Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Penggunaan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning pada Proses Pembelajaran Tindaon, Juwita; Eva Faridah, Faridah; Surya, Edy
Al-Azkiya: Jurnal Pendidikan MI/SD Vol 10 No 1 (2025): Al-Azkiya : Jurnal Pendidikan MI/SD
Publisher : the Study Program of Education for Islamic Elementary School Teachers (Undergraduate)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/azkiya.v10i1.10065

Abstract

Guru sering kali memaksakan cara mengajar tanpa mempertimbangkan kebutuhan, minat, dan bakat anak yang relevan. Mereka hanya menggunakan metode tradisional, karena dianggap lebih praktis dibandingkan dengan metode lainnya. Salah satu cara yang dapat melibatkan siswa adalah model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Model CTL merupakan pendekatan belajar yang membantu guru mengaitkan materi pengajaran dengan situasi nyata yang dialami siswa, serta mendorong siswa untuk menghubungkan pengetahuan yang dimiliki dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menerapkan metode analisis meta. Pencarian jurnal dilakukan melalui program Google Cendekia dan Google Scholar dengan kata kunci yang berkaitan dengan model CTL. Dari analisis berbagai jurnal penelitian, ditemukan bahwa model pembelajaran Contextual Teaching and Learning sangat cocok diterapkan dalam proses belajar di sekolah, baik di tingkat dasar maupun menengah. Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa penerapan model CTL dapat meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa. Model pembelajaran CTL memiliki keuntungan berupa proses belajar yang lebih produktif dan kemampuan memperkuat pemahaman siswa, karena dalam model Contextual Teaching and Learning (CTL), siswa diharapkan untuk menemukan pengetahuan mereka sendiri.
Pemberdayaan Anak-Anak dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan di Era Digital di SD Negeri 173539 Hutagaol Tindaon, Juwita; Simamora, Indah; Sipayung, Enjel Romasinita; Pelawi, Erwin Peratenta; Sinuhaji, Seprina Br
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 10 (2025): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i10.98

Abstract

Era digital telah membawa perubahan besar di berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah mengubah cara kita mengakses pengetahuan, berkomunikasi, dan belajar. Pendidikan tidak lagi terbatas pada ruang kelas fisik, melainkan telah merambah ke ruang digital melalui platform e-learning, aplikasi pendidikan, dan media sosial. Meski teknologi membawa banyak manfaat, era digital juga menghadirkan berbagai tantangan yang harus diatasi untuk memastikan pendidikan tetap relevan, inklusif, dan efektif. Artikel ini akan membahas tantangan utama pendidikan di era digital dan bagaimana dunia pendidikan dapat meresponsnya secara efektif. Perubahan teknologi telah menciptakan transformasi signifikan dalam proses pembelajaran. Pembelajaran yang dulunya berbasis buku teks dan kuliah tatap muka kini telah berkembang menjadi pengalaman yang lebih interaktif dan mandiri melalui platform digital. E-learning, pembelajaran daring (online learning), dan sumber daya pendidikan berbasis teknologi telah memberi akses yang lebih luas terhadap informasi. Namun, perubahan ini juga menuntut adaptasi dari berbagai pihak, termasuk guru, siswa, serta institusi pendidikan. Era digital tidak hanya mengubah metode pembelajaran, tetapi juga mengubah keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja. Keterampilan seperti pemecahan masalah kompleks, pemikiran kritis, kolaborasi digital, serta literasi teknologi menjadi semakin penting. Sistem pendidikan harus bisa merespons perubahan ini dengan memperbarui kurikulum dan metode pengajaran. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengedukasi mengenai siswa mengenai cara menghadapi tantangan di era digital di SD Negeri 173539 Hutagaol. Pengabdian masyarakat ini akan dipublikasikan pada jurnal pengabdian masyarakat.
ANALISIS PENERAPAN KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR MAHASISWA ASISTENSI MENGAJAR UNIVERSITAS QUALITY BERASTAGI DI SD NEGERI 173539 HUTAGAOL Tindaon, Juwita; Tambunan, Pandapotan; Br Tarigan, Mika Dwita
Jurnal Ilmiah Aquinas Vol. 8 No.2 (2025):, Juli 2025
Publisher : Unversitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan dalam proses pembelajaran di kelas sangat tergantung pada hubungan yang baik antara pengajar (guru) dan pelajar (siswa). Dengan menguasai kemampuan dasar dalam mengajar dengan baik, guru dapat memberikan umpan balik yang positif kepada siswa, yang selanjutnya akan meningkatkan motivasi siswa, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara maksimal. Sebaliknya, umpan balik yang negatif dari siswa dapat mengganggu proses belajar mereka dan menciptakan rintangan atau kesulitan dalam pembelajaran. Rintangan atau kesulitan dalam belajar ini bisa mengakibatkan ketidakberhasilan dalam mencapai hasil yang optimal. Oleh karena itu, kemampuan mengajar sangat penting bagi seorang guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan keterampilan dasar mengajar mahasiswa calon guru yang melakukan MBKM di SDN 173539 Hutagaol. Dari hasil analisis kuesioner dan indikator yang kami teliti, keterampilan dasar mengajar mahasiswa MBKM Universitas Quality berada pada kategori baik hingga sangat baik. Ini menunjukkan bahwa kemampuan mengajar yang dimiliki oleh mahasiswa MBKM Universitas Quality memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa selama proses pengajaran, yang terlihat dari penerapan indikator-indikator keterampilan dasar mengajar di kelas.
THE EFFECT OF THE SNOWBALL THROWING LEARNING MODEL ON STUDENTS' COGNITIVE LEARNING OUTCOMES IN FIFTH-GRADE PANCASILA EDUCATION AT SD NEGERI 040544 DOLAT RAYAT Purba, Dhea Steviana Br; Tindaon, Juwita; Gule, Yosefo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43824

Abstract

This study was motivated by low cognitive learning outcomes and limited learning activities among students in Pancasila Education, especially in the topic of norms and rules, which were still dominated by conventional teacher-centered learning. As a result, students tend to be passive and less involved in the learning process. This study aimed to determine the effect of the Snowball Throwing learning model on the cognitive learning outcomes of fifth-grade students in Pancasila Education at SD Negeri 040544 Dolat Rayat in the 2025/2026 academic year. The research used a quantitative approach with a two-group pretest-posttest quasi-experimental design. The sample consisted of 50 students, including 25 in class VA (control group) and 25 in class VB (experimental group), selected using total sampling. The instrument was a multiple-choice learning outcome test with 10 valid items out of 15, and the Cronbach's Alpha reliability coefficient was 0.718. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics, including tests of normality, homogeneity, and independent-samples t-tests. The results showed that the posttest mean score of the control class was 61.60, while the experimental class reached 80.80. The t-test showed t=4.487, p=0.000, indicating a significant effect.
DEVELOPMENT OF FLIPBOOK LEARNING MEDIA IN THE PANCASILA EDUCATION SUBJECT FOR GRADE IV AT SD NEGERI 040544 DOLAT RAYAT Sinaga, Rian Julfian; Tindaon, Juwita; Ginting, Nurlia
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43834

Abstract

This study was motivated by the limited use of interactive learning media in Pancasila Education, especially on the topic of village and sub-district government systems, which made students less active and hindered their understanding of the material. The study aimed to develop Flipbook learning media and examine its validity, practicality, and effectiveness for fourth-grade students at SD Negeri 040544 Dolat Rayat. The research used the Research and Development method with the ADDIE model, covering analysis, design, development, implementation, and evaluation. The subjects were material experts, media experts, teachers, and fourth-grade students. Data were collected through interviews, questionnaires, and learning achievement tests, and were analyzed descriptively using percentages and N-Gain analysis. The results showed that the Flipbook media was highly valid, with scores of 97.5% from material experts and 95% from media experts. It was also highly practical, with teacher and student response rates of 92.9% and 85.46%, respectively. In terms of effectiveness, the N-Gain results were 15.63% high, 65.63% medium, and 18.75% low. Therefore, the Flipbook media was considered valid, practical, and effective for Pancasila Education in elementary school.
LKPD Digital Berbasis HOTS sebagai Inovasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk Meningkatkan Motivasi dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Juwita Tindaon; Rizki Maulida; Eti Muliani
Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (e-journal) Vol. 12 No. 1 (2026): JUNE: 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paedagogi.v12i1.74141

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of Higher Order Thinking Skills (HOTS)-based digital worksheets on students’ learning motivation and critical thinking skills in Civic Education (PKn) subjects at SD Negeri 040444 Kabanjahe. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using the Nonequivalent Control Group Design. The population of this study consisted of all fifth-grade students of SD Negeri 040444 Kabanjahe in the 2026/2027 academic year. The research sample consisted of two classes, namely class V-A as the experimental class and class V-B as the control class, with 25 students in each class. The data collection techniques used were observation, questionnaires, tests, and documentation. The research instruments included a learning motivation questionnaire and HOTS-based essay questions to measure students’ critical thinking skills. Data analysis was conducted using descriptive statistics, normality tests, homogeneity tests, Independent Sample t-tests, N-Gain tests, and MANOVA tests. The results showed that the use of HOTS-based digital worksheets effectively improved students’ learning motivation.
Implementation of Learning Through Direct Instruction Plus Based on Interavcive Media Flipbook in Curtural Arts and Crafts Lessons at MIN 1 Medan Rika Restela; Juwita Tindaon; Sriadhi Sriadhi
At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan Vol. 11 No. 2 (2024): At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan
Publisher : the Faculty of Education and Teacher Training of the Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/tarbawi.v11i2.9079

Abstract

The teaching and learning process is inseparable from the application of learning models and media. The Direct Instruction Plus model based on Flipbook Interactive Media is used as a tool and way to achieve lesson objectives. This study aims to determine the learning outcomes of MIN 1 Medan students after using Direct Instruction Plus based on Flipbook Interactive Media. This research uses a type of classroom action research with a qualitative descriptive approach. Data collection techniques used in this study are observation sheets, work results and documentation. Data analysis in this study uses the calculation of the percentage of analysis of teacher observation results, students and learning outcomes. The results of this study were obtained, in cycle I teacher activity obtained a percentage score of 72% with the categorization of "good", and in cycle II, the percentage score increased to 83.33% with the category "very good".
PENGARUH LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA KELAS IV SD NEGERI 040455 BERASTAGI Geby Debora Damanik; Juwita Tindaon; Eti Muliani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan sekolah terhadap pembentukan karakter siswa kelas IV SD Negeri 040455 Berastagi Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya lingkungan sekolah sebagai salah satu faktor eksternal yang berperan dalam membentuk sikap, perilaku, dan kebiasaan positif siswa sejak jenjang sekolah dasar. Lingkungan sekolah yang kondusif, aman, tertib, dan nyaman diyakini dapat mendukung perkembangan karakter siswa secara optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 30 siswa, dan seluruh populasi dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji normalitas, regresi linear sederhana, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sekolah berada pada kategori sangat baik dengan nilai rata-rata 90,9, sedangkan pembentukan karakter siswa juga berada pada kategori sangat baik dengan nilai rata-rata 88,6. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan persamaan Y = 2,811 + 0,919X. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05 dan nilai t hitung 5,317 lebih besar dari t tabel 2,048. Dengan demikian, terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan sekolah terhadap pembentukan karakter siswa. Dapat disimpulkan bahwa semakin baik lingkungan sekolah, maka semakin baik pula pembentukan karakter siswa, khususnya dalam aspek disiplin, rasa ingin tahu, peduli lingkungan, empati, etika dan sopan santun, serta tanggung jawab. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi sekolah dan guru dalam memperkuat pendidikan karakter melalui penciptaan lingkungan sekolah yang positif, tertib, dan mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS V SD NEGERI 040455 BERASTAGI Afni Winarti; Juwita Tindaon; Yunistita Yunistita
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas V SD Negeri 040455 Berastagi Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 51 siswa kelas V, yaitu 26 siswa pada kelas eksperimen dan 25 siswa pada kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest, wawancara, serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 55,38 meningkat menjadi 83,07 pada posttest, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 46,80 menjadi 66,40. Peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Contextual Teaching and Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Model ini mampu mendorong siswa untuk belajar secara lebih aktif, menghubungkan materi dengan kehidupan nyata, serta memahami konsep secara lebih bermakna. Oleh karena itu, CTL dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 040455 BERASTAGI Enjel Romasinita Sipayung; Juwita Tindaon; Julius Boy Nesra Basgimata Barus
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV SD Negeri 040455 Berastagi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 40 orang, yang sekaligus dijadikan sampel penelitian, terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan instrumen utama penelitian berupa pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan uji deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan Independent Sample t-test berbantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test kelas eksperimen sebesar 43,75 meningkat menjadi 86,75 pada post-test, sedangkan kelas kontrol dari 52,50 menjadi 81,25. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model Problem Based Learning terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas IV sekolah dasar.