Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search
Journal : MEDIC MEdical Dedication

SKRINING DAN TATALAKSANA ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MUARO KUMPEH DAN KLINIK MER-C JAMBI Herlambang Herlambang; Amelia Dwi Fitri; Anggelia Puspasari
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 1 No. 2 (2018): MEDIC: Medical Dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v1i2.4930

Abstract

ABSTRAK Anemia kehamilan disebut sebagai “ Potentional danger to mother and child “ dimana dapat berpotensi membahayakan ibu dan anak. Usaha kesehatan promotif, preventif dan kuratif terkait anemia pada ibu hamil menjadi penting terutama pada layanan kesehatan primer puskesmas maupun klinik tingkat pertama. Semakin dini seorang ibu hamil diketahui menderita anemia, semakin baik pengetahuan ibu mengenai anemia (society empowerment) bersama dengan penguatan peran tenaga kesehatan diharapkan akan menurunkan angka mortalitas dan morbiditas ibu akibat anemia selama kehamilan. Puskesmas Muaro Kumpeh dan Klinik Mer-C merupakan pemberi layanan primer yang memiliki masalah terkait anemia pada ibu hamil. Kurangnya pengetahuan mitra terkait anemia dan konsumsi tablet besi selama kehamilan, tidak semua ibu mau dan mampu memeriksa kadar haemoglobin (Hb) sebagai skrining awal anemia pada kehamilan dengan berbagai alasan, salah satu mitra tidak memiliki alat untuk melakukan pemeriksaan. Solusi yang ditawarkan bersifat holistik meliputi kegiatan promotif, preventif dan kuratif. Kegiatan promotif pada wilayah kerja Puskesmas Muara Kumpe dilakukan di aula Desa Tarikan yang dihadiri oleh 69 orang ibu hamil, sedangkan kegiatan promotif pada wilayah kerja klinik MER-C dilakukan secara individual oleh dokter yang bertugas setelah mendapatkan “refreshing” keilmuan dari pakar. Skrining dilakukan pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Muaro Kumpeh sebanyak 68 orang dan 18 orang pada pasien yang berkunjung ke klinik MER-C Jambi. Skrining pada wilayah kerja Puskesmas Muaro Kumpe didapatkan 39 orang ibu menderita anemia, 26 orang dengan kadar Hb 10,9 mg/dl-10,0 mg/dl (anemia derajat ringan), 13 orang dengan kadar Hb 9,9 mg/dl-7 mg/dl (anemia derajat sedang). Skrining pada pasien klinik MER-C dari 18 ibu hamil yang diperiksa didapatkan 6 orang menderita anemia sedang dan 4 orang menderita anemia ringan. Kegiatan skrining disertai dengan pemberian vitamin antianemia sebanyak 30 tablet. Kemudian diperiksa kembali kadar Hb terutama pada ibu hamil yang anemia. Kombinasi antara bukti nyata peningkatan kadar Hb setelah intervensi dan peningkatan pengetahuan diharapkan menjadi fondasi dasar bagi penurunan anemia pada ibu hamil diwilayah kerja mitra yang pada akhirnya diharapkan memberikan dampak bagi penurunan angka mortalitas dan morbiditas ibu dan bayi di wilayah kerja mitra.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG GANGGUAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA PEREMPUAN ANGGOTA PERSATUAN DARMAWANITA TANJUNG JABUNG TIMUR Herlambang Herlambang; Amelia Dwi Fitri; Anggelia puspasari
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 1 No. 2 (2018): MEDIC: Medical Dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v1i2.4940

Abstract

ABSTRAK Peningkatan pengetahuan perempuan mengenai kesehatan dan hak reproduksi merupakan salah satu upaya pemberdayaan perempuan. Akses informasi yang memadai dari sumber informasi yang kompeten mengenai kesehatan reproduksi merupakan salah satu hak reproduksi yang harus dipenuhi. Darmawanita (DW) merupakan organisasi yang beranggotakan istri pegawai negeri sipil (PNS). Setiap anggota DW diharapkan dapat menjadi “centre of excellence” pemberdayaan perempuan dan keluarga. Anggota Persatuan DW Tanjabtim juga mengalami masalah sebagaimana diuraikan pada pemaparan sebelumnya sebagai tambahan anggota Persatuan DW Tanjabtim tidak semua berlatar belakang tenaga medis, ibu usia produktif yang memiliki anak dan memiliki anggota diwilayah subordinatnya. Berdasarkan masalah yang telah diuraikan sebelumnya dan pertimbangan kesesuaian kepakaran pengusul pengabdian dalam hal ini spesialis kebidanan dan kandungan sub keahlian Feto-maternal, ahli pendidikan kedokteran, ketersediaan sumberdaya, kebutuhan, manfaat dan partisipasi yang melibatkan mitra pengabdian maka tim pengusul pengabdian menjadikan kurangnya penyediaan informasi yang benar dan memadai tentang kesehatan reproduksi wanita untuk mendukung peningkatan pengetahuan mitra tentang kesehatan repoduksi adalah prioritas masalah. Solusi yang ditawarkan mitra atas permasalahan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya adalah upaya peningkatan pengetahuan anggota persatuan DW Tanjabtim dengan penyediaan informasi yang benar dan memadai. Hal tersebut diwujudkan dengan mengadakan kegiatan workshop tentang kesehatan reproduksi wanita bagi anggota persatuan DW Tanjabtim dengan menitik beratkan pada tema pengenalan dini masalah kesehatan reproduksi wanita. Kegiatan dihadiri oleh 64 peserta yang berasal dari berbagai institusi yang kesemuanya tergabung dalam anggota persatuan darmawanita Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Setelah penyuluhan diberikan soal posttes, hasil posttes menunjukkan peningkatan peserta yang mendapatkan jumlah benar lebih banyak daripada saat pretest. Diberikan 8 soal pilihan berganda terkait tema penyuluhan. Hasil posttes menunjukkan tidak ada peserta penyuluhan yang memiliki jumlah kurang dari 6. Terdapat 15 peserta dengan jumlah benar 6 (23,4%), 17 peserta dengan jumlah benar 7 (26,5%) dan 32(50%) peserta dengan jumlah benar 8. Secara statistik dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat beda makna pengetahuan peserta penyuluhan antara sesudah dan sebelum kegiatan pengabdian, berupa peningkatan pengetahuan.
SKRINING STATUS GIZI ANAK USIA SEKOLAH DASAR KOMUNITAS SUKU ANAK DALAM DI DESA NYOGAN, MUARO JAMBI Anggelia Puspasari; Amelia Dwi Fitri; Nyimas Natasha Ayu Shafira
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 1 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v4i1.13462

Abstract

Abstract Nutritional status in primary school children describe under five nutritional status and affected nutritional status in teenager, which second growth spurt happened. Early nutritional intervention due to malnourished was urge, this intervention may held in which nutritional status data was available. Suku Anak Dalam (SAD) was native tribe which catchup modernization in between conserve their native culture. Previous study in under five children reported this population have higher risk of stunting, the prevalence more than 40%. The nutritional status data in this population not yet available. This study aims was to screen nutritional status in SAD primary school children. As much 31 children of SAD were participated in this study, demographic data and anthropometric data was taken. Nutritional status was determined CDC growth curve reference for children 2-18 years old. This study reported prevalence of stunting was 35, 48%, prevalence of undernutrition was 29,03% and prevalence of obesity and overweight was 16,13%. Further study to analyzed factor related to this nutritional problem was needed, for better management of nutritional problem in this community. Keyword: Nutritional status, Suku anak dalam, stunting, underweight, obesity, overweight   Abstrak Status gizi pada anak usia sekolah dasar status gizi pada usia ini dipengaruhi oleh status gizi saat balita dan akan mempengaruhi status gizi saat remaja, usia dimana lonjak tumbuh terjadi. Intervensi dini malnutrisi penting dilakukan apabila dijumpai masalah gizi, hal ini dapat dilakukan apabila data skrining status gizi tersedia. Suku Anak Dalam (SAD) adalah suku asli jambi yang mengejar modernisasi seraya melestarikan budaya asli mereka. Penelitian sebelumnya pada balita melaporkan populasi ini memiliki risiko stunting yang lebih tinggi, dengan prevalensi lebih dari 40%. Data status gizi pada pada anak usia sekolah dasar populasi ini belum tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk skrining status gizi pada anak SD SAD. Sebanyak 31 anak SAD ikut serta dalam penelitian ini. Dilakukan pengumpulan data demografi dan data antropometri. Status gizi ditentukan dengan acuan kurva pertumbuhan CDC untuk anak usia 2-18 tahun. Gambaran status gizi berdasarakan TB/U menunjukkan presentase  anak dengan perawakan pendek sebanyak 35, 48%. Gambaran status gizi berdasarkan  IMT/U menunjukkan masalah gizi ganda. Persentase anak dengan gizi berlebih sebanyak 16,13% dan gizi kurang sebanyak 29,03%. Kata kunci: status gizi, suku anak dalam, stunting, gizi kurang, gizi lebih, obesitas
ANALISIS FAKTOR RISIKO TERJADINYA DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAKUAN BARU KOTA JAMBI Nurul Fitriani; Armaidi Darmawan; Anggelia Puspasari
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 1 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v4i1.13472

Abstract

ABSTRACT : Diarrheal is one of the main causes of the high morbidity and mortality rates for children worldwide. Identified risk factor of diarrhea provide better prevention and treatment strategy. The aims of this study was to determine the description and relationship of risk factors for exclusive breastfeeding, immunization status, age in children, gender in children, mother’s hand washing habits, water sources, family latrines, mother’s education level, mother’s employment status, socioeconomic with the incidence of diarrhea in children under two in the Pakuan Baru Community Health Center Jambi City in 2020. The study design was case-control. This research held in Pakuan Baru Community Health Center Located in Jambi. This research periods was August-November 2020. One hundred of under two children participated in this study, 50 suffering diarrhea and 50 not suffering diarrhea. Interview with questioner was perform to asses risk factor of diarrhea. This study reported age 0-12 months, not having exclusive breast feeding, not having complete immunization, unproper hand washing technique, unproper water resources, low education level of mothers and low socio-economic increased risk of diarrhea in children under two. Dominant factor for risk of diarrhea were unproper hand washing technique and incomplete immunization. Keywords : Diarrhea, risk factors, toddler Abstrak: Penyakit diare merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian anak di dunia. Identifikasi faktor risiko diare selaras dengan strategi pencegajan dan tatalaksana diare yang lebih menyeluruh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran dan hubungan faktor resiko ASI eksklusif, status imunisasi, usia pada anak, jenis kelamin pada anak, kebiasaan mencuci tangan pada ibu, sumber air, jamban keluarga, tingkat pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, sosial ekonomi dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Puskesmas Pakuan Baru Kota Jambi Tahun 2020. Penelitian merupakan penelitian kasus kontrol. Peneltian berlangsung di wilayah Puskesmas Pakuan Baru Kota Jambi, selama Agustus-November 2020. Sebanyak 100 balita dibawah dua tahun mengikuti penelitian ini, 50 orang merupakan balita diare dan 50 orang tidak menderita diare. Wawancara dengan ibu berdasarkan kuesioner dilakukan untuk pengambilan data risiko diare. Studi ini melaporkan menunjukkan balita usia 0-12 bulan, tidak mendapatkan ASI eksklusif, imunisasi yang tidak lengkap, kebiasaan mencuci tangan yang buruk, sumber air yang buruk, rendahnya tingkat pendidikan ibu dan sosial ekonomi yang rendah meningkatkan risiko balita mengalami diare. Faktor risiko paling dominan dari analisis multivariate adalah kebiasaan mencuci tangan yang buruk dan imunisasi yang tidak lengkap. Kata Kunci : Diare , faktor resiko, balita
PEMERIKSAAN IVA UNTUK DETEKSI DINI LESI PRA-KANKER DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA MASYARAKAT MENDALO INDAH, JAMBI Citra Maharani; Herlambang Herlambang; Rina Nofri Enis; Amelia Dwi Fitri; Erny Kusdiyah; Huntari Harahap; Anggelia Puspasari; Asro Hayani Harahap
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 1 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v4i1.13475

Abstract

ABSTRACT Cervical cancer is the most common type of cancer in Indonensian women. The incidence of cervical cancer in Indonesia is 10.69%, the second ranks after breast cancer. One of the efforts that can be done to reduce the incidence of cervical cancer is screening through the Visual Inspeksi Asam Asetat (IVA) method. The IVA examination method is simple but has high sensitivity for early detection of cervical pre-cancerous lesions. The current condition of the Covid-19 pandemic needs special attention, especially in providing optimal health services to the community. Therefore, this community service activity was carried out as a pro-active action to prevent cervical cancer through early detection of pre-cancerous lesions using the IVA method of reproductive age women in Mendalo Indah, Jambi. This community service activity applies health protocols to prevent the spread of Covid-19, such as using masks, applying physical distancing, using personal protective equipment for medical team and conducting screening rapid test for all teams and participants before start the activity. The IVA examination was take placed at the Poliklinik Pinang Masak Universitas Jambi and was attended by 5 participants. Providing education related to the importance of early detection of cervical cancer is also carried out to increase public knowledge and awareness. The results of the IVA examination of all participants were normal. All participants were enthusiastic during the counseling session. Keywords: IVA examination, IVA test, precancerous lesions, cervical cancer ABSTRAK Kanker serviks merupakan jenis kanker utama yang paling banyak terjadi pada perempuan di Indonesia. Angka kejadian kanker serviks di Indonesia menempati posisi kedua setelah kanker payudara, yaitu sebesar 10,69%. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi angka kejadian kanker serviks adalah penapisan melalui metode pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Metode pemeriksaan IVA sederhana namun memiliki sensitivitas tinggi untuk deteksi dini lesi pra-kanker serviks. Kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini perlu mendapat perhatian khusus terutama dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai tindakan pro-aktif untuk mencegah kanker serviks melalui deteksi dini lesi pra-kanker menggunakan metode IVA pada perempuan usia produktif di kecamatan Mendalo Indah, Jambi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19, seperti menggunakan masker, menerapkan physical distancing, penggunaan alat pelindung diri oleh tim medis dan melakukan skrining rapid test pada seluruh tim pengabdian dan peserta sebelum dimulainya kegiatan. Pemeriksaan IVA dilakukan di Poliklinik Pinang Masak Universitas Jambi dan diikuti oleh 5 orang peserta. Pemberian edukasi terkait pentingnya deteksi dini kanker serviks juga dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat. Hasil pemeriksaan IVA seluruh peserta adalah normal. Peserta kegiatan berperan aktif saat pemberian edukasi oleh dokter ahli. Kata kunci: pemeriksaan IVA, tes IVA, lesi pra-kanker, kanker serviks
HUBUNGAN ASUPAN ZAT BESI DAN POLA MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI PUSKESMAS PAKUAN BARU KOTA JAMBI TAHUN 2020 Amelia Minarfah; Rini Kartika; Anggelia Puspasari
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 1 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v4i1.13477

Abstract

ABSTRACT Anemia is a major public health problem that is often encountered worldwide, especially in developing countries. This disorder is a cause of chronic disability which has a major impact on health, economic and social welfare conditions. The prevalence of anemia globally is around 51%, while the prevalence of anemia in women of reproductive age in Indonesia according to WHO in 2016 was 28.83%. Nutritional anemia in adolescent girls will result in adolescents becoming prospective mothers with high risk conditions. The important thing in controlling anemia is to ensure that the iron needs of adolescent girls. Meanwhile, young women are one of the groups suffering from anemia, because at that time they also experienced menstruation. Research design with cross-sectional analytic. The research sample consisted of 38 people, determined by consecutive sampling method. Collecting data by checking hemoglobin levels and filling out a questionnaire to obtain data on iron intake (food frequency questionnaire (FFQ)) and menstrual pattern questionnaire. Data were analyzed using the chi-Square test. Results of the 38 respondents, 21 people (55.3%) had less iron intake and 17 people (44.7%) had good iron intake. Respondents with normal menstrual patterns were 26 people (68.4%) and respondents with abnormal menstrual patterns were 12 people (31.6%). Respondents included in the anemia category were 12 people (31.6%) and respondents included in the non-anemia category were 26 people (68.4%). There is a significant relationship between iron intake and the incidence of anemia, with a value of P=0.007 (P<0.05), the value of OR=17.6 is obtained. There was no relationship between menstrual patterns and the incidence of anemia, P value=0.579. There is a relationship between iron intake and the incidence of anemia in young women at Pakuan Baru Public Health Center Jambi City in 2020. There is no relationship between menstrual patterns and the incidence of anemia in adolescent girls at Pakuan Baru Public Health Center Jambi City in 2020. Keywords: Anemia, Iron Intake, Menstrual Pattern, Young Women   ABSTRAK Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat utama yang sering dijumpai di seluruh dunia, terutama di negara berkembang. Kelainan tersebut merupakan penyebab disabilitas kronik yang berdampak besar terhadap kondisi kesehatan, ekonomi, dan kesejahteraan sosial. Prevalensi anemia secara global sekitar 51%, sedangkan prevalensi anemia pada perempuan usia reproduktif di Indonesia menurut WHO tahun 2016 sebesar 28,83%. Anemia gizi pada remaja putri akan mengakibatkan remaja menjadi calon ibu dengan keadaan berisiko tinggi. Hal penting dalam mengontrol anemia adalah dengan memastikan kebutuhan zat besi pada remaja putri terpenuhi. Sementara itu, remaja putri merupakan salah satu kelompok yang rawan menderita anemia, karena pada masa itu mereka juga mengalami menstruasi. Desain penelitian dengan analitik cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 38 orang, ditentukan dengan metode consecutive sampling. Pengumpulan data dengan pemeriksaan kadar haemoglobin dan pengisian kuesioner untuk memperoleh data asupan zat besi (food frequency questionnaire (FFQ)) dan kuesioner pola menstruasi. Data dianalisis menggunakan uji chi-Square. Dari 38 responden, responden yang memiliki asupan zat besi kurang diperoleh sebanyak 21 orang (55,3%) dan yang memiliki asupan zat besi baik sebanyak 17 orang (44,7%). Responden dengan pola menstruasi normal sebanyak 26 orang (68,4 %) dan responden dengan pola menstruasi tidak normal sebanyak 12 orang (31,6 %). Responden yang termasuk dalam kategori anemia sebanyak 12 orang (31,6%) dan responden yang termasuk kategori tidak anemia sebanyak 26 orang (68,4 %). Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan zat besi dengan kejadian anemia, dengan nilai P=0,007 (P < 0,05), diperoleh nilai OR= 17,6. Tidak terdapat hubungan antara pola menstruasi dengan kejadian anemia, nilai P=0,579. Terdapat hubungan antara asupan zat besi dengan kejadian anemia pada remaja putri di Puskesmas Pakuan Baru Kota Jambi Tahun 2020. Tidak terdapat hubungan antara pola menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri di Puskesmas Pakuan Baru Kota Jambi Tahun 2020. Kata kunci: Anemia, Asupan Zat Besi, Pola Menstruasi, Remaja Putri
GAMBARAN KADAR VITAMIN D PADA WANITA USIA SUBUR DI KOTA JAMBI; UPAYA AWAL PENGEMBANGAN MODEL KEBIJAKAN KESEHATAN REPRODUKSI Herlambang Herlambang; Nyimas Natasha Ayu Safira; Amelia Dwi Fitri; Anggelia Puspasari
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 4 No. 2 (2021): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Deficiency and insufficiency of Vitamin D associated with reproductive associated illness in women. Previous studies reported increasing prevalence of preeclampsia, premature labor, intrauterine growth restriction and infertility in women who have deficiency and insufficiency of Vitamin D. Vitamin D plasma measurement does not perform as routine test in Indonesia, including Jambi province. Although Indonesia is tropical country that have glimpse of sunshine all year around but epidemiology study reported high prevalence of Vitamin D deficiency and insufficiency. Furthermore, we conduct Vitamin D screening in women in reproductive age as early step for develop policy associated with reproductive health. This program recruited 24 reproductive age women that getting explanation about objective and procedure will be performed. Demographic data and blood vein sample for Vitamin D measurement was taken. The author collaborated with Mitra Hospital and PRODIA laboratories for this program. Result of this screening showed all the participants have deficient and insufficient of Vitamin D plasma level, no one has normal Vitamin D plasma level. According to that result we suggested screening Vitamin D performed as routine screening for women in reproductive age and assessment of this caused of this phenomenon. Keyword: Vitamin D, Reproductive age women, reproductive health. ABSTRAK Kadar Vitamin D dibawah normal dikaitkan dengan gangguan kesehatan reproduksi pada wanita usia subur (WUS). Studi terdahulu menunjukkan peningkatan prevalensi preeklampsia, kelahiran prematur, pertumbuhan janin terhambat dan infertilitas pada WUS dengan insufisiensi dan defisiensi Vitamin D. Kadar Vitamin D bukan merupakan skrining rutin yang dikerjakan dilayanan kesehatan di Indonesia termasuk di Kota Jambi. Studi epidemiologi terdahulu menunjukkan meskipun Indonesia merupakan negara dengan sinar matahari sepanjang tahun, akan tetapi prevalensi defisiensi Vitamin masih tinggi. Sehingga pengabdian ini melakukan pemeriksaan kadar Vitamin D pada WUS sebagai upaya awal pengembangan model kebijakan kesehatan reproduksi. Sebanyak 24 orang WUS yang telah mendapatkan penjelasan tentang rangkaian kegiatan pengabdian setuju untuk mengikuti pengabdian ini. Data demografi dasar dan sampel darah vena untuk pemeriksaan kadar Vitamin D diambil pada kegiatan ini. Tim bekerjasama dengan RS Mitra dan laboratorium PRODIA terkait dengan pelaksanaan kegiatan dimasa COVID-19. Hasil pemeriksaan Vitamin D didapatkan kadar Vitamin D plasma dalam kategori insufisien dan defisien, tidak ada yang memiliki kadar plasma Vitamin D normal. Terkait hasil tersebut ,hendaknya skrining Vitamin D dapat dijadikan program pelayanan kesehatan rutin dan dilaksanakan kajian menyeluruh menegnai hal tersebut untuk mendukung intervensi lebih lanjut. Katakunci: Vitamin D, Wanita Usia Subur, Kesehatan Reproduksi
Skrining Kadar Vitamin D Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Tahtul Yaman Kota Jambi Herlambang Herlambang; Nyimas Natasha Ayu Shafira; Citra Maharani; Rina Nofri Enis; Susan Tarawifa; Anggelia Puspasari; Erny Kusdiyah; Amelia Dwi Fitri
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 2 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Vitamin D is one of the nutritional components needed by the human body. This vitamin plays a role in maintaining healthy bones, teeth and muscles because it functions in terms of the absorption of calcium and phosphate. The need and function of vitamin D are also very influential on the condition of pregnancy for both mother and fetus because the compound 1,25 dihydroxy vitamin D (1,25(OH)2D) plays a role in the maintenance of cell function in the placenta. Another function of vitamin D is maintaining the mother's immune system properly. Fulfilment of vitamin D should be gradual from early pregnancy, and vitamin D deficiency causes pregnancy disorders and complications such as pre-eclampsia, premature birth, and stunted fetal growth. Examination of vitamin D levels is not included in routine pregnancy checks, so this service activity screens Vitamin D levels in pregnant women as an initial effort to prevent pregnancy disorders that can be triggered by low levels of vitamin D. A total of 24 pregnant women have received explanations and are willing to follow this activity. The service team collaborates with the Tahtul Yaman Health Center and also the PRODIA Laboratory in helping with the implementation of this service. The results of the Vitamin D examination showed that plasma Vitamin D levels were more in the insufficiency and deficiency categories, and only a small proportion had normal Vitamin D plasma levels. Based on these results, vitamin D screening should be included as an antenatal care program, and a thorough follow-up study should be carried out hereafter. Keywords: Antenatal care, Pregnancy, Vitamin D ABSTRAK Vitamin D merupakan salah satu komponen nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Vitamin ini berperan dalam menjaga kesehatan tulang, gigi dan juga otot karena memiliki fungsi dalam hal penyerapan kalsium dan fosfat. Kebutuhan dan fungsi dari vitamin D ini juga sangat berpengaruh pada kondisi kehamilan baik untuk ibu maupun janin, karena senyawa 1,25 dihidroksi vitamin D (1,25(OH)2D) berperan untuk pemeliharaan fungsi sel pada plasenta. Fungsi lain dari vitamin D adalah untuk menjaga sistem kekebalan tubuh ibu agar tetap melakukan fungsinya dengan baik. Pemenuhan vitamin D sebaiknya bertahap dari awal kehamilan, defisiensi Vitamin D berdampak pada timbulnya komplikasi kehamilan seperti preeklampsia, persalinan prematur, dan pertumbuhan janin terhambat. Pemeriksaan kadar vitamin D tidak termasuk dalam pemeriksaan rutin kehamilan, sehingga kegiatan pengabdian ini melakukan skrining kadar Vitamin D pada ibu hamil sebagai upaya awal pencegahan timbulnya gangguan kehamilan yang dapat dipicu oleh rendahnya kadar vitamin D. Sebanyak 24 orang ibu hamil telah mendapatkan penjelasan dan bersedia untuk mengikuti kegiatan ini. Tim pengabdian berkerja sama dengan puskesmas Tahtul Yaman dan juga Laboratorium PRODIA dalam membantu terselanggaranya pengabdian ini. Hasil pemeriksaan Vitamin D didapatkan kadar Vitamin D plasma lebih banyak dalam kategori insufisien dan defisien, sebagian kecil yang memiliki kadar plasma Vitamin D normal. Berdasarkan hasil tersebut, sebaiknya skrining Vitamin D dapat dimasukkan sebagai program pemeriksaan rutin kehamilan dan dilakukan kajian lanjutan secara menyeluruh. Kata kunci: Kehamilan, Vitamin D, Pemeriksaan Kehamilan
ASESMEN DAN EDUKASI POLA ASUPAN NUTRISI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA PADA WANITA USIA SUBUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG DUREN JAMBI Nyimas Natasha Ayu Shafira; Susan Tarawifa; Anggelia Puspasari; Citra Maharani
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 6 No. 2 (2023): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v6i2.29390

Abstract

ABSTRACTAnemia can occur at any stage of the life cycle, but the most vulnerable groups are children and women of childbearing age. Until now, anemia is still a health problem throughout the world. One of the factors causing anemia is nutritional factors. This activity aims to determine anemia status and provide education about nutritional intake patterns to prevent anemia. This activity has been carried out on August 3, 2023, in the working area of the Puskesmas Sungai Duren. The participants who attended this activity were 66 women of childbearing age. The activity begins with measuring blood pressure, measuring body mass index and measuring hemoglobin levels. After that, the activity continued with the provision of education in the form of leaflets. The results of this activity were the discovery of 1 (1.5%) participant with low anemia status, 4 (6.5%) participants who had hypertension and 45 (68.1%) participants who were obese. Based on the results found, the provision of education is considered to be beneficial to increase knowledge about nutritional intake patterns to meet nutritional needs as an important thing in efforts to prevent anemia and other metabolic diseases.Keywords: anemia, intake pattern, nutrition ABSTRAK Anemia dapat terjadi pada setiap tahap siklus kehidupan, namun kelompok yang paling rentan adalah anak anak dan wanita usia subur. Sampai saat ini anemia masih menjadi permasalahan kesehatan di seluruh dunia. Salah satu faktor penyebab terjadinya anemia adalah faktor gizi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui status anemia dan memberikan edukasi mengenai pola asupan nutrisi untuk mencegah anemia. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 3 agustus 2023, di wilayah kerja puskemsas Sungai Duren. Partisipan yang hadir pada kegiatan ini adalah berjumlah 66 orang wanita usia subur. Kegiatan dimulai dengan mengukur tekanan darah, mengukur indeks masa tubuh dan mengukur kadar hemoglobin. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan pemberian edukasi berupa leaflet. Hasil dari kegiatan ini adalah ditemukannya 1 (1,5%) partisipan dengan status anemia rendah, 4 (6,5%) pastisipan yang mengalami hipertensi dan 45 (68,1%) WUS yang mengalami obesitas. Berdasarkan hasil yang ditemukan, pemberian edukasi dinilai dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pola asupan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan zat gizi sebagai satu hal yang penting dalam upaya pencegahan anemia maupun penyakit metabolik lainnya.Kata kunci: anemia, pola asupan, nutrisi
EDUKASI KESEHATAN MATA DAN DETEKSI DINI PENURUNAN TAJAM PENGLIHATAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KELAINAN REFRAKSI PADA ANAK USIA SEKOLAH DI MADRASAH TARBIYATUSSHOLATIYAH JAMBI Tarawifa, susan; Rina Nofri Enis; Nyimas Natasha Ayu Shafira; Anggelia Puspasari; Citra Maharani
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 2 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTEye health is a vital aspect in supporting the physical and cognitive development of children, especially at school age. Disruptions in eye health, or even blindness, can have negative impacts on their lives. This community service project aims to provide eye health education and vision examinations for children enrolled in the Al-Qur'an memorization program at Madrasah Tarbiyatussholatiyah Jambi, as an effort to maintain their visual health. The activity involved 40 tahfidz children, and data was collected regarding their vision conditions and reading habits. The examination results indicated that 62.5% of the children had normal vision (6/6), while 35% experienced significant vision impairment of varying degrees, and 2.5% were blind. The education provided included proper reading techniques and the importance of adequate lighting to raise awareness among both children and parents. This community service activity emphasizes the necessity of integrating eye health programs in tahfidz educational institutions, particularly at Madrasah Tarbiyatussholatiyah, to detect and prevent vision disorders early on, as well as to effectively support the learning and memorization of the Al-Qur'an.Keyword: Eye health, Visual impairment, Reading habits. ABSTRAKKesehatan mata merupakan aspek vital dalam mendukung perkembangan fisik dan kognitif anak, terutama pada usia sekolah. Pada saat terjadi gangguan pada kesehatan mata atau bahkan kebutaan akan berdampak negatif pada kehidupan. Pengabdian kepada masyrakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan mata dan pemeriksaan visus pada anak-anak tahfidz Al-Qur'an di Madrasah Tarbiyatussholatiyah Jambi sebagai Upaya untuk menjaga kesehatan penglihatan mereka. Kegiatan ini melibatkan 40 anak tahfidz, data dikumpulkan mengenai kondisi visus dan kebiasaan membaca. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa62,5% anak memiliki visus normal (6/6), sementara 35% lainnya mengalami penurunan tajam penglihatan, dengan berbagai derajat dan 2,5% mengalami kebutaan. Edukasi yang diberikan terkait teknik membaca yang benar dan pentingnya pencahayaan yang dibutuhkan untuk meningkatkan kesadaran anak dan orang tua. Kegiatan peengabdian ini menekankan perlunya integrasi program kesehatan mata di lembaga pendidikan tahfidz khususnya di Madrasah Tarbiyatussholatiyah untuk mendeteksi dan mencegah gangguan penglihatan sejak dini, serta mendukung proses belajar dan menghafal Al-Qur'an secara efektif.Kata Kunci: Kesehatan mata, Gangguan Penglihatan, Kebiasaan membaca
Co-Authors Ahmad Hamim Sadewa Ahmad Syauqy Ahmad Syauqy Alya Dwiva Juhari Amalia, Fenny Amatullah, Afifah Ameli Dwi Fitri Amelia Dwi Fitri Amelia Dwi Fitri Amelia Dwi Fitri Amelia Dwi Fitri Amelia Dwi Fitri Amelia Dwi Fitri, Amelia Dwi Amelia Minarfah Anati Purwakanthi, Anati Annissa Delfira Arif, Cut Wulan Armaidi Darmawan Aryanti, Nindya Asro Hayani Harahap Ave Olivia Rahman Betty Marlina Budi Justitia Charles Apul Simanjuntak Citra Maharani Citra Maharani Devy Afriyanti dewi, hasna Dhea Assyifa Effendi, Ian Ekaputri, Tia Wida Elfiani Elfiani Elfiani Erny Kusdiyah Esa Indah Ayu, Esa Indah Fairuz, Fairuz Farrah Balqis Fitriyanti Gading, Patrick Wiliam Hana Nurul Qur’ani Harahap, Asro Hayani Hasmita, Debby Herlambang Herlambang HERLAMBANG HERLAMBANG Herlambang Herlambang Herlambang Herlambang Huntari Harahap Ika Setyawati Irawan Anasta Irlianissa, Mutiara Iskandar, Mirna Marhami Ismi Nurwaqiah Ibnu Khairunnisa, Dhia Fairuz Maharani, Amrina Mus, Rosdiana Nadilla Sitepu Neldi, Vina Nindya Aryanty Nurul Fitriani Nyimas Natasha Ayu Shafira Nys. Natasha Ayu S Pramudji Hastuti Priskila, Loury Rina Nofri Enis Rini Kartika Rita Halim Rita Halim S, Nys. Natasha Ayu Simanjuntak, Charles Apul Suhaimi, Novadian Suprapti Suprapti Susan Tarawifa Suzan, Raihanah Syatria Esa Putra Syukur, Astian Nathaniel Tarawifa, Susan Tarigan, Nadir Putra Indra Tengku Arief Buana Perkasa Tia Wida Ekaputri Utami, Erisca Ayu Virginsia, Sonya Vivekanantharasa, Raveenthiran Wahyu Indah Dewi Aurora Widyawati, Dwi Zulkhair Ali