Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Bagi Guru PJOK Kota Semarang Buyung Kusumawardhana; Maftukin Hudah; David Firna Setyawan; Fajar Ari Widiyatmoko; Ibnu Fatkhu Royana; Pandu Kresnapati; Danang Aji Setyawan
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v3i2.13926

Abstract

The independent curriculum on the independent learning platform has been launched. There are not a few teachers who are not ready and have sufficient understanding to implement it, including PJOK teachers in SMA Kota Semarang where the PJOK subjects phase E (grade 10) and phase F (grades 11-12) do not yet have a flow of learning objectives and teaching modules. This PkM activity aims to provide assistance in technical guidance instilling an understanding of the independent curriculum, identifying learning outcomes, learning objectives (ATP), and Teaching Modules. The methods used are lectures, discussions, training and mentoring. Participants in the activity were PJOK SMA Semarang teachers, totaling 75 people. The results of the activity showed an increase in teacher motivation and understanding as well as the ability to develop independent curriculum teaching tools.Kurikulum merdeka dalam platform merdeka belajar telah diluncurkan. Tidak sedikit guru yang  belum siap dan memiliki pemahaman yang memadai  untuk mengimplementasikannya, termasuk juga guru PJOK di SMA Kota Semarang dimana  mata pelajaran PJOK fase E (kelas 10) dan fase F (kelas 11-12) belum tersedia alur tujuan pembelajaran dan modul ajarnya. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam bimbingan teknik penanaman pemahaman kurikulum merdeka, mengidentifikasi capaian pembelajaran, alur tujuan pemnbelajaran (ATP), dan Modul Ajar. Metode yang digunakan ceramah, diskusi, pelatihan dan pendampingan. Peserta kegiatan adalah guru-guru PJOK SMA Kota Semarang yang berjumlah 75 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan motivasi dan pemahaman serta kemampuan guru dalam menyusun perangkat ajar kurikulum merdeka.
PkM Olahraga Petanque di Desa Warulor Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan Ibnu Fatkhu Royana; Pandu Kresnapati
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v1i1.6727

Abstract

Dengan adanya gadget, permainan sederhana dan tradisional sudah mulai ditinggalkan. Anak-anak lebih suka bermain dengan gadgetnya dibandingkan keluar bermain dengan temannya. Selain itu, cabang-cabang olahraga yang daridulu ditekuni anak-anak di masyarakat dari sepakbola, bulutangkis dan tenis meja mulai ditinggalkan. Hal ini karena letak lapangan yang jauh di pinggiran desa dan sarana prasana yang dibutuhkan terlalu mahal untuk dipenuhi. Salah satu cabang olahraga murah, menarik dan belum dikembangkan adalah Petanque. Minat bermain olahraga pentaque masih rendah dan bahkan di wilayah Desa Warulor belum mengetahui dengan olahraga pentaque. Oleh karena itu tim pengabdi merasa bertanggungjawab untuk melaksanakan PkM olahraga Petanque di Desa Warulor Pekalongan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mengunakan metode ceramah dengan penyuluhan, demonstrasi dan drill. Pkm Olahraga Petanque di Desa Warulor Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan warga masyarakat desa warulor sekarang memiliki teknik dan keterampilan bermain pentaque yang baik dan benar yang didapat dari pelatih yang baik sehingga menambah motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan. Selain itu, warga mendapatkan sarana dan prasarana yang baik untuk mengembangkan kemampuan bermain pentaque. 
Survei Minat Dan Motivasi Remaja Untuk Bersepeda Pada Masa Pandemi Covid 19 Di Kota Semarang Tahun 2021 Abdillah Iqbal; Ibnu FatkhuRoyana; Maftukin Hudah
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 3 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v3i2.139

Abstract

Kota Semarang merupakan ibukota provinsi Jawa Tengah yang pada masa pandemi ini termasuk sebagai zona merah atau zona tidak aman. Namun, meski begitu banyak remaja yang menyempatkan kegiatan bersepeda atau istilah sekarang adalah “gowess”. Pada masa pandemi Covid 19 (Corona Virus Disease 19) saat remaja diminta untuk tetap dirumah saja untuk menjaga kesehatannya serta belajar dari rumah. Permasalahan yang diambil dalam penelitian ini adalah bagaimana minat dan motivasi remaja untuk bersepeda pada masa pandemi covid 19 di Kota Semarang Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan metode survey yang dilakukan secara online dan offline dengan menyebar kuesioner melalui google form dan secara langsung. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja pengguna sepeda diwilayah Kota Semarang dengan jumlah sampel 100 orang. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat remaja untuk bersepeda sebesar 82% termasuk dalam kriteria sangat tinggi dan motivasi remaja untuk bersepeda sebesar 79% termasuk dalam kriteria tinggi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah minat remaja untuk bersepeda pada masa pandemi covid 19 di Kota Semarang tahun 2021 termasuk dalam kategori sangat tinggi dengan memperoleh hasil keseluruhan dengan persentase 82% dengan perolehan skor rata-rata 107. Hasil tersebut ditunjukkan dari 100 orang responden, sebanyak 66 remaja memiliki minat yang sangat tinggi, dan sebanyak 34 remaja memiliki minat yang tinggi untuk bersepeda pada masa pandemi covid 19 di Kota Semarang tahun 2021. Sedangkan motivasi remaja untuk bersepeda pada masa pandemi covid 19 di Kota Semarang tahun 2021 termasuk dalam kategori tinggi dengan memperoleh hasil keseluruhan dengan persentase 79% dengan perolehan skor rata-rata 91. Hasil tersebut ditunjukkan dari 100 orang responden, sebanyak 38 remaja memiliki motivasi yang sangat tinggi, dan sebanyak 62 remaja memiliki motivasi yang tinggi untuk bersepeda pada masa pandemi covid 19 di Kota Semarang tahun 2021.
Pengaruh latihan interval untuk meningkatkan kecepatan gaya bebas 50 meter atlet Pekan olahraga dan seni mahasiswa nasional (Porsenasma) Upgris Bertika Kusuma Prastiwi; Yulia Ratimiasih; Ibnu Fatkhu Royana; Utvi Hinda Zhannisa
Jurnal Sport Science Vol 12, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um057v12i2p139-146

Abstract

Renang merupakan olahraga yang dilakukan di air, dibutuhkan latihan teknik dan fisik yang baik untuk mencapai prestasi. Latar belakang penelitian event kejuaraan yang akan diikuti dalam waktu dekat dan perlunya persiapan, pemusatan latihan bagi atlet renang. Gaya bebas 50 meter digunakan dalam nomor individu maupun estafet. Permasalahan yang dihadapi atlet adalah kecepatan yang kurang di gaya bebas 50 meter karena di 25 meter awal kecepatan menurun karena kelelahan fisik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh program latihan menggunakan metode interval dalam meningkatkan kecepatan 50 m gaya bebas atlet Porsenasma UPGRIS. Desain pada penelitian eksperimen ini peneliti menggunakan desain quasi experimental, dalam bentuk one group pretest-posttest design.  Populasi atlet renang UPGRIS, sampel dalam penelitian ini adalah sampel yang digunakan 16 atlet dengan cara purposive sampling, atlet Porsenasma, menguasai teknik gaya bebas dengan baik. Spesifikasi dalam penelitian ini adalah pembuatan program latihan interval. Program latihan dilakukan 12 kali pertemuan, instrumen penelitian menggunakan stopwatch mengukur kecepatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah rumus t-test. Dari data hasil pretes post tes terlihat hasilnya signifikan, kecenderungan hitungan waktu menurun maka dikatakan hasilnya mengalami peningkatan kecepatan. Pengaruh latihan interval dalam meningkatkan kecepatan gaya bebas 50 meter atlet Porsenasma UPGRIS mengalami peningkatan, karena latihan interval training menggunakan jeda istirahat yang artinya kemampuan paru terlatih.
ROBOPAS (ROBOT KIPAS) PENGEMBANGAN MEDIA LATIHAN MULTIBALL TENIS MEJA Erlangga, Dhaniel; Wibisana, Muh Isna Nurdin; Royana, Ibnu Fatkhu
Journal of Sport Science and Fitness Vol 8 No 1 (2022): Journal of Sport Science and Fitness
Publisher : Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jssf.v8i1.58268

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi karena mahalnya alat Latihan multiball. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media multiball dengan bahan dan biaya yang lebih terjangkau. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 10 atlet saat uji coba skala kecil dan 20 atlet saat uji skala besar (uji lapangan). Dalam pelaksanaannya dilakukan lah tahapan tahapan dalam penelitiannya antara lain: potensi permasalahan, dikumpulkannya data, mendesain produk, memvalidasi desainnya, merevisi model, penguujian produk, perevisian produk, penguji cobaan pemakaiannya. Validasi dilakukan kepada ahli materi, ahli media, dan atlet HW SPORT. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Terdiri dari angket untuk ahli media sebagai bahan analisis alat dan angket untuk atlet sebagai respon terhadap kelayakan alat. Teknik analisis data menggunakan data deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif persentase. Hasil menunjukan media robopas yang “sangat layak” dipakai dalam menjadi media dalam pembelajaran maupun latihan olah fisik. Perolehan itu didapatkan dari validasi akhirnya dari a) ahli materi 90% atau layak; b) ahli media 83% atau layak; c) atlet pengujicobaan dilapangan sejumlah 88,8% atau layak. Kesimpulan penelitian ini adalah alat robopas sebagai media berlatih multiball layak digunakan. Alat ini dapat dimanfaatkan guna sarana bantu dalam pelatihan cabang olahraga permainan untuk menunjang prestasi. Abstract This research is motivated by the high cost of multiball training equipment. The purpose of this research is to develop multiball media with more affordable materials and costs. This type of research is research and development (R&D). The sampling technique used purposive sampling with a total of 10 athletes during a small-scale trial and 20 athletes during a large-scale test (field test). In its implementation, the stages of research are carried out, including: potential problems, collecting data, designing products, validating designs, revising models, testing products, revising products, testing trials of their use. Validation was carried out to material experts, media experts, and HW SPORT athletes. Data collection techniques using a questionnaire. Consists of a questionnaire for media experts as a tool for analysis and a questionnaire for responses to suitable tools. The data analysis technique used descriptive qualitative data and descriptive quantitative percentages. The results show that robopas media is "very feasible" to be used in learning media and physical exercise. The gain is obtained from the final validation from a) material expert 90% or worthy; b) 83% media expert or appropriate; c) test athletes in the field number 88.8% or eligible. The conclusion of this study is that the robopas tool as a multiball practice medium is feasible to use. This tool can take advantage of auxiliary facilities in the training of sports games to support achievement.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT(TGT) BERBANTU PERMAINAN TRADISIONAL “BAKIAK” TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI MLILIR 02 Emy Kurniyatun; Ibnu Fatkhu Royana
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 2, No 3: Juni 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.371 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v2i3.10384

Abstract

Abstrak : Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT)Berbantu Permainan Tradisional “Bakiak” Terhadap Hasil Belajar IPA SiswaKelas V SD Negeri Mlilir 02. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh model TGT berbantu Permainan Tradisional “Bakiak” terhadap hasil belajar IPA Siswa Kelas V SD Negeri Mlilir 02. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain Pre-Experimental Designs. Bentuk desain penelitian yang digunakan adalah one-group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Mlilir 02 dengan jumlah 24 siswa. Perhitunganhasil analisis uji-t diperoleh thitung> ttabel yaitu 3,43> 2,06 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa model TGT berbantu permainan tradisional “bakiak” berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN Mlilir 02.
PENGEMBANGAN MEDIA POP UP BOOK MATERI KENAMPAKAN PERMUKAAN BUMI UNTUK KELAS III SEKOLAH DASAR NEGERI REJOSARI 03 SEMARANG Desy Ayu Nurhikhmah; Mudzanatun Mudzanatun; Ibnu Fatkhu Royana
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 3, No 1 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.143 KB) | DOI: 10.24114/js.v3i1.11636

Abstract

Abstrak: Pengembangan Media Pop Up Book Materi Kenampakan Permukaan Bumi untuk Kelas III Sekolah Dasar Negerirejosari 03 Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D). Respon guru di beberapa sekolah yang ada di UPP Kecamatan Watukumpul sebesar 96,25% dengan kriteria “sangat layak” sedangkan respon guru  SDN Rejosari 03 Semarang sebesar 100% dengan kriteria “sangat layak”. Hal tersebut menunjukkan bahwa media pop upbook telah berhasil dalam pengembangan media dan sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran di Sekolah Dasar.Produk akhir dari penelitian dan pengembangan ini berupa media pop upbook yang dikombinasikan dengan evaluasi tebak gambar untuk mengaktifkan siswa dalam pembelajaran IPA kelas III Sekolah Dasar. Kata Kunci: Pengembangan, Media, Pop Up Book, Kenampakan Permukaan Bumi
Pengaruh Gerak Motorik Pada Pembelajaran Cooperative Tipe Savi Berbantu Media Engklek Tema 8 Sub Tema 1 Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN 1 Bulak Kecamatan Rowosari Kendal Ifana fajriyatussafitri; Khusnul Fajriyah; Ibnu Fatkhu Royana
JANACITTA Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.802 KB) | DOI: 10.35473/jnctt.v1i2.52

Abstract

Abstract Education has an important role in facing the challenges of life, especially for humans in everyday life. Education as an effort to develop the ability of individual potentials so as to live optimally both as a person and as a member of society and have the moral and social as a guide of his life. The ultimate goal of an education cannot be separated from learning outcomes. Learning outcomes obtained by students are one indicator of the success of students in class in participating in learning. This study aims to determine the effect of motor motion on cooperative learning type SAVI assisted media crank on the theme of 8 subtema 1 to the results of the fourth grade students of SDN 1 Bulak Subdistrict Rowosari Kendal. Data analysis technique used is description of analysis with simple linear regression test. The results showed that motor movement variable on cooperative learning type SAVI have an effect on student learning outcomes.  Keywords: Motion Motion, Cooperative Learning Type SAVIAbstrakPendidikan mempunyai peranan penting dalam menghadapi tantangan kehidupan khususnya bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan sebagai upaya mengembangkan kemampuan potensi individu sehingga bisa hidup optimal baik sebagai pribadi maupun sebagai anggota masyarakat serta memiliki moral-moral dan sosial sebagai pedoman hidupnya. Tujuan akhir sebuah pendidikan tidak lepas dari hasil belajar. Hasil belajar yang diperoleh siswa merupakan salah satu indikator keberhasilan siswa di kelas dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gerak motorik pada pembelajara kooperatif tipe SAVI berbantu media engklek pada tema 8 subtema 1 terhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN 1 Bulak Kecamatan Rowosari Kendal. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskripsi analisis dengan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan secara signifkan variabel gerak motorik pada pembelajaran kooperatif tipe SAVI berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci : Gerak Motorik, Pembelajaran Kooperatif  Tipe SAVI
PKM Pola Hidup Sehat Melalui Aktivitas Olahraga Bulutangkis Warga Desa Warulor Kabupaten Pekalongan Pandu Kresnapati; Agus Wiyanto; Ibnu Fatkhu Royana; Danang Aji Setyawan
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 4, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v4i1.15426

Abstract

ABSTRACTThe majority of the people in Warulor village have a livelihood as labourers, artisans making batik and farmers whose people pay little attention to their physical fitness. In the current weather conditions, many residents of the Warulor village are sick like cough and it is easy for their immune system to decrease. A healthy lifestyle is no longer cared for by society. This can be overcome by exercising, eating regularly, maintaining cleanliness and getting enough rest, implementing health protocols is an element in a healthy lifestyle to maintain immunity. The solution offered by the service is to provide socialization regarding healthy lifestyles by maintaining health with badminton sports that can be done by community members both in the afternoon and at night so that they do not interfere with work activities and can still maintain their health. The output target that can be achieved later is that the people in Warulor village can understand the important role of maintaining health by exercising so that they can create a healthy lifestyle so that they are protected from various viruses. Continue to implement health protocols for the Warulor village community independently in their respective homes so that health and immunity are increasingly maintained.ABSTRAKWarga masyarakat desa warulor mayoritas bermata pencaharian buruh, pengrajin kesenian membuat batik dan petani yang masyarakatnya kurang memperhatikan kebugaran tubuhnya. Pada keadaan cuaca seperti sekarang ini sehingga banyak warga masyarakat desa warulor yang sakit seperti batuk, flu dan mudah untuk menurun daya tahan tubuhnya. Pola hidup sehat sudah tidak dipedulikan oleh masyarakat. Hal tersebut dapat di atasi dengan berolahraga, makan teratur, menjaga kebersihan dan istirahat yang cukup, menerapkan protokol kesehatan merupakan unsur dalam pola hidup sehat untuk menjaga imunitas. Solusi yang ditawarkan pengabdi adalah dengan memberikan sosialisasi mengenai pola hidup sehat dengan menjaga Kesehatan dengan olahraga bulutangkis yang dapat dilakukan oleh warga masyarakat baik di sore hari maupun di malam hari sehingga tidak mengganggu aktifitas kerja dan tetap masih bisa menjaga kesehatannya. Target luaran yang nantinya dapat tercapai adalah masyarakat di desa warulor bisa mengetahui peran pentingnya menjaga kesehatan dengan berolahraga sehingga dapat menciptakan pola hidup sehat sehingga terhindar dari berbagai macam virus. Tetap menerapkan protokol kesehatan untuk masyarakat desa warulor secara mandiri di rumah masing-masing agar kesehatan dan imunitas semakin terjaga.
Optimizing Social Media for Doplang Tourism Village Empowerment Senowarsito Senowarsito*; Yuli Kurniati Werdiningsih; Ibnu Fatkhu Royana; Andi Priyolistiyanto
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v7i4.14639

Abstract

The various problems experienced by Doplang Village are the lack of competence and capacity of managers in developing local potential and the absence of involvement of all elements for the role of communities in the advancement of tourist villages.. Another problem is the not optimal use of sosial media in the development of tourist villages. The resolution presented by the team is the competence and capacity of managers in developing lokal potential to support the creation of a tourist village. The various solutions offered will be realized in the form of comprehensive outreach, training, mentoring, monitoring and evaluation in order to obtain optimal results. For this reason, the Sosial Media Optimization program for Empowering Tourism Villages in Doplang needs to be implemented immediately in order to increase the competence and capacity of youth. This program is more focused on empowering the lokal potential of Doplang Village through facilitation and capacitation of Karang Taruna in Doplang Village. The outcome of this endeavor is a rise in the capacity of youth organizations; the pioneering Doplang tourist village managed by Karang Taruna.