Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN ALAT SETTING ALIGNMENT RODA GIGI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI LABORATORIUM PERBAIKAN DAN PEMELIHARAAN MESIN Kadriadi Kadriadi; Angga Bahri Pratama; Kadex Widhy Wirakusuma; Jandri Fan HT Saragi; Jeri Ariksa; Muhammad Alfian; Yudi Siswanto
Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 9 No 2 (2023): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Sains dan Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jm.v9i2.4509

Abstract

Alignment is a technique used to maintain machine components that rotate or transfer power so they can operate as effectively as possible and prevent damage to other machine components from errors made during installation or maintenance. Alignment is a maintenance activity that is often carried out on machines in industry and machines within the Morowali Metal Industry Polytechnic, especially in the Mechanical Maintenance Engineering Study Program. Competency in the alignment of gears and bearings is very much needed for prospective mechanics in the industry. The purpose of making this tool is as a simulation tool for learning alignment to achieve straightness and centricity between two rotating shafts (drive and driven shaft) to prevent friction, vibration, and other problems that can reduce tool life and, of course, increase expenditure costs. for repair or replacement of heavy equipment. In the process of designing this alignment tool, a drive method is used in the form of a sprocket and chain, where the link between the drive motor and the shaft to be moved is the sprocket and chain method. This research serves to help produce a design by considering the user's perspective so that the design results can be useful effectively. From the test results, the gear alignment setting tool can function well with the help of an inverter so that motor rotation can be reduced and can be controlled according to the desired conditions. The previous alignment setting tool had an RPM: of 1450.8 and the alignment setting tool that was made had an RPM: of 1455.7 with a frequency of 50 Hz so it can be concluded that this tool can be used for practical work in machine repair and maintenance laboratories.
Implementasi Smart Material and Manufacturing System di Era Revolusi Industri 4.0 Pada Siswa SMK Swasta GKPS 2 Pematang Siantar Boangmanalu, Eka Putra Dairi; Pratama, Angga Bahri; Saragi, Jandri Fan HT; Sahat, Sahat; Sinaga, Franklin Taruyun Hudeardo
BERKAT: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sudah memasuki era Industri 4.0, dimana semua aspek mulai terhubung secara digital. Dari pemilihan material hingga perakitan dan kontrol kualitas yang dapat diotomatisasi, kemajuan teknologi telah mengubah karakteristik industri manufaktur. Untuk menghadapi tantangan revolusi industri 4.0, SMK harus terus berkembang secara dinamis dan mampu menyelenggarakan pendidikan berbasis kompetensi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengubah cara pandang siswa dan menambah ilmu pengetahuan mereka terkait dengan Smart Material and Manufacturing System di Era Revolusi Industri 4.0. Adapun metode pelaksanaan kegiatan ini, dibagi menjadi empat tahap, yakni persiapan, pelaksanaan di lokasi, penyusunan laporan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan PMKM ini adalah siswa mulai paham tentang Smart Material and Manufacturing System di Era Revolusi Industri 4.0. Selain itu, cara pandang mereka terhadap perkembangan teknologi di era Revolusi Industri 4.0, juga ikut berubah, sehingga mereka lebih siap untuk menghadapi dunia kerja setelah lulus dari SMK Swasta GKPS 2 Pematang Siantar. Hasil lain dari kegiatan ini adalah timbulnya hubungan mutualisme antara Politeknik Negeri Medan dan SMK Swasta GKPS 2 Pematang Siantar dalam bentuk kerjasama. Hal ini juga terlihat dari hasil survey mencapai 82.3%, artinya baik siswa maupun pihak sekolah setuju, kegiatan ini dilanjutkan kedalam tahap kerjasama antar instansi.
Analisis Sifat Mekanik Material Plat Baja ST 37 Dengan Metode Brinell Hardness Test: Analisis Sifat Mekanik Material Plat Baja ST 37 Dengan Metode Brinell Hardness Test Taruyun Hudeardo Sinaga, frank; Putra Dairi Boangmanalu, Eka; Fan HT Saragi, Jandri; Bahri Pratama, Angga
Atech-i Vol. 1 No. 2 (2024): Tahun 2024
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/atech-i.v1i2.19

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat-sifat mekanis material dari plat baja ST 37 melalui Brinell hardness Test. Metode yang digunakan pada penelitan ini adalah eksperimen dengan mempersiapkan sampel pengujian dengan standart ASTM E-10. Penelitian ini dilaksanakan di Labolatorium Teknik Mesin Politeknik Negeri Medan. Hasil yang diperoleh pada pengujian pertama nilai HB sebesar 214,62 jejak penekanan 0.37 dan beban 50Kgf. Pada pengujian kedua mengalami penurunan nilai kekerasan, nilai HB yang diperoleh 45,86 dengan jejak penekanan 0.48 dan beban sebesar 50 Kgf. Hasil pengujian ketiga nilai HB sebesar 188,052, jejak penekanan 0,66 dengan beban 59 Kgf. Nilai HB pada pengujian keempat mengalami kenaikan yaitu 113,776 dengan pembebanan 59 Kgf dan jejak penekanan 0,76. Selanjutnya pengujian yang kelima sekaligus pengujian terakhir pada penelitan ini juga mengalami peningkatan nilai kekerasan HB, akan tetapi pengujian ini tidak lebih besar dari pengujian yang pertama, nilai HB yang diperoleh hanya sebesar 90.92 dengan nilai penekanan 1,03 dan beban sebesar 50 Kgf.
UJI KEKUATAN TARIK KOMPOSIT DENGAN PENGUAT SERAT SABUT KELAPA Boangmanalu, Eka Putra Dairi; Qadry, Al; Sinaga, Franklin Taruyun Hudeardo; Saragi, Jandri Fan HT; Pratama, Angga Bahri; Sitompul, Sahat
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v5i1.1484

Abstract

Serat dan ampas kelapa banyak dihasilkan oleh pedagang kelapa dan industry kelapa. Limbah serat kelapa tidak berbahaya karena organic dan bisa terurai. Akan tetapi limbah kelapa menjadi masalah karena kapasitas yang besar dan menjadi sampah yang kurang termanfaatkan. Atas dasar pertimbangan tersebut maka penelitan ini bertujuan untuk memanfaatkan serat sabuk kelapa sebagai salah satu solusi yang bisa digunakan sebagai new material bagi masyarakat dan industry. Penelitan ini dilaksanakan di Labolatorium Teknik Mesin Politeknik Negeri Medan dengan menggunakan mesin computer servo universal tensile machine dengan kapasitas maksimum mesin 100000 N. Matriks yang digunakan pada penelitian ini adalah resin polister yang disusun dengan serat dengan pertimbangan massa, dimensi dan diameter yang sama yang secara kontiniyu, acak dan terputus-putus. Sampel tersebut dibuat dengan komposisi fraksi volume yaitu (10:90) %, (20:80) %, (30:70) %, (40:60) %, dan (50:50) %. Matriks 50:50 % memiliki stress, strain dan modulus yang tertinggi pada pengujian kali ini. stress sebesar 14,98 MPa, strain 2,00%, beban 12.251 N dan modulus young sebesar 7,49 MPa.
RANCANG BANGUN ALAT PENYEMPROT OTOMATIS UNTUK BAN DUMP TRUCK PADA PT. DEXIN STEEL INDONESIA Wirakusuma, Kadex Widhy; Kadriadi, Kadriadi; Opu, Agus Salim; Pratama, Angga Bahri; Saragi, Jandri Fan HT; Boangmanalu, Eka Putra Dairi
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi Februari
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v5i1.1487

Abstract

Pada penelitian ini, digunakan sistem otomasi untuk menghemat penggunaan air pada proses penyemprotan ban. Otomasi adalah suatu cara penerapan prosedur secara otomatis sehingga bahan-bahan dari sumber yang ada dapat dimanfaatkan. Adanya otomasi ini diharapkan mampu menghemat penggunaan air pada proses penyemprotan ban dump truck. Otomatisasi ini menggunakan mikrokontroler Arduino Uno dengan empat sensor ultrasonik yang akan membaca keberadaan dump truck di area pembersihan ban. Sistem otomatisasi yang telah diterapkan pada alat penyemprotan ban, mampu menghemat penggunaan air sebanyak 138,8 liter selama jeda pergantian dump truck pertama ke dump truck yang kedua, dan menghemat penggunaan air 277,6 liter ketika sampai pada tahap pembersihan ban dump truck ketiga, dan menghemat penggunaan air sebanyak 416,5 liter dalam proses pembersihan dump truck ke empat.
PENGARUH PENAMBAHAN PHYTOPLANKTON TERHADAP SIFAT HIDOFOBIK BIOKOMPOSIT POLYVINYL ALCOHOL Ariksa, Jeri; Setiawan, Yudi; Harsiga, Edwin; Saragi, Jandri Fan HT; Kadriadi, Kadriadi
SINERGI POLMED: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 5 No. 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/sinergipolmed.v5i2.1694

Abstract

Penggunaan material yang bersumber dari alam menjadi trend dalam dekade terakhir.  Salah satunya yaitu penggunaan material biokomposit untuk pembuatan plastik yang ramah lingkungan. Biokomposit PVA pada riset ini, mengembangkan phytoplankton (PP) sebagai tambahan yang memperbaiki sifat hidrofobik PVA. Tujuan riset ini untuk mengetahui sifat hidrofobik dari Phytoplankton serta potensi kegunaannya dalam pembuatan biokomposit plastik yang ramah lingkungan dengan metode pengujian sifat hidrofobik menggunak pengujian Fourier transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Pada penelitian ini dilakukan pembuatan biokomposit dengan penambahan Phytoplankton meliputi PVA murni, 0,6 gr, 0,8 gr dan 1 gr. Gugus fungsional pada panjang gelombang sekitar 3301 cm-1, 2925 cm-1, 1439 cm-1 diindikasikan adanya peregangan O-H, peregangan C-H dan deformasi C-H. Penambahan Phytoplankton pada PVA membuat gugus O-H bebas berkurang dalam film biokomposit. Pada penambahan 1 gr Phytoplankton kedalam PVA murni, nilai transmitansi gugus O-H bebas meningkat dari 87,4 % hingga 94,6 %. jumlah O-H bebas berkurang dikarenakan Phytoplankton yang terdispersi dengan baik pada matriks dan kedua material membentuk ikatan hidogen yang cukup baik antara Phytoplankton dan matriks.
PKM Otomatisasi Mesin Pemipil dan Penghancur Bonggol Jagung untuk Meningkatkan Kuantitas Hasil Pemipilan Jagung dan Menghasilkan Pupuk Organik Kelompok Wanita Tani Dame Ukur di Desa Boangmanalu Kecamatan Salak Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Uta Saragi, Jandri Fan HT; Boangmanalu, Eka Putra Dairi; Pratama, Angga Bahri; Sahat, Sahat
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 3 (2024): Oktober
Publisher : CERED Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jas.v5i3.1095

Abstract

Corn is one of the key commodities in the agricultural sector in Boangmanalu Village, Salak District, Pakpak Bharat Regency, North Sumatra Province. To support this important commodity, a faster shelling process is needed to achieve optimal results. However, the current shelling process relies on manual methods, leading to small quantities and waste from the corn cobs. The purpose of this community service activity is to increase the quantity of corn shelling results and produce organic fertilizer, thereby minimizing waste. The method used is Participatory Action Research (PAR). The results of this community service activity include partners successfully using corn cob shelling and crushing machines, an increase in the quantity of shelling results, and the production of organic fertilizer.
Calculation Of Mechanical Power vith Load Variations on Wind Turbines: Perhitungan Daya Mekanik dengan Variasi beban pada Turbin Angin H.Sinaga, Franklin T; Bahri Pratama, Angga; Fan Ht Saragi, Jandri; Dairi Boangmanalu, Eka Putra
Atech-i Vol. 2 No. 2 (2025): Tahun 2025
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/atech-i.v2i2.34

Abstract

Mayoritas penghasil energi dunia masih menggunakan energi fosil yang semakin langka. Sehingga perlu dikembangkan alternatif lain sebagai sumber penghasil energi. Contohnya adalah turbin Angin. Angin adalah salah satu bentuk energi yang tersedia dialam. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui nilai daya mekanik motor yang dihasilkan dari percobaan mesin terowong turbin angin. Percobaan terowongan angin mengenai turbin angin telah semakin dikenal dalam beberapa dekade terakhir dan diadopsi secara luas karena kondisi percobaan yang dapat dikontrol dan data yang dapat direproduksi Penelitian ini menggunakan turbin angin terowongan yang dihubungkan ke program simulasi computer yaitu EEEC SCADA. Pengujiannya ini dilakukan dengan menggunakan program computer yang dikendalikan beban aktuatornya dari 10% sampai 90%. Pada pengujian ini dapat disimpulkan bahwa nilai daya mekanik motor paling tinggi ada pada pembebanan 90% sebesar 7,21 Watt. Sedangkan nilai paling rendah saat pembebanan 10% yaitu 0,17 Watt.
Penetasan Telur Untuk Meningkatkan Pendapatan Peternak Ayam Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan Lumbantoruan, Henry Hasian; Simanjuntak, Melvin Emil; Simanjuntak, Benrad Edwin; Saragi, Jandri Fan HT
JUBDIMAS ( Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat, Maret 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jubdimas.v3i1.310

Abstract

Local breed chicken farming is one of the businesses that is still quite promising to be run today, including by service partners who live in Bandar Khalipah Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency, who currently raise 300 chickens. The price of its DOC is still relatively high for local breed chicken with prices ranging from Rp. 9,000,- per head, and partners always buy DOC every time they enlarge. There is potential for business development from selling DOC chickens, but it is hampered because partners do not yet have egg incubator machines. The gross profit obtained from the sale local breed chickens is still around 20 percent. Partners who do not have their own egg incubator machines are a problem currently being faced by partners, so the proposing team offers a solution in the form of designing an automatic egg incubator machine and training in its operation to overcome this problem. The donated machine is capable of incubating 300 eggs for each process.
Filter Air Untuk Revitalisasi Sumur Artesis Di Dusun III Kelambir Desa Kelambir Pantai Labu Hestukoro, Soni; Naibaho, Penteris R. P.; Razak, Abdul; Saragi, Jandri Fan HT
JUBDIMAS ( Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat, Maret 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jubdimas.v3i1.319

Abstract

One of the basic needs for humans is the availability of clean water that can be used for bathing, washing and also consumption. Sources of clean water can be obtained from dug wells, drilled wells, artesian wells, PDAMs and mountain springs. Artesian wells tap water in a confined aquifer layer which is limited by an insulating layer which naturally functions to maintain hydrostatic pressure and limit it to the free aquifer, where in this layer the influence of contamination is less. Kelambir Village has 4 artesian wells that are 30 years old spread across several hamlets, one of which is in hamlet III, Kelambir Village. People are free to use it for various purposes such as cooking, washing and bathing. The artesian well in Kelambir III hamlet was used as a model by the village head to provide clean water for residents by building a water reservoir tower measuring 2x2x2 and a height of 7 m above ground level to be able to channel water to the furthest places more than 3 km away. The characteristics of water from artesian wells are still slightly poor, characterized by changes in color and the presence of sediment. For this reason, the implementation team offers a solution in the form of providing a water filter installation to obtain water that is good quality and suitable for consumption. The water quality obtained after carrying out this activity was much better than the water samples obtained previously.