p-Index From 2021 - 2026
5.665
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Financial technology, Literasi Keuangan dan Financial Self Efficacy terhadap Pengelolaan Keuangan UMK Kuliner di Kota Jambi Lestari, Lintang; Setiawati, Rike; Utama, Ahmad Nur Budi
Ekonomis: Journal of Economics and Business Vol 8, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/ekonomis.v8i2.2039

Abstract

A In this case, the sustainability of the UMK must be observed and can beined by doing good financial management. This is because the financial management can help the stakeholders in controlling the output and input, help improve efficiency and efficiency as well as be able to minimize financial risk. This research aims to find out the impact of the use of financial technology based on digital payment in particular e-wallet, financial literacy and financial self efficacy of the culinary UMK actors in Jambi City. The study used a quantitative approach with a sample of 377 respondents. The data used are primary and secondary data using questionnaires and references from some related literature. The data analysis method in this study uses SmartPLS 4. The results of this study show a positive and significant influence of the variables used Financial technology, financial literacy and financial self efficacy on financial management.
Pengaruh Financial Knowledge, Love of Money dan Financial Attitude terhadap Financial Management Behavior pada Generasi Z di Kota Jambi Rizki, Sri Ajeng Sukmala; Setiawati, Rike; Utama, Ahmad Nur Budi
Ekonomis: Journal of Economics and Business Vol 9, No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/ekonomis.v9i1.2445

Abstract

This study aims to analyze the influence of financial knowledge, love of money, and financial attitude on financial management behavior in Generation Z in Jambi City. This study uses a quantitative approach with a survey method involving 100 respondents from Generation Z in Jambi City. Data were collected through a questionnaire specifically designed to measure the variables studied. The data used are primary data obtained through a questionnaire with a Likert scale. The data analysis method in this study uses PLS (partial least square) using Smart PLS 3.0. The results of this study indicate that financial knowledge and financial attitude have a positive and significant effect on financial management behavior while love of money has a negative and insignificant effect on financial management behavior in Generation Z in Jambi City.
Pengaruh Sikap Investasi dan Norma Subjektif Terhadap Minat Investasi Reksa Dana Pada Mahasiswa Penerima Beasiswa KSE Universitas Jambi Dengan Literasi Keuangan Sebagai Variabel Moderasi Shanty Sormin; Mohammad Ihsan; Ahmad Nur Budi Utama
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2025): November
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i2.6309

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sikap investasi dan norma subjektif terhadap minat investasi reksa dana pada mahasiswa penerima beasiswa KSE Universitas Jambi dengan literasi keuangan sebagai variable moderasi. Pendekatan yang digunakan Adalah kuantitatif melalui survey kuesioner, dengan sampel sebanyak 49 mahasiswa penerima beasiswa KSE Universitas Jambi yang secara aktif mendapatkan bantuan dari Yayasan Karya Salemba Empat yaitu dana beasiswa dan program-program pengembangan diri khususnya mengenai literasi keuangan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Partial Least Square - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa norma subjektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi. Sementara itu, sikap investasi menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan. Selain itu, literasi keuangan tidak berperan sebagai moderator yang signifikan dalam hubungan kedua variabel independent terhadap minat investasi. Temuan ini mengindikasi bahwa meskipun mahasiswa memiliki pemahaman keuangan yang baik serta pandangan positif mengenai investasi, dorongan dan opini dari lingkungan sosial tetap menjadi faktor utama yang membentuk minat investasi mereka. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembentukan minat investasi mahasiswa penerima beasiswa lebih dipengaruhi oleh aspek sosial-psikologis dibandingkan dibandingkan oleh kapasitas pengetahuan keuangan yang dimiliki secara individual.