Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pemanfaatan Minyak Sereh Wangi sebagai Zat Aditif untuk Meningkatkan Karakteristik Biodiesel B30 Nisrina, Dian; Harunsyah, Harunsyah; Zaini, Halim
Jurnal Teknologi Vol 24, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/teknologi.v24i2.5726

Abstract

The use of petroleum as fuel is currently very limited and cannot be renewed on a relevant human scale. The increasing demand for petroleum, including diesel, has resulted in increased dependence on resources. The use of diesel as fuel has a negative impact on the environment. To reduce the negative impacts caused, other fuel derivative products can be developed, namely biodiesel. One alternative to increase fuel efficiency and reduce pollution is to reformulate fuel with additives, namely citronella oil, which functions to enrich the oxygen content in the fuel. The purpose of this study was to determine the effect of variations in the addition of citronella oil volume and temperature on the characteristics of B30 biodiesel. This study was conducted using an experimental design method by varying the volume of citronella oil 0; 2; 4; 6; 8; 10 mL and temperatures of 30°C, 35°C, 40°C, 45°C, 50°C. The results showed that the addition of citronella oil with temperature variations was able to improve the characteristics of B30 biodiesel. The best variation is the addition of 4 mL of citronella oil at a temperature of 40 °C resulting in the highest viscosity value of 4.318 cSt, density of 836.41 kg/m3, cetane number of 67.9 and flash point value of 79°C. In this study, the data produced is in accordance with SNI in terms of viscosity, density, cetane number, and flash point.
Pemanfaatan Limbah Ampas Tebu (Bagasse) sebagai Bahan Baku Pembuatan Karbon Aktif Salsabila, Cut Nuraini; Thahirah, Afifah; Saskia, Saskia; Zaini, Halim
Jurnal Teknologi Vol 24, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/teknologi.v24i2.5843

Abstract

Activated carbon (activated charcoal) is a porous solid that contains 85-95% carbon, produced from materials containing carbon by heating at high temperatures. The aim of this research is to determine the effect of variations in carbonization temperature on the final results of making activated carbon and to determine the effect of variations in the size of activated carbon particles on the final results of making activated carbon. The manufacture of activated carbon is carried out in 2 stages, namely the carbonization process using the pyrolysis method and activation using the chemical HCl 0.1 N. Activated carbon from sugar cane bagasse is made by varying the carbonization temperature of 250°C, 350°C, and 400°C with particle sizes 80 mesh, 100 mesh, and 120 mesh. The best activated carbon from the results of this research was found in activated carbon with a carbonization temperature of 250°C with a particle size of 120 mesh. This activated carbon has a yield value of 40%, water content of 1.89%, ash content of 5.72%, and iodine absorption capacity of 1,1447.0 mg/g.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK NPK MAJEMUK DARI PUPUK TUNGGAL UREA: 46%, SP 36: 36% DAN KCL: 60% BAGI PETANI PADI DI DESA ALUE LIM KEC. BLANG MANGAT KOTA LHOKSEUMAWE Zaini, Halim; Sami, Muhamma; Fachraniah, Fachraniah; Nahar, Nahar; Ariefin, Ariefin
Jurnal Vokasi Vol 6, No 3 (2022): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v6i3.3299

Abstract

Hasil survey langsung di lapangan, permasalahan yang dihadapi para petani padi di desa Alue Lim pada setiap musim tanam  antara lain tentang kelangkaan pupuk kimia seperti pupuk NPK majemuk dan harga yang mahal, penyediaan air, pengadaan bibit, hama tanaman . Sesuai dengan kesepakatan bersama antara pelaksana dan para peserta salah satu permasalahan yang ada yang dapat diberikan solusinya adalah dengan alternatif pengadaan pupuk NPK majemuk. Untuk memberikan jalan keluar dari permasalahan tersebut, melalui kegiatan PKM Desa Binaan ini diprioritaskan tentang pembuatan pupuk NPK majemuk. Tujuan utama dilaksanakan program ini untuk menambah wawasan dan keterampilan para petani dalam hal pembuatan pupuk NPK majemuk dari pupuk tunggal secara mandiri.Metode yang digunakan pada pelatihan ini terdiri dari metode persuasif, diskusi, ceramah, demontrasi dan praktek langsung menggunakan bahan baku pupuk tunggal terdiri dari pupuk urea, SP-36 dan KCl. Hasil dari program pengabdian ini  yaitu produk berupa pupuk NPK majemuk yang  dapat dimanfaatkan ketika terjadinya kelangkaan pupuk di musim tanam padi.
PURIFIKASI MINYAK NILAM HASIL DISTILASI INDUSTRI LOKAL DI DESA MEUNASAH MEE KECAMATAN MUARA DUA KOTA LHOKSEUMAWE Adriana, Adriana; Zulkifli, Zulkifli; Yunus, Muhammad; Pardi, Pardi; Rihayat, Teuku; Amalia, Zuhra; Zaini, Halim; Irwan, Irwan
Jurnal Vokasi Vol 7, No 2 (2023): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v7i2.4129

Abstract

Minyak nilam merupakan salah satu minyak yang paling populer di industri minyak aromatic. Nilai ekonomis minyak nilam sangat ditentukan oleh kualitas dan konsentrasi komponen utama dalam minyak. Usaha penyulingan minyak nilam di daerah Lhokseumawe masih dilakukan menggunakan alat tradisional, sehingga kualitas minyak yang dihasilkan tidak memenuhi standar mutu yang ditetapkan. Kualitas minyak nilam ditentukan oleh karakteristik alami masing-masing minyak dan komponen asing yang tercampur di dalamnya. Adanya komponen asing tersebut tentunya akan menurunkan kualitas minyak nilam yang dihasilkan. Proses purifikasi secara kimia atau fisika sangat dibutuhkan untuk meningkatkan mutu dan nilai jual minyak nilam. Proses purifikasi yang dilakukan adalah untuk pemurnian minyak nilam hasil produksi industri lokal. Proses pemurnian ini bisa menghasilkan minyak yang lebih cerah dan karakteriknya memenuhi persyaratan mutu standar. Artikel ini merupakan hasil uji laboratorium terhadap minyak nilam produksi lokal Desa Meunasah Mee Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe
PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI BAWANG GORENG MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI MESIN PERAJANG BERPUTAR UNTUK BAWANG MERAH SEGAR Elfiana, E; Ridwan, Ridwan; Prihatin, Nanang; Rahmahwati, Cut Aja; Intan, Syarifah Keumala; Zaini, Halim; Harunsyah, Harunsyah; Fauzan, Reza; Satriananda, Satriananda; Pardi, Pardi
Jurnal Vokasi Vol 7, No 2 (2023): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v7i2.4130

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilakukan pada mitra masyarakat ekonomi produktif pengahasil bawang goreng kemasan di desa Mon Geuddong Kota Lhokseumawe Kecamatan Banda Sakti Provinsi Aceh. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah pada bidang produksi dimana proses pengrajangan bawang menggunakan pisau iris membutuhkan waktu yang lama dan kapasitas produksi maksimum hanya 0,5 kg/jam atau 8 kg/hari. Sehingga kegiatan PKM ini bertujuan untuk memecahkan permasalahan  produksi dengan ketidaksiapan mitra dalam memenuhi permintaan konsumen adalah dengan mengimplementasikan mesin perajang bawang segar otomatis berbahan stainless steel foodgrade dapat dioperasikan dengan cepat, praktis, ekonomis, dan  menghasilkan bawang rajang yang seragam.  Pelaksanaan PKM dilakukan di lokasi mitra dimulai dengan observasi tim pelaksana PKM ke lokasi mitra, pembekalan materi, perancangan mesin pengrajang bawang, demonstrasi, pengoperasian, dan perawatan.   Hasil implementasi mesin rajang terbukti dapat meningkatkan kapasitas produksi bawang rajang dari 0,5 kg/jam menjadi 12 kg/jam atau meningkatkan kapasitas bawang goreng dari 3,5 kg/hari menjadi 35 kg/hari
PELATIHAN PEMBUATAN SILASE UNTUK PAKAN SAPI BERBAHAN BAKU BATANG PISANG, RUMPUT ALANG-ALANG, DEDAK PADI DENGAN PROBIOTIK EM4 PETERNAKAN DI DESA MESJID PUNTEUET KECAMATAN BLANG MANGAT KOTA LHOKSEUMAWE Zaini, Halim; Yunus, M.; A, Bakhtiar; Syafruddin, Syafruddin; Abdullah, Faisal; Nahar, Nahar; Pardi, Pardi
Jurnal Vokasi Vol 8, No 1 (2024): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v8i1.5033

Abstract

Indonesia sebagai negara tropis memiliki potensi sumber daya alam yang beragam dan melimpah termasuk di  Aceh diantaranya mempunyai potensi dalam bidang pertanian dan peternakan. Pada bidang peternakan permasalahan atau kendala yang dihadapi oleh peternak  adalah tingkat ketersediaan pakan  yang terbatas , keamanan ternak, kehilangan ternak yang disebabkan akibat pengelolaan ternak dengan system lepas. Selain itu ternak sistem lepas, ternak berkeliaran kemana-mana yang sangat mengganggu kenyamanan seperti kecelakaan dijalan raya. Alternatif solusi permasalahan tersebut atas kesepakatan bersama diupayakan pengelolaan ternak dengan system kandang, penyediaan pakan berupa silase yang dapat bertahan dalam waktu yang lama. Pelaksanaan PKM menggunakan berbagai metode diantaranya metode presentasi, praktek langsung melibatkan semua peserta dan proses pembuatan  silase berbahan baku batang pisang, rumput, dedak  padi serta EM4 peternakan  sebagai probiotik. Pelaksanaan PKM desa binaan tenta ng pembuatan pakan silase untuk sapi berlangsung lancar yang dihadiri 5 orang peserta, 5 orang pembantu pelaksana dan 5 orang pelaksana. Dampak positif kegiatan ini adalah dengan ketersedian pakan yang berupa silale  dapat mengubah pola pengelolaan ternak dari pola sistem lepas ke pola sistem kandang  yang lebih efektif, efesien baik ditinjau dari segi aspek produksi, aspek manajemen, aspek lingkungan.
Efektifitas Mesin Gas Deep Fryer Dalam Peningkatan Produktivitas Udang Bileh Crispy Ridwan, Ridwan; Elfiana, Elfiana; Prihatin, Nanang; Rahmahwati, Cut Aja; Zaini, Halim; Sami, Muhammad
Jurnal Vokasi Vol 8, No 3 (2024): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v8i3.6051

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) telah dilakukan kepada kepada mitra PKM yaitu usaha udang dan bileh crispy Ibu Yanti di Desa Gampong Tempok Teungoh Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Berdasarkan analisis situasi dan identifikasi permaslahan mitra diperoleh fokus permaslahan mitra pada bidang produksi dan bidang pemasaran.  Kegiatan PKM ini bertujuan untuk mengatasi fokus permasalahan mitra dengan mengimplementasikan teknologi penggorengan menggunakan Mesin Gas Deep Fryer type 2 (dua) tabung berkapasitas 12 kg dan menggelar workshop digital marketing. Tujuan implementasi mesin Gas Deep Fryer adalah dapat menghemat waktu penggorengan, menghemat pemakaiana minyak goreng dan menghemat bahan bakar gas, sehingga implementasi mesin Gas Deep Fryer dapat meningkatkan produktifitas usaha mitra baik segi kualitas maupun kuantitas.  Mesin Gas Deep Fryer dilengkapi dengan filter dan pengatur suhu mampu meningkatkan produktifitas. Tujuan menggelar workshop digital marketing adalah memberikan pengetahuan digital marketing kepada mitra sehingga mitra dapat menggunakan platform e-commerce sebagai media pemasaran produknya. Hasil kegiatan PKM menunjukkan proses produksi mitra menjadi lebih mudah, efektif dan cepat dengan terjadinya penghematan pemakaian gas dan penghematan 50% waktu penggorengan, serta maksimal  penggunaan minyak.  Sebelum implementasi mesin Gas Deep Fryer, setiap waktu 5 kg udang/bileh mebutuhkan minyak 4 liter dengan waktu penggorengan/kg adalah 30 menit.  Setelah implementasi mesin Gas Deep Fryer, waktu penggorengan adalah 15 menit/kg dan 4 liter minyak dapat menggoreng 12 kg udang/bileh.  Terjadi peningkatan kualitas crispy dari udang dan bileh yaitu tekstur crispy lebih renyah, warna crispy seragam kuning emas, aromanya lebih harum, rasanya lebih gurih, jumlah produk meningkat 60%, omzet meningkat 35%, kualitas udang bileh crispy teruji secara laboratorium dengan kadar air 3,47% memenuhi SNI 7760:2013 (kadar air5%). Dapat disimpulkan implementasi mesin Gas Deep Fryer efektif meningkatkan produktifitas usaha udang dan bileh crispy ibu Yanti.
PENERAPAN TEKNOLOGI SPINNER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS BAWANG GORENG Elfiana, E; Ridwan, Ridwan; Prihatin, Nanang; Rahmahwati, Cut Aja; Pardi, Pardi; Zaini, Halim; Sami, Muhammad
Jurnal Vokasi Vol 7, No 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v7i1.3840

Abstract

Penerapan teknologi peniris minyak (Spinner) telah dilakukan kepada pelakuusaha bawang goreng kemasan. Penerapan mesin spinner diharapkan dapatmemecahkan permasalahan pelaku usaha terhadap bidang produksi. Pelakuusaha bawang goreng kemasan dalam kegiatan penerapan Iptek Masyarakatadalah UMKM Bawang Goreng Lima Dara berlokasi di Desa Mon GeudongKota Lhokseumawe Kecamatan Banda Sakti. UMKM Bawang Gorengmemiliki legalitas resmi dari Pemerintah Republik Indonesia dengan NomorInduk Berusaha (NIB) 1255000710424 dan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK)diterbitkan pada tanggal 02 Juli 2021. Selama ini bawnag goreng yangdihasilkan sudah banyak digemari masyarakat hanya saja muncul permaslahanpada dasar kemasan terendapkannya minyak, sehingga bawang goreng limadara tidak dapat disimpan dalam waktu yang lama. Mesin spinner dirancangberbahan stainless steel food grade sehingga aman digunakan untuk produkmakanan. Hasil demonstrasi menunjukkan bahwa dalam waktu 2 (dua) menitmesin spinner mampu memisahkan 87,5% minyak dari bawang goreng.Bawang goreng telah diuji kualitas berdasarkan parameter kadar air dan kadarminyak. Hasil yang diperoleh kadar air bawang goreng 4,9% dan kadar lemak28%, memenuhi SNI 7713:2013 tentang standar kualitas bawang goreng.Penerapan teknologi spinner terbukti meningkatkan produktivitas dan kualitasbawang goreng teruji secara laboratorium.
Pemanfaatan Limbah Logam Aluminium Sebagai PAC Untuk Proses Penjernihan Air Sumur Azzahra, Nyak; Zaini, Halim; Rahmawati, Cut Aja
Jurnal Riset, Inovasi, Teknologi & Terapan Vol 1, No 2 (2023): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/ristera.v1i2.4686

Abstract

Utilization of aluminum metal powder waste left over from the plate rack which is wasted can apparently provide economic value as raw material for making coagulants. Aluminum powder waste contains 88.74% aluminum. The high aluminum content makes plate rack waste potentially as raw material for the manufacture of polyaluminium chloride (PAC). This study begins with the manufacture of AlCl3 monomers on 4 grams of aluminum metal weight, by varying NaOH concentrations (44, 45, 46, 47 and 48%) and variations in HCl concentrations (31, 32 and 33%). Next the AlCl3 monomer is converted to PAC polymer. The results on variation of 48% NaOH and 32% HCl with pH 3.6 and specific gravity 1.23 g / ml. This result is in accordance with SNI 06-3822-1995 quality standards. This study also tested the ability of PAC to reduce turbidity in well water, with a pH of 4.30 and a decrease in turbidity of 94.94%. Can produce PAC that is more economical and has met the standard qualityof conventional SNI PAC.
Pemberdayaan Penerapan Teknologi Pengadukan Amplang Ikan Pada Produksi ”Tuna Snack” Sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Usaha Mikro Mama Syayi Food di Kota Lhokseumawe Elfiana, Elfiana; Nurdin, Irwan; Ridwan, Ridwan; Amri, Amri; Anisah, Yuli; Nahar, Nahar; Zaini, Halim
Jurnal Vokasi Vol 9, No 2 (2025): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i2.6197

Abstract

Kegiatan pemberdayaan penerapan teknologi pengadukan adonan amplang ikan telah dilakukan pada proses produksi ”Tuna Snack Kireel” dari usaha mikro Mama Syayi Food sebagai mitra program INOVOKASI yang berlokasi di Gampong Blang Weu Baroh Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe.  Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi program INOVOKASI dengan skema PPTTG untuk peningkatan dan penguatan usaha mikro melalui implementasi inovasi teknologi dari perguruan tinggi sehingga program INOVOKASI dapat mendorong kerjasama yang berkelanjutan antara PNL dengan Mitra Vokasi.  Kegiatan program INOVOKASI ini bertujuan untuk mengatasi permaslahan mitra di bidang proses produksi dan pemasaran sehingga produktivitas meningkat.  Aktivitas yang dilakukan dalam kegiatan INOVOKASI ini adalah mengimplementasi mesin pengaduk adonan amplang ikan berkapasitas 15 kg untuk menyelesaikan masalah produksi; dan melaksanakan workhop digital marketing untuk menyelesaikan permasalahan pemasaran produk mitra.  Hasil evaluasi kegiataan menunjukkan implementasi mesin pengaduk adonan amplang signifikan meningkatkan produktivitas dan kualitas produk Tuna Snack Kireel. Kapasitas produksi meningkat 200%, omzet meningkat 200%, dan terjadi efisiensi waktu produksi 200%, dimana semula waktu produksi membutuhkan 10jam/4 kg ikan tuna menjadi 3 jam/4 kg ikan tuna.  Hasil pengujian kualitas Tuna Snack merujuk pada SNI 7762:2013 menunjukkan kadar air Tuna Snack adalah 1,85% memenuhi standar SNI 7762:2013 yaitu kadar air maks 4,0%.  Dapat disimpulkan implementasi mesin pengaduk adonan amplang ikan (mesin Dough Mixer) efektif meningkatkan produktifitas usaha Mama Syayi Food dalam memproduksi Tuna Snack.