p-Index From 2021 - 2026
5.619
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

INDUSTRIAL PERSPECTIVE ON MILLENNIAL WORKER COMPETENCE Rahmawati, Devie; Anindhita, Wiratri; Lusia, Amelita; Wiwesa, Rangga; Viendyasari, Mila
Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 11, No 1 (2022): June 2022
Publisher : Master of Communication Science Program, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/interaksi.11.1.13-24

Abstract

This study aims to identify industry perspectives on Millennial Worker Competencies. The subject of qualitative research is a sample population of 60 industry professionals from the communication sector and start-up companies in job seekers. This research used qualitative data. Data collected through in-depth interviews. Based on the research results, it shows that graduates from higher education need skills to enter the world of work. The identification of an industrial perspective has implications for employee recommendations for the work competency curriculum framework in higher education. Third, a comprehensive evaluation of the attitudes and talents of workers in the digital age. Higher education institutions must increase their partnerships with industry, which is very important to improve human resources who have the competencies needed to compete globally.
Media Promosi Bisnis Wisata Susur Sungai Melalui Pelatihan Teknologi Media Digital Untuk Masyarakat Binaan di Ciliwung DKI Jakarta Anindhita, Wiratri; Sari, Eliana; Ariana, Diana; Rahmawati, Devie
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.085 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v6i1.19377

Abstract

Saat ini, setiap masyarakat yang melakukan travelling tidak lupa untuk mempublikasikan pengalaman berwisata mereka lewat media sosial. Di era digital saat ini, melalui kegiatan publikasi dapat berdampak pada tempat wisata yang menjadi viral dan menarik wisatawan lainnya untuk mengunjungi destinasi wisata tersebut. Dari sudut pandang bisnis, fenomena tersebut menjadi hal yang positif karena tempat wisata tidak perlu mengeluarkan budget untuk melakukan promosi melalui iklan. Sehingga, penggunaan media digital seperti media sosial menjadi alternatif untuk membantu pemasaran produk bisnis yaitu tempat wisata. Namun, kesuksesan promosi bisnis wisata di media sosial adalah intens dalam menggungah video dan update perkembangan destinasi wisata tersebut. Di DKI Jakarta, terdapat destinasi wisata yang dapat dijadikan sebagai potensi bisnis yaitu wisata susur sungai Ciliwung. Pengabdian ini berupaya untuk meningkatkan ketertarikan wisatawan untuk berkunjung ke wisata susur sungai Ciliwung. Kegiatan pengabdian ini bekerja sama dengan 25 remaja yang merupakan anggota karang taruna di wilayah sungai Ciliwung. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan cara: 1) memberikan materi mengenai pembuatan narasi konten video; 2) mensosialisasikan cara penggunaan media YouTube dan TikTok sebagai media promosi bisnis wisata; serta 3) memberikan praktek pembuatan konten. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa antusias peserta cukup baik dengan adanya pelatihan media digital yang membuat mereka memahami strategi media promosi untuk meningkatkan ketertarikan wisatawan terhadap wisata susur di sungai ciliwung.
Analisis Strategi Komunikasi Penyiar Capt Eda Dengan Pendengar Radio Sebagai Bentuk Personal Branding Shiva Aprilia Azzahra; Sandy Allifiansyah; Wiratri Anindhita
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 2 No. 11 (2025): NJMS - Juni 2025
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang digunakan oleh penyiar radio Capt Eda dalam membangun personal branding melalui interaksinya dengan pendengar. Menggunakan teori strategi komunikasi dari Pace dan Faules, penelitian ini mengkaji bagaimana Capt Eda menyusun pesan, memilih saluran komunikasi, dan menyesuaikan gaya penyampaiannya untuk menciptakan kesan positif dan membangun citra personal yang kuat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap Capt Eda serta beberapa pendengarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Capt Eda menggunakan strategi komunikasi yang mencakup strategi pengendalian, strategi penyamaran, strategi reasoned, dan strategi support. Penerapan strategi-strategi ini membantu membentuk citra penyiar yang komunikatif, ramah, dan kredibel di mata pendengar, sehingga memperkuat personal branding-nya sebagai figur publik di ranah penyiaran radio.
Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Produksi Podcast Kesehatan pada Radio di Kepulauan Seribu Wiratri Anindhita; Eliana Sari; Dwi Linda Kusuma
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i2.2446

Abstract

Radio Kepulauan Seribu (RKS) menghadapi tantangan dalam hal kurangnya pengetahuan tentang teknologi terbaru, khususnya Artificial Intelligence (AI). Inovasi penyiaran pun belum diterapkan, sehingga sistem siaran masih konvensional. Padahal, teknologi seperti NotebookLM dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses penyiaran, mulai dari pembuatan konten, materi siaran, hingga menggantikan peran penyiar. NotebookLM juga mampu meningkatkan kejernihan audio, yang akan memudahkan masyarakat Kepulauan Seribu sebagai pendengar untuk mengakses dan menikmati siaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan AI dalam komunikasi kesehatan melalui penyiaran radio. Metode pelaksanaan terdiri dari lima tahapan, yaitu sosialisasi program pelatihan, pelatihan AI dan NotebookLM, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan NotebookLM mempermudah penyiar dalam membuat materi siaran kesehatan. Selain itu, kegiatan ini menjadi langkah inovatif untuk menjaga eksistensi RKS dalam industri penyiaran.
Penggunaan Media Instagram Dalam Kampanye Pengurangan Sam??h Plastik: Studi Pustaka Artikel Ilmiah Periode 2020-2024 Dalimunthe, Irda Adelina; Sutjipto, Vera Wijayanti; Anindhita, Wiratri
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i7.2731

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya masalah sampah plastik di Indonesia, yang menjadi penyumbang terbesar kedua di dunia. Media sosial, khususnya Instagram, dinilai efektif dalam kampanye pengurangan sampah plastik karena kemampuannya menyampaikan pesan visual dan interaktif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran Instagram dalam kampanye pengurangan sampah plastik melalui studi pustaka artikel ilmiah periode 2020-2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka, mengumpulkan data dari jurnal, buku, dan artikel terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat melalui konten visual seperti infografis dan video, serta fitur interaktif seperti tagar dan komentar. Kampanye oleh akun seperti @zerowaste.id_official dan @GreenpeaceID berhasil mencapai tingkat efektivitas tinggi, dengan partisipasi masyarakat yang signifikan. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan strategi kampanye lingkungan berbasis media sosial, serta menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk dampak yang berkelanjutan.
Komparasi Efektivitas Platform Peta Digital dalam Upaya Komunikasi Risiko Bencana Banjir di Daerah Aliran Sungai Ciliwung Arachman, Fauzi Ramadhoan; Setiawan, Cahyadi; Anindhita, Wiratri
Jurnal Spatial Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Vol. 24 No. 2 (2024): SPATIAL: Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi
Publisher : Department Geography Education Faculty of Social Science - Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/spatial.242.011

Abstract

This research conducts a qualitative comparative analysis of three digital map platforms for flood risk communication in the Ciliwung River Basin: ArcGIS StoryMaps, Government Portals, and PetaBencana.id. Using literature review and content analysis, each platform's effectiveness was evaluated based on its relevance within the disaster management cycle. The findings show they are complementary; StoryMaps excels at pre-disaster education, Government Portals provide official early warnings, and PetaBencana.id is vital for real-time situational awareness. Information fragmentation on government portals is a key weakness. The study recommends an integrated portal combining official sensor data with crowdsourced data to create a synergistic risk communication ecosystem.
Understanding Gen-Z Work Ethic and Leadership Management in the Digital Age Rahmawati, Devie; Anindhita, Wiratri; Lumakto, Giri; Viendyasari, Mila; Wisesa, Rangga
International Journal of Artificial Intelligence Research Vol 9, No 1.1 (2025)
Publisher : Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29099/ijair.v8i1.1.1315

Abstract

This research examines serious challenges faced by the modernprofessional environment. The phenomena discussed include a lack ofwork ethics, limited appreciation for work, and insufficient professionalexperience among Gen Z workers, as well as leadership managementchallenges among Gen Y leaders. This study employs an ethnographicapproach, involving direct observation and participation at PT X andNGO Y to analyze these phenomena. The findings indicate that Gen Zworkers exhibit minimal work ethics and professionalism, lowappreciation for their jobs, and reduced motivation and commitment. Toaddress these challenges, this research recommends strengthening softskills education programs, developing detailed professionalismguidelines, enhancing administrative systems, and fostering an inclusivework culture. Implementing these recommendations is expected toincrease organizational productivity and create a harmonious multigenerationalworkplace. This research aims to contribute to a deeperunderstanding of multi-generational dynamics and offer practicalstrategies for effectively managing Gen Z talent
Penggunaan Media Instagram Dalam Kampanye Pengurangan Sam??h Plastik: Studi Pustaka Artikel Ilmiah Periode 2020-2024 Dalimunthe, Irda Adelina; Sutjipto, Vera Wijayanti; Anindhita, Wiratri
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i7.2731

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya masalah sampah plastik di Indonesia, yang menjadi penyumbang terbesar kedua di dunia. Media sosial, khususnya Instagram, dinilai efektif dalam kampanye pengurangan sampah plastik karena kemampuannya menyampaikan pesan visual dan interaktif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran Instagram dalam kampanye pengurangan sampah plastik melalui studi pustaka artikel ilmiah periode 2020-2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka, mengumpulkan data dari jurnal, buku, dan artikel terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram efektif dalam meningkatkan kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat melalui konten visual seperti infografis dan video, serta fitur interaktif seperti tagar dan komentar. Kampanye oleh akun seperti @zerowaste.id_official dan @GreenpeaceID berhasil mencapai tingkat efektivitas tinggi, dengan partisipasi masyarakat yang signifikan. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan strategi kampanye lingkungan berbasis media sosial, serta menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk dampak yang berkelanjutan.
LITERASI DIGITAL SEBAGAI MEDIA UNTUK MENUMBUHKAN LITERASI EKOLOGI BAGI SISWA SEKOLAH DASAR Dwi Linda Kusuma; Wiratri Anindhita; Nurina Azyyati; Ati Sumiati; Hasnini Hasra
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi ekologi menjadi salah satu aspek penting dalam pendidikan, terutama dalam membentuk kesadaran anak-anak untuk peduli terhadap lingkungan. Dalam era modern ini, perubahan iklim dan kerusakan lingkungan menjadi isu global yang membutuhkan perhatian khusus. Isu tentang lingkungan ini juga tidak sedikit dibahas melalui berbagai media sosial sebagai perantara dalam mengedukasi masyarakat. Salah satu peran media sosial  dalam ikut serta mengedukasi masyarakat ini juga dapat kita temui melalui beragam karya digital tentang cerita-cerita yang juga dinikmati anak-anak. Beragama cerita yang difungsikan untuk mengedukasi anak-anak dapat berupa cerita dongeng maupun cerita-cerita fabel yang dikemas menggunakan teknologi modern melalui platform media sosial seperti youtube ataupun tiktok. Media sosial tersebut juga berperan sebagai media yang efektif dalam meningkatkan pemahaman anak mengenai lingkungan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami. Dalam konteks ini, optimalisasi cerita-cerita anak pada social media seperti tiktok dan youtube juga sebagai sarana literasi ekologi perlu dilakukan melalui dukungan yang melibatkan guru, orang tua, dan masyarakat. Optimalisasi cerita-cerita dalam platform media sosial seperti tiktok dan youtube dalam meningkatkan literasi ekologi merupakan langkah strategis untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Dengan pendekatan yang kreatif dan edukatif, diharapkan anak-anak dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai ekologis dalam kehidupan sehari-hari. AbstractEcological literacy is a crucial aspect of education, particularly in fostering environmental awareness in children. In this modern era, climate change and environmental degradation are global issues requiring special attention. These environmental issues are also frequently discussed through various social media platforms, which serve as a means of educating the public. One of the roles of social media in this educational process can also be seen in the various digital works featuring stories that children enjoy. The diverse stories used to educate children include fairy tales and fables, packaged using modern technology through social media platforms like YouTube and TikTok. These social media platforms also serve as effective tools for enhancing children's understanding of the environment in an engaging and easy-to-understand manner. In this context, optimizing children's stories on social media platforms like TikTok and YouTube as a means of ecological literacy requires support from teachers, parents, and the community. Optimizing stories on social media platforms like TikTok and YouTube to increase ecological literacy is a strategic step towards instilling environmental awareness from an early age. With a creative and educational approach, it is hoped that children can understand and apply ecological values ​​in their daily lives.
Empowering Coastal Voices: AI-Powered Podcasting for Inclusive Communication in Kepulauan Seribu Wiratri Anindhita; Salsabila Haura Zhafirah
Journal of Communication and Public Relations Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Communication and Public Relations
Publisher : LSPR Institute of Communication & Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/105005120266

Abstract

This study aims to explore artificial intelligence (AI)-based communication in supporting inclusive communication through podcast media in the coastal areas of the Thousand Islands (Kepulauan Seribu). As an archipelagic region administratively part of the Jakarta Special Capital Region (DKI Jakarta) and consisting of small islands scattered across the northern waters of Jakarta, the Thousand Islands face significant geographical challenges, including limited access to information, inadequate technological infrastructure, and low community engagement in national digital communication flows. In this context, podcasts emerge as an alternative communication medium that is cost-effective and easily accessible, enabling coastal communities to directly convey their voices, experiences, and local issues. One local media outlet that plays a key role in this process is Radio Kepulauan Seribu (RKS), a community radio station that has long served as the primary link between island residents and local information sources. However, RKS faces substantial challenges related to limited human resources, both in terms of staff numbers and technical skills required for sustainable digital content production. In response to these constraints, the adoption of AI technology becomes highly relevant in supporting the continued production of podcast content. Technologies such as text-to-speech and speech-to-text assist in converting text into audio and vice versa, allowing community members to produce podcast content even without formal broadcasting skills. In addition, Natural Language Processing (NLP) is utilized to support script drafting, translate local languages into Indonesian, and identify key terms relevant to community needs. This study employs a qualitative descriptive approach and was conducted in several coastal communities connected to RKS and local educational institutions. Informants include community radio broadcasters, educators, and community members actively involved in the production or consumption of digital audio content. The findings indicate that the application of AI in podcasting not only facilitates technical aspects of content production but also expands broadcast reach across digital platforms such as Spotify, YouTube, Instagram, and WhatsApp. AI-supported podcasting enables faster production processes, more diverse content, and more engaging delivery of local messages, even when managed by a small team. Thus, this communication model represents a contextual and adaptive strategy in response to digital technological developments while empowering coastal communities to become active actors in independently voicing their local interests and identities.
Co-Authors Abdullah, Zulhamri Bin Alexander, Jessica Lea Arachman, Fauzi Ramadhoan Aryani, Indah Permata Ati Sumiati Ati Sumiati Azizah savira Bachtiar, Youna Chatrine Cahyadi Setiawan Dalimunthe, Irda Adelina Deddy Mulyana Devie Rahmawati Devie Rahmawati Devie Rahmawati, Devie Diana Ariana Dini Safitri Diva Rheva Deianeira Diva Rheva Deianeira Dwi Linda Kusuma E. Nugrahaeni Prananingrum Eliana Sari Eliana Sari, Eliana Fadillaturohman, Muhammad Fauziyah, Hasna Nur Fazli, Luthfi Fiona Verity Giri Lumakto Glorya Agustiningsih Hana Hanifah, Hana Hasnini Hasra Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ihwan Rahman Bahtiar Imran, Mohammad Fadil Indah Permata Aryani K. Y.S. Putri K. Y.S. Putri Khairunnisa Rosdiani Khoirul Muttaqin Kinkin Yuliaty Subarsa Putri Kusuma, Dwi Linda LA MANI, LA Lestari Bunga Pertiwi Lukmanto, Giri Lumakto, Giri Lusia, Amelita Maulina Larasati Putri Melisa Arisanty Mila Viendyasari Muflihah, Nadiatul Muria Putriana Nada Arina Romli Nada Arina Romli Nugrahaeni, Elisabeth Nurina Azyyati Nurul Adha Kurniati Prananingrum, E Nugrahaeni Putri, Kinkin Yuliaty Subarsa Putri, Maulina Larasati Rahmawati, Devie Rahmawati, Devie Ramadhan, Muhammad Zaky Ramadhoan A’rachman, Fauzi Romli, Nada Arina Rosdiani, Khairunnisa Salsabila Haura Zhafirah Samadi Samadi Sandy Allifiansyah Setiowati, Dyah Shiva Aprilia Azzahra Sigit Widiatmoko SUTJIPTO, VERA WIJAYANTI Valencia Chretella Viendyasari, Mila Wina Puspita Sari Wisesa, Rangga Wiwesa, Rangga Wulandari, Helyana Yesi Andriani Yesi Andriani