Claim Missing Document
Check
Articles

Metode Latihan Berjenjang untuk Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa pada Mata Kuliah Sejarah Fisika Hikmawati, Hikmawati; Ayub, Syahrial
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v3i2.157

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa pada mata kuliah Sejarah Fisika melalui metode latihan berjenjang. Peserta kegiatan berjumlah 17 orang mahasiswa Kelas 5C, Program Studi Pendidikan Fisika, FKIP, Universitas Mataram, yang mengikuti perkuliahan Sejarah Fisika pada Semester Gasal Tahun Ajaran 2021/2022. Kegiatan dilakukan secara online melalui LMS (Learning Management System) sebanyak 3 kali pertemuan. Kegiatan pertama, tiap mahasiswa dibimbing membuat makalah tentang satu tokoh fisika. Kegiatan kedua, tiap mahasiswa dibimbing membuat ppt (power point) berdasarkan makalah yang telah dibuat. Kegiatan ketiga, tiap mahasiswa dibimbing membuat video tokoh fisika berdasarkan ppt yang telah dibuat. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data kreativitas adalah lembar observasi, dengan indikator kreativitas terdiri atas enam aspek. Penilaian kreativitas dilakukan setiap pertemuan dengan menggunakan skala 4. Kriteria penilaian yaitu Sangat baik, Baik, Kurang baik, dan Tidak baik. Peningkatan kreativitas dihitung menggunakan N-gain. Nilai rata-rata kreativitas mahasiswa adalah sebesar 79 (kriteria Baik). Nilai N-gain adalah sebesar 42 (kriteria Sedang). Dengan demikian, metode latihan berjenjang dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa pada mata kuliah Sejarah Fisika.
Simulasi Sekolah Aman Bencana di SMKN 1 Kuripan Sebagai Upaya Pengurangan Resiko Bencana di Sekolah Syamsuddin, Syamsuddin; Alaa, Siti; Ahyana, Ridho; Kurniawidi, Dian Wijaya; Ayub, Syahrial; Zuhdi, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 4 No. (1) (2022)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v4i(1).175

Abstract

Untuk mengurangi resiko bencana di Indonesia perlu dilakukan strategi yang efektif dan terpadu. Salah satu metode yang paling efektif adalah dengan membentuk sekolah aman bencana. Telah dilakukan simulasi bencana di SMKN 1 Kuripan sebagai bentuk edukasi agar dapat meminimalisir korban ketika bencana terjadi. Pengabdian dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi dan simulasi yang dibantu oleh Tim BPBD Provinsi NTB, Pramuka, dan PMI. Kegiatan pengabdian berjalan sukses dan diakhir kegiatan terbentuk Tim Siaga Sekolah. Kata kunci: Sekolah aman bencana, BPBD, simulasi
Budidaya Hijauan Pakan Ternak dan Pengolahan Pembuatan Silase di Desa Pringgasela Selatan, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur Ramadhan, Aldy; Prayoga, Akbar; Alfany, Chalida; Safitri, Desti Suci; Isrori, Indah Nahdiat; Suara, M. Teguh Jaka Satya Samudra Jati; Muliadi, Muliadi; Khotimah, Yulia Azmi; Ayub, Syahrial; Zuhdi, Muhammad; Syamsuddin, Syamsuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 4 No. (1) (2022)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

South Pringgasela is one of the villages in the Pringgasela, East Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. South Pringgasela Village is one of 10 villages and sub-districts in the Pringgasela sub-district. South Pringgasela village has a lot of forage, namely elephant grass (Pennisetum purpureum) and drast elephant grass (Pennisetum purpureum CV. Mott). The people of South Pringgasela mostly work as farmers and planters. Farmers in the village of South Pringgasela still use the traditional method. Therefore we provide training in the manufacture of fermented feed in the form of silage. Silage is animal feed that has a high water content, processed through a fermentation process with the help of micro-organisms. The process is carried out under anaerobic conditions or without oxygen, either with the addition of or without the addition of preservatives. With this silage making training, it aims to introduce livestock technology to farmers in South Pringgasela village, especially in the Kedondong area. Keywords: Silage, Pennisetum purpureum CV. Mott, P., Sotuh Pringgasela
Pemanfaatan KIT IPA Sekolah Dasar dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Guru ayub, Syahrial; Doyan, Aris; Wahyudi, Wahyudi; 'Ardhuha, Jannatin; Taufik, Muh.; Makhrus, Muh.; Hasan, Yulia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 4 No. (2) (2022)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan kepada guru guru di SD Negeri Subahnala Dusun Subahnala Desa Peresak, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, dalam memanfaatkan KIT IPA yang ada di sekolah dan membuat KIT IPA alternatif yang bahan bahannya berasal dari lingkungan yang mudah didapatkan. KIT IPA yang digunakan adalah KIT IPA Guru yang didistribusikan ke sekolah-sekolah oleh pemerintah melalui proyek Science Education Quality Improvement Project (SEQIP) yang merupakan proyek kerjasama Indonesia dengan Jerman. Pelatihan juga menggunakan Kit Alternatif yang komponen pembuatnya berasal dari bahan-bahan di lingkungan yang mudah didapatkan. Pelatihan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 6 Agustus 2022. KIT IPA yang dilatihkan saat itu adalah alat ukur timbangan, tekanan, pemasokan air ke rumah-rumah, pengukuran suhu dengan termometer, rangkaian listrik seri dan paralel, dan elektromagnet. KIT Alternatif yang diperkenalkan dan dilatihkan adalah kapal selam sederhana dan konsep Bernoulli. Kegiatan pelatihan diakhiri dengan memberikan penjelasan integrasi KIT IPA dalam pembelajaran di kelas. Model yang diperkenalkan adalah model yang berorientasi kepada peserta didik yaitu model student oriented yang berbasis masalah (case problem). Harapannya kegiatan ini akan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di kelas. Hasil pengamatan dan observasi yang dilakukan saat awal, proses dan akhir kegiatan peserta pelatihan antusias, senang dan termotivasi untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menggunakan KIT IPA.
Pelatihan Membuat Artikel Ilmiah Bagi Mahasiswa Calon Guru Untuk Meningkatkan Pemahaman Tentang Karya Ilmiah Hikmawati, Hikmawati; Rokhmat, Joni; Ayub, Syahrial; Verawati, Ni Nyoman Sri Putu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 4 No. (2) (2022)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menulis karya ilmiah merupakan salah satu keterampilan mahasiswa yang diperoleh melalui berbagai latihan menulis. Keterampilan tersebut perlu terus dilatih untuk mempermudah mahasiswa dalam menyelesaikan berbagai lomba maupun tugas selama kuliah, termasuk tugas akhir (Skripsi). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melatih mahasiswa calon guru dalam membuat artikel ilmiah sehingga dapat menambah wawasan pengetahuan tentang karya ilmiah. Pelatihan diikuti oleh 22 orang mahasiswa yang berasal dari enam universitas. Pelatihan dimulai sejak 23 Agustus 2022 hingga 29 November 2022, sebanyak 14 kali pertemuan. Pelaksanaan pelatihan dilakukan secara blended learning yakni: offline di Universitas Mataram, dan online melalui LMS dan WA Group. Peserta dibagi ke dalam enam kelompok dengan topik meliputi: 1) Etnosains; 2) Project Based Learning; 3) Evaluasi; 4) Metode Pembelajaran; 5) Miskonsepsi; 6) Lembar Kerja Peserta Didik. Dari enam artikel, diperoleh 2 artikel yang sudah dikirim ke jurnal tujuan untuk dipublikasi, sedangkan 4 artikel yang lain masih mengalami kendala dalam penyelesaian. Kegiatan pelatihan ini telah menambah informasi dan pemahaman bagi mahasiswa calon guru tentang Karya Ilmiah. Kegiatan pelatihan, terutama aktivitas pendampingan, membutuhkan waktu yang lebih banyak agar semua kelompok dapat menyelesaikan artikel yang layak untuk dipublikasi.
Pendampingan dan Bimbingan Belajar Siswa di Desa Babussalam Lombok Barat pada Masa Pandemi Covid-19 Syamsuddin, Syamsuddin; Nurul Alya, Baiq; Ayub, Syahrial; Zuhdi, Muhammad; W. Kurniawidi, Dian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v5i1.223

Abstract

Corona virus Disease-2019 (COVID-19) diketahui menyebabkan infeksi saluran nafas pada manusia mulai dari batuk pilek hingga yang lebih serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Persebaran virus COVID-19 meningkat semakin cepat melalui tetesan air liur atau keluar dari hidung ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin. Pandemi COVID-19 ini pada masa era new normal menyebabkan semua aktifitas dilakukan dirumah. Melihat kondisi di desa Babussalam sendiri masih banyak masyarakat khususnya anak-anak yang tidak menggunkan masker atau bahkan memtauhi protokol kesehatan. Selain itu anak-anak juga terkendala akan masalah pembelajaran jarak jauh dari rumah. Oleh karena itu, perlunya ada bimbingan belajar di daerah atau wilayah masing-masing. Lokasi tersebut merupakan padat penduduk. Oleh karena itu, perlunya peningkatan pemahaman COVID-19 dan pentingnya mematuhi protokol kesehata. penanggulangan COVID-19 serta edukasi anak-anak selama pandemi. Berdasakan permasalahan tersebut, penulis melakukan pengabdian pada masyarakat melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Era New Normal Universitas Mataram. Kegiatan yang dilakukan dengan tema Mengajar Di Desa dengan cara mengabdikan diri ti TPQ maupun di desa-desa yang warganya membutuhkan jasa mengajar. Pada program KKN ini dilakukan proses edukasi terkait agama, pelajaran atau edukasi kepada anak, kepedulian terhadap lingkungan, COVID-19 dan protokol kesehatan untuk anak-anak dan masyarakat. Telah berhasil dilaksanakan setiap hari, dalam bentuk kegiatan mengajar pelajaran agama seperti mengaji, tadjwid, mengajar pelajaran umum seperti bahasa inggris, menggambar sera mengadakan kegiatan bersih-bersih maupun lomba.
Application of LMS, Google Meet, and PhET Interactive Simulations as an Effort to Develop Student Creativity and Communication Skills in Waves and Optics lectures Hikmawati, Hikmawati; Kosim, Kosim; Ayub, Syahrial
Journal of Science and Science Education Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : Pascasarjana, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jossed.v5i1.7414

Abstract

This research aims to describe the application of the Learning Management System (LMS), Google Meet, and PhET interactive simulations as an effort to develop student creativity and communication skills in Waves and Optics lectures. This research, which uses a one shot case study design, was carried out in the 2023 academic year (odd semester) at the Physics Education Study Program, FKIP, University of Mataram. The research subjects included all University of Jambi students who took Waves and Optics courses with code 133414. These students took part in the Independent Campus program, namely the Independent Student Exchange (ISE), with a total of 20 people. The instrument for creativity uses a product assessment sheet uploaded to the LMS, namely SPADA Unram, while the instrument for communication skills uses an observation sheet during product presentations via Google Meet. The product in question is a paper that discusses a particular topic accompanied by data from PhET interactive simulations. The assessment score for each indicator for both creativity and communication skills uses a scale of 4. The scores for creativity and communication skills are expressed in percentage form. The research results show that the average score for student creativity is 83.0 (B+ criteria), while student communication skills are 86.8 (A criteria). The lowest score in the creativity aspect is 75 (B criteria) with the highest score being 90 (A criteria). The lowest score in the communication skills aspect is 80 (B+ criteria) with the highest score being 90 (A criteria). Thus, implementing LMS, Google Meet, and PhET interactive simulations can be an alternative in developing creativity and communication skills. Optimizing learning media needs to be done to produce better creativity and communication skills
Pelatihan Pengembangan Instrumen Prior Knowledge Bagi Guru-Guru IPA di SMAN 1 Lembar Harjono, Ahmad; Busyairi, Ahmad; Rokhmat, Joni; Ardhuha, Jannatin; Ayub, Syahrial; Saputra, Holis Angga
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.5791

Abstract

Salah satu aspek penting yang jarang diperhatikan oleh para pendidik dalam menyusun rencana pembelajaran adalah pengetahuan awal (Prior Knowledge) peserta didik. Prior Knowledge (PK) adalah struktur kognitif awal yang ada dalam diri setiap peserta didik yang selanjutnya digunakan untuk beradaptasi dan terus mengalami perkembangan. semakin lengkap pengetahuan awal atau skema seseorang tentang topik tertentu, maka mereka akan semakin cepat memproses informasi baru dan melihat lebih banyak hubungan abstrak. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pelatihan pelatihan pengembangan instrumen PK bagi guru-guru IPA di SMAN 1 Lembar. Kegiatan dilakukan pada tanggal 7 Februari 2023 dan diikuti oleh 18 peserta yang merupakan guru-guru mata pelajaran IPA di SMAN 1 Lembar. Kegiatan dilakukan dalam 4 (empat) tahapan utama yaitu; (1) penyampaian materi; (2) Latihan pengembangan instrumen tes PK; (3) tanggapan dan evaluasi; dan (4) Pemberian karya dosen. Hasil pelatihan memperlihatkan bahwa sebanyak 100% peserta menyatakan bahwa pelatihan ini memberi manfaat dan dapat menambah wawasan peserta terkait instrumen tes PK ini. Sebanyak 100% peserta berkeinginan untuk mengembangkan instrumen prior knowledge karena yakin dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa seluruh kegiatan pelatihan terlaksana dengan baik.
Pelatihan Pengembangan Instrumen Keterampilan Berfikir Kreatif Kepada Para Guru SMA Negeri 1 Lembar Kabupaten Lombok Barat Harjono, Ahmad; Busyairi, Ahmad; Rokhmat, Joni; Ardhuha, Jannatin; Ayub, Syahrial; Gunada, I Wayan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam hal ii dilaksanakan di SMA Negeri 1 Lembar dengan peserta adalah para guru IPA dan beberapa pimpinan sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru bidang IPA dalam mengembangkan pengembangkan instrumen keterampilan berfikir kreatif. Kegiatan berlangsung dengan baik dan para guru antusias mengikuti kegiatan dari awal berupa penjelasan dan paparan, pembimbingan, dan kegiatan mandiri untuk mengembangkan instrumen tersebut. Salah satu keterampilan abad 21 adalah keterampilan berfikir kreatif, di mana para guru menyatakan bahwa mereka baru pertama belajar mengembangkan instrumen berfikir yakni pada saat pengabdian kepada masyarakat kali ini, dengan demikian membutuhkan keberlanjutan dan pembinaan. Para guru perlu memiliki kemampuan mengembangkan asesmen keterampilan abad 21, salah satunya adalah asesmen keterampilan berfikir kreatif (creative thinking skills) berdasarkan kompetensi dasar (KD), melalui kegiatan workshop atau pelatihan dengan harapan kompetensi guru dapat meningkat dan pada akhirnya peserta didik terfasilitasi untuk dapat meningkat keterampilan abad 21, khususnya keterampialan berfikir kreatif.
Optimizing the Development of P5 Worksheets for Teachers: Shaping Student Character at SMAN 1 Terara, East Lombok Regency Susilawati, Susilawati; Doyan, Aris; Busyairi, Ahmad; Ayub, Syahrial; Nisrina, Nina
Unram Journal of Community Service Vol. 5 No. 2 (2024): June
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v5i2.632

Abstract

Character education through the implementation of P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) is an important initiative in the Indonesian education system to form students with integrity and national insight. This research aims to optimize the development of the P5 Worksheet for teachers at SMAN 1 Terara, East Lombok Regency, with a focus on building student character. Evaluation is carried out based on the responses of training participants regarding various aspects of material delivery and the abilities of the presenters. The results showed that the majority of participants (50) strongly agreed that the material was delivered well, while 15 participants agreed. The delivery of P5 integration was considered interesting by 44 participants who strongly agreed and 21 participants who agreed. The material was considered easy to understand by 48 participants who strongly agreed and 17 participants who agreed. Apart from that, the presenters were considered capable of creating creativity in the participants, with 47 participants strongly agreeing and 18 participants agreeing. There were no participants who gave responses that disagreed or disagreed with all aspects assessed. Overall, the results of this research show that the development of the P5 Worksheet is effective in improving the quality of learning and shaping student character in accordance with the Pancasila Student Profile
Co-Authors 'Ardhuha, Jannatin Adawiah, Rabiatun Afifah, Gusti Ahmad Busyairi, Ahmad Ahmad Harjono Ahyana, Ridho Alaa, Siti Alfany, Chalida Alfizahrini, Nuzul Alrizal, Fahmi Firdaus Amalia, Baiq Jihan Aris Doyan Arsi, Wahyudi Ashyar, Mochammad Atmanegara, Lalu Kusnendar Azzahra, Jasmine Maulida Daniel Happy Putra Deswita Dewi, Alfiana Chandra Eka Junaidi Faridatun Hasanah, Faridatun Fathurrahman Fathurrahman Gunawan Gunawan Gunawan Hairunisyah Sahidu Handayani, Endang P Haqqi, Miftah Arinal Hidayati, Parni Hikmawati Hikmawati Hikmawati husnul fuadi, husnul I Wayan Gunada Irawan, Haeirani Islaeniah, Irma Isrori, Indah Nahdiat JANNATIN ARDHUHA, JANNATIN Johdi, Haerul Joni Rokhmat Juan, Kemal Jumhari, Sutrisna Jurnal Wicara Kadir Jaelani, Abdul Khotimah, Yulia Azmi Kosim Kosim Kosim Kurniawidi, Dian Wijaya Lestari, Neli Aulia Listari, Ayu Magdalena Magdalena Mega Fatimah Rosana Mertasari, Komang Ayu Muh. Makhrus Muh. Taufik MUHAMMAD TAUFIK Muhammad Zuhdi Muliadi Ni Nyoman Sri Putu Verawati Nisrina, Nina Nurjannah, Eka Nurul Alya, Baiq Nuzulia, Chantika Rizki Oktiana, Rohmiati Prawira, Didik prayoga, Akbar Qothrunnada, Qothrunnada Rachmayani, Ika Raihanun, Siti Ramadhan, Aldy Ristanti, Chorina Ika Ronodirdjo, Muhammad Zuhdi Safitri, Desti Suci Sahidu, Haerunisyah Sahidu, Hairunnisa Saprizal Hadisaputra Saptia, Ria Duana Saputra, Holis Angga Saputri, Baiq Andriani Satutik Rahayu Septiandari, Olevia Silviana, Baiq Dara Sopiati, Rohana Suara, M. Teguh Jaka Satya Samudra Jati Sukrisna, Bakti Sulastri, Emi Sutrio Suwasa Astawa, I Made Syamsuddin Syamsuddin Tanwiruddin Veithzal Rivai Zainal Verawati, NNSV W. Kurniawidi, Dian W. Wahyudi, W. WAHYUDI Wahyudi Wahyudi Walihah, Zahratul Watin, Wisnu Widiantara, I Nyoman Ari Zainuri, Baiq Nabila Saufika