Claim Missing Document
Check
Articles

Sandfish (Holuthuria scabra) Fisheries in Saleh Bay: Stock Status Based on Fishermen's Perception and Catches [Perikanan Teripang Pesisir (Holuthuria scabra) Teluk Saleh: Status Stok berdasarkan Persepsi Nelayan dan Hasil Tangkapan] Neri Kautsari; Etty Riani; Djamar TF Lumbanbatu; Sigid Hariyadi
Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 11 No. 2 (2019): JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jipk.v11i2.13432

Abstract

AbstractThe exploitation of sandfish (Holuthuria scabra) in Saleh Bay is so far not well managed. Consequently, over-fishing and species extinction of sea cucumbers emerge. Currently, information related to the supply of sandfish (H. scabra) is very limited. The purpose of this research was to investigate the stock status of sandfish (H. scabra) based on the fishermen's perception and fish capture information. This research was carried out in the Saleh Bay coast, Sumbawa District, West Nusa Tenggara. The method used was a semi-closed interviews with the scope of fishermen's demography, methods, efforts and catches, and fishermen's perception of the stock condition, conducted by a total of 39 respondents. The result of this research showed that sea cucumber fishermen consisted of male and female with a ratio of 46 : 54, age ranged between 26-59 years old, all were married; education level between unschooled to senior high school; fishermen were from Bajo tribe (37%), Bugis (25%), Samawa (5%) and Mandar (33%). Sea cucumbers were caught by hands for 5-6 weeks (1-4 hours per day), CPUE ranges between 2 to 25 kg (wet weight). The main reason for capturing sea cucumber was because of the ease of method (97%). 84% of the fishermen stated that sea cucumber stock in Saleh Bay declined. The research cocluded the fishermen on Saleh Bay assumed that sandfish (H. scabra) had decreased in stock.AbstrakEksploitasi teripang pasir (Holuthuria scabra) di perairan Teluk Saleh terus dilakukan tanpa adanya pengelolaan sehingga memacu terjadinya kelebihan tangkap dan bahkan bisa menyebabkan kepunahan spesies teripang pasir. Kurangnya ketersediaan informasi dan data terkait stok menyebabkan sulitnya pengelolaan teripang pasir (H. scabra) di perairan Teluk Saleh ke depannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui staus stok teripang pasir (H. scabra) berdasarkan persepsi nelayan dan gambaran hasil tangkapan. Lokasi penelitian yaitu di pesisir wilayah perairan Teluk Saleh, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Metode yang digunakan ialah wawancara semi tertutup dengan menggunakan kuesioner. Aspek yang dikaji dalam wawancara terdiri dari : 1) demografis nelayan; 2) metode, upaya dan hasil tangkap serta 3) persepsi nelayan terhadap kondisi stok. Responden dalam penelitian ini ialah nelayan penangkap teripang yang berada di pesisir Teluk Saleh. Jumlah responden adalah 39 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penangkap teripang pasir terdiri dari laki-laki dan perempuan dengan rasio 46 : 54%, usia berkisar antara 26-59 tahun, nelayan berstatus telah menikah, tingkat pendidikan nelayan mulai dari tidak bersekolah hingga SMU, nelayan berasal dari suku Bajo (37%), Bugis (25%), Samawa (5%) dan Mandar (33%). Penangkapan teripang dilakukan menggunakan tangan, penangkapan dilakukan 5-6 minggu-1 (1–4 jam hari-1), CPUE ialah 2 hingga 25 kg (berat basah), alasan utama nelayan (97%) menangkap teripang pasir adalah kemudahan metode penangkapan, 84% nelayan menyatakan bahwa stok teripang pasir di Teluk Saleh mengalami penurunan. Kesimpulan dari penelitian ialah sebagian besar nelayan Teluk Saleh menganggap bahwa teripang pasir (H. scabra) telah mengalami penurunan stok.
STRATEGI KEBERLANJUTAN PENGELOLAAN PENCEMARAN SAMPAH PLASTIK DI PESISIR KOTA DUMAI RIAU MELALUI PENDEKATAN ANALISIS MACTOR Fatwa, Esa Buana; Hariyadi, Sigid; Taryono, Taryono
Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia Vol 16, No 2 (2024): (November) 2024
Publisher : Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkpi.16.2.2024.85-98

Abstract

Penelitian ini mengatasi masalah mendesak polusi plastik di sepanjang wilayah pesisir, dengan fokus pada Kota Dumai di Provinsi Riau, Indonesia. Wilayah pesisir Dumai, seperti banyak wilayah lain di seluruh Indonesia, menghadapi pencemaran plastik yang parah, dengan 90% disebabkan oleh limbah plastik. Meskipun regulasi telah ada, pengelolaan seringkali kurang mendekati dengan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan. Penelitian ini mengadopsi kerangka kerja MACTOR, mengidentifikasi dan mengevaluasi pemangku kepentingan kunci seperti Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Komunikasi dan Informasi. Ini juga menganalisis faktor-faktor terkait pengelolaan limbah plastik, mulai dari pengurangan volume hingga pertimbangan lingkungan. Penelitian ini menilai pengaruh dan saling ketergantungan di antara pemangku kepentingan, memvisualisasikannya melalui peta dan mengevaluasi konvergensi dan divergensi. Terutama, aktor di kuadran I yang memiliki pengaruh yaitu Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Komunikasi dan Informasi, menunjukkan peran yang sanat krusial. Penelitian ini mengungkapkan potensi konvergensi tinggi di antara para aktor ini, menekankan perlunya kolaborasi intensif. Namun, penelitian ini mengidentifikasi aktor Informal sebagai memiliki divergensi tinggi, menunjukkan potensi konflik. Penelitian ini diakhiri dengan rekomendasi strategis, menekankan upaya kolaboratif, sensitivitas terhadap aktor yang bergantung, dan pemantauan dan evaluasi yang berkelanjutan untuk pengelolaan limbah plastik yang efektif di wilayah pesisir Kota Dumai
Community Structure of Macrozoobenthos in Klapanunggal and Ciampea Karst Water, Bogor Regency, West Java: Struktur Komunitas Makrozoobenthos di Perairan Karst Klapanunggal dan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Krisanti, Majariana; Hariyadi, Sigid; Fatreza, Ridho; Wulandari, Dwi Yuni
Habitus Aquatica Vol 3 No 1 (2022): Habitus Aquatica : Journal of Aquatic Resources and Fisheries Management
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/HAJ.3.1.12

Abstract

Perairan karst merupakan perairan dengan suatu keunikan yang dapat mempengaruhi organisme di dalamnya, salah satunya adalah makrozoobenthos. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur komunitas makrozoobenthos di perairan karst Klapanunggal dan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pengambilan contoh dilakukan pada bulan Februari hingga April 2015. Pengambilan contoh dilakukan sebanyak tiga kali dengan jarak setiap pengambilan contoh yaitu 2 minggu. Komunitas makrozoobenthos di perairan karst Ciampea dan Klapanunggal terdiri atas kelas Oligochaeta (Lumbriculus sp., Tubifex sp., Peloscolex sp. dan Branchiura sp.) dan Insekta (Ephemerella sp., Tendipes sp. dan Prodiamesa sp.). Jenis makrozoobenthos yang paling banyak ditemukan di perairan karst Klapanunggal dan Ciampea berasal dari kelas Oligochaeta dengan jenis Lumbriculus sp. pada karst Ciampea dan Tubifex sp. pada karst Klapanunggal. Makrozoobenthos dari kelas Oligochaeta dapat hidup di perairan dengan kandungan bahan organik tinggi dan tipe substrat perairan yang halus.
Water Quality of Ebony Lakes in Bukit Golf Mediterania, Pantai Indah Kapuk, North Jakarta: Kualitas Air Danau Ebony di Kawasan Bukit Golf Mediterania, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara Syarif, Nawas; Hariyadi, Sigid; Krisanti, Majariana
Habitus Aquatica Vol 3 No 2 (2022): Habitus Aquatica : Journal of Aquatic Resources and Fisheries Management
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/HAJ.3.2.93

Abstract

Danau Ebony merupakan danau buatan yang difungsikan sebagai pengendali banjir dan menambah nilai estetika perumahan di sekitarnya. Penelitian dilakukan dimaksudkan untuk mengevaluasi apakah operasional pengelolaan Danau Ebony mampu memperbaiki kualitas air danau. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2014-Februari 2015 dengan interval waktu satu bulan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Indeks Pencemaran dan Indeks STORET. Tingkat pencemaran danau Ebony berdasarkan Indeks STORET memiliki kisaran nilai -40 sampai -52. Nilai Indeks Pencemaran perairan Danau Ebony yang diperoleh untuk permukaan dan dasar perairan berkisar antara 1,54 sampai 10,26. Kondisi Danau Ebony yang tercemar dicirikan oleh parameter-parameter yang melebihi baku mutu air kelas III PP no 82 tahun 2001, di antaranya COD, BOD5, Nitrit, H2S. Status perairan Danau Ebony berdasarkan Indeks Pencemaran tergolong tercemar ringan hingga tercemar berat. Berdasarkan Indeks STORET status kualitas air Danau Ebony menunjukkan kondisi tercemar berat pada setiap stasiun dengan kecenderungan musim kemarau lebih tinggi dibandingkan musim hujan.
The Utilization of Tamarind Seeds (Tamarindus indica L.) as the Natural Coagulant for Wastewater Treatment of Traditional Gold Mine: Penggunaan Biji Asam Jawa (Tamarindus indica L.) sebagai Koagulan Alami pada Pengolahan Limbah Cair Tambang Emas Tradisional Hidayah, Rofi’ul; Effendi, Hefni; Hariyadi, Sigid
Habitus Aquatica Vol 3 No 2 (2022): Habitus Aquatica : Journal of Aquatic Resources and Fisheries Management
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/HAJ.3.2.80

Abstract

Biji asam jawa (Tamarindus indica L.) merupakan biji yang memiliki kandungan protein, tannin, dan antioksidan yang bisa digunakan sebagai koagulan alami pada pengolahan limbah cair, termasuk limbah cair tambang emas tradisional. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah koagulasi dengan kecepatan 200 rpm selama satu menit dan 20 rpm selama 30 menit. Penelitian bertujuan untuk menentukan dosis serbuk biji asam dalam pengolahan limbah cair tambang emas tradisional. Penelitian menggunakan perlakuan dosis serbuk biji asam (0,3 g/L; 0,4 g/L; dan 0,5 g/L) dengan tiga kali ulangan. Hasil yang didapat dari penelitian adalah perubahan nilai parameter kualitas air dari kondisi awal air limbah. Penurunan antara kontrol lapang (KL) dengan penambahan dosis ditunjukkan oleh dosis 0,4 g/L pada nilai TSS sebesar 96,95%, dosis 0,3 g/L pada nilai COD sebesar 76,74%, dan dosis 0,3 g/L pada nilai merkuri sebesar 93,03%. Selanjutnya, peningkatan ditunjukkan oleh nilai pH pada dosis 0,3 g/L sebesar 44,97%. Perlakuan dosis serbuk biji asam jawa terbaik yang dapat digunakan dalam mengolah limbah cair tambang emas tradisional adalah 0,3 g/L.
Characteristic and Water Quality Status in Karst Sinkhole Cileungsi, Bogor, West Java: Karakteristik dan Status Kualitas Air di Cekungan Karst Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Dirgantara, Pedryn; Hariyadi, Sigid; Pratiwi, Niken Tunjung Murti
Habitus Aquatica Vol 3 No 2 (2022): Habitus Aquatica : Journal of Aquatic Resources and Fisheries Management
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/HAJ.3.2.109

Abstract

Kawasan karst merupakan suatu bentuk permukaan bumi dengan kondisi hidrologi yang khas akibat terdapatnya batuan yang mudah larut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik dan status kualitas air melalui pendekatan Indeks Kualitas Air (IKA-NSF) dan Indeks Pencemaran (IP). Penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai Maret 2015. Pengambilan contoh air dilakukan tiga kali pada ketiga cekungan dengan interval dua minggu. Nilai indeks kualitas air (IKA-NSF) pada cekungan Klapanunggal 1, 2 dan 3 berkisar antara 50,50-60,75. Tingkat status kualitas air pada ketiga cekungan tergolong dalam kategori sedang. Berdasarkan nilai indeks pencemaran (IP) untuk baku mutu kelas II dan III, hanya cekungan klapanunggal 2 yang memenuhi baku mutu, sedangkan cekungan Klapanunggal 1 dan 3 tergolong tercemar ringan dengan parameter fosfat total dan fecal coliform yang melampaui baku mutu.
Evaluation of Water Quality of Crown Golf Ornamental Lake, North Jakarta Based on N and P Content: Evaluasi Kualitas Air Danau Hias Crown Golf, Jakarta Utara Berdasarkan Kandungan N dan P Widigdo, Bambang; Hariyadi, Sigid; Iswantari, Aliati; Pangaribuan, Adianto
Habitus Aquatica Vol 1 No 2 (2020): Habitus Aquatica : Journal of Aquatic Resources and Fisheries Management
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/HAJ.1.2.28

Abstract

Anthropogenic activity surrounds the Crown Golf ornamental lake may contribute to waste input that could lead to the increasing of nutrient concentration and affect nutrient enrichment in the lake. This research aims to evaluate the water quality of Crown Golf ornamental lake, Pantai Indah Kapuk, North Jakarta based on N and P content. Water sampling was conducted for a year (September 2018 to August 2019) at four sampling locations. The main observed parameters were N (total nitrogen, ammonia, nitrite, nitrate) and P (total phosphate, orthophosphate). The data were analyzed for comparison of observed water quality and standard (Government Decree of Indonesia Republic No 82 the Year 2001), determination of N/P ratio, and determination of pollution level determination using Water Quality Index (WQI) and Pollution Index (IP) based on N and P content. The nutrient concentrations (nitrite, nitrate, and orthophosphate) were lower in the rainy season than in the dry season, while ammonia, total nitrogen, and total phosphate were not different between both seasons. Generally, the water quality of Crown Golf ornamental lake was still meet the standard for recreational activity (Class II). However, the obtained N/P ratio was very high (51:1). The pollution level of this lake is also moderate to bad (based on WQI) and slightly polluted to highly polluted (based on PI). This revealed that the Crown Golf ornamental lake had quite high N and P concentration and potentially causing the decrease of water quality and ecological function.
Relationship Between Zooplankton Community with Water Quality in Ebony Lake, Pantai Indah Kapuk, North Jakarta: Hubungan Antara Komunitas Zooplankton dan Kualitas Air di Perairan Danau Ebony, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara Krisanti, Majariana; Hariyadi, Sigid; Hidayat, Hilman; Wulandari, Dwi Yuni
Habitus Aquatica Vol 2 No 1 (2021): Habitus Aquatica : Journal of Aquatic Resources and Fisheries Management
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/HAJ.2.1.36

Abstract

Ebony Lake is an ornamental lake, where its surrounding domestic activity which can produce waste that may affect water quality including organism in there, such as zooplankton. Ebony Lake has become the study object to see correlation between zooplankton community and water quality. This research had been done between April-August 2014 in 5 station every month. Zooplankton community in Ebony Lake consists of the phylum Rotifera, Crustacea, and Protozoa. The highest abundance of zooplankton is Brachionus from Rotifera. The phylum Rotifera has a strong negative correlation with TSS, turbidity, and ammonia, whilst it has strong positive correlation with acidity/pH. The high value of TSS, turbidity, and ammonia, followed by the low abundance of Rotifers; while low pH will be followed by high abundance of Rotifers. The phylum Protozoa has a strong positive correlation with TSS and negative with temperature.
The Community Perception of Waste Management on The Belawan Coast, North Sumatra: Persepsi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Sampah di Pesisir Belawan, Sumatera Utara Hasibuan, Febya Rizki; Hariyadi, Sigid; Pratiwi, Niken Tunjung Murti
Habitus Aquatica Vol 6 No 1 (2025): Habitus Aquatica : Journal of Aquatic Resources and Fisheries Management
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/HAJ.6.1.17

Abstract

The abundant natural potential in the Belawan coastal area has great opportunities for the development of various activities. In addition, the Belawan coastal area is also vulnerable to high pollution, especially because of its role in supporting the regional economy through sectors such as tourism, fisheries, transportation, and industry. Effective waste management is a special concern of the government along with maximum efforts in developing economic potential. Waste has become a global problem, especially in Indonesia with its increasing population growth. This research aims to analyze strategies for controlling pollution from waste in the Belawan coastal area. The method used is a Likert Scale to evaluate the community's perception of the issue of waste problems. On the economic aspect, the community assessed that waste management has not had a significant impact, but on the social aspect, waste management was rated positively with the highest score reaching 68,80 which was obtained on waste management activities that increased fraternal ties. The problem of low sanitation awareness is the main obstacle that requires solutions based on community participation in waste management.
Penilaian Kondisi Ekologi Perairan Untuk Pengembangan Budidaya Tiram (Moluska: Ostreidae) di Selat Cunda Kota Lhokseumawe Ekamaida, Ekamaida; Hariyadi, Sigid; Nurilmala, Mala; Kusmana, Cecep; Krisanti, Majariana; Syahrial, Syahrial
Buletin Oseanografi Marina Vol 14, No 1 (2025): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/buloma.v14i1.63123

Abstract

Kajian dilakukan bulan Oktober 2023 pada 5 stasiun pengamatan yang bertujuan untuk menilai kondisi ekologi perairan Selat Cunda dalam upaya pengembangan budidaya tiram. Parameter diukur secara in situ dan ex situ, selanjutnya dibandingkan dengan baku mutu lingkungan serta dianalisis menggunakan Principal Component Analysis. Oksigen terlarut tertinggi ditemukan pada Stasiun 3 (7.66 ± 0.08 mg/L), pH pada Stasiun 2 (7.95 ± 0.02), salinitas pada Stasiun 1 (27.00 ± 1.00‰), kecerahan pada Stasiun 5 (79.00 ± 4.00 cm), kedalaman dan suhu pada Stasiun 2 (62.33 ± 8.33 cm dan 30.80 ± 0.62⁰C), kekeruhan dan kelimpahan Escherichia coli pada Stasiun 1 (2262.42 ± 1613.32 NTU dan 1020.00 ± 113.00 MPN/100 ml), logam berat Cd air pada Stasiun 3 dan 4 (masing-masing 0.01 ± 0.00 mg/L), logam berat Pb air pada Stasiun 3 (0.07 ± 0.01 mg/L), kecepatan arus pada Stasiun 2 (0.20 ± 0.01 m/s), tekstur pasir pada Stasiun 5 (88.00 ± 1.73%), tekstur debu pada Stasiun 4 (46.00 ± 22.52%), tekstur liat dan C-organik pada Stasiun 1 (9.67 ± 1.15% dan 0.85 ± 0.68%), logam berat Cd serta Pb pada Stasiun 3 (0.03 ± 0.01 mg/L dan 7.60 ± 0.58 mg/L) dan N-total pada Stasiun 4 (0.12 ± 0.33%). Hasil analisis PCA memperlihatkan bahwa parameter suhu, tekstur debu, kecepatan arus, Cd air, N-total dan tekstur pasir merupakan pembeda utama variasi di PC pertama; sementara parameter salinitas, kelimpahan E. coli, kekeruhan, tekstur liat dan kedalaman merupakan pembeda utama variasi di PC kedua. Untuk mewujudkan kesuksesan budidaya tiram di Selat Cunda Kota Lhokseumawe harus ditingkatkan nilai kecerahan dan kedalaman perairan serta menurunkan kekeruhan serta logam berat Pb.
Co-Authors . Muliani Abdul Aziz, Nandi Achmad Fahrudin Adham Panji Admiral Farouk Sabzevar, Andi Agung Dhamar Syakti Agustinus M Samosir Aliati Iswantari Andri Warsa Ario Damar Aulia Fitri Jamal Ayu, Inna Puspa Bambang Kurniadi Budi Kurniawan Charles Parningotan Haratua Simanjuntak Dade Jubaedah Dade Jubaedah Dede Heri Yuli Yanto Dedi Soedharma Dewayani Sutrisno Dirgantara, Pedryn Djamar Tumpal F. Lumbanbatu Dwi Suci Indah Permata Sari Dwi Yuni Wulandari Edi F Prahastiano ekamaida, ekamaida Elvi Yetti Emmanuel Manangkalangi Enan Mulyana Adiwilaga Endang Juniardi Etty Riani Fahriyatun Mufidah, Farah Fatreza, Ridho Fatwa, Esa Buana Fitri Afina Radityani Fonseca, Abilio da Fuquh Rahmat Shaleh Gatot Yulianto Ghinarrahmi Afiyatillah Gunawan Pratama Yoga, Gunawan Pratama H Wijayanto Handoko Adi Susanto Hasibuan, Febya Rizki Hawis H Madduppa Hefni Effendi Hermana, Indra Setiadi Hidayah, Rofi’ul Hidayat Hidayat Hilman Hidayat I Wayan Nurjaya Ida Lapadi Ika Fitria Hasibuan Indri Yani Zaini Ismail Ismail Ismudi Muchsin Ismudi Muchsin Jamal, Aulia Fitri Joni Haryadi D Kadarwan Soewardi Kadarwan Soewardi Kadarwan Soewardi Kaswanto, Regan Leonardus Kaswanto Kiswari, Dhona Indah Kiswari, Dhona Indah La Ode Alifatri Lufisari Herdianti lukman, lukman Luky Adrianto M. F. Rahardjo M. Fadjar Rahardjo M. Fadjar Rahardjo M. Mukhlis Kamal, M. Mukhlis Majariana Krisanti Mala Nurilmala Marisi, Dany Poltak Mennofatria Boer Mohammad Mukhlis Kamal Muarif Muarif Muchsin, I. Muhamad Komarudin Muhamad Suhaemi Syawal Mukti Ali Muliani Muliani Nadya Adharani Nandi Kosmaryandi Nasution, Syahroma Husni Neri Kautsari Niken T.M. Pratiwi Niken TM Pratiwi Niken TM Pratiwi Niken Tunjung Murti Pratiwi Novi Andareswari Novita MZ Nursiyamah, Siti Nursiyamah, Siti Pangaribuan, Adianto Paskalina Theresia Lefaan Purwoko, Agus Rahman Rahman Rahmat Padyawan, Andhy Renny K Hadiaty Renny K. Hadiaty Renny K. Hadiaty RIFKI TAJUDIN Rita Rostika Rizaki, Irfanudin Romi Seroja Roni Hermawan Roni Hermawan Rusdi Husin Santos, Alzira de Jesus dos Selvi Marcellia Setyobudiandi, I. Sita Heris Anita Siti Rosa Oktavia Solly Aryza Sonja Kleinertz Sugiarti, Ade Sulaiman, Goran Suryanti Afifah Sulaiman, Goran Suryanti Afifah Sulistiono Sulistiono Sulistiono Sulistiono Sulistiono Suparman Supardi Suprihatin Suprihatin Suprihatin Suprihatin SYAHRIAL SYAHRIAL Syamsul Bahri Agus, Syamsul Bahri Syarif, Nawas Taryono Taryono Taryono Taryono, Taryono Taslim Arifin Tri Apriadi Tri Suryono, Tri Triwisesa, Endra Triyadi Purnomo Yonvitner - Yusli Wardiatno ZULMI, REZA