failures during extreme weather conditions at sea. The main focus of this study is to assess the extent to which technical competence, communication, coordination, and preparedness of technical personnel contribute to the effectiveness of damage management. The method used is a descriptive quantitative approach with data collection through a closed-ended questionnaire based on a Likert scale. A total of 100 respondents who are ship engineering officers currently studying at a maritime campus were sampled. The results of the analysis show that the four independent variables (technical competence, communication, coordination, and preparedness) simultaneously have a significant effect on the effectiveness of handling main engine failures. From the results of the multiple linear regression test, the coefficient of determination (R²) value of 0.897 indicates that 89.7% of the variation in damage management effectiveness can be explained by these four variables. This finding indicates that good technical personnel management plays a significant role in reducing the risk of engine system failure during extreme weather.