Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pelatihan Penyusunan Administrasi dan Laporan Keuangan BUMDES Nekbaun Desa Baumata Timur Viany Cecilia Pah; Adrianus Ketmoen; Maria Augustin Lopes Amaral; Alfry Aristo J. Sinlae; Paskalis A. Nani; Paulus A. K. L. Ratumakin; Maximus M. Taek; Gerardus D Tukan; Anselmus Boy Baunsele; Erly Grizca Boelan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i2.4932

Abstract

Sebagai suatu badan usaha yang ada di desa, BUMDes wajib dikelola dengan baik dengan memperhatikan penataan administrasi dan laporan keuangan BUMDes. Oleh karena itu semua aktivitas usaha BUMDEs wajib dicatat dan dibukukan. Melihat pentingnya hal ini maka Tim Pengabdian Universitas Katolik Widya Mandira melaksanakan kegiatan penguatan kapasitas BUMDes berupa Pelatihan penyusunan administrasi dan laporan keuangan bagi BUMDes Nekbaun yang ada di Desa Baumata Timur. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk menambah pengetahuan masyarakat khususnya pengelola BUMDes dalam penataan administarsi dan pengelolaan keuangan BUMDes. Kegiatan Pelatihan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi kemudian dilanjutkan dengan latihan studi kasus. Hasil dari kegiatan pelatihan ini adalah peserta mendapat pengetahuan baru mengenai pencatatan administrasi dan laporan keuangan. Selain itu ditemukan adanya kelemahan pada Sumber Daya Manusia sehingga pencatatan terhadap aktivitas dan kondisi BUMDes tidak terekam dengan baik. Dengan adanya kegiatan pelatihan penyusunan administrasi dan laporan keuangan dapat menambah pengetahuan dan ketrampilan pengelola BUMDes dalam melaksanakan seluruh aktivitas BUMDes
Penguatan Kapasitas Pengelolaan BUMDES Mafutnek Desa Tunbaun Erly Grizca Boelan; Adrianus Ketmoen; Maria Augustin Lopes Amaral; Anselmus Boy Baunsele; Paulus A. K. L. Ratumakin; Alfry Aristo J. Sinlae; Paskalis A. Nani; Maximus M. Taek; Gerardus D. Tukan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5141

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mafutnek Tunbaun merupakan salah satu BUMDes yang telah didirikan sejak tahun 2015 namun hingga saat ini belum mengalami perkembangan secara signifikan. Keberadaan BUMDes Mafutnek di Desa Tunbaun Kecamatan Amarasi Barat masih jauh dari tujuan utama pendirian BUMDes berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memberikan kontribusi kepada perkembangan BUMDes Mafutnek khususnya dalam peningkatan kapasitasn pengelolaan BUMDes Mafutnek Desa Tunbaun. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan pendampingan. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pemahaman mengenai tata Kelola BUMDes baik itu dari segi administrasi maupun keuangan. Selain itu Tim juga mendampingi pengurus BUMDes dalam mendaftarkan BUMDes secara online sampai memperoleh dokumen persetujuan Menteri atas pendaftaran nama BUMDes Mafutnek Tunbaun untuk selanjutnya dilakukan pendaftaran guna memperoleh sertifikat badan hukum. Dengan adanya kegiatan penguatan kapasitas pengelolaan BUMDes Mafutnek Tunbaun dapat menambah pengetahuan pengurus, pemerintah desa dan juga masyarakat pada umumnya
Karakterisasi Zeolit Alam Asal Pantai Manikin, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur Faustina De Yesu Prisila Abi; Dionisia Hariani Nada; Anggelinus Nadut; Gertreda Latumakulita; Maximus M. Taek
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 2 (2025): Lambda
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i2.1339

Abstract

Natural zeolite from Manikin (ZAM), Kupang Regency, has been successfully characterized by XRF, FTIR-ATR, powder-XRD and SEM. XRF results show that the three most abudant elements in ZAM are Si (68.1%); Fe (11.9%) and K (9.76%). Meanwhile, there is absorption at wave number 100.45 cm-1 which indicates the presence of asymmetric O-Si-O and O-Al-O. Based on the XRD diffraction pattern of the powder analyzed by the rietvield method, it shows that ZAM consists of SiO2 and mordenite-type zeolite minerals complexed with Na and Ca metals. As for morphology of ZAM, it consists of various shapes and one of them is sharp like a needle.
Development of an Environment Based Chemistry Practicum Guide for Class XI Faderina Komisia; Maria Benedikta Tukan; Maria Aloisia Uron Leba; Maximus M. Taek; Nikola Tolentini; Maria Sonyatania Iju; Lusiana F. Nggepe
JCER (Journal of Chemistry Education Research) Vol. 9 No. 2 (2025): Volume 9 No. 2 December 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jcer.v9n2.p62-70

Abstract

This study aims to determine the feasibility of an environmentally based chemistry practicum guide for class XI and to determine student responses to an environmentally based chemistry practicum guide for class XI. The sample in this study was the class XI students of Senior High School 12 Kupang. The type of research used is R&D research using the Thiagarajan 4D development model which consists of defining, designing, developing, disseminating. Based on the results of the material expert validation, the average percentage of validity was 82,22% with very feasible criteria and the media expert validation obtained an average percentage of validity of 85,625% with very feasible criteria. In the limited trial, the average percentage of student responses to the developed practicum guide was 81,13% with very good criteria. In the extensive trial, the average percentage of student responses to the developed practicum guide was 85,42% with very good criteria.
Optimasi Kombinasi Ramuan Etnomedisin Penumbuh Rambut Nusa Tenggara Timur Menggunakan Orthogonal Stimulus Response Method Pada Kepadatan Rambut Mencit (Mus musculus) Maximus M. Taek; Dewi Sinta Megawati; Erlangga Sufi Subiyakto; Zahra Khoirunnisa; Novia Maulina; Faisal Akhmal Muslikh; Burhan Ma’arif
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 4 (2025): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i4.18301

Abstract

This study aimed to optimize a traditional ethnomedicinal formulation from East Nusa Tenggara (RENTT) as a natural hair-growth candidate and to evaluate its antioxidant activity and biological effectiveness using an alopecia model. A true experimental design was applied using the Taguchi–Orthogonal Stimulus Response Method (OSRM) to determine the optimal combination of five plant extracts, namely Aleurites moluccanus, Hibiscus rosa-sinensis, Ficus benjamina, Polyscias scutellaria, and Hibiscus tiliaceus. In vitro optimization was conducted using the DPPH radical scavenging assay with a Taguchi L27 orthogonal array design. The optimal formulation was subsequently evaluated in vivo using male mice (Mus musculus) with croton oil–induced alopecia. Hair growth effectiveness was assessed based on hair density percentage through histomorphometric analysis with hematoxylin–eosin staining. The results demonstrated that the optimal RENTT formulation exhibited very strong antioxidant activity with an IC₅₀ value of 27.46 ppm. Taguchi analysis identified F. benjamina as the most influential factor in determining formulation performance. In vivo evaluation showed that the RENTT-treated group achieved the highest hair density (49.45 ± 4.70), which was significantly higher than that of the positive control, negative control, and normal control groups. In conclusion, the optimized RENTT formulation demonstrates strong antioxidant properties and a significant stimulatory effect on hair growth, indicating its promising potential as a natural cosmeceutical product based on the local wisdom of East Nusa Tenggara.
Penggunaan Sabut Kelapa Teraktivasi NaOH sebagai Adsorben Metilen Biru: Utilization of Coconut Fiber NaOH-Activated as Blue Methylene Adsorbent Anselmus Boy Baunsele; Erly Grizca Boelan; Aloisius Masan Kopon; Maximus M. Taek; Gerardus D. Tukan; Hildegardis Missa
KOVALEN: Jurnal Riset Kimia Vol. 9 No. 1 (2023): April Edition
Publisher : Chemistry Department, Mathematics and Natural Science Faculty, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/kovalen.2023.v9.i1.16274

Abstract

Methylene blue is a textile dye with carcinogenic and mutagenic properties which can cause various problems for the environment and organisms, therefore it is necessary to treat the waste. This study describes the adsorption of methylene blue using base-activated coconut coir. Coconut coir as waste was prepared into 80 mesh-sized powder and then activated using NaOH solution. The base-activated coconut fiber was then used for methylene blue adsorption under several optimization conditions such as pH, contact time, concentration, and adsorption isotherm. The determination of methylene blue was adsorbed by the adsorbent measured using UV-VIS. The pH and contact time results were 7 and 75 minutes, respectively, with the adsorption capacity (qe) of 1.98 mg g-1 and 99.91%. The isotherm adsorption of blue methylene followed the Langmuir isotherm model with the maximum adsorption capacity (Qmax) of 0.2 mg -1. The result showed that the coconut fiber base activated could be used as a dye adsorbent.
Pelatihan Warga Desa Waijarang Mengolah Lahan Tidur Tepi Pantai sebagai Demplot Agrosalt Berkelanjutan Gerardus Diri Tukan; Yustina Ina Kewa Manuk; Dionisia Hariani Nada; Amandha Victoria Dwiputri Tukan; Monika Woli Wokal; Maximus M. Taek; Anggelinus Nadut; Richardus Daton; Anggraeny Paridy; Stanis Man
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.9163

Abstract

Desa Waijarang, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, memiliki lahan tidur di kawasan pesisir yang belum dimanfaatkan secara optimal sehingga belum memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kapasitas masyarakat dalam mengoptimalkan lahan tidur melalui pengembangan demplot agrosalt, yaitu sistem pemanfaatan lahan yang mengintegrasikan budidaya tanaman palawija pada musim hujan dan produksi garam berbasis geomembran pada musim kemarau. Metode yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat melalui sosialisasi konsep agrosalt serta praktik partisipatif berupa kerja bakti pembersihan, penataan, dan persiapan lahan demplot. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya demplot agrosalt awal seluas 1.920 m² yang ditanami jagung pulut, kacang tanah, dan kacang hijau. Selain menghasilkan demplot percontohan, kegiatan ini meningkatkan pemahaman, penerimaan, dan komitmen masyarakat serta pemerintah desa terhadap penerapan model agrosalt sebagai alternatif pemanfaatan lahan pesisir. Pendekatan partisipatif terbukti mampu mendorong keterlibatan aktif masyarakat dan menumbuhkan semangat gotong royong dalam mengelola lahan tidur. Dengan demikian, demplot agrosalt berpotensi menjadi model pemberdayaan lahan pesisir yang adaptif terhadap musim, berbasis potensi lokal, dan berkelanjutan.