Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Collaborative Governance in Accelerating Stunting Reduction in Aceh Besar Regency Nufiar, Nufiar; Azizah, Azizah; Syahroni, Faez; Manan, Abdul; Saprijal, Saprijal; Nurhadi, Farhan
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.49326

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan prioritas nasional di Indonesia, termasuk di Kabupaten Aceh Besar. Kondisi ini disebabkan oleh kurangnya asupan gizi, pola asuh yang kurang optimal, dan terbatasnya akses terhadap layanan kesehatan dan sanitasi. Pemerintah Kabupaten Aceh Besar telah mengadopsi pendekatan kolaboratif untuk menurunkan stunting dengan melibatkan berbagai pihak, seperti sektor kesehatan, pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam mempercepat penurunan stunting, sejauh mana percepatan dan penurunan yang telah dicapai, serta upaya pemerintah dalam mengomunikasikan isu stunting. Metodologi kualitatif deskriptif digunakan, dan data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan merupakan langkah-langkah yang dilakukan dalam analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas tata kelola kolaboratif di Aceh Besar ditentukan oleh komitmen bersama, koordinasi lintas sektor, dan partisipasi aktif masyarakat. Pemerintah berperan penting dalam menetapkan prioritas, sementara inisiatif berbasis gampong memperkuat konteks lokal. Tantangan yang muncul antara lain keterbatasan sumber daya, tumpang tindih kewenangan, dan komunikasi yang belum optimal. Kesimpulannya, tata kelola kolaboratif telah terbukti mampu mempercepat upaya penurunan stunting melalui integrasi program, peningkatan kesadaran publik, dan penguatan peran masyarakat. Keberlanjutan kolaborasi membutuhkan penguatan kapasitas kelembagaan, komunikasi yang efektif, dan keterlibatan masyarakat yang konsisten.
Dampak Kata-Kata Tercela terhadap Gangguan Mental Siswa Kelas V SDN No 104268 Bingkat Serdang Bedagai Nasution, Khairul Muslim; Saprijal, Saprijal; Yurmaini, Yurmaini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13872

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian dengan jenis kuantitatif. Penelitian ini memiliki sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primernya ialah guru kelas V dan siswa-siswi kelas V SDN No 104268 Bingkat Serdang Bedagai. Sedangkan untuk data sekundernya adalah kepala sekolah, guru-guru,penjaga perpustakaan, sejarah berdirinya sekolah, jurnal dan buku-buku yang berkaitan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuisioner, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan memakai product moment melalui aplikasi spss. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh variabel bebas (kata-kata tercela) terhadap variabel terikat (gangguan mental siswa kelas V SDN NO 104268 Bingkat Serdang Bedagai). Dengan dibuktikan melalui hasil uji t memperoleh nilai signifikansi 0,00 dan nilai untu uji t sendiri ialah 4,455.
Efektivitas Program Literasi Al Qur’an dalam Meningkatkan Spiritual Siswa Kelas VIII di MTs. Lab IKIP Al Washliyah Salim, Nurintan; Saprijal, Saprijal; Yurmaini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas program literasi Al-Qur’an dalam meningkatkan spiritual siswa kelas delapan di MTS Lab. IKIP Al Washliyah. Program literasi Al-Qur’an yang dimaksud fokus pada menghafal surah-surah dalam juz 30 Al-Qur’an. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen terkait kurikulum dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program literasi Al-Qur’an berkontribusi positif terhadap peningkatan pemahaman spiritual siswa, yang tercermin dalam perubahan sikap, pemahaman nilai-nilai agama, dan kecenderungan untuk lebih mendalami ajaran Al-Qur’an. Implikasi penelitian ini memberikan rekomendasi bagi lembaga pendidikan Islam untuk mempertimbangkan integrasi program serupa dalam kurikulum sebagai upaya meningkatkan spiritual siswa.
Program Ekonomi Kreatif Berbasis Ethnobotany untuk Pemberdayaan Masyarakat Gampong Cot Kunyet, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie Lasri Lasri; Erna Fitriani Hamda; Saprijal Saprijal; Ridayani Ridayani; Saddam Saddam; A’zizah A’zizah; Ida Tutia Rakhmi; Muhammad Safwan Jamil
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v5i4.8557

Abstract

The creative economy program is one of the government's efforts to encourage economic sectors based on creativity and innovation (1). One sub-sector that is receiving increasing attention is the development of products based on local culture and natural resources, such as Ethnobotany products. This community service program was implemented with the aim of increasing the independence and welfare of the Cot Kunyet Village community, Padang Tiji District, Pidie Regency through the development of an ethnobotany-based creative economy. The potential of local plants in this area is very abundant and has high economic value, but so far has not been optimally utilized. Through this activity, the community is provided with the understanding and skills to process various types of local plants into value-added products by utilizing local expertise and simple technology. The implementation method includes field observation, socialization of the creative economy concept, training in processing natural materials, production assistance, and digital marketing strategies. The training was carried out with participatory community involvement, especially groups of housewives and village youth. Some of the products produced include herbal soap, aromatherapy oil, spice powder drinks, and crafts made from local plants. In addition to improving technical skills, this activity also introduced the concept of packaging design and marketing through e-commerce platforms to expand market reach. The program's implementation results demonstrate an increase in community capacity, creativity, and motivation in developing businesses based on local potential. The community is beginning to understand the importance of sustainable and economically valuable natural resource management. Furthermore, this activity strengthens a sense of community and raises awareness of the importance of preserving traditional knowledge. Overall, the program has had a positive impact on increasing community capacity and opening up new opportunities for developing a creative, innovative, and competitive local economy
Pelestarian Tradisi “Ie Bu Peudah” sebagai Warisan Budaya di Gampong Lambunot Paya Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar Jamil, Muhammad Safwan; Lasri, Lasri; Bariah, Chairul; Bunaiya, Bunaiya; Saprijal, Saprijal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.27265

Abstract

Tradisi Ie Bu Peudah merupakan salah satu warisan budaya kuliner masyarakat Aceh yang memiliki nilai sosial, religius, dan kearifan lokal yang tinggi, terutama saat bulan Ramadan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna, fungsi, dan upaya pelestarian tradisi Ie Bu Peudah sebagai warisan budaya lokal bagi masyarakat Gampong Lambunot Paya, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tokoh masyarakat, ibu rumah tangga, dan generasi muda di desa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Ie Bu Peudah tidak hanya berfungsi sebagai menu berbuka puasa, tetapi juga sebagai sarana mempererat solidaritas sosial, memupuk nilai-nilai religius, dan mempererat hubungan antar warga. Namun, tradisi ini menghadapi berbagai tantangan, seperti menurunnya minat generasi muda, sulitnya mendapatkan bahan-bahan tradisional, dan pengaruh modernisasi yang telah mengubah pola konsumsi masyarakat. Upaya pelestarian dilakukan melalui partisipasi aktif masyarakat dan dukungan dari pemerintah desa. Singkatnya, pelestarian tradisi Ie Bu Peudah merupakan bagian penting dalam menjaga identitas dan warisan budaya Aceh. Kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan masyarakat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan tradisi ini agar tetap hidup, dikenal, dan diwariskan kepada generasi mendatang. 
Konsep Pendidikan Seksual Pada Anak dalam Perspektif Al Quran Saprijal, Saprijal; Azis, Abdul; Pane, Aldiansyah
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2474

Abstract

Pendidikan seksual merupakan bagian penting dalam proses pendidikan anak untuk membekali mereka dengan pemahaman yang benar mengenai fungsi dan batasan tubuh, serta nilai-nilai moral yang sesuai dengan ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan seksual pada anak dalam perspektif Al-Qur’an. Adapun metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), dimana sumber utama berasal dari ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan pendidikan seksual, serta ditunjang oleh tafsir para ulama dan literatur-literatur pendukung lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Al-Qur’an secara eksplisit memberikan pedoman mengenai pentingnya menjaga kehormatan (iffah), batasan interaksi antara lawan jenis, serta pentingnya edukasi seksual esuai tingkat usia anak. Diantara ayat-ayat yang menjadi dasar pembahasan adalah QS.An-Nur ayat 30-31, QS. An-Nur ayat 58-59, QS. Al-Isra’ ayat 32, dan Al-Mu’inun ayat 5-7. Konsep pendidikan seksual dalam Al-Qur’an menekankan prinsip penjagaan diri (hifzh al-farj), penguatan akhlak, serta peran orang tua sebagai pendidik utama. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam yang relevan dengan kebutuhan zaman dan tetap berpegang pada nilai-nilai wahyu.
Strategies of The Government and Laot Customary Institutions in Increasing Fishermen’s Capacity and Developing Sustainable Fisheries Businesses on Sabang Island Aceh Junaidi, Muhammad; Saprijal, Saprijal; Syahroni, Faez; Saddam, Saddam; Junaidi, Agus; Jamali, Yusra; Maulana, Syukran
Jurnal Community Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jcpds.v11i2.13512

Abstract

Sabang boasts abundant marine resources and serves as a mainstay for the fishing community. The purpose of this study was to determine the strategies of the government and traditional maritime institutions in increasing the capacity of fishermen and developing sustainable fisheries businesses. The type of research is descriptive qualitative, and data collection is carried out through documentation, interviews, and observation. Data analysis includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that the strategy of the government and traditional sea institutions is to provide facilities, regulations, and economic improvement and provide assistance such as Big Bot, Small Bot, subsidized fuel and provision of business premises for salted fish, cracker processing, etc.The development of sustainable fisheries businesses in Sabang includes strengthening fishery product processing to absorb fishermen's production, improving supporting facilities and infrastructure such as cold storage and distribution access, and increasing the adoption of technology and institutions such as vessel registration and fishermen registration for legality and access to subsidized fuel, as well as educating fishermen in more effective and environmentally friendly fishing methods such as the use of handline fishing gear and others.
Strategi Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Spritual dan Akhlak di Pendidikan Tinggi Kader Ulama MUI Sumatera Utara : Penelitian Siregar, Fahrul Azmi; Saprijal, Saprijal; Dahrul, Dahrul
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5347

Abstract

Strategi model pembelajaran langsung di PTKU dalam meningkatkan spiritual dan akhlak mahasiswa diterapkan melalui silabus yang komprehensif dan terstruktur mencakup berbagai tingkat keilmuan agama Islam serta penanaman nilai-nilai seperti rasa syukur; didukung oleh dosen yang memiliki kompetensi tinggi di bidangnya; serta lingkungan religius karena berada di kawasan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara yang memungkinkan mahasiswa terlibat aktif dalam kegiatan keagamaan seperti mudzakarah dan seminar untuk membentuk karakter spiritual dan akhlak terpuji. Implementasi model pembelajaran berbasis spiritual dan akhlak di PTKU MUI menghadapi beberapa hambatan yang dapat memengaruhi efektivitas pencapaian tujuan pembelajaran, seperti perbedaan latar belakang dan persepsi mahasiswa terhadap nilai-nilai spiritual dan akhlak, keterbatasan pemahaman akibat perbedaan tingkat kecerdasan, ketergantungan pada metode pembelajaran tradisional yang kurang inovatif, serta pengaruh eksternal seperti teknologi dan media yang dapat mengalihkan fokus dan memengaruhi nilai-nilai mahasiswa.