Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Ecoprint Motif Analysis Using Young Teak Leaves with Tunggung Fixation Applied to Artificial Fibers Farihah; Winda Hastuti; Halimul Bahri; Yudhistira Anggraini
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 12 (2025): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i12.13178

Abstract

This study aims to analyze the effect of tunjung (ferrous sulfate) fixation duration on the color quality and motif clarity of ecoprinted fabrics made from young teak (Tectona grandis) leaves applied to artificial fibers. The research supports the development of eco-friendly natural dye applications and innovation in textile and fashion education. A descriptive quantitative method was used, employing trend and percentage analyses based on evaluations from three textile experts. The assessment covered five aspects: color brightness, motif clarity, motif arrangement neatness, cleanliness, and overall appearance. The results showed that fixation durations of 10, 30, and 60 minutes did not significantly influence color brightness or motif quality, indicating that the dye–fiber bonding equilibrium was achieved within 10 minutes. However, qualitative observations revealed that samples fixed for 30 minutes exhibited slightly clearer motifs due to mild oxidation and pigment redistribution during steaming and drying. These findings suggest that a 10-minute fixation duration is sufficient for efficient dye bonding, while a 30-minute duration may enhance visual definition. The study contributes to sustainable textile innovation by demonstrating that teak leaf pigments combined with tunjung mordant can produce eco-friendly, visually appealing fabrics suitable for fashion and textile learning.
Pembuatan Varian Produk Busana Couple Look untuk Usaha Rental Busana Rosaka_Mode Erni, Erni; Rambe, Armaini; Juliarti, Juliarti; Anggraini, Yudhistira; Muhibbuddin, Muhibbuddin; Harmen, Hilma
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i1.776

Abstract

Pemanfaatan busana couple look kini menjadi tren untuk meningkatkan kepercayaan diri pada momen bahagia, namun biaya perolehan yang tinggi sering menjadi kendala bagi masyarakat. Peluang ini dimanfaatkan melalui Program Kemitraan Masyarakat untuk mengembangkan layanan rental busana pada mitra Rosaka_Mode sebagai alternatif yang lebih terjangkau. Metode pelaksanaan program meliputi penyuluhan konsep desain serta pelatihan teknis menjahit yang komprehensif, mulai dari konstruksi pola, teknik potong, hingga finishing dan pemasaran daring. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada kapasitas mitra; rata-rata keterampilan teknis meningkat secara kuantitatif dari 68% dengan kategori sedang menjadi 82% dengan kategori baik. Program ini berhasil menghasilkan varian produk busana pria dan wanita berupa setelan kemeja, celana, kebaya, dan rok yang memiliki kualitas jahitan lebih rapi dan minim kerutan dibandingkan sebelumnya. Kesimpulannya, penguatan kompetensi teknis dan diversifikasi produk melalui model couple look efektif meningkatkan daya saing usaha mitra. Disarankan bagi mitra untuk terus melakukan inovasi desain secara berkelanjutan dan mengoptimalkan media sosial sebagai sarana promosi guna memperluas jangkauan pasar.