Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH EDUKASI JAJANAN SEHAT TERHADAP PENGETAHUAN DAN PERILAKU PADA SISWA(I) SDN 21 LANTAWONUA Yumi Cantika; Sitti Normalindah; Devi Savitri Effendy; Yasnani; Suhadi; Nurmaladewi; Ramadhan Tosepu; Febriana Muchtar; Hariati Lestari
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 04 (2024): JULI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian keracunan pangan sering kali masih terjadi dikalangan usia anak Sekolah. Salah satu pangan yang sering dikonsumsi anak usia sekolah adalah Jajanan Anak Sekolah (JAS). Harga yang murah, mudah didapat, menarik, dan bervariasi menjadi alasan anak usia sekolah tertarik untuk membeli makanan jajanan. Anak usia sekolah merupakan usia yang rentan terhadap berbagai penyakit, khususnya yang berhubungan dengan pencernaan seperti diare dan cacingan karena diusia anak sekolah yang masih sering jajan di luar. Berdasarkan Laporan Akhir Hasil Monitoring Dan Verifikasi Profil Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Nasional dalam 10 tahun terakhir, menunjukkan bahwa 98,9% anak jajan di sekolah dan hanya 1% yang tidak pernah jajan. Perilaku jajanan sembarangan dan tidak terkontrol sering menjadi masalah tersendiri bagi anak sekolah. program pengapdian masyarakat dalam bentuk penyuluahan tentang jajana sehat kepada Siswa (i) SDN 21 Lantawonua , sebagai bentuk upaya untuk meningkatakan pengetahuan Siswa (i) dinyatakan berhasil hal ini dapat di buktikan dengan adanya peningkatan pengetahuan setelah di lakukanya penyuluhan hal ini di peroleh dari hasil post test yang di bagikan.
PENYULUHAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG PEMBERIAN VITAMIN A PADA ANAK DI DESA LANTAWONUA Putri Wahyu Enjelita; Windiastuti; Devi Savitri Effendy; Yasnani; Suhadi; Nurmaladewi; Ramadhan Tosepu; Febriana Muchtar; Hariati Lestari
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 04 (2024): JULI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vitamin A adalah zat gizi yang paling penting dikarenakan konsumsi makanan kita sehari- hari yang belum mencukupi kebutuhan vitamin A didalam tubuh, sehigga diperlukan asupan vitamin A dari luar tubuh. Kekurangan vitamin A (KVA) akan meningkatkan angka kesakitan bahkan sampai sampai menyebabkan kematian, keluhan yang sering didapat bila seseorang menderita KVA gejalanya bisa di dapat seperti mudah diserang diare, radang paru-paru, pneumoria, dan akhirnya kematian. Dampak dari pengetahuan yang kurang terutama bagi ibu yang mempunyai balita salah satunya tidak mengetahui pentingnya vitamin A serta manfaat dari vitamin A. Maka dari itu kegiatan edukasih diperlukan kepada masyarakat agar memiliki pengetahuan untuk menghindari bahaya gangguan kekurangan Vitamin A. Berdasarkan hasil kuesioner pre-test dan post-test didapatkan bahwa ada perbedaan yang signifikan rata-rata pre-test yang diberikan sebelum penyuluhan dan post-test diberikan setelah penyuluhan. Hal ini menandakan bahwa penyuluhan yang diberikan serta pemberian leaflet kepada masyarakat sebagai media penyuluhan serta hasil merubah pengetahuan mereka
MENINGKATKAN KESEHATAN DENGAN KEGIATAN SEJURA (SENAM JUMAT CERIA) DI SDN 21 LANTAWONUA Sestika Munawar Dina; Nabila Aprilia Zahra Rahman; Devi Savitri Effendy; Yasnani; Suhadi; Nurmaladewi; Ramadhan Tosepu; Febriana Muchtar; Hariati Lestari
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 04 (2024): JULI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Senam adalah latihan tubuh yang dipilih dan diciptakan dengan sengaja dan berencana, disusun secara sistematik dengan tujuan membentuk dan mengembangkan keseluruhan yang harmonis. Senam merupakan salah satu olahraga populer di sekolah. Hasil dari kegiatan senam pagi pada bidang kesehatan masyarakat yang dilakukan mahasiswa KKN-MBKM yang telah dilaksanakan pada hari jum’at tanggal 26 April 2024 di SDN 21 Lantawonua, Kecamatan Rumbia, Bombana. Menjaga kesehatan jasmani sangatlah penting bagi manusia. Dengan melakukan kegiatan senam pagi dapat memberikan manfaat yang baik bagi tubuh manusia dan merupakan salah satu cara kita menjaga daya imun agar tetap kuat dan terhindar dari berbagai virus. Seperti yang sudah di lakukan siswa/siswi di SDN 21 Lantawonua yang mengikuti kegiatan senam pagi dan merasa lebih baik setelah melakukan senam pagi.
PEMERIKSAAN KESEHATAN (TEKANAN DARAH, KOLESTROL, ASAM URAT, DAN GULA DARAH) DI DESA LANTAWONUA Maria Pasolon; Santy Aulya Pratiwi Genda; Siti Nur Rahmawati; Devi Savitri Effendy; Yasnani; Suhadi; Nurmaladewi; Ramadhan Tosepu; Febriana Muchtar; Hariati Lestari
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 04 (2024): JULI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Setiap orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh akses atas sumber daya di bidang kesehatan, pelayanan kesehatan yang aman, bermutu dan terjangkau, berhak secara mandiri dan bertanggung jawab menentukan sendiri pelayanan kesehatan yang diperlukan bagi dirinya, mendapatkan lingkungan yang sehat bagi pencapaian derajar kesehatan, mendapatkan informasi dan edukasi tentang kesehatan yang seimbang dan bertanggung jawab. Pentingnya pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara berkala menjadi dasar dilakukannya pengabdian kepada masyarakat. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan (tekanan darah, kolesterol, asam urat dan glukosa darah) masyarakat di Desa Lantawonua Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana. Kegiatan dilakukan dengan membagikan kupon kepada masyarakat beberapa hari sebelumnya. Pada hari pelaksanaan, masyarakat melakukan registrasi kemudian mulai memeriksa kesehatan berupa tekanan darah, kolesterol, asam urat, dan gula darah. Hasil pemeriksaan dicatat kemudian dijelaskan bagaimana hasil dari seluruh pemeriksaan yang sudah dilakukan. Berdasarkan hasil dari kegiatan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa hasil dari kegiatan pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah, kolesterol, asam urat dan gula darah dapat digunakan untuk mengetahui keadaan kesehatan masyarakat.
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi pada Remaja di Sma Negeri 9 Kota Kendari Sulawesi Tenggara Dea Febrian; Kesya Natania; Istiqomah Irwan; Inun; Dwi Kartika Puspitasari; Ramadhan Tosepu; Hariati Lestari; Febriana Muchtar; Hartati Bahar; Devi Savitri Effendy; Sartiah Yusran; Fadilla Ilmiah
Jurnal Pengabdian Cendekia Vol. 1 No. 2 (2025): Edisi Agustus
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/jpc.v1i2.54

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan aspek penting dalam mendukung terciptanya generasi yang sehat dan bertanggung jawab. Namun, masih banyak remaja di Indonesia yang memiliki pemahaman terbatas mengenai kesehatan reproduksi, yang menyebabkan tingginya risiko perilaku seksual berisiko. Berdasarkan data nasional tahun 2022, Provinsi Sulawesi Tenggara menempati urutan ke-29 dalam jumlah kasus HIV/AIDS, dengan total 1.516 kasus. Di Kota Kendari sendiri, terjadi lonjakan kasus HIV yang cukup signifikan, yakni meningkat dua kali lipat pada tahun 2022. Tercatat sebanyak 272 orang dinyatakan positif HIV/AIDS dari bulan Januari hingga November di tahun yang sama. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja melalui kegiatan penyuluhan yang diselenggarakan di SMA Negeri 9 Kendari. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif dan permainan edukatif Ranking Satu yang diikuti oleh 25 siswa sebagai kelas percontohan. Hasil pre-test menunjukkan skor rata-rata sebesar 92, sedangkan post-test menunjukkan skor rata-rata sebesar 98,6. Dengan demikian, terjadi peningkatan skor rata-rata sebesar 6,6 poin atau sekitar 7,17%. Penyuluhan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran remaja serta dapat memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dengan cara yang benar. Sebaiknya, kegiatan seperti ini perlu rutin dilakukan di sekolah agar banyak remaja yang sadar akan pentingnya menjaga diri sejak dini.
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA SISWA-SISWI SMPN 20 KENDARI Hartati Bahar; Devi Savitri Effendy; Ramadhan Tosepu; Pitrah Asfian; Hanin Mutiah; Helti; Ita Ayu Lestari; Kadek Ria Resiki; Habiba Kabsar; Hikmal Nuriansyah; Febriana Muchtar; Hariati Lestari
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan yang dimulai dari peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku individu. Masih rendahnya pemahaman juga penerapan PHBS di kalangan siswa SMP mendorong dilaksanakannya kegiatan edukasi di SMP Negeri 20 Kendari. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan siswa dalam menerapkan PHBS di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, demonstrasi cuci tangan, permainan edukatif, serta pengisian kuesioner pre-test dan post-test yang diikuti oleh 32 orang siswa. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan siswa dari 56,25 pada pre-test menjadi 87,50 pada post-test, dengan nilai signifikansi p < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik. Penerapan metode interaktif terbukti efektif meningkatkan antusiasme dan pemahaman siswa. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan edukasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa, sehingga diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk menciptakan budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.
Edukasi Pencegahan dan Cara Pengendalian Diabetes Melitus Melalui Poster Digital di Media Sosial untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Ananda Ninuk Rezkylia; Anisa Hul Jannah; Arum Shochichah; Citra Lestari; Dassya Mukni Butuni; Aliya Aliya; Devi Savitri Effendy; Ramadhan Tosepu; Febriana Muchtar; Hariati Lestari; Siti Nurfadilah H.; Nurmaladewi Nurmaladewi; Nurhijrianti Akib
Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Juli: Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/bumi.v4i3.1666

Abstract

Diabetes mellitus is a non-communicable disease with a continuously increasing prevalence worldwide and in Indonesia. Limited public knowledge regarding its risk factors and prevention contributes to a higher incidence of the disease and its complications. This community engagement activity aimed to improve public awareness and knowledge of diabetes mellitus prevention and management through a digital poster campaign on social media. The program involved situation analysis using secondary data, poster development, validation by content and media experts, publication on Instagram, and evaluation of audience responses. Three digital posters were created, focusing on healthy eating habits, reducing excessive sugar intake, and promoting physical activity and weight management. Content validation resulted in an average feasibility score of 76% (feasible), while media validation achieved 83.3% (highly feasible). The campaign demonstrated strong public engagement, with Poster 3 reaching 1,416 accounts and generating the highest number of interactions (139), whereas Poster 1 recorded the highest engagement rate (30.33%). Overall media acceptance reached 86.3%, categorized as very good, indicating that the digital posters are effective and well accepted as health education media to enhance public awareness and support diabetes mellitus prevention and management.